spot_imgspot_img
Rabu 15 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 34

Plt Bupati Bekasi Dorong Perluasan Program Santunan Anak Yatim Melalui Baznas

0
Plt Bupati Bekasi fokusjabar.id
Plt Bupati Asep Surya Atmaja bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan santunan yatim piatu yang digelar oleh Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin, Kecamatan Babelan (foto: bekasikab.go.id)

BEKASI, FOKUSJabar.id: Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang di rangkaikan dengan kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim di Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan tahun baru Islam sekaligus wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:

Distribusi Air Bersih Dimulai, Pemkab Bekasi Fokus Pemetaan Daerah Rawan Kekeringan

Acara berlangsung dengan melibatkan pengurus yayasan, tokoh agama, masyarakat serta para penerima santunan.

Dalam kesempatan itu, Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin yang selama ini konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial.

Menurutnya, kepedulian yang terus di tunjukkan yayasan tersebut memberikan manfaat nyata. Terutama bagi anak-anak yatim piatu.

“Saya ke sini ketemu Kyai Mukhtar Shiddiq seperti orang tua. Dulu kakak saya Bupati Bekasi Pak H. Eka Supria Atmaja (alm) sering ke sini. sekarang berkat Qadarullah-lah bisa berkunjung ke Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin,” ujarnya.

Asep menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyalurkan santunan kepada sebanyak 4.140 anak yatim yang tersebar di 23 kecamatan.

Program tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ia menuturkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program bantuan bagi anak-anak yatim.

Selain meningkatkan jumlah penerima santunan, Pemkab Bekasi juga akan melanjutkan program belanja kebutuhan Lebaran yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama Baznas.

Pada momentum Hari Raya Idulfitri lalu, sebanyak 100 anak yatim mendapat kesempatan berbelanja pakaian menggunakan voucher senilai Rp500 ribu yang bersumber dari dana Baznas Kabupaten Bekasi.

Program tersebut di harapkan dapat terus berkembang. Sehingga manfaatnya dapat di rasakan lebih banyak anak pada tahun mendatang.

BACA JUGA:

Disarpus Kabupaten Bekasi Hadirkan Buku Sejarah untuk Perkuat Literasi Masyarakat

“Kami ingin semakin banyak anak yatim yang merasakan kebahagiaan. Insyaallah tahun depan targetnya bisa mencapai 1.000 anak. Dana yang di kelola Baznas berasal dari zakat ASN dan anggota DPRD. Sehingga harus kembali di manfaatkan untuk kepentingan umat,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Asep menginstruksikan seluruh camat, kepala desa dan lurah agar melakukan pendataan anak-anak yatim di wilayah masing-masing.

Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program bantuan yang diharapkan dapat di salurkan secara rutin melalui Baznas.

“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah atau kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah harus hadir memberikan perhatian dan harapan bagi mereka,” tegas Plt Bupati Bekasi.

Asep Surya Atmaja mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Bekasi.

Ia juga memohon doa kepada seluruh masyarakat agar jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi senantiasa di berikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, ia berharap cita-cita mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju dan sejahtera dapat terus di wujudkan.

(Jingga Sonjaya)

Terbongkar! Hampir 90 Peserta SPMB di Kota Bandung Dicoret, Diduga Lakukan Kecurangan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, puluhan calon peserta didik harus dicoret dari proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Hal itu menyusul adanya temuan berbagai dugaan kecurangan dalam proses pendaftaran. Sedikitnya 80 hingga hampir 90 peserta didiskualifikasi karena terindikasi memalsukan dokumen hingga menyalahgunakan jalur domisili.

Baca Juga: Farhan Pastikan Tak Ada Anak di Kota Bandung Gagal Sekolah Meski Didiskualifikasi dari SPMB

Farhan mengatakan, keputusan mendiskualifikasi puluhan peserta bukanlah hal yang mudah. Namun, pengambilan langkah tersebut harus demi untuk menjaga integritas serta menjamin pelaksanaan SPMB berlangsung adil bagi seluruh calon peserta didik.

“Evaluasi SPMB, saya sedih karena harus mendiskualifikasi hampir 80 sampai 90 anak. Ternyata pendaftarannya terindikasi pemalsuan dan pelanggaran,” kata Farhan Selasa (7/7/2026).

Farhan menjelaskan, pelanggaran paling banyak teerdapat pada penerimaan jenjang SMP.

“Modusnya antara lain memanfaatkan Kartu Keluarga (KK) yang tidak sesuai ketentuan untuk jalur domisili, serta penggunaan sertifikat prestasi nonakademik yang kami duga palsu,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Bandung melakukan verifikasi administrasi hingga pengecekan alamat yang para pendaftar gunakan. Hasilnya, sejumlah data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Secara aturan satu alamat memang bisa beberapa KK, tetapi harus melihat kepantasannya. Banyak yang akhirnya terbukti tidak sesuai sehingga kita lakukan diskualifikasi,”jelasnya.

Farhan memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik harus mengedepankan kejujuran, transparansi, dan keadilan agar tidak merugikan calon siswa lain yang telah mengikuti seluruh ketentuan.

“Itu agar SPMB ini berjalan lancar dan adil,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Rahmad Darmawan Kawal Pembinaan Grassroots di Neo Gen Football Academy Bandung

0
Rahmad Darmawan Football fokusjabar.id
Rahmad Darmawan Neo Gen Football Academy sebagai Technical Advisor. (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih senior, Rahmad Darmawan (RD) bergabung dengan akademi sepak bola yang bermarkas di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Neo Gen Football Academy sebagai Technical Advisor.

RD hadir langsung dalam sesi latihan Neo Gen Football Academy yang berlangsung di Lapang Sepakbola Sabuga, Kota Bandung, Selasa (7/7/2026).

BACA JUGA:

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Menurutnya, pembentukan akademi tersebut berawal dari diskusi santai melalui pertemuan Zoom sekitar dua bulan lalu bersama sejumlah tokoh sepak bola. Di antaranya, mantan pemain Persib Bandung Sergio van Dijk, Rizky Bagja, mantan anak asuhnya Sigit Hermawan serta coach Regi.

Setelah pertemuan tersebut, semua sepakat membentuk Neo Gen Football Academy yang kemudian resmi di realisasikan sekitar dua pekan lalu.

“Kemudian kami mencoba untuk membuat akademi sepak bola. Obrolan itu berlanjut dan di realisasikan lebih kurang dua minggu yang lalu dengan membentuk akademi bernama Neo Gen Football Academy,” kata RD.

Setelah melalui proses seleksi pemain beberapa hari lalu, akademi tersebut kini mulai menggelar sesi latihan perdana di Lapang Sepakbola Sabuga.

“Akhirnya, mulai dari proses kemarin mencoba memilih beberapa pemain, dan saat inilah kami mulai melakukan latihan perdana,” ucap pelatih yang musim lalu menangani Persipura Jayapura ini.

Saat ini, ada dua kelompok umur yang berlatih di Neo Gen Football Academy. Yakni usia 10 dan 15 tahun dengan jumlah yang mencapai 70 orang.

Akademi akan menerapkan sistem dua tim dalam setiap proses seleksi. Tim elite akan mendapatkan beasiswa, sementara tim reguler tetap menjalani program pembinaan seperti sekolah sepak bola pada umumnya.

Selain itu, para pemain juga akan mendapat kesempatan mengikuti berbagai turnamen regional. Salah satu agenda yang telah dibidik adalah mengikuti kompetisi pada Oktober 2026.

BACA JUGA:

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Nasional, Diikuti 1.700 Atlet dari 18 Provinsi

Sebagai Technical Advisor, Rahmad mengatakan perannya lebih banyak memberikan arahan dan motivasi kepada para pemain maupun tim pelatih.

“Sekali lagi, bentuk upaya apapun untuk membangun sepak bola Indonesia melalui grassroots (akar rumput) atau youth development, pasti akan saya dukung penuh,” ujar mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Neo Gen Football Academy ke depannya juga berencana memperluas pembinaan dengan membuka kelompok usia baru.

Dalam dua hingga tiga bulan mendatang, akademi menargetkan membuka kelas usia 6-7 tahun serta menambah kategori usia di antara U-10 dan U-15 agar jalur pembinaan pemain muda menjadi lebih berjenjang

“​Nantinya, dari kelompok usia 10 dan 15 tahun ini, dalam 2-3 bulan ke depan kita akan terus menambah kelompok usia. Mungkin kita akan mulai juga dari usia 6-7 sampai 10 tahun, kemudian mengisi celah usia antara 10-15 tahun tadi dengan penambahan beberapa kelompok baru,” pungkasnya.

(Arif)

Farhan Pastikan Tak Ada Anak di Kota Bandung Gagal Sekolah Meski Didiskualifikasi dari SPMB

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan tidak ada satu pun anak yang bakal kehilangan kesempatan mengecap bangku sekolah. Penegasan ini muncul meskipun panitia terpaksa mendiskualifikasi puluhan peserta dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akibat terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

Dinas terkait tetap akan memfasilitasi seluruh calon peserta didik tersebut untuk memperoleh akses pendidikan formal, sesuai dengan ketersediaan daya tampung sekolah yang ada.

Baca Juga: Hartono Soekwanto Sebut Sejak Irfan Hakim Ikut Kontes, Antusiasme Pecinta Koi Langsung Melonjak

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjamin kapasitas ruang kelas di sekolah negeri maupun swasta di Kota Bandung saat ini masih sangat mencukupi. Kuota tersebut mampu menampung seluruh lulusan TK yang hendak masuk SD, ataupun lulusan SD yang mau melanjutkan ke jenjang SMP.

“Sampai sejauh ini, kalau dihitung dari daya tampung negeri maupun swasta, seluruh anak yang mau masuk SD dan SMP di Kota Bandung tersedia kursinya. Insya Allah Kota Bandung bisa menyelesaikan tugas SPMB dengan cepat dan baik,” kata Farhan, Selasa (7/7/2026).

Pilih Sanksi Administrasi ketimbang Jalur Pidana

Farhan menjelaskan bahwa Pemkot Bandung sengaja memilih untuk tidak menyeret kasus pelanggaran SPMB ini ke jalur hukum, walaupun tim verifikator menemukan adanya praktik manipulasi dokumen dalam proses pendaftaran. Sebagai gantinya, pemerintah menjatuhkan sanksi tegas berupa diskualifikasi bagi peserta yang terbukti curang.

“Kami sepakat tidak membawa ke proses hukum, tetapi mereka harus menerima sanksi berupa diskualifikasi,” terangnya.

Farhan menggarisbawahi bahwa sanksi tegas tersebut sama sekali tidak boleh memberangus hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan. Oleh sebab itu, Pemkot Bandung sudah merancang skema penyaluran khusus ke sejumlah sekolah swasta mitra pemerintah.

Pihaknya memprioritaskan bantuan ini bagi keluarga prasejahtera lewat sokongan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

“Kalau memang tidak mampu, silakan menyatakan ketidakmampuannya. Nanti kita bantu masuk ke sekolah swasta penerima BOSDA dan RMP. Jadi yang kita fasilitasi adalah sekolah-sekolah mitra pemerintah,” papar Farhan menerangkan solusi teknisnya.

Farhan berharap panitia dapat merampungkan seluruh tahapan SPMB 2026 ini secara transparan dan adil. Pemkot Bandung berkomitmen penuh untuk tetap menjamin hak belajar setiap anak. Terlepas dari kesalahan orang tua mereka yang terbukti melanggar aturan administrasi saat pendaftaran.

(Yusuf Mugni)

Pemkot Tasikmalaya Beri Peringatan Keras kepada Seluruh Pengelola Dapur SPPG

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, meminta agar pengeloa dapur SPPG di Kota Tasikmalaya patuhi HACCP agar terhindar dari suspend BGN.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Keamanan dan higienitas pangan dalam program pemenuhan gizi kini menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, melayangkan peringatan keras kepada seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) agar berkomitmen penuh dalam menyajikan makanan bagi masyarakat.

Diky Candra menyampaikan pernyataan tegas tersebut saat membuka pelatihan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di salah satu hotel di kawasan Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Harganas 2026, Wali Kota Tasikmalaya Soroti Ancaman Bencana Moral Remaja

Pihak pemerintah sengaja menggelar pelatihan krusial ini untuk menggembleng para pengelola dapur SPPG agar memegang satu standar tunggal: menyajikan makanan yang tidak hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga dijamin aman dan bebas dari segala bentuk kontaminasi.

Dalam arahannya, Ia menegaskan sertifikasi dan pemahaman terhadap sistem HACCP bukanlah sekadar formalitas di atas kertas atau ritual pelatihan musiman. Instrumen ini merupakan sistem kendali mutu yang sangat ketat untuk memetakan sekaligus memitigasi potensi bahaya di setiap rantai operasional dapur.

“Intinya adalah bagaimana kita memberikan jaminan bahwa makanan yang sampai ke tangan masyarakat itu benar-benar bersih dan higienis. Pengawasan ketat wajib berlangsung secara menyeluruh, mulai dari menyortir bahan baku yang masuk, proses memasak, penyimpanan, hingga tahap distribusi,” ujarnya.

Penerapan prinsip HACCP secara konsisten mampu meminimalisir risiko fatal secara drastis. Seperti kasus keracunan makanan massal hingga potensi gagal produksi yang merugikan masyarakat luas.

Patuhi Aturan BGN atau Operasional Dapur Dihentikan!

Lebih lanjut, Ia mengingatkan para pengelola dapur untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di unit masing-masing. Terlebih, saat ini Badan Gizi Nasional (BGN) sudah mulai menerapkan regulasi yang jauh lebih ketat dan tanpa kompromi di tingkat pusat.

BGN mengancam akan menjatuhkan sanksi berat berupa pembekuan operasional (suspend) bagi dapur-dapur produksi yang kedapatan mengabaikan standar baku kesehatan.

  • Sanksi Tegas Tanpa Kompromi: BGN tidak akan segan langsung menghentikan operasional dapur yang melanggar standar kelayakan.
  • Pantau Informasi Dinamis: Pengelola dapur wajib aktif memantau portal resmi BGN untuk mempelajari setiap instruksi dan persyaratan baru.
  • Keseimbangan Hak dan Kewajiban: Diky mengingatkan agar penyedia jasa tidak hanya menuntut hak (anggaran/pembayaran), tetapi abai terhadap kewajiban dan regulasi.

“Jangan sampai dapurnya terus berjalan, makanannya didistribusikan, tapi melupakan aturan main. Jika ada pelanggaran, sanksinya sudah sangat jelas. Mari kita tertib dan disiplin sejak awal,” cetus Diky Candra dengan nada serius.

Garda Terdepan Menuju Kota Tasikmalaya Sehat

Melalui bimbingan teknis ini, Pemkot Tasikmalaya berharap lahir kesamaan visi dan komitmen yang kuat. Tentunya melalui komunikasi antara seluruh pengelola dapur gizi di Kota Resik. Ia menekankan kontrol kualitas tidak bisa pasif menunggu pemeriksaan petugas dinas, melainkan harus tumbuh dari kesadaran internal kru dapur itu sendiri.

Ia meminta seluruh penanggung jawab untuk memeriksa setiap jengkal area dapur. Terlebih memastikan peralatan disterilisasi dengan benar dan mewajibkan pekerja mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Serta memastikan bahan baku dalam kondisi segar dan layak olah.

“Rumusnya sederhana, yakni kalau dapurnya bersih dan sehat, maka akan menghasilkan makanan pastinya bergizi. Dampaknya, masyarakat yang menerima manfaat pun akan tumbuh sehat. Itulah muara dari target besar kita,” tutup Diky optimistis.

(Abdul Latif)

Balsa Sekulic Resmi jadi Andalan Baru Persib di Lini Depan

0
Balsa Sekulic fokusjabar.id
Balsa Sekulic Resmi Jadi Andalan Baru Persib di Lini Depan. (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung resmi memperkenalkan striker asal Montenegro, Balsa Sekulic sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi musim 2026/2027.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengatakan, penyerang yang lahir pada 10 Juni 1998 itu di ikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.

BACA JUGA:

Pelatih Fisik asal Kroasia Karlo Reinholz Direkrut Persib

Kehadiran Balsa Sekulic menurutnya menjadi bagian dari upaya manajemen memperkuat lini serang sesuai kebutuhan tim pelatih.

Berbekal pengalaman tampil di berbagai kompetisi internasional, ia di harapkan mampu meningkatkan ketajaman Maung Bandung. Baik di kompetisi domestik maupun level Asia.

“Kami membangun skuad berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi dari jajaran pelatih. Setelah Andrew Jung memutuskan melanjutkan kariernya bersama klub lain, kami bergerak mencari sosok yang memiliki karakter, kualitas dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Persib,” kata Adhitia, Selasa (7/7/2026).

“Kami percaya Balsa Sekulic memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut serta memberikan kontribusi positif bagi performa tim secara keseluruhan. Khususnya di lini depan,” ujar Adhitia.

Adhitia berharap, proses adaptasi Sekulic bersama skuad Maung Bandung dapat berlangsung lancar. Sehingga sang pemain cepat menyatu dengan tim.

“Wilujeng sumping, Balsa Sekulic. Selamat datang di keluarga besar Persib. Kami berharap, Balsa dapat segera beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola di Bandung, dan memberikan kontribusi terbaiknya untuk membawa Persib terus berprestasi,” ungkapnya.

“Kami juga mengajak seluruh Bobotoh untuk memberikan dukungan penuh agar proses adaptasinya berjalan semakin baik,” tutup Adhitia.

BACA JUGA:

Persib Bandung Rekrut Asisten Pelatih asal Krosia Zlatko Runje

Sebelum berlabuh di Bandung, Sekulic memperkuat FK Mornar Bar yang berlaga di kasta tertinggi Liga Montenegro.

Bersama klub tersebut, ia mencatatkan 22 gol dari 48 penampilan, menunjukkan konsistensinya sebagai penyerang tajam.

Karier internasionalnya juga cukup beragam. Sekulic sempat bermain bersama Gangwon FC di Korea Selatan pada 2022-2023. Kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Metalurg Bekabad di Uzbekistan pada 2024.

Pengalaman tersebut di nilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di sepak bola modern.

Di level tim nasional, Sekulic pernah membela Montenegro U-21 pada periode 2017-2020.

Penampilannya kemudian mengantarkannya mendapat kesempatan memperkuat tim senior Montenegro pada 2022.

(Arif)

bank bjb dan SESKOAU Teken Pedoman Kerja Penyaluran Tunjangan Kinerja, Perkuat Kolaborasi Strategis

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Perkuat kolaborasi strategis dengan MABESAU, bank bjb melakukan Penandatanganan Pedoman Kerja dengan SESKOAU Terkait Penyaluran Tunjangan Kinerja

BANDUNG,FOKUSJabar.id: bank bjb kembali mempertegas komitmennya dalam menyokong kinerja institusi negara melalui penguatan sinergi bersama Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (SESKOAU). Langkah nyata tersebut mewujud lewat penandatanganan Pedoman Kerja Penyaluran Tunjangan Kinerja sekaligus peresmian mesin incinerator di lingkungan SESKOAU, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Agenda ini menandai langkah strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan yang telah terikat kuat antara bank bjb dan TNI Angkatan Udara. Kolaborasi ini sekaligus memperluas jaringan manfaat nyata bagi seluruh personel SESKOAU.

Komandan SESKOAU, Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., bersama Pemimpin Cabang bank bjb Cimahi, Devi Fajar Nugraha, memimpin langsung prosesi penandatanganan pedoman kerja tersebut sebagai bentuk komitmen bersama untuk menyuguhkan layanan perbankan yang kian optimal.

Acara penting ini turut mempertemukan Komisaris bank bjb Rudie Kusumayadi, Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna, Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini, serta Direktur Teknologi Informasi bank bjb M. Asadi Budiman.

Hadir pula Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Konsumer bank bjb Maman Rukmana beserta jajaran pejabat eksekutif korporasi. Sementara dari pihak militer, Direktur Umum SESKOAU Marsma TNI Dr. Verry, S.T., M.T., Direktur Evaluasi dan Pengembangan Pendidikan SESKOAU Marsma TNI Dr. Ir. M. Zuhzidul, M.T. CIQaR, serta Direktur Pendidikan SESKOAU Marsma TNI Dr. Handoko Ivan H. S.T., M.I.Pol., CIQaR ikut mengawal jalannya acara.

Kolaborasi teranyar ini merupakan implementasi lanjutan dari nota kesepakatan antara kesatuan TNI Angkatan Udara dan bank bjb yang sudah bergulir sejak 14 Januari 2026. Hal tersebut kian memperkokoh jalinan kemitraan jangka panjang kedua belah pihak.

Gunakan Sistem Terintegrasi Tandamata Payroll

Melalui pedoman kerja ini, bank bjb bertindak sebagai mitra resmi penyaluran tunjangan kinerja (tukin) bagi sekitar 400 personel SESKOAU memanfaatkan sistem layanan yang efektif dan terintegrasi.

Dalam praktiknya, bank bjb menyediakan produk Tandamata Payroll sebagai rekening penampung tukin. Produk ini menawarkan keunggulan berupa biaya administrasi yang lebih ringan, sehingga menyumbang efisiensi bagi para personel militer.

Selain mengelola sistem payroll, kemitraan ini juga membuka akses penyediaan fasilitas kredit ritel yang bersumber dari pemotongan gaji maupun tunjangan kinerja. Opsi ini mampu menyokong berbagai kebutuhan finansial personel secara lebih fleksibel.

Bahkan, sinergi ini membuka peluang ekspansi layanan keuangan lainnya, termasuk optimalisasi program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) demi menjamin kesejahteraan masa tua para prajurit.

Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, menegaskan bahwa kolaborasi bersama SESKOAU merupakan wujud nyata komitmen bank bjb dalam menelurkan solusi keuangan yang relevan bagi institusi pemerintah dan pertahanan negara.

Menurut Ayi, sinergi ini tidak sekadar berfokus pada aktivitas transaksi perbankan semata. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan yang sehat guna mendukung produktivitas serta kesejahteraan sumber daya manusia di dalamnya.

Sebagai bank pembangunan daerah yang terus bermutasi, bank bjb berkomitmen menghadirkan produk yang ramah akses. Terlebih daptif terhadap kebutuhan dinas, serta mengalirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Hubungan harmonis ini memamerkan bagaimana dunia perbankan dan institusi pertahanan mampu berjalan beriringan demi mendongkrak tata kelola layanan publik.

Dukung Pengelolaan Lingkungan Sehat di Lembang

Selain mengagendakan penandatanganan berkas kerja sama, kedua pihak juga meresmikan pemakaian mesin incinerator (pembakar sampah). Hal itu untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bersih di kawasan makopol.

Peresmian fasilitas sanitasi tersebut menjadi simbol kuat bahwa sinergi kedua institusi tidak melulu soal urusan finansial. Melainkan ikut mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih modern, sehat, dan berkelanjutan.

Panitia mengemas rangkaian kegiatan secara apik. Mulai dari penyampaian sambutan, prosesi penandatanganan berkas dan pertukaran cendera mata. Hingga pmotongan pita fasilitas baru, peninjauan area Lembang, berlanjut sesi ramah tamah. Momentum ini sukses menjadi ruang strategis untuk mempererat komunikasi sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis yang lebih luas di masa depan.

Bagi bank bjb, kemitraan bersama SESKOAU merupakan bagian dari strategi memperlebar gurita bisnis keuangan melalui pendekatan kolaboratif yang berorientasi pada kepuasan nasabah institusi. Sementara bagi pihak SESKOAU, integrasi layanan perbankan ini harapannya mampu mendongkrak efektivitas penyaluran hak personel secara aman dan tepercaya.

(Bank BJB/Irfansyah)