spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 386

Ini Tekad Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto

0
Kapolres Tasikmalaya Kota fokusjabar.id
AKBP Moh Faruk Rozi dan AKBP Andi Purwanto

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kapolres Tasikmalaya Kota Polda Jabar, AKBP Moh Faruk Rozi diganti oleh AKBP Andi Purwanto.

Moh Faruk Rozi pindah tugas sebagai Kapolres Klaten. Sedangkan Andi Purwanto sebelumnya bertugas di Bareskrim Mabes Polri.

BACA JUGA:

Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi Kabupaten Tasikmalaya, Masuk Babak Baru

Andi Purwanto berjanji membawa Polres Tasikmalaya Kota semakin baik. Terutama dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di wilayah hukumnya.

“Kami akan melanjutkan prestasi dan keberhasilan pemimpin terdahulu. Di mana Polres Tasikmalaya Kota dicintai dan dipercaya masyarakat,” ungkapAndi Purwanto.

Menurut Dia, keberhasilan institusi tidak ditentukan oleh individu. Namun berkat kerja sama dan kerja keras dari seluruh jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

Untuk itu, Dia meminta dukungan dan support dari seluruh jajarannya serta masyarakat Tasikmalaya.

“Tentu saya tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dan kerja sama dari semua unsur dan elemen masyarakat. Kebersamaan dan gotong royong merupakan modal utama untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Gerindra Kabupaten Tasikmalaya Angkat Bicara: Sekda Jenderal Birokrasi

Dia menegaskan akan terus memaksimalkan pencapaian yang sudah terjalin dengan baik di Kota Tasikmalaya. Seperti sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Terutama dengan unsur ulama, tokoh agama serta para pemuda dan elemen masyarakat lainnya demi, mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif.

“Kondusivitas Kamtibmas wilayah tidak hanya tanggung jawab kami di Kepolisian. Namun merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kitamenjaga Kamtibmas demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Seda)

Damkar UPTD Ciamis Padamkan Api di Atap Rumah Warga

0
Damkar UPTD Ciamis fokusjabar.id
Titik api di atas rumah berhasil dipadamkan Damkar UPTD Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Personel Damkar UPTD Ciamis berhasil memadamkan api di titik sambung konektor SR di atas rumah milik Fuad Anwar (70), Selasa (6/1/2026) malam.

Lokasinya di Lingkungan Bangunsari Kelurahan Benteng Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

BACA JUGA:

Pengunjung Astana Gede Kawali Ciamis Menurun

Beruntung api dari korsleting arus listrik di titik sambung konektor SR tersebut tidak membesar berkat laporan pemilik rumah ke pihak Damkar UPTD Ciamis.

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi pengendalian dan penanganan Kebakaran, Trisyanto mengatakan, petugas piket Damkar UPTD Ciamis menerima laporan kejadian korsleting listrik di atas rumah.

“Mendapat laporan, 4 petugas piket dan 1unit mobi tangki panar langsung menuju lokasi,” katanya, Rabu (7/1/2026).

“Api memang kecil. Namun kalau tidak secepatnya ditangani akan mengakibatkan kebakaran besar,” Dia menambahkan.

Menurut Trisyanto, titik api dari korsleting listrik pertama kali diketahui oleh tetangganya. Waktu itu, mendengar suara letupan di atas genting.

BACA JUGA:

Bahu Jalan Desa Bunter Ciamis Longsor, Lahan Pertanian di 3 Desa Kekeringan

“Karena takut terjadi kebakaran besar, saksi langsung memberitahu pemilik rumah danmelapor ke Damkar UPTD Ciamis,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, angin kencang menerjang wilayah Desa/Kecamatan Kawali. Akibatnya, sejumlah tenda dan roda para pedagang di Taman Surawisesa porak poranda.

Kejadian angin kencang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

(Husen Maharaja)

Antisipasi Super Flu, Dinkes Kota Bandung Perkuat Edukasi PHBS

0
dinkes kota bandung fokusjabar.id
Ilustrasi (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dinkes Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam mengatakan, wilayahnya merupakan salah satu daerah sentinel Influenza Like Illness (ILI) yang ditunjuk Kemenkes.

BACA JUGA:

Soal Sungai Cijangjawa, Wali Kota Bandung Bilang Begini

Melalui program tersebut, Puskesmas yang ditetapkan secara rutin mengambil sampel pasien dengan gejala influenza untuk diperiksa di laboratorium Kemenkes.

“Setiap waktu tertentu kami mengambil sampel dari pasien yang diduga influenza. Sampel itu dikirim ke Kemenkes untuk diperiksa dengan alat yang canggih. Kemudian hasilnya dikembalikan ke kami,” kata Sony, Rabu (7/1/2026).

Menurut Dia, pihaknya belum menerima hasil sampel dari Kemenkes terkait adanya temuan strain super flu di Kota Bandung.

“Belum ada feedback dari Kementerian Kesehatan bahwa flu di Kota Bandung ini adalah super flu. Jadi sampai sekarang belum ada informasi kasus tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Puskesmas, tidak ada peningkatan signifikan kasus influenza.

“Datanya relatif datar. Tidak ada lonjakan dan tidak ada indikasi super flu,” katanya.

BACA JUGA:

Kuota Sarimukti Kembali Normal, DLH Bandung Alihkan Sampah ke Luar Kota

Meski begitu, pihaknya terus mengintensifkan promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat.

Upaya tersebut meliputi pola makan teratur, olahraga, istirahat cukup, menutup mulut saat batuk, memperbanyak minum air serta rajin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas atau kontak dengan orang sakit.

“Ini bagian dari pencegahan karena influenza adalah virus yang mudah bermutasi,” ucapnya.

Sony menjelaskan, secara umum gejala super flu tidak jauh berbeda dengan flu biasa. Seperti demam, sakit kepala, nyeri badan, batuk, pilek dan bersin.

Namun virus ini dapat menjadi lebih berisiko bila menyerang kelompok usia rentan. Seperti lansia, balita serta penderita penyakit tertentu.

“Pada kelompok rentan, sakitnya bisa lebih berat dan berlangsung lebih lama. Karena daya tahan tubuhnya rendah,” kata Sony.

Dia menegaskan, meski memiliki kemiripan dengan Covid-19, tingkat keparahan super flu tidak seberat Covid-19.

Menurutnya, influenza umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu.

BACA JUGA:

Pemkot Bandung Siap Rutin Umumkan Pengeluaran Anggaran ke Publik

Terkait sosialisasi, Dinkes Kota Bandung memilih pendekatan edukatif tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Kami tidak ingin membuat masyarakat resah. Lebih baik fokus pada promosi kesehatan. Dengan begitu, daya tahan tubuh masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Angin Kencang Ngamuk di Taman Surawisesa Kawali Ciamis

0
taman surawisesa fokusjabar.id
Tenda pedagang taman Surawisesa Kawali yang diterjang angin kencang

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Angin kencang menerjang wilayah Desa/Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Jawa (Jabar). Akibatnya, sejumlah tenda dan roda para pedagang di Taman Surawisesa porak poranda.

Kejadian angin kencang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

BACA JUGA:

Pengunjung Astana Gede Kawali Ciamis Menurun

Informasi yang terhimpun, pada pedagang di Taman Surawisesa mengalami kerugian materi belasan juta rupiah.

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani menerangkan, pihaknya menerima laporan dari Camat Kawali soal kejadian angin kencang.

“Laporan kejadian angin kencang, Selasa (6/1/2026) sore kamrin,” kata Ani.

Selanjutnya, pihak BPBD menerjunkan personel untuk melakukan asesmen.

“Dampak terjangan angin kencang cukup parah terhadap sejumlah fasilitas pedagang Taman Surawisesa,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pendataan, fasilitas  yang rusak yakni:

  1. Roda Cipaku Koceak (Pecah Kaca) kerugian Rp200 ribu

2.Tenda Mochi (Terpal rusak) kerugian Rp200 ribu

  1. Roda Mpe Mpe (Pecah kaca) kerugian Rp200 ribu
  2. Tenda minuman es jeruk (Terpal rusak) kerugian Rp200 ribu
  3. Tenda lukisan (Rusak parah) kerugian Rp700 ribu
  4. Tenda pancingan (Rusak parah) kerugian Rp700 ribu

BACA JUGA:

Pohon Petai Raksasa Tumbang Menimpa Rumah Warga di Cimari Ciamis

  1. Tenda bebek mainan (Terpal rusak) kerugian Rp300 ribu
  2. Tenda mainan pasir (Terpal rusak) kerugian Rp300 ribu
  3. Tenda pasakan (Terpal rusak) kerugian Rp300 ribu
  4. Tenda tembakan mainan (Rusak parah) kerugian Rp700 ribu
  5. Tenda trampolin (Terpal rusak) kerugian Rp1,5 juta
  6. Tenda payung kopi (Tenda rusak) kerugian Rp200 ribu
  7. Dagangan minuman kerugian Rp200 ribu.

“Kerugian materi itu berdasarkan hasil asesmen di lapangan yang dilaksanakan pihak BPBD, Kecamatan dan Paguyuban Pedagang,” jelasnya.

Ani menjelaskan, untuk tindakan selanjutnya fasilitas para pedagang yang mengalami kerusakan sudah dilaporkan.

“Sudah kami laporkan peristiwa itu kepada Pak Bupati,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Pencarian Hari ke-2 Lansia Hanyut di Sungai Cimanuk Garut Nihil

0
sungai cimanuk fokusjabar.id
Proses pencarian korban terseret Sungai Cimanuk

GARUT, FOKUSJabar.id: Tim SAR Gabungan kembali melakukan upaya pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan terbawa arus Sungai Cimanuk Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Selasa (6/1/2026).

Hingga hari kedua, pencarian korban belum membuahkan hasil.

BACA JUGA:

Lupa Matikan Kompor, Rumah di Bayongbong Garut Hangus Terbakar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengatakan, korban diketahui bernama Titi (60), warga Kampung Bojong Kalapa, Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi.

“Tim gabungan menyisir area sungai. Kami mengerahkan Regu 2 dari unit Rescue Damkar untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya,” kata Eko kepada FOKUSJabar.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut bermula pada Senin (5/1/2026) pagi. Berdasarkan laporan saksi mata, Nanang, korban terlihat jatuh ke area Sungai Cimanuk.

Karena khawatir akan keselamatan korban, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa setempat. Selanjutnya koordinasi dengan pihak Damkar dan instansi terkait.

Operasi pencarian pada hari Selasa dimulai pukul 09.00 WIB dengan waktu respons cepat sekitar 10 menit setelah tim tiba di lokasi.

Petugas menyisir aliran sungai yang berjarak sekitar 12 kilometer dari titik awal kejadian.

BACA JUGA:

Bawa Program Taman Pendidikan, Siswi SMPN 1 Garut Menuju Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026

“Metode pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai menggunakan perahu karet. Petugas juga melakukan pengecekan di titik-titik kedalaman sungai dengan menggunakan jangkar. Namun, hingga pukul 14.00 WIB, keberadaan korban masih belum terdeteksi,” kata Eko.

Dalam operasi tersebut Disdamkar bersinergi dengan BPBD, TNI/Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan dan warga setempat.

Mengingat kondisi di lapangan dan hasil koordinasi antarunsur terkait, operasi pencarian dihentikan sementara.

BACA JUGA:

Soal Rotasi Jabatan, Bupati Garut Bilang Begini

“Pencarian akan dilanjutkan Rabu (7/1/2026). Kami berharap cuaca mendukung dan korban bisa segera ditemukan,” pungkas Usep Basuki Eko.

(Y.A. Supianto)

Lupa Matikan Kompor, Rumah di Bayongbong Garut Hangus Terbakar

0
bayongbong garut fokusjabar.id
Proses pemadaman api di Bayongbong Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Sebuah bangunan rumah permanen milik Ny Imas di Kampung Cijeuleureun Desa Mekarsari Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) hangus dilalap si jago merah, Selasa (6/1/2026).

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan kompor.

BACA JUGA:

Mantan Anggota DPRD Garut Deklarasi FK2PMD, Ada Apa?

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga soal kebakaran tersebut.

“Kami mengerahkan tiga unit armada. Yakni dua unit kendaraan pancar dari pusat dan Cikajang serta satu unit water supply. Api berhasil dikendalikan,” kata Eko.

Berdasarkan keterangan saksi, Iki mengatakan, api pertama kali terlihat muncul dari area dapur.

Menurutnya, pemilik rumah sedang memasak namun lupa mematikan kompor. Sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke struktur bangunan seluas 70 m2 tersebut.

Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah menelan kerugian mencapai Rp50 juta.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Garut Sambut Investasi Besar, Industri Garmen Siap Serap Ribuan Pekerja

Meski satu bangunan terdampak, kerja keras petugas Regu 2 Disdamkar Garut bersama unsur bantuan lainnya berhasil melokalisir api. Sehingga tidak merambat ke bangunan sekitar.

“Total aset yang berhasil kami selamatkan sekitar Rp350 juta. Termasuk bangunan milik Bidan Riska dan Ibu Uwar yang posisinya sangat berdekatan dengan titik api,” terang Eko.

Dalam proses pemadaman, Disdamkar dibantu warga sekitar, kepolisian, PLN, Satpol PP dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan kompor serta instalasi listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan dapur atau rumah.

(Y.A. Supianto)

Konon, di Cijulang Pangandaran Bakal Dibangun Terminal Tipe A?

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Poto: Tugu Panser di bunderan Cijulang Pangandaran.

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Wacana akan berdirinya terminal Tipe A di Kabupaten Pangandaran tepatnya di wilayah Kecamatan Cijulang kembali menjadi perbincangan publik.

“Dulu sempat mendengar ada wacana pembangunan terminal tipe A di Cijulang Kabupaten Pangandaran. Dan semoga saja benar akan di bangun,” ungkap Dadi Abidarda aktivis eksponen 96 pituin Cijulang, Rabu (7/1/2026).

Dadi menjelaskan, bahwa Cijulang merupakan ujung trayek dari angkutan umum. Contohnya yang sudah ada saat ini adalah Tasikmalaya-Cijulang dengan melitasi jalur Kota Banjar.

Baca Juga: PT. Putra Borneo Sakti, Pemenang Proyek Jembatan Sodongkopo Pangandaran

“Ada pula, Tasikmalaya-Cijulang dengan jalur jalan melintasi Cikalong Legok Jawa. Dan intinya bermuara di Cijulang sebagai ujung trayek di Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.

Dengan wacana akan di bangunnya terminal tipe A di Cijulang, kata Dadi, Pemkab Pangandaran tentu akan menangkap peluang baik tersebut, apalagi dengan dukungan Pemprov Jawa Barat.

“Karena memang Terminal tipe A kan Kementerian Perhubungan, dan dulu wacananya untuk lokasi yaitu di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Wacana pembangunan terminal tipe A tersebut kenapa akan di bangun di Cijulang, Dadi melanjutkan, karena dekat dengan bandara Nusawiru.

“Jadi ketika terminal tipe A di bangun di Cijulang, bisa terintegrasi dengan transportasi udara. Dan supaya mempermudah para pengunjung atau wisatawan datang ke Kabupaten Pangandaran,” tegasnya.

Jembatan Sodongkopo

Apalagi, lanjut Dadi, jika jembatan Sodongkopo sudah resmi bisa di pergunakan. Tentu para wisatawan akan lebih enjoy untuk datang berlibur ke objek wisata di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Banyak Sampah di Jembatan Sodongkopo, Bupati Pangandaran Gerak Cepat

“Memang masyarakat sudah sangat menantikan peresmian jembatan Sodongkopo. Kapan atuh Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jabar akan segera gunting pita untuk di resmikan?,” pungkasnya.

Kabupaten Pangandaran saat memiliki dua ikon baru yaitu Masjid Jami Ar Rohman dan jembatan Sodongkopo yang berada di Kecamatan Cijulang.

Dan yang saat ini menjadi sorotan publik adalah keberadaan kendaraan tempur jenis panser yang kini jadi ikon alun-alun Kecamatan Cijulang.

Kendaraan tempur jenis Panser tersebut merupakan pemberian dari Panglima TNI Jenderal Agus Subianto yang merupakan putera terbaik Indonesia pituin Cijulang Kabupaten Pangandaran.

(Yud’s)