spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 399

Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring di Tasikmalaya, Investasi Emas Kini Semakin Mudah

0
Tasikmalaya@Fokusjabar.id
Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu! Pegadaian Tasikmalaya Resmi Luncurkan Aplikasi "Tring"

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PT Pegadaian Tasikmalaya resmi meluncurkan aplikasi digital terbaru mereka, Tring, melalui sebuah festival meriah yang digelar di Mall Asia Plaza, Kota Tasikmalaya. Acara yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Januari 2026, ini menjadi momentum penting transformasi Pegadaian dalam memudahkan masyarakat berinvestasi emas secara digital.

Bekerja sama dengan Taravty Event Organizer, peluncuran aplikasi Tring menghadirkan edukasi langsung bagi masyarakat terkait peralihan dari platform Pegadaian Digital ke sistem baru yang lebih modern, cepat, dan mudah digunakan.

Baca Juga: Awali 2026, PT MUJ dan Gandara Group Resmikan Tiga Masjid di Pangandaran

Aplikasi Tring: Satu Pintu untuk Semua Urusan Emas

Perwakilan PT Pegadaian Tasikmalaya, Razi, menjelaskan Tring tercipta sebagai layanan terpadu untuk transaksi emas yang menyesuaikan dengan kebutuhan gaya hidup digital generasi masa kini.

“Melalui aplikasi Tring, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi seperti tabungan emas. Kemudian melakukan cicil emas, gadai, hingga penjualan emas tabungan, semuanya cukup dari satu aplikasi,” ujarnya.

Keunggulan Investasi Emas Lewat Tring

Emas masih menjadi pilihan investasi favorit masyarakat karena sifatnya yang tahan terhadap inflasi. Melalui Tring, Pegadaian menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Modal terjangkau, mulai menabung emas hanya dengan Rp10.000.
  • Akses mudah, aplikasi tersedia di App Store dan Play Store.
  • Proses cepat, pendaftaran cukup melalui verifikasi data digital tanpa harus datang ke kantor cabang.
  • Tren harga positif, emas memiliki potensi pertumbuhan nilai jangka panjang.

Keamanan Terjamin, Dalam Pengawasan OJK

Menanggapi keraguan sebagian masyarakat terhadap investasi digital, Razi memastikan bahwa keamanan Tring sangat terjamin. Sebagai bagian dari BUMN dan anggota ekosistem BRI (Holding Ultra Mikro), seluruh aktivitas Pegadaian dalam pengawasan langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Pegadaian merupakan lembaga resmi negara yang aman dan terpercaya untuk menjaga aset masa depan,” tegasnya.

Dorong Transformasi Digital di Tasikmalaya

Peluncuran aplikasi Tring harapannya mampu mempercepat peralihan masyarakat Tasikmalaya dari layanan konvensional menuju transaksi digital yang lebih efisien dan modern.

“Kami ingin masyarakat semakin melek investasi. Dengan kemudahan digital di Tring, menabung emas kini menjadi gaya hidup baru untuk masa depan yang lebih mapan,” tutup Razi.

(Abdul)

Hujan Lebat Picu Longsor dan Rumah Ambruk di Ciamis, Dua Kecamatan Terdampak

0
Ciamis@Fokusjabar.id
Di Kecamatan Cidolog, tebing setinggi 10 meter dengan panjang 5 meter di Dusun Cidamar, Desa Hegarmanah, dilaporkan longsor.

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya memicu terjadinya sejumlah bencana alam di beberapa kecamatan. Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, sedikitnya dua kecamatan terdampak akibat cuaca ekstrem yang terjadi.

Di Kecamatan Cidolog, tebing setinggi 10 meter dengan panjang 5 meter di Dusun Cidamar, Desa Hegarmanah, dilaporkan longsor. Material longsoran menutup akses penghubung antara Dusun Cidamar dan Dusun Gunungsari. Termasuk jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Cidolog dengan Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya.

Baca Juga: Banyak Ular Masuk Pemukiman, Ini Penjelasan Exotic Pets Ciamis

Sementara itu, di Kecamatan Banjarsari, sebuah rumah milik warga bernama Nety yang berada di Dusun/Desa Ciulu ambruk setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak hari sebelumnya.

Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengatakan laporan kejadian bencana dari wilayah Cidolog dan Banjarsari ia terima siang hari.

“Per hari ini kami menerima laporan kejadian bencana di wilayah Cidolog dan Banjarsari,” ujar Ani, Minggu (4/1/2026).

Ani menjelaskan bahwa material tanah yang menutup bahu jalan di lokasi longsor telah mendapat penanganan. Petugas melakukan pembersihan agar arus lalu lintas kembali normal dan akses masyarakat tidak terhambat.

“Pemkab Ciamis melalui BPBD juga sudah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada pemilik rumah yang terkena musibah,” tambahnya.

(Husen Maharaja)

Awali 2026, PT MUJ dan Gandara Group Resmikan Tiga Masjid di Pangandaran

0
Pangandaran@Fokusjabar.id
Awali 2026, PT MUJ dan Gandara Group Resmikan Tiga Masjid di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Mengawali tahun 2026, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat PT Migas Utama Jabar (MUJ) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sosial masyarakat. Berkolaborasi dengan Gandara Group, perusahaan energi ini meresmikan tiga masjid sekaligus di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (4/1/2026).

Langkah tersebut sekaligus menguatkan visi PT MUJ untuk tidak hanya berperan dalam sektor energi. Tetapi juga menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat hingga wilayah pesisir Jawa Barat.

Baca Juga: Banyak Sampah di Jembatan Sodongkopo, Bupati Pangandaran Gerak Cepat

Bukti Kepedulian BUMD Energi untuk Warga Pesisir

Direktur PT MUJ, Muhamad Sani, menegaskan program pembangunan sarana ibadah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan sebagai representasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Program ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran BUMD harus membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Bersama Gandara Group, kami berkomitmen menebar kebaikan agar warga Jawa Barat semakin sejahtera,” ujar Sani.

Selain pembangunan infrastruktur keagamaan, kolaborasi PT MUJ dan Gandara Group juga rutin melaksanakan program sosial lainnya. Seperti pembagian paket sembako bagi warga prasejahtera, khitanan massal, serta berbagai aksi kemanusiaan.

Fokus Pengembangan Jabar Selatan

PT MUJ selama ini telah menunjukkan rekam jejak kuat di wilayah Pangandaran, mulai dari konservasi penyu hingga budidaya udang. Memasuki tahun 2026, perusahaan berencana memperluas program pengembangan masyarakat (Community Development), terutama di wilayah selatan Jawa Barat.

“Selain wilayah operasional di Pantai Utara, kami fokus memperkuat pemberdayaan masyarakat di Pesisir Pantai Selatan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT),” jelas Sani.

Konsistensi dalam Pembangunan Masjid

Pemilik Gandara Group, H. Cahaya Gandara, menyampaikan bahwa pembangunan tiga masjid di Desa Pamotan dilakukan berdekatan untuk memudahkan akses ibadah bagi warga. Hingga kini, total masjid yang dibangun Gandara Group dan didukung PT MUJ di Pangandaran telah mencapai 78 unit.

Setiap peresmian masjid juga disertai penyaluran bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Setiap kali kami meresmikan masjid, kami selalu sekaligus membagikan paket sembako kepada masyarakat. Ini komitmen Gandara Group untuk terus berbagi kebahagiaan,” kata Cahya Gandara.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noerdin, mengapresiasi sinergi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara BUMD dan pihak swasta menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan anggaran daerah untuk pembangunan fasilitas keagamaan.

“Kami sangat terbantu. Di tengah efisiensi anggaran, kehadiran Gandara Group dan PT MUJ memberikan dampak instan bagi warga. Kami berharap kerja sama ini semakin kuat di tahun 2026,” ujarnya.

Sinergi antara PT Migas Utama Jabar dan Gandara Group menjadi contoh ideal bagaimana sektor usaha dapat berjalan. Tentunya seiring dengan misi kemanusiaan. Pembangunan masjid dan bantuan sosial yang terus berjalan membuktikan bahwa keberhasilan perusahaan energi tidak hanya terukur dari sisi bisnis. Namun juga dari seberapa besar manfaat yang masyarakat rasakan di sekitarnya.

(Abdul)

Bupati Garut Dorong Kemenag Perbanyak Kegiatan Masyarakat untuk Genjot Ekonomi

0
kemenag garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Pelepasan Jalan Sehat dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag Tahun 2026 tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kemenag Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (04/01/2026)

GARUT,FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut untuk lebih sering menggelar kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Menurutnya, kegiatan dengan kerumunan massa tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM.

“Saya minta Kemenag memperbanyak kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat. Ini memberikan ruang bagi warga untuk berjualan, bertemu, dan bersilaturahmi sehingga mampu menggerakkan perekonomian,” ujar Syakur saat melepas peserta Jalan Sehat dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Garut, Minggu (04/01/2026).

Baca Juga: Wabup Garut Minta Inspektorat Audit Desa Panggalih

Syakur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenag Garut yang menghadirkan kegiatan berbasis keramaian. Ia menilai, kegiatan semacam ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga instrumen penting dalam menghidupkan ekonomi lokal.

Lebih jauh, Syakur menekankan pentingnya perputaran uang di daerah agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin meningkat. Ia mencontohkan hal sederhana seperti pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Garut yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan.

“Kalau Bapak dan Ibu beli bensin di Garut, ada bagi hasil untuk daerah. Itu nanti kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” jelasnya.

Fisik yang Kuat Jadi Modal Penting

Selain aspek ekonomi, Syakur juga mengajak masyarakat dan aparatur negara menjaga kebugaran melalui olahraga rutin. Menurutnya, fisik yang kuat menjadi modal penting dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan.

“Ayo kita jaga kesehatan. Olahraga tidak harus mahal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Garut, Saepulloh, menjelaskan bahwa kegiatan jalan sehat merupakan bagian dari rangkaian peringatan HAB ke-80 yang telah berlangsung selama dua bulan. Berbagai lomba serta kegiatan sektoral telah lebih dulu digelar sebagai bentuk semangat kebersamaan.

“Semoga jalan santai ini menjadi energi untuk memperkuat kerukunan umat di Garut. Ini merupakan komitmen kami agar Kementerian Agama selalu hadir di tengah masyarakat,” kata Saepulloh.

Kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di Halaman Kantor Kemenag Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, diikuti oleh para pegawai dan sejumlah lembaga di bawah naungan Kemenag.

(Y.A. Supianto

DPUTR Ungkap Tumpukan Sampah Jadi Biang Keladi Banjir di Kota Tasikmalaya

0
Tasikmalaya@Fokusjabar.id
Ket foto : Penampakan tumpukan sampah hasil pembersihan saluran air di sejumlah titik yang menyebabkan jalan menjadi banjir (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya mengungkap tumpukan sampah menjadi faktor utama penyebab banjir yang merendam sejumlah ruas jalan, Jumat (2/1/2026). Selain curah hujan tinggi, sampah yang menyumbat saluran air menjadi pemicu terbesar terjadinya genangan.

Dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah Tasikmalaya. Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya sampah yang menumpuk di gorong-gorong dan drainase, sehingga aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Lurah Tugujaya Ungkap Kronologi Hilangnya Zaidan Al Fatih

Untuk mencegah banjir berulang, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PUTR melakukan monitoring intensif dan pembersihan saluran air di berbagai titik rawan. Kepala Bidang PSDA PUTR Kota Tasikmalaya, Rino Isa Muharam, menyebutkan bahwa tindakan antisipatif dilakukan secara rutin dan melibatkan sejumlah dinas terkait.

“Pembersihan terus kami lakukan secara berkala. Kami bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim), serta pihak terkait lainnya untuk mengangkut tumpukan sampah yang menyumbat saluran dan gorong-gorong,” ujar Rino Isa Muharam, Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan menjadi masalah serius. Padahal, curah hujan di Kota Tasikmalaya saat ini telah mencapai 103 milimeter, sehingga potensi banjir sangat tinggi apabila saluran tidak bersih.

“Curah hujan belakangan ini memang tinggi, dan kondisi tersebut semakin memburuk karena banyaknya sampah yang menyumbat saluran. Akibatnya, genangan terjadi di mana-mana,” ungkapnya.

Rino memaparkan sejumlah ruas jalan yang kerap terendam saat hujan deras, di antaranya Jalan HZ. Mustafa, Sutisna Senjaya, Siliwangi, SL. Tobing, Moch. Hatta, Gegernoong, dan Nagarawangi.

“Area-area ini menjadi fokus utama kami. Pembersihan rutin terus dilakukan terutama di titik dengan tumpukan sampah paling banyak,” jelasnya.

Tumpukan Lumpur Menyumbat Drainase

Selain sampah, sedimentasi atau endapan lumpur di saluran drainase juga memperparah kondisi. Sedimentasi membuat daya tampung drainase menurun sehingga air mudah meluap.

“Sedimen dan sampah membuat saluran dangkal serta memperlambat aliran air. Inilah yang memicu banjir ketika hujan deras turun,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan di titik rawan dan bergerak cepat ketika menemukan sumbatan.

“Kami berharap semua pihak ikut menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan ke saluran atau sungai agar banjir tidak terus berulang,” pungkasnya.

(Seda)

Banyak Sampah di Jembatan Sodongkopo, Bupati Pangandaran Gerak Cepat

0
jembatan sodongkopo pangandaran@fokusjabar.id
Jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan pantai batu karas Kecamatan Cijulang, Pangandaran.(foto;Yud's/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan pantai batu karas Pangandaran jadi perhatian publik, dan mulai di kunjungi masyarakat. Namun, di temukan banyak sampah.

“Harus segera di resmikan nih, kapan Pak Dedi (Gubernur Jabar-red) mau kesini,” ungkap Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, Minggu (4/1/2025).

Bupati Citra juga menyampaian, bahwa sudah banyak masyarakat yang datang ke jembatan Sodongkopo Pangandaran.

Baca Juga: Gubernur Jabar Bangun Jembatan Sodongkopo Pangandaran, “Terimakasih Bapak Aing”

“Jembatan Sodongkopo sudah keren pokoknya, karena sudah banyak pengunjung banyak sampah. Tapi barusan sudah nungasin dinas lingkungan hidup untuk menyimpan tempat sampah,” kata Citra Pitriyami di akun medsosnya.

Jembatan Sodongkopo di prediksi akan selesai pada akhir Januari 2026. Walaupun belum di resmikan, namun, warga Kabupaten Pangandaran sudah menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya. Untuk Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang lebih di kenal Bapak Aing.

“Terimakasih atas perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi yang telah membangun jembatan Sodongkopo. Penghubung pangandaran dan batu karas Kecamatan Cijulang,” ungkap Dede Aos Firdaus salah seorang warga Kabupaten Pangandaran, Minggu (4/1/2026).

Dengan di bangunnya jembatan Sodongkopo yang di biayai APBD Provinsi Jabar, lanjut Dede. Tentunya akan mempersingkat waktu tempuh dari pangandaran ke batu karas ataupun sebaliknya

“Sekali lagi, terimakasih, haturnuhun Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi atas perhatiannya terhadap masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ucapnya.

Jembatan Sodongkopo jika sudah resmi bisa di gunakan, lanjut Dede, tentu akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Pangandaran.

“Selain mempersingkat waktu tempuh, jembatan Sodongkopo juga akan memberi dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Terimakasih Bapak Aing

Sementara, salah seorang aktivis eksponen 96 pituin Cijulang, Dadi Abidarda juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Yang telah melanjutkan pembangunan jembatan Sodongkopo Pangandaran.

“Saya sebagai pituin warga Cijulang, sangat berterimakasih kepada Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi. Alias Bapak Aing yang telah memberikan perhatian dengan membangun jembatan Sodongkopo,” kata Dadi Abidarda.

Senilai Rp55,4 miliar pada tahap kedua, dengan lama pekerjaan 255 hari kalender, terhitung sejak tanggal 21 April 2025. Dengan panjang jembatan 140 meter dan lebar 7 meter, dan jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter.

(Yud’s)

Banyak Ular Masuk Pemukiman, Ini Penjelasan Exotic Pets Ciamis

0
ular ciamis fokusjabar.id
Ketua Eksotic Pets Ciamis Joehanes Liem

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua Exotic Pets Ciamis, Joehanes Liem (Akong) menjelaskan, pada bulan Mei-Juli merupakan masa kawin ular dan Agustus-November bertelur serta Desember-Januari masa menetas.

Jadi jangan heran jika saat ini banyak ditemukan ular di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

BACA JUGA:

Damkar Ciamis Evakuasi Ular di Dalam Warung Kelontongan

“Jangan heran kalau saat ini banyak laporan ular masuk ke dalam rumah/bangunan karena masa mentas,” kata Joehanes, Minggu (4/1/2025).

Menurut Dia, Desember dan Januari merupakan puncak musim hujan dan masa menetasnya berbagai jenis ular. Otomatis banyak ular berkeliaran di sekitar lingkungan perumahan penduduk maupun di habitat aslinya.

Dengan banyaknya ular yang masuk perumahan membuat sibuk Satpol PP melalui Bidang Damkar dan Penyelamatan.

“Saat musim hujan sarang ular tergenang air sehingga ular keluar,” katanya.

Selain tergenang air, ular keluar sarang untuk mencari makanan pascamenetaskan telur-telurnya.

“Saat sawah tergenang air, makanan ular seperti katak dan tikus melimpah sebagai makanannya,” kata Dia.

Joehanes melanjutkan, ular-ular tersebut keluar untuk mencari sarang baru yang tempatnya kering.

“Ular keluar selain mencari makanan juga mencari sarang baru,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Ular Korros Masuk Rumah, Damkar Ciamis Berhasil Amankan Tanpa Korban

Joehanes menjelaskan, untuk menghindari agar ular tidak masuk rumah jagalah kebersihan dari rumput liar. Jangan ada barang-barang menumpuk di lingkungan perumahan karena ular sangat senang bersarang di tempat seperti itu.

“Pastikan lingkungan rumah bersih. Jika ada lubang saluran air tutup rapat pakai kawat supaya ular tidak masuk,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)