TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musim kemarau panjang tahun ini memicu penyusutan debit air di Obyek Wisata Situ Gede, Kota Tasikmalaya. Kondisi air danau yang semakin dangkal memaksa puluhan pengusaha perahu wisata menghentikan seluruh aktivitas operasional mereka.
Dermaga Situ Gede tampak sepi tanpa aktivitas penyewaan perahu dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir.
Para pemilik perahu menolak mengambil risiko pelayaran demi menghindari kerusakan mesin akibat benturan batu atau ranting.
“Sejak tiga minggu terakhir ini, tidak ada satupun perahu wisata yang beroperasi,” ungkap Hilman, Minggu (2/8/2026).
Hilman bersama para pemilik perahu kini memanfaatkan waktu senggang untuk mengecat ulang serta merawat mesin kapal.
Baca Juga: Ribuan Orang Bernama Asep Tumpah Ruah di Tasikmalaya, Paguyuban Asep Dunia Rayakan Milangkala ke-16
Saat kondisi air danau normal, mereka mampu mengantongi pendapatan ratusan ribu rupiah dari kunjungan wisatawan harian.
Kini, hilangnya sumber penghasilan utama memaksa para pengusaha perahu banting stir mencari pekerjaan sampingan lain.
Sebagian pemilik perahu beralih menjadi pengemudi ojek online, pekerja kuli bangunan, hingga membantu usaha warung lokal.
Dampak penyusutan air ini turut melumpuhkan omzet para pedagang kuliner, juru parkir, serta penyedia jasa rakit.
Para pelaku usaha berharap hujan segera turun agar debit air kembali melimpah dan memulihkan perekonomian warga.
(Seda)



