BANDUNG, FOKUSJabar.id: Lion Group melalui Super Air Jet tengah mempersiapkan pembukaan delapan rute penerbangan baru dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung Jawa Barat (Jabar).
Seluruh rute tersebut, saat ini masih dalam proses perizinan dan pembahasan terkait frekuensi penerbangan bersama Kementerian Perhubungan serta pihak terkait lainnya.
BACA JUGA:
Satpol PP Kota Bandung Sita 7.217 Botol Miras Ilegal, 145 Pelanggaran Perda Ditindak
Corporate Communication Strategis Lion Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, delapan kota yang di siapkan menjadi tujuan penerbangan Super Air Jet meliputi Denpasar (Bali), Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang dan Kualanamu.
“Super Air Jet sedang mempersiapkan rute-rute favorit yang di nantikan oleh berbagai kalangan. Ada delapan kota yang rencananya akan di hubungkan melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung,” kata Danang, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, frekuensi penerbangan untuk delapan rute tersebut masih dalam pembahasan. Jdwal oprasional akan di sesuaikan dengan minat serta tren permintaan pasar di masing-masing kota tujuan.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan perizinannya. Untuk frekuensi penerbangan, kami akan menyesuaikan dengan minat dan tren permintaan pasar di masing-masing kota tersebut,” katanya.
Danang menjelaskan, penentuan jadwal dan frekuensi penerbangan masih di bahas secara internal bersama Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura dan pihak-pihak terkait.
“Itu masih dalam proses pembahasan di internal kami bersama seluruh pihak terkait. Seperti Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura selaku pengelola bandar udara dan lain sebagainya,” jelas dia.
Meski demikian, pihaknya optimistis sejumlah rute memiliki potensi untuk di layani setiap hari. Terutama penerbangan Bandung–Bali yang di nilai memiliki permintaan pasar cukup tinggi.
BACA JUGA:
Diskominfo Bandung Kebut Penataan Kabel Semrawut di 85 Ruas Jalan
“Tentunya frekuensi penerbangan yang kami layani harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Contohnya, untuk Bandung–Bali kami optimistis bisa di layani setiap hari,” ucapnya.
Selain Bandung–Bali, Danang meyakini rute-rute lainnya juga berpotensi beroperasi setiap hari. Pasalnya, jaringan penerbangan itu akan meningkatkan konektivitas antardaerah melalui penerbangan langsung maupun penerbangan transit ke berbagai kota di Indonesia.
“Untuk kota-kota lainnya, kami juga sangat optimistis dapat melayani penerbangan setiap hari. Karena rute yang kami rencanakan ini akan memberikan dua manfaat. Yaitu penerbangan langsung dan penerbangan yang saling terhubung,” ujarnya.
Danang mengatakan, jaringan tersebut akan mempermudah masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia menuju Bandung.
Penumpang dari Penang dapat terhubung melalui Medan, sementara dari Manado, Ambon, Ternate hingga Jayapura dapat transit di Makassar.
Begitu pula penumpang dari Kupang, Labuan Bajo, Lombok, Tambolaka, dan Waingapu dapat melanjutkan perjalanan ke Bandung melalui Bali.
Sementara itu, untuk rute di luar delapan kota tersebut, termasuk Surabaya, Lion Group masih melakukan kajian pasar.
“Untuk kota-kota lain di luar 10 kota ini masih dalam tahap kajian. Kami ingin melibatkan masyarakat di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya maupun kota-kota lain untuk mengetahui rute mana yang paling di butuhkan,” ungkapnya.
Terkait tarif, harga tiket Super Air Jet masih di hitung dengan mempertimbangkan berbagai komponen biaya operasional. Termasuk bahan bakar pesawat.
Sementara itu, untuk Wings Air, tiket rute Bandung–Lampung di bandrol mulai sekitar Rp1,2 juta. Sedangkan rute Bandung–Palembang sekitar Rp1,5 juta.
“Bandung–Palembang dengan durasi penerbangan sekitar 110 menit, tarifnya sekitar Rp1,5 juta. Sedangkan untuk Bandung–Lampung, dengan durasi penerbangan sekitar 90 menit, tarifnya Rp1,2 juta,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



