spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 345

62 Mahasiswa INU Ciamis Resmi Terjun KKN-IK 2026, Pemkab Titip Pesan Bangun Desa

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot: Peserta KKN Mahasiswa INU Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 62 mahasiswa Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis memulai babak baru pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) Tahun 2026.

Pihak kampus menggelar acara pelepasan peserta KKN tersebut di halaman Kantor PCNU Ciamis, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: PAN Ciamis Dorong Percepatan Pengisian Jabatan Wakil Bupati Definitif

Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah konsisten INU Ciamis dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi. Asisten Administrasi Umum (Asda III) Setda Ciamis, Wawan Ruhyat, hadir mewakili Bupati Ciamis Herdiat Sunarya untuk melepas para mahasiswa.

Wawan menegaskan bahwa perguruan tinggi memegang peran vital sebagai mitra strategis pemerintah. Kampus tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Institut Nahdlatul Ulama Ciamis yang secara konsisten melaksanakan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya, Senin (26/7/2026).

Wawan menilai KKN melampaui batas agenda akademik biasa untuk kelulusan. Kegiatan ini menyediakan ruang belajar nyata agar mahasiswa mengenali kehidupan bermasyarakat secara langsung.

“Di tengah masyarakat, mahasiswa akan belajar memahami berbagai karakter, mengenali persoalan sosial, mengasah kemampuan komunikasi, membangun kepemimpinan hingga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial,” ucapnya.

Mengaplikasikan Teori di Lapangan

Menurut Wawan, dosen dan buku memberikan teori di ruang kuliah, sedangkan realitas kehidupan masyarakat akan menguji ilmu tersebut secara langsung. Ia pun mengingatkan peserta KKN agar menanggalkan sikap merasa paling tahu saat memasuki wilayah desa.

“Jangan datang sebagai orang yang merasa paling tahu tetapi datanglah sebagai sahabat masyarakat yang siap belajar bersama, bekerja bersama dan tumbuh bersama,” ucapnya.

Ia meminta mahasiswa merancang program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan warga setempat. Para peserta perlu bermusyawarah dengan pemerintah desa agar warga merasakan manfaat program secara langsung.

Bagi Pemkab Ciamis, dampak nyata dari program sederhana jauh lebih berharga daripada jumlah kegiatan yang banyak namun minim manfaat.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, semangat, dan idealisme untuk membantu pembangunan daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor INU Ciamis Dr. H. Kusoy Fadiliah, M.Si., menegaskan bahwa pelepasan KKN ini membawa misi besar kampus.

“Hari ini bukan sekadar acara pelepasan mahasiswa KKN. Hari ini adalah momentum lahirnya sebuah komitmen besar bahwa NU Ciamis hadir bukan hanya sebagai tempat belajar tetapi sebagai kampus yang mengabdi, bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

(Husen Maharaja)

Umuh Muchtar Optimistis Persib Bandung Taklukkan DPMM FC

0
Umuh Muchtar fokusjabar.id
Manajer Persib, Umuh Muchtar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar berharap, skuad Maung Bandung bisa kembali meraih kemenangan pada pertandingan kedua Group A turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Pada pertandingan kedua Grup A Piala Presiden 2026, skuad Maung Bandung akan menghadapi tim asal Brunei, DPMM FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026).

BACA JUGA:

Debut di Piala Presiden 2025, Ini Kata Ikhwan Tanamal

Menurut pria yang akrab di sapa Pak Haji ini, pertandingan tersebut di prediksi tidak mudah. Lantaran, DPMM FC merupakan salah satu tim kuat.

Sebelum berhadapan dengan Persib, DPMM FC bermain imbang dengan tim asal Singapura, Tampines Rovers dengan skor 2-2 pada pertandingan perdana Piala Presiden 2026.

“Mudah-mudahan, perlawanan sengitlah besok ya. Brunei juga tidak seperti dulu, karena Brunei juga ada kemajuan. Karena kemarin dengan Singapura bisa 2-2,” kata Umuh Muchtar, Senin (27/7/2026).

Umuh berharap, skuad Maung Bandung bisa meraih kemenangan atas DPMM FC agar peluang lolos ke babak selanjutnya semakin besar.

Seperti di ketahui, Persib saat ini berhasil meraih kemenangan pada pertandingan perdana Piala Presiden 2026 atas Arema FC dengan skor tipis 1-0.

BACA JUGA:

Nazriel Alfaro Bersyukur Tampil di Laga Perdana Piala Presiden 2026

“Mudah-mudahan besok kita bisa melibas Brunei. Ya udah kita lolos, gitu aja,” ucapnya.

Umuh Muchtar meminta doa dari Bobotoh agar skuad Maung Bandung bisa meraih hasil maksimal pada laga kedua Piala Presiden 2026.

“Bismillah, doa dari semualah dari Bobotoh, dari semua khalayak yang mendukung Persib,” ujar Umuh Muchtar.

(Arif)

Uilliam Barros: Kekompakan Kunci Persib Tundukkan Arema FC

0
Uilliam Barros fokusjabar.id
Uilliam Barros (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain depan Persib Bandung, Uilliam Barros, membeberkan kunci kemenangan timnya atas Arema FC pada pertandingan perdana Grup A Piala Presiden 2026.

Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas Arema FC dengan skor tipis 1-0, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

BACA JUGA:

Nazriel Alfaro Bersyukur Tampil di Laga Perdana Piala Presiden 2026

Gol tunggal kemenangan Persib pada pertandingan perdana Piala Presiden 2026 ini dicetak oleh Uilliam Barros, saat memasuki menit 23.

Uilliam Barros mengaku senang dengan cara bermain skuad Maung Bandung. Di mana semua bisa menjalankan instruksi yang di berikan oleh pelatih, Igor Tolic.

“Saya sangat senang dengan cara tim kami bermain kemarin. Kami bisa menerapkan semua instruksi yang di minta Pelatih Igor di lapangan,” kata Uilliam Barros.

“Menurut saya, kami menunjukkan komitmen yang luar biasa, tampil terorganisir sepanjang pertandingan, dan memang layak mendapatkan hasil tersebut,” ucapnya.

Pemain asal Brasil ini mengatakan, tidak mudah bagi skuad Maung Bandung meraih kemenangan pada pertandingan perdana. Meski demikian, ia bersama rekan-rekannya berusaha bekerja keras dan menampilkan permainan terbaik.

BACA JUGA:

Gabriel Mutombo Puas Debut Bersama Persib Bandung

Selain itu, walaupun skuad Maung Bandung berlatih sekitar dua pekan dan dihuni banyak pemain baru, namun pemain bermain kompak. Hal itu, menjadi kunci kemenangan Persib atas Singo Edan.

“Kunci kemenangan kami kemarin adalah kekompakan di lapangan. Kami bekerja keras satu sama lain, saling mendukung sepanjang laga, dan tetap bersatu sebagai sebuah tim dari awal sampai akhir,” tegasnya.

(Arif)

Debut di Piala Presiden 2025, Ini Kata Ikhwan Tanamal

0
Ikhwan Tanamal fokusjabar.id
Ikhwan Tanamal (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain Persib Bandung, Ikhwan Tanamal merasa senang bisa menjalani debut bersama tim kebanggaan Bobotoh di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Winger berusia 22 tahun tersebut, tampil sebagai starter saat pertandingan perdana Grup A turnamen pramusim Piala Presiden 2026 menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

BACA JUGA:

Gabriel Mutombo Puas Debut Bersama Persib Bandung

Ikhwan Tanamal merasa senang bisa mendapat kesempatan tampil. Lantaran Persib merupakan tim besar  dan dalam tiga musim berturut-turut meraih gelar juara.

“Tentunya cukup senang. Debut sama tim besar, tim juara tiga kali di Liga Indonesia. Cukup senang. Sangat bangga lah,” kata Ikhwan Tanamal.

Ikhwan sudah menjadi bagian dari skuad Maung Bandung sejak musim lalu. Hanya saja ia tidak memperkuat Persib lantaran langsung di pinjamkan ke Persis Solo.

“Sebenarnya saya sudah dari tahun kemarin ya kontrak di sini. Cuma langsung di pinjamkan ke Persis Solo,” ungkapnya.

Setelah memperkuat Persis, ia langsung kembali ke Bandung dan mendapatkan kesempatan bermain pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

“Sekarang saya balik lagi, tinggal 2 tahun lagi kontraknya, sampai 2028,” ujarnya.

BACA JUGA:

Persib vs Arema, Igor Tolic Senang Bobotoh dan Suporter Tamu Bisa Berdampingan

Setelah kembali ke Bandung, Ikhwan Tanamal berharap bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain. Walaupun tidak mudah, lantaran skuad Maung Bandung diperkuat banyak pemain berkualitas.

“Harapannya semoga bisa dapat menit bermain sih di sini, dan ya, pemain bagus semua, pemain top. Ya, semoga bisa berkembang lah di sini,” harapnya.

(Arif)

Bupati Minta Pramuka Garut Tunjukan Prestasi di Jamnas 2026

0
Bupati garut abu vulkanik fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin memberikan arahan dan pembekalan kepada peserta Training Center (TC) Kontingen di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/7/2026).

Syakur menyampaikan dua pesan utama kepada kontingen yang akan mewakili Kabupaten Garut pada Jambore Nasional (Jamnas) Tahun 2026.

BACA JUGA:

Bupati Garut Minta ASN Tingkatkan Disiplin

Dia berharap, seluruh peserta mampu menunjukkan karakter Pramuka Garut yang disiplin, bertanggung jawab dan berintegritas.

“Pertama tunjukan bahwa Pramuka Garut itu yang kompeten, penuh disiplin, tepat waktu, menjaga kebersihan, bertanggung jawab dan jujur.”

“Kedua, di harapkan menjadi ambasador Kabupaten Garut,” kata Bupati.

Dia juga mengingatkan pentingnya memperkenalkan potensi Kabupaten Garut kepada peserta dari berbagai daerah.

Menurutnya, setiap anggota kontingen harus memahami kondisi geografis, demografi hingga komoditas unggulan Garut agar mampu menjadi duta daerah selama mengikuti Jamnas.

Bupati Garut menyarankan para peserta membawa buah tangan khas. Seperti dodol Garut, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan identitas daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.

Dia menambahkan, pelepasan resmi kontingen di jadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2026 sebelum keberangkatan menuju lokasi Jamnas.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Mahasiswa KKN ITG Tingkatkan Produktivitas Desa

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah menjelaskan, kegiatan Training Center merupakan bagian dari persiapan menuju Jambore Nasional 2026 yang akan berlangsung pada 13–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.

Kontingen Kabupaten Garut terdiri atas 32 anggota Pramuka Penggalang yang terbagi ke dalam dua regu putra dan dua regu putri.

Para peserta berasal dari 20 Kwartir Ranting (Kwarran) di berbagai wilayah Kabupaten Garut. Termasuk daerah pelosok.

Ia menambahkan, kontingen juga berasal dari 24 gugus depan atau pangkalan sekolah. Termasuk dua peserta dari Sekolah Rakyat. Seluruh peserta di dampingi empat pembina dan dua pimpinan kontingen.

“Dua hari ini kita sedang melaksanakan pemusatan latihan pembekalan sekaligus juga menambah pengetahuan,” singkat Ade.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Minta ASN Tingkatkan Disiplin

0
Bupati garut ASN fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menanggapi berbagai sorotan publik dan jajaran pimpinan DPR RI terkait efektivitas kinerja ASN, Syakur menyampaikan bahwa masukan tersebut harus di jadikan bahan evaluasi bersama.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Mahasiswa KKN ITG Tingkatkan Produktivitas Desa

Menurutnya, evaluasi perlu terus di lakukan meskipun banyak ASN yang telah bekerja dengan penuh dedikasi.

“Gak ada salahnya kita melakukan evaluasi apakah itu benar atau mungkin sebaliknya,” kata Bupati saat Apel Gabungan di Lapangan Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/7/2026).

Dia menjelaskan, pemanfaatan teknologi informasi saat ini memungkinkan pimpinan memantau kehadiran ASN secara real-time.

Berbeda dengan sistem manual pada masa lalu, jejak digital absensi kini dapat di akses dengan cepat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan pegawai.

Bupati menyebut, langkah tersebut sejalan dengan penerapan UU ASN yang menitikberatkan pada sistem penilaian berbasis kinerja.

BACA JUGA:

TPU Eureunsono Dipagar Pemdes Sukaluyu, Ini Harapan Warga

“Oleh sebab itu, saya mengingatkan terkait dengan absen jadi catatan,” tegas Bupati.

Berdasarkan data, Pemerintah Kabupaten Garut per 27 Juli 2026, dari total 25.871 ASN, sebanyak 20.768 ASN (80 persen) tercatat hadir tepat waktu di unit kerjanya masing-masing.

Meski angka tersebut menunjukkan peningkatan di bandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, Bupati menilai capaian tersebut masih perlu terus di tingkatkan.

BACA JUGA:

5 Pilar Rancangan Fondasi Pemerintahan DOB Garut Utara

Bupati Garut juga mengapresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang mencatatkan tingkat kehadiran ASN di atas 95 persen selama Juni 2026. Yakni, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Pertanian.

Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi kedisiplinan serta kinerja seluruh ASN secara berkala.

Hal itu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Dorong Mahasiswa KKN ITG Tingkatkan Produktivitas Desa

0
Bupati Garut KKN fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin lepas 378 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG) Tahun 2026 di Yayasan Al Musaddadiyah Garut, Jalan Mayor Syamsu, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/7/2026).

Syakur menyebut kondisi terkini Kabupaten Garut yang memiliki populasi sekitar 2,8 juta jiwa dan merupakan daerah dengan luas wilayah terbesar ketiga di Jawa Barat.

BACA JUGA:

TPU Eureunsono Dipagar Pemdes Sukaluyu, Ini Harapan Warga

Menurut Bupati Garut, Kota Intan saat ini masih memerlukan perhatian. Khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Syakur menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membantu mengurai berbagai persoalan tersebut. Mengingat persentase masyarakat Garut yang menempuh pendidikan sarjana baru mencapai sekitar 3 persen.

Karena itu, kehadiran mahasiswa di nilai sangat strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Mahasiswa yang melaksanakan KKN ke daerah itu akan banyak membantu akselerasi pembangunan,” kata Syakur.

Pihaknya mengajak para mahasiswa KKN untuk terjun langsung ke tengah masyarakat dan menjadi agen perubahan.

Menurutnya, mahasiswa memiliki kemampuan lebih cepat dalam memahami perkembangan zaman. Sehingga dapat membantu masyarakat beradaptasi melalui edukasi dan pemanfaatan teknologi.

Bupati Garut KKN fokusjabar.id
Foto bersama Bupati Garut dan mahasiswa KKN ITG

“Pendidikan, pengetahuan, wawasan dan sikap mereka seperti apa? Padahal di dunia ini sudah banyak berubah dan yang cepat mengidentifikasi perubahan dan menyesuaikan perubahan adalah mahasiswa. Bantu masyarakat dengan edukasi, didik, buka wawasan agar cara berpikir mereka lebih aware. Sehingga teknologi bukan menjadi ancaman namun menjadi peluang,” ungkap Bupati Garut.

Syakur berharap, para mahasiswa mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas masyarakat desa melalui penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rektor ITG, Hilmi Aulawi menjelaskan, KKN Tahun 2026 di ikuti oleh 378 mahasiswa yang terbagi ke dalam 17 kelompok.

Para peserta akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Cigedug dan Kecamatan Cikajang mulai 27 Juli hingga 29 Agustus 2026.

BACA JUGA:

Sungai Bukan Tempat Sampah, SSC Garut Ajak Warga Jaga Lingkungan

Hilmi menyampaikan, seluruh program kerja telah di susun berdasarkan hasil observasi lapangan. Sehingga pelaksanaannya di fokuskan pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

Di antaranya, pengelolaan sampah, pengembangan website desa, digitalisasi UMKM serta pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur desa.

“Mereka semua sudah miliki program kerja. Sehingga Insyaallah pada saat penerapannya nanti, Anak-anak begitu sampai ke lapangan bisa langsung bekerja. Jadi sudah tidak lagi berbicara. Kita masuk ke level eksekusi,” katanya.

Rektor ITG berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, memperkuat solidaritas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama pelaksanaan KKN.

(Bambang Fouristian)