spot_imgspot_img
Senin 27 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

62 Mahasiswa INU Ciamis Resmi Terjun KKN-IK 2026, Pemkab Titip Pesan Bangun Desa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 62 mahasiswa Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis memulai babak baru pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) Tahun 2026.

Pihak kampus menggelar acara pelepasan peserta KKN tersebut di halaman Kantor PCNU Ciamis, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: PAN Ciamis Dorong Percepatan Pengisian Jabatan Wakil Bupati Definitif

Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah konsisten INU Ciamis dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi. Asisten Administrasi Umum (Asda III) Setda Ciamis, Wawan Ruhyat, hadir mewakili Bupati Ciamis Herdiat Sunarya untuk melepas para mahasiswa.

Wawan menegaskan bahwa perguruan tinggi memegang peran vital sebagai mitra strategis pemerintah. Kampus tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Institut Nahdlatul Ulama Ciamis yang secara konsisten melaksanakan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya, Senin (26/7/2026).

Wawan menilai KKN melampaui batas agenda akademik biasa untuk kelulusan. Kegiatan ini menyediakan ruang belajar nyata agar mahasiswa mengenali kehidupan bermasyarakat secara langsung.

“Di tengah masyarakat, mahasiswa akan belajar memahami berbagai karakter, mengenali persoalan sosial, mengasah kemampuan komunikasi, membangun kepemimpinan hingga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial,” ucapnya.

Mengaplikasikan Teori di Lapangan

Menurut Wawan, dosen dan buku memberikan teori di ruang kuliah, sedangkan realitas kehidupan masyarakat akan menguji ilmu tersebut secara langsung. Ia pun mengingatkan peserta KKN agar menanggalkan sikap merasa paling tahu saat memasuki wilayah desa.

“Jangan datang sebagai orang yang merasa paling tahu tetapi datanglah sebagai sahabat masyarakat yang siap belajar bersama, bekerja bersama dan tumbuh bersama,” ucapnya.

Ia meminta mahasiswa merancang program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan warga setempat. Para peserta perlu bermusyawarah dengan pemerintah desa agar warga merasakan manfaat program secara langsung.

Bagi Pemkab Ciamis, dampak nyata dari program sederhana jauh lebih berharga daripada jumlah kegiatan yang banyak namun minim manfaat.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, semangat, dan idealisme untuk membantu pembangunan daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor INU Ciamis Dr. H. Kusoy Fadiliah, M.Si., menegaskan bahwa pelepasan KKN ini membawa misi besar kampus.

“Hari ini bukan sekadar acara pelepasan mahasiswa KKN. Hari ini adalah momentum lahirnya sebuah komitmen besar bahwa NU Ciamis hadir bukan hanya sebagai tempat belajar tetapi sebagai kampus yang mengabdi, bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru