SUMEDANG,FOKUSjabar.id:Pemerintah Kabupaten Sumedang menyelenggarakan bursa kerja besar-besaran sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-448 Sumedang (HJS). Melalui Job Fair Sumedang 2026, pemerintah daerah menyediakan ribuan peluang kerja guna membantu masyarakat mendapatkan penghidupan yang layak, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Gedung Sumedang Creative Center (SCC) ini menghadirkan 22 perusahaan dari wilayah Sumedang, Purwakarta, hingga Majalengka. Beragamnya perusahaan yang berpartisipasi memberikan pilihan karier yang luas bagi para pelamar kerja.
Baca Juga: Ngaret 3 Bulan, Farhan Pastikan Gaji Guru Honorer di Kota Bandung Cair Pekan Ini
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa pemerintah hadir secara nyata untuk menjembatani kebutuhan antara penyedia lapangan kerja dengan tenaga kerja yang kompeten. Ia meninjau langsung pelaksanaan acara untuk memastikan proses rekrutmen berjalan lancar.
“Kami memfasilitasi pertemuan antara dunia usaha dan pencari kerja agar kebutuhan industri dapat terpenuhi oleh tenaga kerja yang sesuai kualifikasi,” ujar Bupati Dony.
Penguatan Keterampilan Lewat BLK
Selain membuka akses lowongan, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) juga menyiapkan program pelatihan bagi masyarakat. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK), para pencari kerja mendapatkan pembekalan keterampilan khusus yang relevan dengan tuntutan industri masa kini.
“BLK melatih mereka terlebih dahulu sehingga kami memiliki basis data keterampilan yang akurat. Hal ini memudahkan sinkronisasi antara spesifikasi keilmuan pencari kerja dengan kebutuhan nyata di dunia kerja,” tambahnya.
Target Penyerapan dan Strategi Jemput Bola
Bupati menekankan bahwa indikator keberhasilan job fair ini bukan sekadar pada kemeriahan penyelenggaraannya, melainkan pada tingkat penyerapan tenaga kerja. Ia menargetkan seluruh lowongan yang tersedia harus terisi oleh para pelamar dan peserta pelatihan.
Guna mencapai target tersebut, Bupati mendorong Disnakertrans untuk lebih aktif melakukan koordinasi dan strategi “jemput bola” ke berbagai perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk terus menambah jumlah lowongan kerja baru demi menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sumedang.
Antusiasme Pencari Kerja
Pelaksanaan bursa kerja ini menarik minat sekitar 1.700 pencari kerja dari berbagai wilayah. Salah satu pelamar asal Situraja, Cikal, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena memudahkannya menjangkau banyak referensi perusahaan dalam satu lokasi.
“Saya merasa senang karena mendapatkan banyak pilihan perusahaan. Ini membuka peluang besar bagi saya dan teman-teman lainnya untuk segera bekerja,” ungkap Cikal. Ia berharap dapat segera diterima di salah satu perusahaan pilihannya serta berharap peluang kerja di Sumedang terus meningkat di masa depan.
(Jingga Sonjaya)


