spot_imgspot_img
Minggu 2 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sensasi Terapi Ikan di Mekar Hurip Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan menciptakan ruang publik yang sehat, Pemerintah Desa (Pemdes) Mekar Hurip Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) menyiapkan tempat terapi ikan (fish therapy).

Kolam terapi berisi ratusan ikan Garra rufa lokasinya di depan balai desa Mekar Hurip.

Garra rufa adalah sebuah spesies ikan dalam genus garra, famili Cyprinidae.

Ikan tersebut mendapat julukan ikan pengisap, ikan kangal, dermatologis kecil dan ikan dokter. Dalam konteks non-medis, Garra rufa di sebut pengisap kulit mati.

BACA JUGA:

HUT ke-75 IBI, Ini Pesan Dinkes Garut

Kolam yang menyerupai anak sungai tersebut berisi ikan kecil Garra rufa laris manis di serbu ratusan pengunjung yang ingin relaksasi sekaligus merawat kulit.

Terapi ikan adalah metode perawatan dengan cara merendam kaki atau tangan di dalam kolam yang berisi ratusan ikan kecil.

Manfaat Terapi Ikan:

Mengangkat Sel Kulit Mati

Gigitan lembut ikan membantu mengeksfoliasi kulit, membuat kaki dan tangan terasa lebih halus.

Melancarkan Peredaran Darah

Sensasi geli dari ikan memicu titik refleksi di telapak kaki.

Mengurangi Stres

Banyak pengunjung mengaku merasa rileks dan tertawa karena geli. Efek tersebut di percaya bisa menurunkan hormon kortisol.

Alternatif Perawatan Murah

Cukup 15-20 menit merendam kaki atau tangan sudah bisa merasakan manfaatnya dengan biaya terjangkau semua kalangan masyarakat.

“Terasa geli-geli gimana gitu. Tapi abis terapi, kaki jadi ringan dan nggak pecah-pecah lagi,” kata salah satu pengunjung asal Desa Sukaluyu, Dewi di lokasi terapi ikan, Minggu (2/8/2026).

Terapi Ikan Mekar Hurip fokusjabar.id
Suasana di tempat terapi ikan

Senada di katakan Kartika warga Kecamatan Sukawening. Dia mengaku rutin datang tiap dua minggu sekali untuk terapi ikan.

“Terapi ikan mengikis kulit kering di tumit atau telapak kaki dan melancarkan darah,” ungkap Kartika.

Pengelola Terapi Ikan Desa Mekar Hurip, Yadin mengatakan, para pengunjung cukup duduk di tembok dan merendam kaki selama 10-20 menit.

Air kolam di jaga kebersihannya. Ikan yang di gunakan tidak memiliki gigi sehingga aman dan tidak menyakitkan. Hanya sensasi seperti kesemutan.

“Kebersihan tempat dan air jadi prioritas. Ikan juga rutin di cek kesehatannya. Jadi aman untuk semua usia,” ungkap Yadin.

BACA JUGA:

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

Menurut Dia, pihaknya tidak memasang tarif untuk terapi ikan.

“Kami tidak pasang tarif. Berapapun yang di berikan pengunjung Kami terima untuk biaya pemeliharaan tempat,” pungkasnya.

Terpantau FOKUSJabar, di lokasi tersebut juga terdapat tempat bermain anak. Mulai dari mandi bola hingga  naik mobil-mobilan.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru