spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 440

Ngeri! Dugaan TPPO Kamboja, Tak Bayar Denda Korban akan Disiksa

0
Korban TPPO Kamboja@fokusjabar.od
Warga Tasikmalaya yang di duga korban TPPO Kamboja.(foto; Istimewa untuk fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Kamboja yang di janjikan kerja sebagai admin perusahaan namun ternyata Scammer. Target tak tercapai harus bayar denda jika tidak akan di siksa.

“Kami kalau tak bayar denda karena target tidak tercapai, maka akan di jual ke perusahaan Scam lain. Jika tidak mampu membayar pasti akan di siksa sampai di setrum,” ungkap Oki Warisman saat di konfirmasi FOKUSJabar.id, Jumat (26/12/2025).

Kenapa demikian, lanjut Oki, karena sudah ada contohnya korban di siksa sampai di setrum. Maka dia bersama teman-temannya memilih untuk kabur.

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Tasikmalaya Dijanjikan Kerja Jadi Admin Padahal Scam

“Jadi kalau tidak kabur bersama-sama, nanti yang tidak ikut kabur akan menanggung denda dari korban yang melarikan diri dari perusahaan Scam tersebut,” jelas warga Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya ini.

Oki juga menjelaskan, bahwa jika dalam kurun waktu satu bulan, dia tidak mendapatkan member (korban scam-red) sesuai target. Maka denda terus berjalan.

“Dan kami di sini (Kamboja-red) sudah kehabisan bekal. Jadi bukan dapat uang, malah kami di kejar-kejar harus bayar denda. Awalnya di tawari kerja sebagai admin ternyata perusahaan Scam,” ujarnya.

Minta Pertolongan Presiden Prabowo Subianto

Maka dengan itu, lanjut Oki, dia bersama rekan-rekannya meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia, Pemprov Jabar, Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya untuk segera bergerak cepat.

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Kabupaten Bandung Turut Jadi Korban

“Saat ini kami menyewa penginapan, dan KBRI masih tutup. Kami mohon sekali lagi kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Pak Bupati Tasikmalaya (Cecep Nurul Yakin-red) dan Pak Wali Kota Tasikmalaya (Viman Alfarizi Ramadan-red) bantu kami,” ucapnya.

Oki juga menceritakan, bahwa dia dan teman-temannya tidak berangkat bersamaan ke Kamboja, tetapi bertemunya di tempat perusahaan Scam.

“Kami bertemu di sini (Kamboja-red), jadi berangkat dari Indonesia tidak bersamaan. Ternyata banyak orang-orang Indonesia, tadinya ingin merubah hidup tapi malah sebaliknya,” jelasnya.

Dan tidak hanya warga Tasikmalaya, kata dia, ada juga korban yang berasal dari Kabupaten Bandung. Modusnya sama yaitu akan di pekerjakan sebagai admin, nyatanya Scammer.

“Dari Kabupaten Bandung juga sama ikut kabur, dan semoga kami bisa secepatnya kembali ke tanah air,” pungkasnya.

(Yud’s)

BAZNAS Siap Pulangkan 8 Warga Tasikmalaya Korban TPPO di Kamboja, Tunggu Instruksi Resmi Pemerintah

0
​Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi
​Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar memilukan kembali mencuat terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa warga Tasikmalaya. Sejumlah warga diduga menjadi korban eksploitasi di Kamboja, satu di antaranya berasal dari Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Menyikapi kondisi darurat tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapannya membantu proses pemulangan seluruh korban. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, mengungkapkan keprihatinan mendalam sekaligus komitmen lembaganya untuk terlibat dalam misi kemanusiaan ini.

Baca Juga: Natal 2025 di Tasikmalaya Berlangsung Aman dan Khidmat, Polres Pastikan Pengamanan Optimal

Menunggu Instruksi Resmi Pemerintah

KH Aminudin menegaskan secara struktural, langkah pemulangan korban TPPO harus dilakukan melalui koordinasi resmi pemerintah.

“Kami masih menunggu instruksi dari Wali Kota, Gubernur, dan kementerian terkait. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri, tetapi kami siap bergerak proaktif untuk memulangkan warga yang terindikasi menjadi korban TPPO di Kamboja,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Ia memastikan BAZNAS siap memberikan dukungan dari sisi regulasi dan pendanaan yang tersedia agar para korban dapat segera kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga.

Delapan Warga Tasikmalaya Jadi Korban

Data menyebutkan, ada delapan warga Tasikmalaya yang terperangkap dalam kasus TPPO di Kamboja, dengan rincian:

  • 1 orang asal Indihiang, Kota Tasikmalaya,
  • 5 orang asal Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal,
  • 2 orang asal Kecamatan Bojongasih, Kabupaten Tasikmalaya.

Para korban awalnya dijanjikan bekerja sebagai staf pemasaran produk laptop. Namun setibanya di Kamboja, paspor mereka diduga disita dan dipaksa bekerja sebagai operator judi online.

Imbauan KH Aminudin untuk Masyarakat

KH Aminudin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian sosial dan kewaspadaan terhadap tawaran kerja mencurigakan.

“Semua warga harus melek. Jangan sampai kita tidak mengenal kondisi tetangga sendiri. Radius 40 rumah di depan, samping, dan belakang harus saling memperhatikan. Aktifkan kembali poskamling,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat melakukan pengecekan mendalam sebelum menerima tawaran pekerjaan dengan gaji yang tidak masuk akal.

Catatan Kritis untuk Pemerintah

Lebih jauh, KH Aminudin menyoroti akar persoalan yang mendorong warga mencari pekerjaan ke luar negeri. Menurutnya, lemahnya lapangan kerja di dalam negeri menjadi salah satu pemicu utama masyarakat tergiur tawaran berisiko tinggi.

“Pemerintah harus serius membuka lapangan pekerjaan. Masyarakat pergi ke luar negeri bukan karena ingin, tetapi karena kebutuhan ekonomi yang mendesak. Bandingkan saja UMK di sini dengan tawaran kerja di luar negeri, sangat jauh,” ungkapnya.

Ia meminta Presiden, Gubernur, dan Wali Kota melakukan kajian menyeluruh mengenai ketersediaan dan pemerataan lapangan kerja.
Selain itu, pemerintah diminta memperketat pengawasan terhadap lembaga penyalur tenaga kerja agar mafia TPPO tidak lagi memiliki ruang untuk beroperasi.

“Tenaga kerja migran jangan hanya dipandang sebagai penyumbang devisa negara. Keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

(Abdul)

Natal 2025 di Tasikmalaya Berlangsung Aman dan Khidmat, Polres Pastikan Pengamanan Optimal

0
Ket foto : Petugas Kepolisian melakukan penjaga Gereja Pasundan Cipatujah, saat umat Kristiani beribadah merayakan perayaan Natal 2025
Ket foto : Petugas Kepolisian melakukan penjaga Gereja Pasundan Cipatujah, saat umat Kristiani beribadah merayakan perayaan Natal 2025

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Situasi tersebut dipastikan langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, saat melakukan monitoring pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Pasundan, Kecamatan Cipatujah, bersama Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, Yayat Suryatna, Kamis (25/12/2025).

“Terpantau, pelaksanaan ibadah Natal oleh saudara-saudara kita umat Kristiani di Gereja Pasundan berjalan aman, damai, dan penuh kekhidmatan,” ujar AKBP Haris Dinzah.

Baca Juga: Meriah dan Inspiratif, IWAPI Kota Tasikmalaya Unjuk Talenta di Hari Ibu

Ia menegaskan, pengamanan gereja menjadi prioritas kepolisian untuk memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang pada momen Natal 2025.

“Kepolisian bersama pemerintah daerah berkewajiban menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Terutama saudara-saudara kita umat Kristiani yang sedang merayakan Natal di sejumlah gereja di Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.

AKBP Haris Dinzah menambahkan, pihaknya akan terus menjaga stabilitas keamanan wilayah hingga perayaan pergantian Tahun Baru 2026. Tujuannya untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang rukun, toleran, dan kondusif,” imbuhnya.

Demi memastikan keamanan ibadah, aparat kepolisian disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari akses keluar-masuk jemaat hingga area parkir. Koordinasi intensif dengan pengurus gereja juga dilakukan.

“Pengamanan tidak hanya berupa penjagaan fisik. Tetapi juga pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja untuk mencegah kemacetan. Sehingga jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khidmat,” tandas AKBP Haris Dinzah.

(Seda)

Harga Ikan Laut di Pasar Manis Ciamis Melonjak Jelang Nataru

0
Ketpot: Yati seorang penjual ikan laut segar di pasar ikan terpadu Pasar Manis Ciamis saat melayani konsumen
Ketpot: Yati seorang penjual ikan laut segar di pasar ikan terpadu Pasar Manis Ciamis saat melayani konsumen

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga ikan laut segar di kompleks Pasar Ikan Terpadu Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, kembali merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Para pedagang menyebutkan bahwa kenaikan ini terjadi akibat meningkatnya harga beli dari bandar besar serta naiknya permintaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah seorang pedagang ikan, Yati, mengatakan bahwa hampir semua jenis ikan laut segar yang dijualnya mengalami penyesuaian harga.

Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Daging Sapi di Ciamis Merangkak Naik hingga Rp145 Ribu/Kg

“Sudah beberapa hari ini harga ikan laut segar naik semua, karena dari bandar besar harganya juga naik,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Menurutnya, selain kenaikan harga dari pemasok, permintaan ikan segar juga meningkat cukup signifikan. Sementara itu, stok ikan yang masuk justru berkurang sehingga memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.

“Permintaan konsumen meningkat, tapi stok ikan berkurang. Jadi otomatis harga naik, apalagi momen Nataru seperti sekarang,” jelasnya.

Beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan di antaranya:

  • Ikan kembung: dari Rp 40.000/kg menjadi Rp 45.000/kg
  • Ikan salem: dari Rp 35.000/kg menjadi Rp 40.000/kg
  • Cumi besar: berada di kisaran Rp 100.000 – Rp 150.000/kg

Selain ikan, harga udang juga ikut terdongkrak naik. Yati menyebutkan bahwa udang yang sebelumnya dijual sekitar Rp 100.000/kg kini sudah menyentuh Rp 120.000/kg.

Kenaikan harga tersebut diakui pedagang belum dapat dipastikan sampai kapan akan bertahan, tergantung kondisi pasokan serta permintaan konsumen dalam beberapa minggu mendatang.

(Husen Maharaja)

Meriah dan Inspiratif, IWAPI Kota Tasikmalaya Unjuk Talenta di Hari Ibu

0
Ket foto : Para pengusaha wanita yang tergabung di IWAPI foto bersama dalama acara Peringatan Hari Ibu Ke-97 di Ramayana Hotel & Resto (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Para pengusaha wanita yang tergabung di IWAPI foto bersama dalama acara Peringatan Hari Ibu Ke-97 di Ramayana Hotel & Resto (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Semangat Peringatan Hari Ibu ke-97 terasa begitu meriah di Kota Tasikmalaya. Berbagai komunitas perempuan menggelar kegiatan untuk memaknai momen tersebut, termasuk Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Tasikmalaya yang mengadakan ajang perayaan penuh kreativitas dan kebahagiaan.

Kegiatan yang berlangsung di Ramayana Hotel & Restoran, Jalan R.E. Martadinata Cipedes, itu diisi dengan sejumlah lomba dan permainan. Suasana semakin pecah ketika para perempuan pengusaha IWAPI menampilkan peragaan busana bertema batik modern. Berlenggak-lenggok layaknya model profesional, mereka sukses mencuri perhatian para tamu undangan.

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Tasikmalaya Dijanjikan Kerja Jadi Admin Padahal Scam

Tak hanya mahir membangun usaha, para perempuan pengusaha ini juga menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi saat tampil di atas panggung. Sorak kagum hadirin pun mengiringi setiap langkah mereka.

Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh penting seperti Kepala DPPKBP3A Kota Tasikmalaya Imin Muhaemin, Ketua Umum IWAPI Tasikmalaya Susy Susanti, serta para anggota PKK Kota Tasikmalaya.

Perempuan Berdaya, Penopang Ekonomi dan Pembangunan

Ketua Umum IWAPI Kota Tasikmalaya, Susy Susanti, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum refleksi bagi perempuan untuk terus memberi kontribusi nyata dalam keluarga, masyarakat, hingga sektor usaha.

“Hari Ibu bukan hanya simbol, tetapi pengingat bahwa perempuan IWAPI memiliki peran besar dalam membangun keluarga dan turut mengisi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Susy menjelaskan bahwa perempuan memiliki potensi luar biasa jika diberi ruang dan dukungan. Perempuan IWAPI, menurutnya, menjalankan peran ganda: sebagai ibu yang membentuk generasi masa depan sekaligus pelaku usaha yang membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Perempuan IWAPI harus punya power dan daya saing agar mampu berkarya dan berperan dalam pembangunan. Ini sejalan dengan tema Hari Ibu, ‘Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Indonesia Emas 2045’,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa perempuan masa kini bukan lagi hanya berdiam diri di rumah, tetapi mampu berkarya dan mandiri untuk kemajuan keluarga serta bangsa.

Susy juga menyoroti kontribusi nyata anggota IWAPI yang terus mendorong ekonomi melalui berbagai bidang usaha.

“Dedikasi perempuan IWAPI dalam menjalankan usaha telah berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Inilah karya nyata perempuan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perempuan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan motor penggerak perubahan menuju Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.

Penghargaan untuk Perempuan Menginspirasi

Sebagai bentuk apresiasi, IWAPI Kota Tasikmalaya memberikan sejumlah penghargaan kepada anggotanya. Kategorinya antara lain Inspiring Women, Golden Women, Gorgeous Women, Pretty Women, Entrepreneur Women, hingga Perempuan Paling Aktif dan Konsisten.

Kategori unik lainnya juga ada seperti Perempuan Paling Hebat, Paling Fashionable, Paling Energik, dan Paling Selfie.
Penyerahan pengharagaan langsung oleh Ketua Umum IWAPI Tasikmalaya, Susy Susanti, bersama Kepala DPPKBP3A Kota Tasikmalaya, Iming Muhaemin.

(Seda)

Bangkai Kapal Viking di Pangandaran Telan Korban, Polisi Pasang Banner Larangan

0
Poto: Bangkai kapal Viking Lagos di kawasan Pasir putih pangangandaran.
Poto: Bangkai kapal Viking Lagos di kawasan Pasir putih pangangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bangkai Kapal MV Viking Lagos yang menjadi salah satu spot foto populer di kawasan wisata Pasir Putih Pantai Pangandaran kembali menelan korban jiwa. Seorang wisatawan asal Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia, Kamis (25/12/2025) setelah nekat berenang di sekitar bangkai kapal tersebut.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, menyatakan pihaknya segera memasang banner larangan menaiki bangkai kapal demi mencegah insiden serupa.

Baca Juga: Berenang Dekat Bangkai Kapal Viking Pangandaran, Wisatawan Tasikmalaya Tewas

“Hari ini juga kami pasang banner larangan, agar masyarakat paham bahwa kapal itu tidak boleh dinaiki. Hanya untuk dilihat saja, supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya.

Menurut Andri, banyak wisatawan terutama dari luar daerah yang tetap memanjat bangkai kapal raksasa itu dan berenang di kawasan yang jelas-jelas dilarang. Padahal perairan di lokasi tersebut memiliki kedalaman berbahaya.

Menindaklanjuti insiden ini, Polres Pangandaran bersama Bupati, Ketua DPRD, dan Dandim 0625 langsung melakukan peninjauan serta mitigasi di lokasi. Sosialisasi juga kembali diberikan kepada para pemilik perahu wisata untuk meningkatkan kewaspadaan wisatawan.

“Kami bersama Forkopimda mengimbau seluruh pemilik perahu agar tidak membiarkan penumpang naik ke bangkai Kapal Viking. Keselamatan harus jadi prioritas,” tegas AKBP Andri Kurniawan.

Sebelumnya, seorang wisatawan berinisial HF dilaporkan tewas setelah terjun dari atas bangkai kapal Viking Lagos untuk berenang. Korban tidak menyadari kedalaman perairan sehingga tidak mampu kembali ke permukaan. Jenazahnya ditemukan di area bekas baling-baling kapal dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban telah dievakuasi Satpolairud Polres Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan ke RS Pandega,” kata Kapolres.

(Sajidin)

Jelang Nataru, Harga Daging Sapi di Ciamis Merangkak Naik hingga Rp145 Ribu/Kg

0
Ketpot: H Jeje salah seorang penjual daging sapi di Pasar Manis Ciamis Jawa Barat
Ketpot: H Jeje salah seorang penjual daging sapi di Pasar Manis Ciamis Jawa Barat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga daging sapi di sejumlah kios Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Saat ini, harga daging sapi berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp145.000 per kilogram, bergantung pada pedagang.

Salah satu pedagang daging sapi, H. Jeje, mengungkapkan bahwa kenaikan tersebut dipicu meningkatnya permintaan masyarakat. Meski begitu, ia memilih untuk tidak menaikkan harga jual di kiosnya.

“Hari ini saya masih jual di harga Rp135.000 per kilogram,” ujar Jeje, Sabtu (25/12/2025).

Baca Juga: Pastikan Dokumen Akurat, Disdukcapil Ciamis Perketat Verifikasi Calon Jemaah Haji 2025

Jeje menyebutkan, perbedaan harga antar pedagang cukup bervariasi. Ada yang menjual hingga Rp150.000 per kilogram, sementara sebagian lainnya memasang harga di kisaran Rp140.000 per kilogram.

Menurutnya, harga sapi hidup dari bandar memang naik sekitar Rp7.000 per kilogram dalam beberapa hari terakhir. Namun ia tetap mempertahankan harga jual agar tidak membebani konsumen.

“Kami mempertimbangkan daya beli masyarakat yang sedang lesu. Walaupun keuntungan berkurang, harga tidak kami naikkan,” tuturnya.

Meski harus menahan margin keuntungan, Jeje mengaku penjualan daging sapi di kiosnya justru sedikit meningkat pekan ini.

“Alhamdulillah, omset naik dari yang biasanya 90 kilogram menjadi sekitar 100 kilogram per hari,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)