spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 304

Garut International Kite Festival Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

0
Garut International Kite Festival 2026 fokusjabar.id
Bupati Garut bersama peserta dari mancanegara

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Garut International Kite Festival 2026.

Syakur menilai, kegiatan tersebut mampu menjadi penggerak sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:

Sensasi Terapi Ikan di Mekar Hurip Garut

Bupati bangga dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan festival bertaraf internasional tersebut.

“Merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi saya bisa hadir di sini mewakili Pemerintah Kabupaten Garut. Alhamdulillah Festival Internasional Kite berjalan sukses.,” kata Syakur saat menghadiri Farewell Dinner bersama peserta Garut International Kite Festival 2026 di Pujasega Bale Tingtrim, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (2/8/2026) malam.

Pemerintah Kabupaten Garut menaruh perhatian besar terhadap penyelenggaraan festival budaya dan pariwisata yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, Pemkab Garut berkomitmen untuk terus mendorong dan memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan serupa di berbagai wilayah.

“Perlu saya sampaikan, beberapa hari yang lalu kami memanggil pengelola TWA Papandayan. Kami sangat concern terhadap kegiatan-kegiatan festival budaya yang mendorong terhadap pertumbuhan bidang pariwisata. Saya harap ke depan juga ada kegiatan-kegiatan yang kita dorong bersama,” tegas Syakur Amin.

Pelaksanaan festival di kawasan pedesaan tersebut juga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Kramatwangi, Rana Kurnia menyebut, penyelenggaraan event bertaraf internasional itu menjadi kebanggaan bagi warga desa sekaligus para petani di wilayahnya.

“Saya melihat ini sebagai sebuah karya kita semua. Karena ini banyak sekali pihak-pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Ia menilai, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kawasan pegunungan di Kabupaten Garut memiliki potensi besar menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional.

Harapannya, dapat terus berkembang di berbagai wilayah Garut.

Massimo Dall’Aglio, pelayang asal Italia mengaku terkesan dengan kualitas penyelenggaraan festival serta keramahan masyarakat Garut.

BACA JUGA:

HUT ke-75 IBI, Ini Pesan Dinkes Garut

“The festival of Garut was very good organized, but really everything was very good organized, it was very nice people in the field was amazing. How the child looked at us, it was really, really emotional (Festival di Garut terorganisir dengan sangat baik, sungguh semuanya diatur dengan sangat baik dan menyenangkan. Orang-orang di lokasi acara juga luar biasa. Cara anak-anak menatap kami, itu benar-benar menyentuh emosi),” ucap Massimo.

Massimo menceritakan keseriusan timnya dari Italia dalam mengikuti festival dengan membawa peralatan layang-layang berbobot sekitar 20 kilogram per orang atau total 60 kilogram untuk tiga peserta.

Meski sempat menghadapi kendala minimnya hembusan angin, kondisi yang lazim terjadi dalam festival layang-layang di berbagai negara, para peserta tetap menikmati jalannya kegiatan dengan menggunakan layang-layang yang lebih ringan.

Ia juga berharap, penyelenggaraan tahun mendatang dapat mempertimbangkan lokasi dengan kondisi angin yang lebih stabil.

Keberhasilan Garut International Kite Festival 2026 semakin memperkuat langkah Kabupaten Garut dalam mewujudkan visi “Garut Menjangkau Dunia” melalui pengembangan sektor pariwisata, kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

(Bambang Fouristian)

PSGC Ciamis Jalani Medical Check-Up Jelang Liga 2 2026/2027

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Jelang Liga 2, Seluruh Pemain PSGC Jalani Medical Check Up Menyeluruh

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebelum mengolah fisik dan mengasah strategi di atas lapangan hijau, para penggawa PSGC Ciamis harus memastikan kondisi tubuh mereka mengantongi kesiapan penuh. Manajemen menggelar medical check-up (MCU) komprehensif di Stadion Atletik Prabu Linggabuana, Ciamis, Senin (3/8/2026), sebagai langkah awal menyongsong kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Pemeriksaan kesehatan ini menjadi tahapan pembuka sebelum para pemain melahap program latihan intensif. Rangkaian tes medis ini bertujuan menjamin kebugaran fisik setiap pemain berada dalam kondisi puncak. Sekaligus memberi pijakan data bagi tim medis dan pelatih untuk memantau stamina skuad.

Baca Juga: Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Resmi di Bali

Pelatih Kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto yang akrab dengan sapaan Kang Herkis, menegaskan bahwa pemeriksaan medis merupakan standar wajib dalam pembentukan tim sepak bola profesional.

“Medical check-up memang diharuskan. Di klub juga memang selalu dilakukan seperti itu. Selama saya melatih di mana pun, pemeriksaan awal sangat penting supaya kita mengetahui kondisi pemain secara menyeluruh. Jadi tidak ada cedera akut, kondisi jantung juga bisa diketahui, sehingga semuanya dapat terukur,” ujar Heri Kiswanto.

Dalam agenda tes medis tersebut, seluruh pemain melewati tahapan general check-up mencakup pemeriksaan fisik dan uuji laboratorium lengkap. Kemudian analisis kepadatan tulang, fungsi paru-paru, rekam jantung elektrokardiogram (EKG), hingga pemeriksaan indra mata, telinga, serta hidung.

Tak berhenti di situ, tim medis turut melibatkan dokter spesialis ortopedi untuk mengevaluasi kondisi tulang, persendian, serta otot guna mendeteksi potensi sisa cedera lama yang berisiko mengganggu performa pemain saat kompetisi berjalan.

Pemetaan Kondisi Kesehatan

Heri menambahkan bahwa hasil medical check-up memegang peranan vital dalam menekan risiko cedera selama mengarungi musim kompetisi. Melalui pemetaan kondisi kesehatan sejak dini, tim medis dapat merumuskan penanganan cepat maupun program pemulihan khusus. Jika kemuidian menemukan masalah kesehatan pada pemain.

“Kalau sejak awal ada masalah kesehatan, tentu bisa segera kita tangani. Dengan begitu pemain bisa menjalani latihan sesuai kondisi masing-masing dan risiko cedera saat kompetisi dapat kita minimalisir,” jelasnya.

Melalui pemeriksaan kesehatan mendalam ini, manajemen PSGC menaruh harapan agar seluruh pemain mampu memulai persiapan Liga 2 dalam kondisi bugar. Sehingga dapat menyerap seluruh porsi latihan secara optimal sebelum kickoff resmi bergulir.

(Mia)

HUT ke-20 Buah Batu Corps di Tasikmalaya, BBC Siap Bertransformasi Jadi Ormas Modern

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, saat berfoto bersama para pengurus dan anggota BBC Kota Tasikmalaya, di acara Milad Ke-20 di Rumah Makan Sambel Hejo Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi Kemasyarakatan Buah Batu Corps (BBC) merayakan hari jadi Ke-20 di Restoran Sambel Hejo, Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Minggu (2/8/2026).

Momen anniversary ini bukan sekadar seremoni perayaan biasa bagi para anggota BBC. Memasuki usia dua dekade, momentum ini menjadi titik balik penting untuk menegaskan kembali arah perjuangan organisasi, yaitu bertransformasi dari komunitas berbasis kekeluargaan menuju organisasi modern yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Sumber Penghasilan Warga Hilang dalam Hitungan Pekan

Acara puncak tersebut menghadirkan langsung Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara, Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya Ade Hendar, Ketua DPD BBC Kota Tasikmalaya Didin Risnandar, serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi atas kiprah BBC dalam mendukung pembangunan daerah.

Ketua DPD BBC Kota Tasikmalaya, Didin Risnandar, mengungkapkan bahwa usia 20 tahun menandai fase kedewasaan organisasi, layaknya perjalanan hidup manusia yang memasuki usia matang.

“Ini momentum penting. Kami ingin menjaga kekompakan internal, tapi juga lebih terbuka untuk bekerja sama dengan semua pihak demi kemajuan pembangunan daerah,” ungkap Didin Risnandar, Minggu (2/8/2026).

Tema peringatan tahun ini mengusung semangat kebersamaan, kolaborasi, dan keberhasilan bersama dalam mendorong kemajuan pembangunan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Pemantapan Kualitas SDM

Suasana peringatan makin bermakna lewat prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. Selain menggelar syukuran, Ormas BBC memanfaatkan momentum berharga ini untuk memperkuat program pembenahan dan pemantapan kualitas SDM di internal organisasi.

“Ke depan organisasi ini harus lebih mandiri dan bisa mencetak kader yang kreatif, inovatif, dan siap jadi solusi atas persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi BBC dalam mendukung program-program pembangunan. Ia mengaku menyimpan ikatan emosional yang erat bersama keluarga besar BBC.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun. Dulu waktu saya sering ke Bandung sebelum jadi Pejabat di Tasikmalaya, saya tuh sempat tinggal di rumah keluarga BBC. Salah satunya di tempat tinggal Pak Dian Rahadian, yang dulu pernah jadi ketua di BBC. Kegiatan mereka dari dulu saya tau memang suka berbagi kebahagian dengan masyarakat,” kenang Diky Candra.

Ia memandang Ormas BBC sebagai gerakan luar biasa yang konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Terlebih menjaga persatuan di berbagai pelosok Jawa Barat.

“Harapannya di usia 20 tahun ini, BBC bisa semakin dekat dengan masyarakat. Seperti jargon di marsnya, tentang kemandirian. Mudah-mudahan ini bukan hanya jargon, tapi benar-benar jadi karakter. BBC harus jadi lembaga mandiri yang membentuk kader lebih berkarakter serta berakhlak kuat untuk membangun daerah di wilayahnya masing-masing,” harapnya.

Panitia menutup rangkaian acara dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Sekaligus meneguhkan kembali komitmen seluruh anggota BBC dalam menjaga marwah dan nama baik organisasi.

Melalui perayaan ke-20 ini, Buah Batu Corps (BBC) mengusung harapan besar untuk bertransformasi menjadi ormas yang mandiri dan kuat. Serta disegani lewat karya nyata sekaligus konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

(Seda)

Taman RAA Kusumadiningrat Ciamis Jadi Tempat Healing Favorit, Suasana Sejuk dan Kuliner UMKM Jadi Daya Tarik

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Taman RAA Kusumadiningrat Kabupaten Ciamis

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Taman R. A. A. Kusumadiningrat yang berada di kawasan situs bersejarah Jambansari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, tampil sebagai salah satu lokasi favorit masyarakat untuk mengisi waktu luang, khususnya saat akhir pekan.

Rindangnya tajuk pepohonan yang memayungi hampir seluruh sudut taman menghadirkan nuansa teduh serta udara sejuk. Kondisi alam yang asri ini memikat banyak warga untuk sekadar berkumpul, berbincang, maupun melepas lelah dari kesibukan rutinitas harian.

Baca Juga: Tirta Sumber Jaya Cipangalun Ciamis, Wisata Air di Kaki Gunung Sawal dengan Wahana Lengkap dan

Sejak pagi hingga petang, warga berdatangan dan memadati area taman guna menikmati keasrian di tengah pusat kota. Rombongan keluarga, pasangan muda-mudi, hingga berbagai komunitas berbaur menikmati suasana. Sebagian besar pengunjung memilih duduk santai di bawah rindangnya pohon sembari meresapi hembusan angin segar.

Suasana santai tersebut kian mantap berkat kehadiran para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan bermacam hidangan makanan dan minuman. Di antara deretan penjaja kuliner, sajian air kelapa muda tampil sebagai menu yang paling banyak dicari. Kesegaran alami air kelapa terbukti pas mendampingi momen santai maupun melepas dahaga para pengunjung.

Seorang warga asal Kecamatan Sadananya, Novi, menyebut Taman R.A.A. Kusumadiningrat sebagai tempat idaman utamanya untuk menghabiskan liburan akhir pekan. Ia menilai kesejukan taman ini menawarkan daya tarik yang sulit tertandingi oleh lokasi lain.

“Kalau weekend saya lebih suka ke sini. Enak buat nongkrong karena banyak pohon, jadi udaranya sejuk. Biasanya saya duduk santai sambil jajan cilok dan minum air kelapa muda. Rasanya sederhana, tapi bikin betah berlama-lama di taman,” ujar Novi, Minggu (2/8/2026).

Interaksi Publik yang Nyaman

Selain menyediakan ruang interaksi publik yang nyaman, kehadiran para pedagang UMKM menyuntikkan daya pikat tersendiri bagi kawasan Taman R.A.A. Kusumadiningrat. Para pengunjung dapat berburu camilan hingga minuman segar tanpa harus melangkah jauh serta menguras kantong.

Perpaduan keasrian alam yang teduh, hembusan udara segar, serta segarnya sajian kelapa muda mengukuhkan Taman R.A.A. Kusumadiningrat sebagai lokasi favorit warga Ciamis. Maka tak heran jika setiap akhir pekan tiba, kawasan ini selalu dipenuhi masyarakat yang ingin menikmati momen rileks di bawah naungan pohon rindang.

(Mia)

Tirta Sumber Jaya Cipangalun Ciamis, Wisata Air di Kaki Gunung Sawal dengan Wahana Lengkap dan Tiket Mulai Rp25 Ribu

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Kolam renang Tirta Sumber Jaya Cipangalun Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tirta Sumber Jaya Cipangalun yang membentang di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Berada tepat di kawasan kaki Gunung Sawal, objek wisata ini menyajikan perpaduan atraktif antara wahana permainan air dan panorama alam sejuk yang memikat keluarga saat akhir pekan maupun musim liburan.

Pengelola menyediakan ragam wahana permainan bagi pengunjung, mulai dari kolam renang dewasa dan anak, kolam arus, perosotan, ember tumpah, hingga area bermain anak. Kawasan wisata ini turut melengkapi diri dengan deretan gazebo, area camping ground, kantong parkir luas, serta gedung serbaguna untuk memfasilitasi berbagai acara.

Baca Juga: Nenek di Ciamis yang Terkecoh Ular Koros Mirip Sabuk, Damkar Gercep Lakukan Evakuasi

Resto dan objek wisata ini tidak hanya menjual kesegaran wisata air, tetapi juga menghadirkan area agrowisata durian yang menjadi nilai tambah. Saat musim panen tiba, wisatawan dapat menyantap berbagai varietas durian segar petik langsung dari pohonnya. Tentunya sembari menghirup udara asri khas kaki Gunung Sawal.

Manajemen menetapkan tarif tiket masuk sebesar Rp25.000 per orang pada hari kerja (weekday) dan Rp30.000 per orang pada akhir pekan (weekend). Tirta Sumber Jaya melayani pengunjung setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Khusus hari Jumat operasional buka mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Pihak pengelola menyewakan pula beragam fasilitas pendukung seperti ban double seharga Rp20.000, ban single Rp15.000, ban anak Rp10.000, serta loker penitipan barang sebesar Rp10.000.

Wahana Favorit Anak-anak

Bagi pengunjung yang hendak mengelilingi seluruh area wisata, pengelola mengoperasikan Kereta Cipangalun dengan tarif Rp5.000 per orang. Wahana ini menjadi buruan favorit anak-anak dan rombongan keluarga.

Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Cipaku, Pupu, mengaku kerap memboyong keluarganya berlibur ke Tirta Sumber Jaya. Karena kenyamanan suasana dan kelengkapan fasilitasnya.

“Tempatnya bersih, air kolamnya jernih, dan udaranya sejuk karena berada di kaki Gunung Sawal. Anak-anak juga senang bermain di sini,” ujar Pupu, Minggu (2/8/2026).

“Hanya saja menurut saya harga tiket masuk sekarang cukup mahal, apalagi kalau datang bersama keluarga. Ditambah kalau menyewa ban, loker, atau naik Kereta Cipangalun tentu biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar,” tambahnya.

Kendati menyuarakan catatan soal tarif, Pupu tetap menganggap Tirta Sumber Jaya sebagai destinasi yang sangat layak huni. Karena menawarkan paket lengkap wisata alam dan rekreasi.

Ia menyimpan harapan agar pengelola meluncurkan promo khusus atau paket hemat wisata keluarga ke depan. Langkah ini dinilainya bakal meringankan kantong masyarakat sekaligus memperkuat posisi Tirta Sumber Jaya sebagai ikon wisata keluarga di Kabupaten Ciamis.

(Mia)

Bukan Sekadar Konser, Flower City Fest 2026 Satukan Burgerkill, Pop Sunda, dan Kaulinan dalam Satu Festival

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Flower City Fest 2026 Siap Satukan Lintas Generasi dan Genre Musik. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Komunitas Bandung Belong To Us siap menggelar kembali perhelatan Flower City Fest 2026 pada 9 Agustus 2026 mendatang di Lapangan PPI Pussenif, Kota Bandung. Event ini mengusung semangat besar untuk mempertemukan berbagai lintas generasi serta ragam genre musik ke dalam satu panggung bersama.

Festival musik bergengsi ini tidak hanya mengandalkan aksi panggung jajaran musisi ternama, tetapi juga menyuguhkan beragam fasilitas interaktif yang memanjakan kenyamanan para pengunjung.

Baca Juga: Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Resmi Digelar di Bali

Supervisi Flower City Fest, Coach Eza, mengungkapkan bahwa dukungan penuh dan antusiasme tinggi dari para penonton menjadi pendorong utama penyelenggaraan acara ini.

Eza menjelaskan bahwa Flower City Fest lahir dari keresahan bersama untuk memberi warna baru di tengah maraknya festival musik di Kota Bandung. Ia mengaku berawal dari pengalaman pribadinya yang pernah menjadi penonton dan penikmat musik jalanan.

“Jadi spiritnya tetap barudak ya. Kenapa tuh barudak?. Adanya Flower City Fest ya terus tumbuh dan berkembang bersama teman-teman semua yang ada di sini,” kata Eza, Minggu (2/8/2026).

Lebih lanjut, Eza menegaskan bahwa panitia senantiasa menyerap aspirasi penonton dalam menentukan deretan pengisi acara (line up), salah satunya melalui jajak pendapat di media sosial.

Aksi Panggung ke 3 Burgerkill

Pada edisi Flower City Fest tahun ini, grup musik Burgerkill kembali mengantongi kepercayaan untuk tampil menghentak panggung. Penampilan ini menjadi aksi panggung ketiga kalinya bagi band cadas tersebut di ajang Flower City Fest.

Eza menilai Burgerkill sebagai salah satu nama besar yang memegang sejarah panjang serta konsisten menjaga eksistensinya hingga kini. Selain merangkul musisi senior, Flower City Fest memegang komitmen kuat untuk membuka ruang apresiasi bagi band-band pendatang baru serta generasi pemusik muda yang tengah bermunculan di Bandung.

“Tidak lupa juga kita selalu support juga beberapa band baru yang baru bermunculan, generasi baru, yang perlu diapresiasi juga oleh teman-teman di Bandung, entah itu sebagai promotor, musisi, dan juga audiens,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eza menyuarakan harapannya agar anak-anak muda Bandung tidak sekadar menjadi penikmat karya musik. Melainkan berani mengambil peran sebagai pelaku industri kreatif melalui karya nyata.

Diversitas atau keberagaman menjadi salah satu identitas utama yang terus dibina oleh Flower City Fest. Pihak penyelenggara berikhtiar meleburkan sekat batasan antargenre maupun antar-komunitas pecinta musik.

“Adanya Flower City Fest tidak membuat gap itu ada. Jadi semua teman-teman bisa menikmati dari kakak-kakak kita yang sudah berperan menjadi musisi di Bandung duluan. Bahkan generasi sekarang juga tetap diapresiasi,” katanya.

Konsep Inklusif

Konsep inklusif tersebut mewujud nyata melalui kehadiran panggung Pop Sunda di tengah dominasi musik keras. Setelah sukses menghadirkan Bungsu Bandung pada edisi sebelumnya, tahun ini Flower City Fest menyuguhkan sentuhan musik etnik Sunda lewat penampilan penyanyi Yayan Jatnika.

Di sisi lain, Supervisi Flower City Fest, Fahmi, menyebutkan bahwa penyelenggaraan tahun ini mencatatkan lompatan kualitas dibandingkan edisi terdahulu. Pihaknya mencurahkan perhatian lebih terhadap penyediaan fasilitas umum serta kenyamanan para pengunjung.

Fahmi memandang Flower City Fest kini telah bertransformasi menjadi wadah perjumpaan strategis bagi seluruh pemangku kepentingan industri musik. Mulai dari musisi, vendor pertunjukan, penonton, hingga promotor acara.

“Jadi kita emang secara tim juga benar-benar tahun sekarang teh benar-benar fokusnya ke fasilitas juga gitu, ke fasilitas penonton, ke kenyamanan penonton, dan lain-lain,” katanya.

Fahmi membocorkan bahwa Flower City Fest 2026 bakal menghadirkan tiga panggung berbeda. Selain panggung utama (main stage) yang mengusung konsep twin stage, panitia menyiapkan panggung mini Supermusic x BBTU serta panggung Aalitan.

Tak hanya pertunjukan musik, festival ini tetap mempertahankan arena kaulinan (permainan tradisional). Serta area Botram (makan bersama) sebagai bagian dari daya tarik khas Flower City Fest.

(Arif)

Cobek Hot Jeletot Jadi Menu Andalan AR Resto Pangandaran, Bisa Dinikmati di Atas Perahu

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Penampakan Cobek Hot Jeletot AR Resto Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Wisatawan belum sepenuhnya menikmati Pangandaran jika melewatkan ragam kulinernya. Selain suguhan olahan laut bakar dan ikan segar, sebuah tempat makan kini menjadi buruan para pelancong karena menawarkan konsep unik: menyantap hidangan di atas perahu.

Pengelola menamai tempat ini AR Resto. Posisinya membentang di jalur jalan baru pesisir Pantai Pangandaran, persis di dekat Jembatan Ranggajipang Wiradinata. Pengendara yang melintas dari arah Pangandaran menuju Pantai Batu Hiu akan menemukan Resto ini di sisi kanan jalan.

Baca Juga: Plang “Tanah Milik” di Pantai Madasari Pangandaran Tuai Polemik, Warga Minta BPN Audit Sertifikat

AR Resto tidak sekadar menyajikan santapan lezat, tetapi juga menyuguhkan pengalaman berkesan bagi para pengunjung.

Para tamu dapat menikmati hidangan langsung di atas perahu nelayan sembari menyusuri Muara Karangtirta. Dari atas geladak perahu, mata pengunjung akan memanjakan diri dengan lanskap panorama Pantai Sukaresik yang menyatu anggun bersama muara sungai.

“Di sini view-nya bagus. Selain menghadap pantai, juga ada muara sungai. Pengunjung bisa makan di atas perahu, jadi sambil menikmati hidangan juga bisa berlayar menikmati pemandangan,” ujar Pemilik AR Resto, Ade Ruminah, Minggu (2/8/2026).

Sensasi menyantap makanan sembari berlayar santai inilah yang mengundang daya tarik wisatawan, termasuk pengunjung yang sengaja datang dari luar daerah.

Variasi Olahan Hidangan laut

Menyikapi selera pengunjung, AR Resto menyediakan beragam variasi olahan hidangan laut khas Pangandaran hingga sajian kuliner Nusantara. Meski demikian, mayoritas pelanggan menjagokan menu Cobek Hot Jeletot sebagai hidangan favorit utama.

“Cobek Hot Jeletot ini salah satu makanan yang khas dan tradisional banget. Rasanya asem, gurih, pedas, jadi perpaduannya bikin ketagihan,” kata Ade.

Sajian ini menghadirkan perpaduan rasa yang kuat: pedas, asam, dan gurih yang menggugah selera. Pengelola menyajikannya langsung di atas cobek panas, sangat pas mendampingi nasi hangat usai pengunjung beraktivitas seharian di pantai.

Wisatawan tidak perlu cemas memikirkan isi dompet. Pengelola mematok harga makanan di AR Resto mulai dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per porsi.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berlayar cukup mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per orang. Satu armada perahu sanggup menampung hingga 15 orang penumpang.

“Harganya tidak menguras dompet. Murah meriah, dan alhamdulillah banyak tamu dari luar Pangandaran yang sengaja datang makan ke sini,” ucap Ade.

Bagi pencinta kuliner yang ingin berkunjung, AR Resto berada di jalur baru pesisir Pangandaran – Batu Hiu, tepat di samping Jembatan Ranggajipang Wiradinata.

Desain tempat yang terbuka menyuguhkan pemandangan laut dan muara secara langsung. Lokasi ini menjadi pilihan tepat untuk menikmati makan siang maupun bersantai pada sore hari menjelang matahari terbenam.

“Jadi, kalau ke Pangandaran jangan cuma foto di pantai. Cobain juga makan di atas perahu sambil nikmatin Cobek Hot Jeletot. Dijamin pengalamannya beda,” pungkasnya.

(Sajidin)