spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 437

Dua Warga Garut Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja, Satu Berhasil Dipulangkan

0
tppo kamboja fokusjabar,id
Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut, Muksin

GARUT,FOKUSJabar.id: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut terus melakukan upaya penanganan terhadap dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa dua warga asal Kecamatan Tarogong Kaler dan Kecamatan Garut Kota saat bekerja di Kamboja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut, Muksin menyampaikan, satu korban telah berhasil dipulangkan ke Indonesia. Sementara satu warga lainnya masih berada di Kamboja dan dalam pemantauan intensif.

Baca Juga: Lonjakan Wisatawan di Libur Natal, Polres Garut Kawal Ketat Titik-Titik Wisata

Koordinasi Lintas Instansi dan Perkembangan Korban

Muksin menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihak keluarga melapor ke Disnakertrans Garut.

Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan surat resmi ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat. Dari sana, laporan diteruskan ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Luar Negeri.

“PMI asal Tarogong Kaler sudah berhasil kembali ke tanah air. Sedangkan warga dari Garut Kota masih berada di Kamboja. Kami terus berkoordinasi dengan BP3MI Jawa Barat untuk memantau kondisinya,” ujar Muksin kepada FOKUSJabar, Jumat (26/12/2025).

Terjerat Tawaran Kerja dari Teman

Hasil penelusuran awal mengungkap bahwa kedua korban berangkat melalui jalur non-prosedural setelah tergiur ajakan kerja oleh teman dekat.

Keberangkatan mereka dipastikan ilegal. Mengingat Indonesia tidak memiliki perjanjian kerja sama ketenagakerjaan (MoU) dengan Kamboja.

“Keberangkatan mereka jelas ilegal. Pihak keluarga hanya menyimpan foto paspor, tanpa dokumen resmi keberangkatan lainnya,” tegas Muksin.

Pendampingan Keluarga dan Pencegahan TPPO

Walau belum memiliki crisis center khusus, Disnakertrans Garut memastikan layanan pengaduan selalu terbuka bagi masyarakat. Tim juga telah turun langsung ke lapangan dengan mendatangi kantor desa dan rumah keluarga korban untuk melakukan verifikasi data.

Sebagai langkah preventif, Muksin menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mencegah TPPO.

“Kami rutin memberikan sosialisasi tentang cara aman bekerja ke luar negeri secara prosedural. Kepala desa harus lebih selektif saat menerbitkan surat izin warganya yang ingin bekerja di luar negeri. Jika ada hal mencurigakan, segera koordinasikan dengan kami agar penempatan ilegal dapat dicegah sejak awal,” tuturnya.

(Y.A. Supianto)

Lonjakan Wisatawan di Libur Natal, Polres Garut Kawal Ketat Titik-Titik Wisata

0
Keterangan Foto: Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, memantau langsung pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025, terkait arus kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Garut, Jumat (26/12/2025)
Keterangan Foto: Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, memantau langsung pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025, terkait arus kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Garut, Jumat (26/12/2025)

GARUT,FOKUSJabar.id: Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025, aktivitas pariwisata di Kabupaten Garut menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan rekapitulasi data kunjungan wisata mulai 20 hingga 25 Desember 2025, tercatat sebanyak 49.417 wisatawan memadati berbagai destinasi unggulan di wilayah tersebut.

Peningkatan mobilitas masyarakat ini diantisipasi Polres Garut melalui pengamanan ketat dan pengaturan terpadu. Personel ditempatkan di jalur-jalur utama serta lokasi wisata guna menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Baca Juga: Rumah Kontrakan di Pataruman Garut Kebakaran

Destinasi Favorit dan Lonjakan Pengunjung

Hingga Jumat (26/12/2025), tiga kawasan wisata mencatat kunjungan tertinggi, yakni:

  • Kawasan Wisata Cipanas: 16.254 pengunjung
  • Kawasan Wisata Darajat: 11.561 pengunjung
  • Taman Wisata Alam Gunung Papandayan: 9.001 pengunjung

Kepadatan wisatawan juga terpantau di wilayah Samarang, Situ Bagendit, Candi Cangkuang, serta kawasan pantai di Garut Selatan, termasuk Pantai Rancabuaya.

Ramainya kunjungan turut berdampak pada peningkatan volume kendaraan. Tercatat 13.347 unit kendaraan memasuki kawasan wisata, terdiri dari:

  • 6.630 kendaraan roda dua
  • 6.646 kendaraan roda empat
  • 71 unit bus wisata

Polres Garut Perketat Pengamanan

Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan patroli terbuka maupun tertutup. Fokus pengamanan terarah pada pengaturan lalu lintas, keselamatan pengunjung, dan pencegahan potensi gangguan keamanan.

“Pengamanan kami fokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, keselamatan pengunjung, serta pencegahan gangguan kamtibmas di kawasan wisata. Harapannya kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menikmati libur Natal,” ujarnya.

Polres Garut juga mengimbau wisatawan agar tetap tertib, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga barang bawaan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Pengamanan akan terus berlangsung hingga berakhirnya masa libur Tahun Baru 2026 sebagai bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya.

(Y.A. Supianto)

Ramp Check Nataru, Satu Bus di Cicaheum Tidak Laik Jalan, Penumpang Dialihkan

0
Puluhan armada bus yang beroperasi di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, telah menjalani pemeriksaan ramp check selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Puluhan armada bus yang beroperasi di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, telah menjalani pemeriksaan ramp check selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 50 armada bus yang beroperasi di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, telah menjalani pemeriksaan kelaikan atau ramp check selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dinyatakan laik jalan, meski satu unit bus terpaksa dilarang beroperasi karena tidak memenuhi standar keselamatan.

Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara bertahap. Hal itu disebabkan sebagian armada merupakan bus jarak jauh yang kedatangannya terhambat oleh kemacetan di jalur utara maupun selatan.

Baca Juga: Sempat Hilang, Pelajar Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Pantai Pangandaran

Ramp check di Terminal Cicaheum sudah mencakup sekitar 50 unit bus. Namun, beberapa bus jarak jauh membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di terminal karena kondisi kemacetan,” ujar Asep, Jumat (26/12/2025).

Meski demikian, ia memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Ramp check menjadi langkah preventif penting guna menekan risiko kecelakaan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang.

“Secara keseluruhan, keamanan dan keselamatan penumpang di Terminal Cicaheum masih terpantau aman,” tegasnya.

Pemeriksaan Administrasi dan Teknis

Dalam proses ramp check, petugas memeriksa seluruh kelengkapan administrasi maupun kondisi fisik kendaraan. Pemeriksaan meliputi buku uji, STNK, KIR, hingga SIM pengemudi.

“Hasil pemeriksaan administrasi dan fisik kendaraan dinyatakan aman. Semua dokumen diperiksa satu per satu,” jelas Asep.

Selain itu, aspek teknis seperti kondisi ban, rem, lampu, dan wiper kaca juga turut diperiksa. Meski pemeriksaan dilakukan secara visual karena keterbatasan alat, hasilnya dinilai cukup untuk memastikan kelaikan armada yang beroperasi.

“Ban, rem, lampu, dan wiper kami cek seluruhnya. Memang belum detail karena memerlukan alat khusus, tapi hasil pemeriksaan visual menunjukkan armada dalam kondisi aman,” tambahnya.

Satu Bus Dilarang Beroperasi

Ramp check yang dilakukan sejak 18 Desember dan akan berlangsung hingga 4 Januari tersebut menemukan satu armada milik PO Pahala Kencana yang dinyatakan tidak laik jalan.

“Ada satu unit yang tidak kami izinkan beroperasi karena tidak memenuhi syarat keselamatan,” ungkap Asep.

Bus tersebut diketahui mengalami beberapa pelanggaran serius, termasuk kaca depan pecah, penggunaan ban vulkanisir, serta kelengkapan administrasi yang sudah kedaluwarsa. Petugas langsung mengambil tindakan tegas demi keselamatan penumpang.

“Penumpang kami turunkan di terminal, kendaraannya kami keluarkan dari area operasional, lalu dipulangkan ke garasi. Pihak operator mengganti dengan armada lain yang lebih layak,” jelasnya.

Dari total pemeriksaan, hanya satu bus yang benar-benar dinyatakan tidak laik jalan, sementara beberapa armada lainnya ditemukan mengalami kerusakan ringan seperti wiper tidak berfungsi atau lampu mati.

“Hanya satu unit yang tidak layak jalan. Selebihnya ada kerusakan kecil dan kami minta segera diperbaiki,” tutup Asep.

(Yusuf Mugni)

Satu Warga Binaan Lapas Ciamis Terima Remisi Khusus Natal 2025

0
Ketpot: Rendi (paling kanan) warga binaan Lapas Ciamis saat menerima remisi
Ketpot: Rendi (paling kanan) warga binaan Lapas Ciamis saat menerima remisi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, Jawa Barat, menerima remisi khusus Natal 2025. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, Jumat (26/12/2025).

Supriyanto menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan bagian dari upaya pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia (HAM), sekaligus menjadi instrumen penting dalam pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan.

Baa Juga: Harga Ikan Laut di Pasar Manis Ciamis Melonjak Jelang Nataru

“Kami telah memberikan Surat Keputusan Remisi Khusus Natal 2025 kepada satu orang warga binaan bernama Rendi Oki Rijwanto,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa remisi diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana. Rendi dinilai memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan untuk penerima remisi khusus.

“Selama kami lakukan pemantauan, yang bersangkutan berkelakuan baik sehingga layak menerima remisi,” kata Supriyanto.

Lebih lanjut, ia berharap pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus menjaga perilaku positif dan mematuhi aturan selama berada di dalam Lapas.

“Pemberian remisi ini diharapkan bisa menjadi contoh dan dorongan bagi warga binaan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa remisi khusus Natal 2025 diberikan kepada 15.235 warga binaan di seluruh Indonesia. Remisi tersebut merupakan bentuk apresiasi negara bagi warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa hukuman.

“Besaran remisi bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Bahkan ada yang langsung bebas setelah menerima remisi,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Bye Panik Pensiun! Ini Cara Cerdas Siapkan Masa Tua Tanpa Drama

0
Bye Panik Pensiun! Ini Cara Cerdas Siapkan Masa Tua Tanpa Drama
Bye Panik Pensiun! Ini Cara Cerdas Siapkan Masa Tua Tanpa Drama

BANDUNG,FOKUSJabar.id:Di tengah dunia yang bergerak cepat, banyak orang fokus mengejar target jangka pendek seperti naik gaji, melunasi cicilan, hingga meningkatkan gaya hidup. Semua itu wajar, namun sering kali membuat kita abai pada satu fase hidup yang pasti terjadi: masa pensiun.

Padahal, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mayoritas pekerja Indonesia baik formal maupun informal belum memiliki persiapan finansial memadai untuk memasuki usia nonproduktif. Kondisi ini membuat banyak orang berisiko menghadapi tekanan ekonomi di masa tua. Temuan Mercer CFA Institute Global Pension Index 2023 pun menunjukkan bahwa sistem pensiun nasional masih tertinggal dibanding beberapa negara tetangga, terutama terkait cakupan dan literasi perencanaan pensiun.

BACA JUGA: Satpol PP Kota Bandung Bicara Soal Larangan Kembang Api

Masalah utama bukan sekadar niat, tetapi kesadaran. Generasi milenial sebenarnya memahami pentingnya dana pensiun, namun karena terasa masih jauh, prioritas itu sering kalah oleh keinginan jangka pendek seperti beli gadget, liburan, atau upgrade lifestyle. Padahal memulai sejak dini adalah kunci agar di usia 60 tidak perlu bekerja keras hanya untuk bertahan hidup.

Salah satu solusi yang semakin relevan adalah Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Meski bukan konsep baru, pemahaman masyarakat masih terbatas. Padahal, DPLK memberi jalan untuk menyiapkan masa depan secara bertahap tanpa membebani keuangan saat ini.

Secara sederhana, DPLK merupakan instrumen investasi jangka panjang khusus dana hari tua. Peserta menyetor iuran secara rutin, yang kemudian dikelola oleh profesional sesuai profil risiko yang dipilih. Saat pensiun, dana tersebut bisa dicairkan dalam bentuk pembayaran berkala atau sekaligus (lump sum).

Sistem yang Lebih Disiplin

Keunggulan DPLK dibanding tabungan biasa adalah sistemnya yang lebih disiplin. Dana tidak dapat ditarik sewaktu-waktu sehingga mencegah “kebocoran” impulsif. Tenor panjang, tujuan jelas, dan mekanisme iuran rutin membuat persiapan pensiun jauh lebih terarah.

Skema iuran pun fleksibel. Peserta bebas menentukan besar setoran serta memilih portofolio konservatif, moderat, atau agresif. Karyawan dapat mengikuti program perusahaan, sedangkan individu bisa mendaftar mandiri.

Dari sisi keamanan, seluruh pengelolaan DPLK berada di bawah pengawasan ketat OJK dan dikelola oleh manajer investasi berlisensi. Artinya, peserta tidak berjalan sendiri, tetapi dengan lembaga profesional yang terlatih mengelola risiko pasar.

bank bjb melalui program bjb siap (DPLK) menjadi salah satu penyedia dengan rekam jejak kuat dan layanan yang komprehensif. Selain menawarkan portofolio investasi beragam, bjb siap juga aktif mengedukasi masyarakat melalui workshop, webinar, hingga materi digital yang mudah dipahami.

Bagi pekerja muda atau freelancer yang penghasilannya fluktuatif, DPLK bank bjb sangat fleksibel karena bisa dimulai dari nominal yang kecil. Prinsipnya sederhana: mulai dulu, tingkatkan nanti.

Banyak yang masih bertanya, “Kenapa tidak menabung biasa saja?” Jawabannya: tabungan rawan terpakai karena mudah ditarik. Sementara DPLK didesain berdisiplin, lebih menguntungkan, dan memiliki manfaat pajak.
Perusahaan dapat menjadikan iuran sebagai pengurang pajak, sementara individu menikmati penundaan pajak hingga dana dicairkan saat pensiun.

Sebagai pionir, bank bjb konsisten mengembangkan ekosistem DPLK di tingkat nasional. Peserta bjb siap tidak hanya diberikan akses investasi, tetapi juga pembekalan pengetahuan finansial yang berkelanjutan.

Komitmen Investasi Internal

Untuk memberi gambaran konkret, simulasinya seperti ini:
Andi, usia 30 tahun, rutin menabung Rp500 ribu per bulan selama 25 tahun. Dengan asumsi imbal hasil rata-rata 8% per tahun, Andi bisa mengumpulkan sekitar Rp460 juta saat usia 55.
Namun jika Andi baru mulai di usia 40, hasilnya hanya sekitar Rp180 juta. Perbedaannya sangat besar itulah kekuatan bunga berbunga jika memulai lebih awal.

Risiko tetap ada, tetapi dikelola secara profesional. Menurut Dr. Nur Hasan Kurniawan, S.E., M.M., CRGP, AMRP, Ketua Pengawas DPLK bank bjb, risiko pasar diatasi dengan diversifikasi; risiko inflasi diantisipasi melalui penempatan sebagian dana ke instrumen saham jangka panjang; sementara seluruh aktivitas berada dalam pengawasan OJK dan Komite Investasi internal.

bjb siap juga menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi laporan keuangan, serta audit rutin demi menjaga kepercayaan peserta. Bukan sekadar mengelola dana, tetapi membangun fondasi finansial jangka panjang.

Pada akhirnya, DPLK bukan hanya soal uang, tetapi soal mindset. Berinvestasi untuk pensiun berarti memikirkan masa depan dengan penuh kesadaran. Ekonomi 20–30 tahun mendatang tidak dapat diprediksi, tetapi mempersiapkan diri sejak dini adalah langkah paling realistis.

Sering kali kita terlalu percaya diri dengan kondisi penghasilan saat ini. Padahal kebutuhan hidup tidak berhenti saat pensiun—justru semakin meningkat, terutama untuk kesehatan dan kenyamanan hidup.

DPLK menjadi sistem proteksi diri yang stabil, terukur, dan bisa dikontrol. Bukan investasi berisiko tinggi, tetapi instrumen yang aman untuk menjamin kualitas hidup di hari tua.

Pertanyaannya kini sederhana: mau terus bekerja keras hingga tua, atau mulai bekerja cerdas sejak sekarang?
Masa depan tidak datang tiba-tiba ia harus dipersiapkan perlahan, mulai dari satu langkah kecil.

Saatnya menyiapkan masa depan dengan bergabung bersama DPLK bank bjb yang fleksibel dan mudah masyarakat akses.

Investasi Makin Mudah! bank bjb Hadirkan Deposito Digital dengan Bunga hingga 4,50%

0
Investasi Makin Mudah! bank bjb Hadirkan Deposito Digital dengan Bunga hingga 4,50%
Investasi Makin Mudah! bank bjb Hadirkan Deposito Digital dengan Bunga hingga 4,50%

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Investasi kini semakin mudah dan dekat berkat inovasi digital yang terus dikembangkan oleh bank bjb. Di tengah kondisi ekonomi yang bergerak cepat, kebutuhan masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, fleksibel, dan menguntungkan semakin meningkat. Melihat tren tersebut, bank bjb menghadirkan bjb SiSuka (Deposito Suka-Suka) Online, sebuah program deposito digital yang praktis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Melalui aplikasi DIGI bank bjb, nasabah dapat membuka deposito secara mandiri, menentukan nominal penempatan, hingga memilih jangka waktu sesuai preferensi hanya melalui ponsel. Proses yang cepat dan tanpa tatap muka ini membuat investasi semakin efisien dan dapat Nasabah gunakan dari mana saja.

Program bjb SiSuka Online berlangsung mulai 1 November 2025 hingga 31 Desember 2025, dan dapat eluruh nasabah perorangan, baik yang baru bergabung maupun yang sudah lama menjadi pengguna layanan bank bjb dapat mengikutinya. Selama periode program, nasabah berkesempatan memperoleh suku bunga kompetitif hingga 4,50% per tahun untuk penempatan tiga bulan, dengan nominal mulai dari Rp1 juta hingga Rp1 miliar. Tingkat suku bunga tersebut berlaku hingga jatuh tempo sepanjang transaksi pada masa program.

Untuk mengikuti program ini, nasabah perlu memiliki rekening tabungan atau giro bank bjb serta telah terdaftar sebagai pengguna aplikasi DIGI bank bjb. Seluruh proses mulai dari pembukaan hingga pencairan dapat langsung dari aplikasi tanpa perlu mendatangi kantor cabang.

Cara Membuka Deposito bjb SiSuka Online

Nasabah hanya perlu membuka aplikasi DIGI bank bjb, kemudian memilih menu “bjb Deposito” dan melanjutkan ke “Pembukaan Deposito Baru”. Pilih produk “Deposito Suka-Suka”, baca seluruh syarat dan ketentuan, kemudian isi formulir digital yang ditampilkan.

Pada formulir tersebut, nasabah menentukan nominal penempatan mulai dari Rp1 juta hingga Rp1 miliar, memilih tenor satu hingga dua belas bulan, serta memastikan sumber dana berasal dari rekening utama mereka di bank bjb. Aplikasi juga menampilkan simulasi perhitungan bunga sehingga nasabah dapat memperkirakan potensi keuntungan. Setelah melakukan konfirmasi dan otorisasi menggunakan PIN DIGI bank bjb, deposito secara resmi aktif. Bukti transaksi otomatis tersimpan pada menu Inbox aplikasi.

Dalam ketentuannya, nasabah juga menyetujui aturan sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2008 mengenai besaran simpanan yang mendapat jamina dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Proses Pencairan yang Sama Praktisnya

Untuk mencairkan deposito, nasabah cukup kembali ke menu “bjb Deposito” dan memilih “Pencairan Deposito”. Sistem akan menampilkan daftar deposito aktif yang dimiliki. Setelah nasabah memilih deposito yang ingin dicairkan, aplikasi menampilkan detail transaksi untuk dikonfirmasi. Proses dilanjutkan dengan otorisasi PIN, dan dana otomatis masuk ke rekening sumber dana. Bukti pencairan juga tersimpan di Inbox aplikasi.

Dengan kemudahan tersebut, bank bjb kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif, aman, dan mudah diakses. Bjb SiSuka Online memungkinkan masyarakat tidak hanya menabung, tetapi juga berinvestasi secara produktif mengikuti perkembangan teknologi dan pola hidup modern.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya bank bjb meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, dengan memperluas akses produk deposito digital hingga ke masyarakat di berbagai daerah, tidak hanya di perkotaan.

bank bjb mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Program bjb SiSuka Online hanya berlaku hingga 31 Desember 2025. Sehingga nasabah dapat segera membuka deposito dengan penawaran bunga yang menarik.

Informasi lengkap mengenai program ini dapat masyarakat akses melalui situs resmi bank bjb di infobjb.id/deposito pada menu deposito online. Bisa juga dengan mengunjungi kantor cabang terdekat, atau menghubungi bjb Call 14049. Bank bjb berizin dan di bawah pengawasan OJK dan Bank Indonesia, serta menjadi peserta penjaminan LPS.

Sempat Hilang, Pelajar Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Pantai Pangandaran

0
pelajar tenggelam di pangandaran fokusjabar.id
Petugas evakuasi korban tenggelam di pabtai pangandran.

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Seorang wisatawan asal Cileunyi Bandung yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran di temukan dengan kondisi tidak bernyawa. Korban di ketahui bernama Wildan (13).

Sebelumnya, korban di laporkan hilang saat berenang bersama empat orang temannya di perairan antara Pos 3 dan Pos 4 Pantai Barat Pangandaran pada Kamis sore 25 Desember 2025 pukul 16.30 WIB.

Keempat temannya berhasil selamat, sementara Wildan di duga terseret arus laut.

Baca Juga: Masjid Jami Ar Rohman Cijulang Tempat Wisata Religi Pangandaran

Setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir bibir pantai hingga perairan laut di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian melibatkan unsur Basarnas, Direktorat Sat Polairud Polda Jawa Barat, Balawista, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Pada hari pertama pencarian, korban akhirnya di temukan pada pada Jumat 26 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di sekitar Pos 5 Pantai Barat Pangandaran.

Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan mengatakan, korban di temukan di area bibir pantai yang mengarah ke tengah laut.

“Korban di temukan di lokasi bibir pantai agak mendekat ke tengah di sekitar Pos 5 Pantai Barat,” kata Andri kepada wartawan Jumat, (26/12/2025).

Baca Juga: Antar Jenazah, Ambulance RSUD Pandega Pangandaran Mogok di Jalan

Menurut Andri, korban di temukan atas kerja sama yang baik seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Alhamdulillah korban yang tenggelam kemarin akhirnya bisa di temukan hari ini,” katanya.

Kemudian, jenazah Wildan langsung di evakuasi ke RSUD Pandega Pangandaran menggunakan kendaraan Sat Polairud Polres Pangandaran untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan identitas korban,” ujarnya.

(Sajidin)