spot_imgspot_img
Rabu 15 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PM Gatra: Selamatkan Limbangan dari Miras dan Narkoba

GARUT, FOKUSJabar.id: Peristiwa yang menimpa dua orang korban warga Kecamatan Balubur Limbangan Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) telah mengguncang hati masyarakat. Tak terkecuali Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Holil Aksan Umarzen.

Berdasarkan informasi yang beredar, satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya harus mendapatkan penanganan intensif tenaga medis.

BACA JUGA:

Bupati Garut Rapat Penetapan Modal Dasar Perumda Tirta Intan

Apa pun penyebabnya akan di buktikan melalui proses penyelidikan. Kejadian tersebut telah menimbulkan rasa takut, duka dan kegelisahan yang mendalam di tengah masyarakat.

Masyarakat kini bertanya-tanya. Apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di Limbangan. Mengapa peristiwa seperti ini terus menimbulkan keresahan. Apakah lingkungan kita benar-benar aman bagi anak-anak dan generasi muda?

PM Gatra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendoakan agar korban yang masih menjalani penanganan segera di berikan kesembuhan.

Holil juga mengaku gelisah seperti apa yang di rasakan banyak warga Limbangan. Jangan sampai tragedi ini hanya menjadi berita sesaat, lalu hilang tanpa langkah nyata untuk mencegah korban berikutnya.

Pihaknya melontarkan peringatan keras kepada seluruh Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah agar tidak menganggap remeh setiap dugaan peredaran Minuman Keras (Miras) maupun narkotika. Khususnya yang terjadi di wilayah Limbangan.

Menurut aspirasi yang di terimanya, di tengah masyarakat telah lama berkembang kekhawatiran mengenai dugaan peredaran narkotika. Dugaan tersebut pernah di sampaikan kepada APH.

“Masyarakat berhak tahu bahwa setiap laporan terkait penanganan yang telah atau akan di tindaklanjuti secara serius, profesional dan transparan,” kata Holil.

“Jika dalam proses penyelidikan d itemukan adanya unsur pidana, jaringan peredaran narkotika maupun miras ilegal maka harus di bongkar hingga ke akar-akarnya tanpa pandang bulu. Jangan ada ruang bagi siapa pun yang merusak masa depan generasi muda,” Ketum PM Gatra menambahkan.

Dia menyebut, satu nyawa yang melayang sudah terlalu banyak. Dua korban dalam satu peristiwa sudah cukup menjadi alarm keras bagi semua pihak. Tidak ada lagi alasan untuk menunda tindakan nyata.

BACA JUGA:

Bahaya! Garut Masuk Zona Merah Judi Online

Limbangan adalah daerah yang di kenal dengan sejarah, budaya dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Masyarakat tidak ingin nama baik Limbangan tercoreng oleh maraknya peredaran minuman keras maupun narkotika.

“Kami mau Limbangan tetap aman, religius dan menjadi tempat yang layak bagi tumbuh kembang generasi penerus,” tegas Holil.

Untuk itu, pihaknya mendesak kepolisian mengusut tuntas penyebab peristiwa tersebut secara profesional, objektif dan transparan.

Menelusuri setiap dugaan jaringan peredaran minuman keras ilegal maupun narkotika, pemerintah bersama seluruh aparat memperkuat pengawasan dan langkah pencegahan terhadap peredaran minuman keras dan narkotika.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Organisasi Pemuda Bangun Ekosistem Usaha Mandiri

Selain itu, seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah desa, sekolah dan keluarga bersatu menjaga generasi muda dari pengaruh yang menghancurkan masa depan.

“Jangan sampai kita baru bergerak setelah semakin banyak keluarga kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Jangan sampai penyesalan datang ketika semuanya sudah terlambat. Keselamatan generasi muda adalah tanggung jawab bersama. Dan negara wajib hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan meminta APH membuka hasil penyelidikan secara objektif kepada publik.

“Masyarakat butuh kepastian bukan spekulasi. butuh tindakan bukan pembiaran. Limbangan harus tetap menjadi tanah yang bermartabat, aman, religius dan bebas dari segala bentuk kejahatan yang mengancam masa depan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru