spot_imgspot_img
Sabtu 10 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 273

Wali Kota Tasikmalaya Tinjau TK Negeri Rakyat, 850 Anak Prasejahtera Dapat Sekolah Gratis

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi dan Bunda PAUD dr. Elvira Kamarrow Putri, berfoto bersama anak-anak usia dini, saat monitoring Program Sekolah TK Negeri Rakyat di TK Pertiwi Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, bersama Bunda PAUD Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, memantau langsung pelaksanaan Program TK Negeri Rakyat, Kamis (6/8/2026). Program pendidikan ini baru saja rilis, Senin (3/8/2026) lalu.

Wali Kota dan Bunda PAUD meninjau dua lokasi sekolah, yakni TK Pertiwi Kecamatan Tawang serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Situ Cibeureum di Kecamatan Tamansari.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Bongkar Modus Penipuan Titip Limit Paylater, Puluhan Korban Rugi Lebih dari Rp500 Juta

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Disdik Kota Tasikmalaya, Yogi Gum Permana, turut mendampingi peninjauan tersebut. Rombongan melihat langsung proses belajar mengajar, kesiapan guru, hingga kelengkapan fasilitas pendukung sekolah.

Viman dan dr. Elvira menyapa dan berinteraksi langsung dengan para siswa di TK Pertiwi. Langkah ini memastikan anak-anak penerima bantuan memperoleh layanan pendidikan yang layak, ramah, dan berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini di TK ini sangat penting dan utama. Anak-anak ini masa depannya Kota Tasikmalaya. Kita pastikan mereka belajar dengan nyaman, gurunya siap, dan fasilitasnya memadai dalam mendukung kegiatan belajar,” ungkap Viman saat berdialog dengan para guru dan orang tua murid.

Program Tasik Pintar Sasar Anak Prasejahtera

TK Negeri Rakyat merupakan program prioritas “Tasik Pintar” cetusan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Program inovatif ini menyasar anak usia 5–6 tahun dari keluarga prasejahtera yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan Desil 2.

Pada tahap awal, sebanyak 850 anak telah terdaftar dan mulai mengenyam pendidikan di berbagai TK negeri dan swasta yang bekerja sama dengan Pemkot.

Pemerintah daerah menanggung seluruh biaya pendidikan peserta didik. Bantuan tersebut mencakup biaya sekolah, penyediaan seragam, tas, sepatu, hingga bantuan operasional bagi lembaga pendidikan.

Viman menegaskan bahwa masalah ekonomi tidak boleh memutus akses pendidikan anak-anak di Kota Tasikmalaya.

“Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah hanya karena orang tuanya kurang mampu. Ini juga bagian dari upaya kita menuntaskan Anak Tidak Sekolah (ATS) dari usia 5–6 tahun dan mendukung Wajib Belajar 13 Tahun,” tegasnya.

Pemkot Siapkan Revitalisasi Gedung SKB Tamansari

Bunda PAUD Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, menjelaskan bahwa 850 siswa penerima manfaat tersebar di TK dekat lingkungan rumah masing-masing agar mudah dijangkau.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan, tidak ada lagi anak usia dini di Kota Tasikmalaya yang kehilangan kesempatan untuk sekolah hanya karena dari keluarga tidak mampu,” ungkapnya.

dr. Elvira membocorkan rencana pembangunan gedung khusus TK Negeri Rakyat untuk memperkuat jangkauan program strategis ini.

“Insyallah, akan di bangun di wilayah Kecamatan Tamansari yakni bangunan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang sudah tidak yang berdiri di sana segera di manfaatkan lagi, akan direvitalisasi untuk sekolah TK Negeri Rakyat Kota Tasikmalaya,” imbuhnya.

Ia berharap perluasan program ini terus berjalan agar seluruh anak usia dini di Tasikmalaya mendapatkan hak belajar secara adil.

“Pemerintah tentu berkewajiban untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Pendidikan usia dini merupakan investasi jangka panjang. Kemudian kita harus menyiapkan generasi penerus bangsa sejak dini melalui pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkasnya.

(Seda)

Dedi Mulyadi Minta SHM Pantai Madasari Dibatalkan, Bupati Pangandaran Kawal Proses di BPN

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: penampakan plang yang mengklaim kawasan harim laut atau sempadan pantai di Pantai Madasari Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus mendorong penyelesaian polemik Sertifikat Hak Milik (SHM) yang mengklaim kawasan harim laut atau sempadan pantai di Pantai Madasari.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, memanggil pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangandaran guna meminta penjelasan resmi mengenai terbitnya SHM di area publik tersebut.

Baca Juga: Ganti Rugi Bangkai Tongkang Batu Bara di Pangandaran Belum Cair, Pemkab Tunggu Hitungan KLH

Berdasarkan penjelasan BPN, dokumen sertifikat itu terbuat jauh sebelum pemerintah mengesahkan aturan terbaru mengenai batas sempadan pantai.

“Kemarin saya sudah memanggil BPN. Yang saya tangkap dari penjelasan mereka, Perpres itu keluar tahun 2016, sedangkan sertifikat tersebut diterbitkan sekitar tahun 1990-an,” ujar Citra di Pendopo Bupati Pangandaran, Kamis (6/8/2026).

Bupati Lapor ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Selain berkoordinasi dengan BPN daerah, Citra membawa persoalan krusial ini ke level provinsi saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Bandung.

Gubernur menyarankan Bupati untuk memegang kontak Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat agar pembahasan masalah tanah harim laut ini berjalan lebih fokus bersama instansi terkait.

“Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur. Beliau meminta nomor Kanwil BPN di provinsi supaya persoalan ini bisa lebih jelas. Saya sampaikan bahwa masalah tanah harim laut di Pangandaran bukan hanya satu. Kalau memlakukan pemeriksaan, kemungkinan ada lebih dari satu, termasuk di Madasari,” katanya.

Citra menegaskan bahwa Gubernur Dedi Mulyadi memegang komitmen kuat untuk mencari solusi permanen agar sengketa serupa tidak kembali terjadi.

“Beliau bilang nanti akan didiskusikan bagaimana cara menyelesaikannya ke depan dan tentunya supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucap Citra.

Pemkab Pangandaran Kawal Pembatalan SHM di BPN

Citra turut menanggapi instruksi tegas Gubernur Dedi Mulyadi yang meminta pembatalan status SHM di kawasan sempadan pantai tersebut. Pihaknya akan mengawal janji BPN terkait penyelesaian administratif sertifikat tanah itu.

“Pak Dedi sudah menyampaikan statement meminta agar sertifikat itu dibatalkan. Saya akan koordinasi lagi dengan BPN mengenai komitmen terhadap pernyataan Pak Gubernur. Kemarin yang datang ke sini bukan kepala BPN karena beliau sedang di Bandung, hanya perwakilannya,” ujarnya.

Citra berharap seluruh tahapan hukum dan administratif berjalan lancar hingga BPN secara resmi mencabut dokumen kepemilikan tersebut.

“Ya semoga saja. Tentunya harus menempuh proses terlebih dahulu. Mudah-mudahan bisa dibatalkan karena itu adalah harim laut,” pungkasnya.

(Sajidin)

Ganti Rugi Bangkai Tongkang Batu Bara di Pangandaran Belum Cair, Pemkab Tunggu Hitungan KLH

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Proses pencairan ganti rugi bagi masyarakat terdampak bangkai kapal tongkang batu bara di perairan Cibenda, Kecamatan Parigi, masih menggantung. Pihak terkait kini menunggu hasil penghitungan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, membeberkan hal tersebut usai memimpin rapat koordinasi di Pendopo Bupati Pangandaran, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga: Orangtua yang Diduga Meninggalkan Bayi Perempuan Dicari Polres Pangandaran 

Citra menjelaskan bahwa pihak asuransi belum bisa mencairkan kompensasi kerusakan lingkungan. Pihak asuransi membutuhkan penetapan nilai kerugian lingkungan secara pasti dari pihak KLH sebelum membayar ganti rugi.

“Namun untuk ganti rugi seperti jaring itu sudah diganti. Intinya yang terdampak langsung dan terlihat nominalnya itu sudah diganti,” ujar Citra.

Pemkab Pangandaran Desak Pengangkatan Bangkai Tongkang

Bupati Pangandaran mendesak pihak pemilik kapal dan asuransi agar segera mengangkat bangkai kapal serta ceceran batu bara dari dasar laut perairan Parigi.

“Semua ingin secepatnya mengangkat batu bara dan bangkai kapal tongkang itu segera dari dasar laut,” tegas Citra.

Citra juga menyayangkan pola komunikasi perusahaan yang minim hingga memicu simpang siur informasi di tengah masyarakat. Padahal, rencana teknis penanganan sudah mencakup pembersihan total dan pengangkatan kapal.

“Saya bilang ke pihak asuransi dan perusahaan, pentingkan koordinasi dan komunikasi kepada pemerintah daerah agar tidak terjadi bola liar,” pungkasnya.

HNSI Minta Pemkab Pangandaran Bentuk Satgas Khusus

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengaku telah menyurati Bupati untuk menanyakan kepastian penanganan kasus tersebut.

Jeje mengeluhkan minimnya akses komunikasi antara pihak perusahaan dengan para nelayan terdampak. Karena itu, ia mendorong pembentukan satgas penanganan khusus.

“Saya minta ke Ibu Bupati ada pejabat senior yang menjadi satgas penanganan batu bara agar mempermudah komunikasi,” kata Jeje.

(Sajidin)

Kapolres Ciamis Sebut Media Mitra Strategis Polri, PWI Siap Perkuat Sinergi untuk Publik

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kapolres Ciamis Polda Jawa Barat, AKBP Eko Iskandar, menggelar kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan antara jajaran kepolisian dan insan pers.

Pertemuan hangat tersebut menjadi ruang untuk memperkuat saluran komunikasi. Kedua pihak membangun komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Aksi Gotong Royong Mengharukan, Warga dan TNI Bersihkan Puing Tiga Rumah yang Terbakar di Ciamis

AKBP Eko Iskandar menegaskan kunjungannya bertujuan murni untuk menjalin silaturahmi dan memelihara hubungan baik dengan para wartawan. Ia menilai komunikasi terbuka antara Polri dan media memegang peran vital dalam menjaga kepercayaan publik.

“Media massa merupakan salah satu mitra strategis kepolisian karena memiliki peran besar dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat mulai dari kebijakan pemerintah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga berbagai edukasi yang bermanfaat bagi publik,” katanya, Kamis (6/8/2026).

Tantangan Arus Informasi di Era Digital

Eko menuturkan bahwa hubungan baik antara wartawan dan polisi perlu terus berlanjut agar informasi di tengah masyarakat tetap jernih dan tidak memicu kesalahpahaman.

Laju perkembangan arus informasi saat ini bergerak sangat pesat. Dalam hitungan jam, berbagai peristiwa dan isu menyebar luas melalui beragam platform digital.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama bagi kepolisian dan media. Kedua institusi harus memastikan setiap informasi telah melewati proses verifikasi sebelum tayang.

“Kami yakin berita yang dihasilkan wartawan sudah melalui penyaringan yang baik sehingga beritanya bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

PWI Sambut Baik Langkah Sinergis Polres Ciamis

Ketua PWI Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, Anhtika Asmara, memberikan apresiasi tinggi atas kedatangan Kapolres Ciamis bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ciamis.

Anthika menegaskan kesiapan para jurnalis untuk terus menjalin kerja sama profesional bersama kepolisian dalam menyajikan berita berkualitas.

“Kami siap bersinergi dengan Polres Ciamis dalam menyampaikan informasi ke publik sesuai fakta dan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan untuk kemajuan Ciamis,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Wali Kota Banjar Tinjau Korban Kebakaran, Pemkot Siapkan Anggaran Bangun Kembali Tiga Rumah

0
BANJAR, FOKUSJabar.id
Caption: Wali Kota Banjar Sudarsono menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar, Sudarsono, bersama Wakil Wali Kota Supriana dan Sekretaris Daerah Soni Harison mendatangi langsung korban kebakaran di Lingkungan Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kamis (6/8/2026).

Kedatangan jajaran pimpinan daerah ini menjadi wujud empati serta komitmen nyata Pemerintah Kota Banjar dalam mempercepat pemulihan para korban.

Baca Juga: 3 Rumah di Mekarsari Kota Banjar Dilalap Si Jago Merah

Berdasarkan data BPBD Kota Banjar, amukan si jago merah menerjang pemukiman warga pada Rabu (5/8/2026) dini hari. Kebocoran tabung gas saat aktivitas memasak memicu timbulnya kobaran api. Musibah ini merusak berat tiga rumah milik Yayah Sadiah, Sodikin, dan Dilla Rizki Novagandara.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar bersama warga bergerak cepat memadamkan api sehingga kobaran tidak merembet ke bangunan lain. Namun, tiga keluarga tersebut kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.

Pemkot Banjar Cari Anggaran Bangun Rumah Korban

Wali Kota Banjar, Sudarsono, menyampaikan rasa prihatin mendalam saat menemui para korban. Ia menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan para korban memperoleh bantuan cepat dan perhatian penuh.

“Hari ini kami hadir lengkap untuk memberikan dukungan kepada para korban. Untuk nilai kerugian masih akan kami hitung. Selanjutnya kami akan mencari sumber anggaran untuk membantu membangun kembali rumah warga yang terdampak,” ujarnya.

Pemerintah Salurkan Sembako dan Koordinasi Lintas Sektor

Sebagai bentuk kepedulian awal, Wali Kota Banjar menyerahkan paket sembako dan kebutuhan rumah tangga kepada keluarga terdampak.

Pemkot Banjar terus mematangkan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar penanganan pascabencana berjalan tanggap dan efektif.

“Pemerintah Kota Banjar memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah dan pihak terkait agar proses penanganan pasca kebakaran dapat berjalan cepat, sehingga para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ungkap Sudarsono.

(Agus Purwadi)

Buruan SAE Bandung Tembus Forum Internasional di Milan, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kota Bandung Gin Gin Ginanjar (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membawa inovasi pertanian perkotaan (urban farming) Buruan SAE ke panggung internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.

Saat menghadiri forum internasional di Milan, Italia, delegasi Kota Bandung memaparkan konsep integrasi hasil tani lokal langsung ke rantai pasok dapur sekolah.

Baca Juga: Gerbang SDN 026 Bojongloa Bandung Digembok Lagi, Murid Terpaksa PJJ di Tengah Sengketa Lahan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengikuti ajang Exploring Capacity Building Needs to Strengthen Indonesia’s Makan Bergizi Gratis Programme pada 27–30 Juli 2026 lalu.

Forum global tersebut mempertemukan kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dunia untuk mematangkan tata kelola pangan perkotaan.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menegaskan kehadiran Kota Bandung membawa misi penting bagi kemandirian pangan daerah.

“Keikutsertaan ini bukan sekadar menghadiri forum global, melainkan langkah nyata untuk menyelaraskan kesiapan lokal Kota Bandung dengan standar internasional, khususnya dalam aspek keamanan pangan, pengawasan mutu, manajemen rantai pasok, dan kapasitas sumber daya manusia pengelola dapur,” kata Gin Gin, Kamis (6/8/2026).

Hasil Panen Buruan SAE Masuk Rantai Pasok Dapur Sekolah

Delegasi Kota Bandung mempresentasikan Project Proposal School Meal Kota Bandung di depan para peserta internasional. Konsep ini menggabungkan hasil panen urban farming langsung ke sistem distribusi makanan peserta didik.

Lewat skema ini, kelompok tani lokal dan jaringan Buruan SAE menyuplai bahan segar secara langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bandung. Strategi tersebut sukses memangkas rantai distribusi, menjaga kesegaran bahan pangan, dan meningkatkan efisiensi pasokan.

Gin Gin menilai penggabungan produksi pangan lokal dengan program MBG memberi manfaat ganda. Selain menjamin gizi anak-anak, skema ini membuka peluang ekonomi baru bagi para petani kota dan koperasi.

Gali Pengalaman Internasional Demi Penguatan Kebijakan

Pengalaman dari forum Milan memberikan amunisi baru bagi Pemkot Bandung untuk menyempurnakan implementasi program gizi nasional. Langkah ini sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang riset, inovasi, dan peningkatan kualitas SDM.

“Pemerintah diharapkan semakin berpihak dan mampu memaksimalkan potensi daerah yang selama ini memiliki daya dorong besar dalam memperkuat kemandirian pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil produksi petani maupun koperasi masyarakat,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Jelang Final Piala Presiden 2026, Persib Bandung Ungkap Kondisi Terbaru Dion Markx dan Berguinho

0
PERSIB, FOKUSJabar.id
Berguinho

BALI,FOKUSJabar.id: Asisten Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, membeberkan kondisi terkini dua penggawanya, Dion Markx dan Berguinho. Kedua pemain tersebut masih menjalani program pemulihan cedera secara intensif.

Igor Tolic menjelaskan bahwa Dion Markx menunjukkan perkembangan fisik yang sangat positif dan mulai melahap porsi latihan dari tim pelatih.

Baca Juga: Adhitia Herawan Bocorkan Sponsor Baru Persib Bandung, Jumlahnya Lebih Banyak dari Musim Lalu

“Dion semakin membaik, perkembangannya bagus. Kami sudah melakukan beberapa tes di pantai bersamanya dan dia berlatih setiap hari,” kata Igor Tolic.

Berguinho Masih Hindari Aktivitas Fisik Berat

Sementara itu, Berguinho yang kini menginjak usia 29 tahun masih fokus menjalani program pemulihan awal. Pemain asal Brasil ini belum mendapat izin untuk melahap porsi latihan berintensitas tinggi.

Meski begitu, tim medis melihat progres membaik pada Berguinho dan berharap sang pemain dapat segera bergabung dengan skuad Maung Bandung secara normal.

“Sedangkan Berguinho masih dalam tahap pemulihan, jadi dia belum melakukan aktivitas berat seperti berlari atau melompat, dia hanya menjalani pemulihan fisik normal, tidak ada yang spesial,” jelasnya.

Persib Fokus Hadapi Persebaya di Laga Puncak

Kedua pemain tersebut mengalami cedera saat membela Maung Bandung pada fase grup turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Masalah fisik itu juga memaksa mereka absen saat Persib menumbangkan Persija Jakarta pada laga semifinal.

Kini, Persib Bandung mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pamungkas Piala Presiden 2026.

Laga puncak turnamen pramusim ini berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

(Arif)