spot_imgspot_img
Jumat 24 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 302

Wali Kota Tasikmalaya Temui Hafidz OHAN, Tangis Haru Warnai Perjuangan Santri

0
Hafidz OHAN Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Teteskan Air Mata Haru, 49 Santri OHAN Bakal Jadi "Benteng" Spiritual Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana religius dan penuh haru terasa kuat di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hidayat, Bojong Nangka, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kamis (22/1/2026). Di tempat inilah Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melakukan kunjungan perdananya untuk bertatap muka langsung dengan peserta program unggulan One Kelurahan One Hafidz (OHAN).

Kunjungan tersebut tidak sekadar agenda seremonial. Dialog yang terjalin antara wali kota, para santri penghafal Al-Qur’an, serta para pembina berlangsung hangat dan sarat emosi.

Semangat para santri yang berjuang menjaga hafalan Al-Qur’an meninggalkan kesan mendalam bagi orang nomor satu di Kota Tasikmalaya itu.

Baca Juga: LSM Fordem Soroti Layanan RSUD Tasikmalaya, DPRD Turun Tangan

Dalam sambutannya, Viman mengungkapkan rasa bangga atas konsistensi para santri yang mengikuti program OHAN. Dari total 61 peserta awal, kini tersisa 49 santri yang mampu bertahan dan menunjukkan komitmen luar biasa selama lebih dari satu bulan pembinaan intensif.

“Perkembangan mereka sangat mengharukan. Bahkan para kiai muda yang membina sampai meneteskan air mata melihat kesungguhan dan keteguhan hati para santri,” ujar Viman.

Ia menilai, santri yang bertahan bukan hanya sedang mengejar capaian hafalan. Namun juga tengah menanamkan nilai istiqomah dan keikhlasan. Menurutnya, perjuangan tersebut tidak hanya berdampak pada diri pribadi santri, melainkan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya secara luas.

Menjaga Keberkahan Daerah

Viman juga menyampaikan pesan mendalam kepada para hafidz dan hafidzah. Ia menyebut mereka sebagai penjaga spiritual Kota Tasikmalaya. Dengan menjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an, para santri diyakini turut menjaga nilai moral, ketenteraman, dan keberkahan daerah yang dikenal sebagai Kota Santri tersebut.

“Ketika Al-Qur’an terjaga, insyaallah kota ini pun akan dijaga,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menyiapkan arah masa depan bagi para lulusan program OHAN. Para hafidz laki-laki direncanakan mengisi peran strategis sebagai imam di masjid-masjid besar tingkat kecamatan. Sementara hafidzah perempuan diproyeksikan menjadi pendidik Al-Qur’an di madrasah, pesantren, maupun masjid di 10 kecamatan.

Tak hanya itu, Pemkot Tasikmalaya juga tengah merancang penerbitan sertifikat keahlian khusus sebagai pengakuan resmi atas kompetensi hafalan dan keilmuan para peserta OHAN.

Menutup kunjungannya, Viman berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan program OHAN secara berkala di empat zona wilayah Kota Tasikmalaya. Ia menegaskan, program ini bukan sekadar simbolik, melainkan ikhtiar nyata mencetak generasi Qurani yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi bagi masa depan daerah.

“Kalian adalah benteng Kota Tasikmalaya. Hafidz dan hafidzah adalah penjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an,” pungkasnya.


(Abdul)

Seleksi Pimpinan Baznas Ciamis Mulai Mengerucut, Timsel Buka Peluang Kandidat Baru

0
Seleksi Baznas Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, Fadlil Yani Ainusyamsi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tahapan seleksi terbuka Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis Tahun 2026 mulai menunjukkan progres positif.

Hingga memasuki hari keempat masa pendaftaran, empat kandidat resmi tercatat telah mengajukan diri dan di nyatakan memenuhi persyaratan awal.

Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Ciamis, Fadlil Yani Ainusyamsi, atau yang akrab disapa Ang Icep, menyampaikan bahwa antusiasme pendaftar menjadi sinyal baik bagi proses penjaringan pimpinan zakat ke depan.

Baca Juga: Bupati Ciamis Dorong Desa Jadi Ujung Tombak Program Nasional

“Alhamdulillah, sampai hari keempat sudah ada empat pendaftar. Namun pendaftaran masih di buka sesuai jadwal. Sehingga kesempatan bagi calon lain masih sangat terbuka,” ujar Ang Icep, Kamis (22/1/2026).

Timsel Jamin Seleksi Transparan dan Objektif

Ang Icep menegaskan, seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Menurutnya, proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk menghadirkan figur terbaik dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.

“Pimpinan Baznas tidak hanya dituntut mampu menghimpun dana zakat, tetapi juga harus amanah, profesional, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tegasnya.

Ia menambahkan, calon pimpinan Baznas diharapkan memiliki kompetensi kuat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta mampu menyusun visi, misi, dan program kerja yang terukur dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Siap Bekerja Penuh Waktu

Lebih lanjut, Ang Icep menjelaskan bahwa salah satu syarat penting bagi calon pimpinan adalah kesiapan bekerja penuh waktu. Kandidat yang terpilih nantinya wajib melepaskan jabatan lain, baik sebagai aparatur sipil negara (PNS) maupun pegawai BUMN atau BUMD.

“Kami ingin pimpinan Baznas benar-benar fokus dan profesional dalam menjalankan amanah,” jelasnya.

Tim Seleksi juga mengajak para tokoh masyarakat, akademisi, ulama, hingga praktisi zakat yang memenuhi kriteria untuk ikut berpartisipasi dalam proses seleksi ini.

“Semakin banyak kandidat yang mendaftar, semakin besar peluang kami mendapatkan pimpinan Baznas yang amanah, kompeten, dan visioner,” tambah Ang Icep.

Daftar Sementara Pendaftar

Hingga Kamis, 22 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, empat nama yang telah resmi mendaftar sebagai Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Ciamis adalah:

  1. Ahmad Aos Abdul Azis
  2. Drs. Syarif Nurhidayat
  3. Mamad Ahmad Solihin
  4. H. Wasdi

Ang Icep berharap, seleksi ini dapat melahirkan pimpinan Baznas Kabupaten Ciamis yang memiliki kredibilitas dan integritas tinggi, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik serta mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian zakat secara efektif, transparan, dan tepat sasaran demi pemberdayaan umat yang berkelanjutan.


(Nank Irawan)

Bupati Ciamis Dorong Desa Jadi Ujung Tombak Program Nasional

0
Program Nasional Ciamis FOKUSjabar.id
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menguatkan peran pemerintahan desa sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program strategis nasional, sekaligus mendorong sektor pertanian sebagai fondasi utama perekonomian daerah.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menegaskan, desa memiliki posisi krusial dalam memastikan berbagai program prioritas pemerintah pusat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Program tersebut di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Baca Juga: Ini Keajaiban Pohon Angsana Raksasa di Citapen Kolot Ciamis

“Program-program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden yang harus kita laksanakan secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab,” ujar Herdiat, Kamis (22/1/2026).

Ia menekankan, keberhasilan program nasional tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah pusat. Namun butuh dukungan penuh dari pemerintah daerah hingga ke tingkat desa.

“Kita semua, dari kabupaten sampai desa, wajib mendukung dan menyukseskan program-program ini agar manfaatnya benar-benar di rasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Pertanian Jadi Kekuatan Utama Desa

Dalam arahannya, Herdiat juga mengajak seluruh pemerintah desa di Ciamis untuk memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur dan akses penunjang membuat sektor industri belum menjadi pilihan utama bagi para investor untuk masuk ke Ciamis.

“Kita harus realistis. Akses penunjang industri kita masih terbatas sehingga investor masih enggan masuk. Karena itu, sektor pertanian harus dijadikan kekuatan utama dalam pembangunan desa,” jelas Herdiat.

Ia menilai, pertanian bukan hanya identitas Ciamis, tetapi juga sektor yang paling potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Jika pengelolaannya berjalan secara serius dan berkelanjutan.

MBG Jadi Peluang Besar Petani Lokal

Herdiat juga menyoroti keterkaitan erat antara Program Makan Bergizi Gratis dengan potensi pertanian lokal. Saat ini, baru sekitar 60 persen kebutuhan MBG yang dapat terpenuhi dari hasil pertanian Kabupaten Ciamis. Sementara 40 persen sisanya masih dipasok dari luar daerah.

“Kondisi ini harus menjadi motivasi bagi desa-desa untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika seluruh kebutuhan MBG bisa dipenuhi dari hasil pertanian lokal, maka perputaran ekonomi akan kembali kepada masyarakat Ciamis,” tegasnya.

Menurutnya, jika desa mampu memperkuat produksi pertanian, program MBG bukan hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat. Tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.


(Husen Maharaja)

Soal Gangguan Internet IndiHome, Ini Jawaban Telkomsel

0
Gangguan Indihome fokusjabar.id
(foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) angkat bicara soal gangguan layanan internet IndiHome.

Mengutip bisnis.com, VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan ada penurunan kualitas layanan data untuk sebagian pelanggan secara nasional.

BACA JUGA:

IndiHome dan Telkomsel Gangguan Massal

Gangguan tersebut berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT).

“Gangguan ini terdeteksi sejak Kamis (22/1/2026) pada pukul 11.03 WIB,” ungkap Fahmi.

Menurut Dia, sejak awal kejadian seluruh tim teknis Telkomsel telah di kerahkan secara penuh untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi jaringan serta percepatan pemulihan layanan agar kembali normal.

Fahmi mengatakan, pihaknya memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan. Baik untuk komunikasi, hiburan maupun produktivitas.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan penanganan dilakukan dengan prioritas tertinggi,” imbuhnya.

Dia menegaskan, Telkomsel terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara end-to-end serta akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi sesuai perkembangan penanganan.

BACA JUGA:

RUPST Indosat Ooredoo Indonesia Bagikan Deviden Rp2,7 Trilyun

Pihaknya juga berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan jaringan demi memastikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.

Untuk informasi terkini maupun pertanyaan lebih lanjut mengenai proses pemulihan, dapat diakses melalui layanan pelanggan di Call Center 188 atau melalui kanal resmi Telkomsel di Facebook (Telkomsel), X/Twitter (@telkomsel), dan Instagram (@telkomsel).

(Bambang Fouristian)

6 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

0
pesawat ATR 42-500 fokusjabar.id
(foto: web)

PANGKEP, FOKUSJabar.id: Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi mengatakan, enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di temukan, Kamis (22/1/2026).

Pesawat ATR 42-500 mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

BACA JUGA:

Basarnas Lanjutkan Pencarian 8 Korban Pesawat ATR 42-500

Mengutip kompas tv, tim SAR gabungan telah merencanakan evakuasi dengan menggunakan teknik jet ring.

“Evakuasi enam jenazah yang di temukan dengan menggunakan teknik jet ring,” kata Dody.

Dia mengatakan, saat ini personel rescue telah di siagakan di puncak gunung untuk melakukan proses evakuasi.

“Yang vertical rescue sudah kita siapkan di atas dengan teknik jet ring, yang sudah kita lakukan terhadap korban kedua saat itu, dan berhasil,” ucapnya.

Dody menjelaskan, setelah berhasil di angkat ke puncak, jenazah akan di bawa ke posko dan di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi.

Dia berharap, kondisi cuaca mendukung kelancaran proses evakuasi. Sehingga nantinya jenazah korban dapat di jemput menggunakan helikopter.

“Mudah-mudahan cuaca membaik. Sehingga saat sampai di posko setelah di-labeling oleh tim DVI, kita coba dengan penjemputan dari heli di lapangan bola Desa Tompobulu,” ucapnya.

BACA JUGA:

Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono Ditemukan

Namun, jika nantinya turun hujan, maka tim SAR melakukan evakuasi korban menggunakan jalur darat.

Sebagai informasi, enam jenazah korban pesawat ATR yang jatuh di Gunung Bulusaraung berhasil di temukan pada pencarian hari keenam.

Keenam korban tersebut di temukan tidak jauh dari lokasi korban pertama di temukan.

“Lokasinya tersebar di seputaran radius 50 meter dari yang ditemukan pertama,” pungkas Dody.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Usung Tema Pemerataan Layanan Dasar dan Peningkatan Produktivitas pada RKPD 2027

0
bupati garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar),Abdusy Syakur Amin mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD.

Acara tersebut di gelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Jalan Patriot Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (22/1/2026).

BACA JUGA:

Bupati Garut: 940 Ribu Penerima MBG Adalah Pasar Besar Produk Lokal

Bupati Garut mengatakan, forum ini merupakan langkah krusial untuk menghimpun aspirasi masyarakat sebelum melangkah ke tahapan Musrenbang.

Menurut Dia, RKPD 2027 harus menjadi landasan yang kuat untuk mewujudkan visi “Garut Hebat dan Berkelanjutan.”

“Sejak awal saya tegaskan, Forum Konsultasi Publik bukan forum penetapan kegiatan. Namun forum pembentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan. Apa yang di sepakati dalam forum ini akan menjadi landasan pada seluruh tahapan perencanaan selanjutnya,” kata Bupati Garut.

bupati garut fokusjabar.id
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina

Tahun 2027, Pemkab Garut mengusung tema pembangunan “Pemerataan Akses Layanan Dasar dan Peningkatan Produktivitas Daerah.”

Tema tersebut dipilih sebagai respon atas tantangan objektif yang dihadapi daerah. Mulai dari kesejahteraan masyarakat hingga daya saing wilayah.

“Visi pembangunan Kabupaten Garut adalah Garut Hebat dan Berkelanjutan. Visi ini mengandung makna, pembangunan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah serta dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkeadilan antarwilayah,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Dukung Program MBG, Pemkab Garut Berdayakan UMKM

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, S. Fahmi mendukung terhadap proses perencanaan yang partisipatif, Dia mengungkapkan, saat ini anggota DPRD juga sedang turun ke lapangan dalam agenda reses (19–26 Januari 2026).

“Aspirasi yang di himpun melalui kegiatan reses mencerminkan kondisi permasalahan dan harapan masyarakat secara nyata. Srlain itu menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” singkat Fahmi.

Kepala Bappeda Garut, Natsir Alwi mengatakan, forum ini melibatkan berbagai elemen. Mulai dari Forkopimda, akademisi, dunia usaha hingga organisasi kemasyarakatan.

BACA JUGA:

Bupati Garut: 27 Januari 2026 Kantor Imigrasi Garut Beroperasi

Penyusunan RKPD dilakukan dengan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis serta top-down dan bottom-up.

Natsir memaparkan beberapa isu strategis yang menjadi fokus di tahun 2027. Di antaranya, pemenuhan layanan dasar sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Tata Kelola Pemerintahan, mewujudkan birokrasi yang profesional, inovatif, adaptif dan bersih.

Penguatan Ekonomi, fokus pada sektor unggulan yang berkelanjutan.

Ketahanan Fiskal, antisipasi terhadap keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

Natsir menambahkan, tindak lanjut dari forum ini adalah perangkat daerah di Kabupaten Garut berkewajiban untuk menyempurnakan rancangan kerjanya masing-masing.

BACA JUGA:

Longsor di Padamukti Garut, Kerusakan Infrastruktur Capai Rp10 Juta

“Sementara itu kecamatan menyelenggarakan Musrenbang sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan partisipatif guna menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dan kelurahan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027,” pungkas Natsir.

(Y.A. Supianto)

Disparbud Pangandaran: Pedagang di Pantai Karapyak Ditata Sebelum Ramadhan

0
Pantai Karapyak Pangandaran fokusjabar.id
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran Dadan Sugistha

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) segera melakukan penataan para pedagang di wilayah objek wisata Pantai Karapyak, Kecamatan Kalipucang.

Langkah tersebut di ambil supaya pantai Karapyak bisa menjadi daya tarik para wisatawan. Selain itu, untuk menjaga estetika pantai yang di kenal dengan sejuta karang,

BACA JUGA:

Bangunan Kios Menjamur di Wisata Pantai Karapyak Pangandaran

Kepala Disparbud Pangandaran, Dadan Sugistha mengatakan, penataan ini tentunya dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Termasuk dari dampak lingkungan.

“Yang penting nanti keinginan masyarakat di Karapyak terpenuhi. Selain itu Pantai Karapyak juga mempunyai nilai tambah,” kata Dadan di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).

Dadan memastikan, penataan para pedagang akan di lakukan sebelum bulan suci Ramadhan. Hal ini mengingat wisata tersebut kerap ramai di kunjungi sebelum Ramadhan.

“Kita akan melakukan penataan sesegera mungkin. Insya Allah Minggu ini kita akan sampaikan ke pimpinan,” katanya

BACA JUGA:

Dari Ikon Wisata Jadi Bangunan Mati, Potret Pusat Belanja Pangandaran

Sebelumnya, Bangunan kios baru kian menjamur di objek wisata Pantai Karapyak, kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar).

Keberadaan bangunan kios tersebut merusak keindahan destinasi yang di kenal wisata sejuta karang.

Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran, Bangi mengatakan, pihaknya menemukan sedikitnya 8 bangunan kios baru di bagian selatan jalan wisata serta 31 kios yang menumpang di tanah warga.

(Sajidin)