spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 12

Nobar Piala Dunia di Lapas Ciamis, Petugas, TNI dan Warga Binaan Bersatu Dukung Tim Favorit

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Kegiatan Nobar di Lapas Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis bersama personel Kodim 0613 Ciamis Kodam III/Siliwangi berkumpul bersama Warga Binaan Lapas Ciamis. Mereka menyatu untuk menyaksikan serunya pertandingan Piala Dunia dalam acara nonton bareng (nobar).

Atmosfer seru dan penuh keakraban terlihat jelas sepanjang kegiatan nonton bareng tersebut bergulir. Para petugas dan warga binaan saling melempar tawa dan sorak-sorai saat memberikan dukungan penuh kepada kesebelasan jagoan mereka masing-masing.

Baca Juga: Batik Cakra Galuh Resmi Hadir, Perpaduan Sejarah, Filosofi dan Sentuhan Modern

Kalapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, memaparkan bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan nonton bareng ini untuk memberikan hiburan segar bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pidana di dalam Lapas.

“Melalui kegiatan ini Lapas Ciamis berkomitmen terus untuk memberikan sarana rekreasi dan hiburan yang positif bagi warga binaan,” kata Supriyanto, Minggu (12/7/2026).

Supriyanto menuturkan, momen nonton bareng ini menjadi bukti nyata kuatnya hubungan sinergitas yang tumbuh antara Lapas Ciamis dan Kodim 0613/Ciamis. Kolaborasi erat ini memegang peran penting dalam menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata hubungan baik kedua instansi dalam menjaga keamanan,” ucapnya.

Supriyanto menambahkan, pihak Lapas tidak akan berhenti menggelar acara kebersamaan ini dengan jajaran Kodim 0613/Ciamis saja. Ke depan, mereka berencana merangkul berbagai instansi serta lembaga hukum lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Sinergitas yang telah dijalin bersama ini akan terus kami jalin dan nantinya juga dengan pihak keamanan lainnya,” jelas Supriyanto.

Acara nonton bareng tersebut menyuguhkan laga sengit antara Argentina melawan Swiss. Pertandingan berdurasi penuh itu akhirnya berujung dengan kemenangan Tim Tanggo Argentina yang sukses menekuk Swiss lewat skor akhir 3-1.

(Husen Maharaja)

Diduga Ada Masalah, Deden Sopian Minta BPK Periksa Pembangunan RSUD Limbangan

0
RSUD Limbangan fokusjabar.id
Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Infrastruktur PM Gatra, Deden Sopian, SHI

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Infrastruktur Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Deden Sopian mengaku prihatin sekaligus menyayangkan mangkraknya proyek pembangunan gedung RSUD Limbangan.

Bagaimana tidak, proyek senilai Rp40 milar lebih itu di mulai tahun 2020 dan di targetkan rampung Tahun 2024.

BACA JUGA:

PM Gatra Pertanyakan Pembangunan RSUD Limbangan

Meski bangunan utamanya telah berdiri dengan desain yang megah, namun proyek tersebut terhenti pada tahap akhir. Alhasil, pembangunannya mangkrak.

Kondisi bangunan RSUD Limbangan tidak terawat. Rumput dan semak liar tumbuh di area sekitar bangunan serta akses masuk tidak terpelihara.

“Proyek tersebut belum rampung sesuai jadwal. Bangunannya tidak terawat. Sehingga dana besar itu belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut, Minggu (12/7/2026).

“Anggaran Rp40 milyar adalah hak rakyat. Sangat di sayangkan jika hasilnya hanya bangunan yang di biarkan rusak sebelum di manfaatkan,” Deden menambahkan.

Dia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Garut membuka rincian penggunaan dana, alasan keterlambatan dan langkah nyata selanjutnya terkait pembangunan RSUD Limbangan.

Deden mendesak Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan untuk memastikan ada dan tidaknya penyimpangan dalam proyek RSUD Limbangan.

“Saya mendesak BPK turun langsung. Periksa anggarannya, periksa kontraknya. Jangan sampai uang rakyat puluhan milyar rupiah menjadi bangunan tak bermanfaat,” tegas Deden.

“Sayang sekali uang rakyat habis tapi manfaatnya tidak ada,” Dia menambahkan.

BACA JUGA:

Disperkim Garut Sosialisasi dan FGD Perubahan Perbup Pengelolaan PSU Perumahan

Dia berharap, Pemkab Garut segera menyelesaikan proyek pembangunan RSUD Limbangan. Dengan begitu, masyarakat Kecamatan Balubur Limbangan, Cibatu hingga Kersamanah tidak harus menempuh perjalanan puluhan kilometer demi mendapatkan penanganan medis.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Ketua Umum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen menyebut, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai status proyek strategis tersebut.

Menurut Dia, masyarakat tidak hanya butuh penjelasan mengenai keterlambatan pembangunan. Namun juga jaminan bahwa bangunan tersebut benar-benar aman sebelum di gunakan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan.

“RSUD adalah bangunan dengan tingkat risiko tinggi karena akan di gunakan untuk melayani masyarakat. Keselamatan pasien, tenaga kesehatan dan seluruh pengguna harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai rumah sakit di operasikan tanpa kepastian mengenai kelayakan struktur bangunannya,” ungkap Holil.

(Bambang Fouristian)

Warga Kawarasan Pangandaran Antre Air Sumur Tua

0
warga kawarasan fokusjabar.id
Warga kawarasan ngangsu atau mengambil air bersih dari sumur tua

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Musim kemarau mulai di rasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar). Salah satunya  warga Blok Galumprit, Dusun Kawarasan Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang.

Mereka harus berjuang mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:

Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Pangandaran Tembus 425 Ribu

‎Sejak sebulan terakhir, sumur tua di area perkebunan kembali menjadi tumpuan utama. Setiap pagi dan sore, warga berdatangan membawa jerigen, ember hingga tumpukan pakaian kotor untuk mengambil air sekaligus mencuci.

‎Pantauan di lokasi, Minggu (12/7/2026) puluhan warga tampak bergantian menimba air dari sumur yang sudah di gunakan selama puluhan tahun itu.

‎Suasana gotong royong masih terasa. Meski mereka harus rela mengantre dan berjalan kaki lebih dari 100 meter.

‎Bagi warga Kawarasan, pemandangan seperti ini bukan hal baru. Setiap kali musim kemarau tiba, sumur tua itu selalu menjadi sumber kehidupan ketika pasokan air bersih ke permukiman mulai berkurang.

‎Seorang warga, Yati Hayati (65) mengaku sudah sekitar satu bulan mengambil air dari sumur tersebut.

‎“Dari rumah jaraknya sekitar 100 meter. Jadi kalau musim kemarau, warga menimba air ke sini,” kata Yati.

‎Menurutnya, kondisi serupa hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Beruntung, sumur ini berada tidak jauh dari saluran irigasi. Sehingga debit airnya masih cukup terjaga.

‎“Kebetulan sumur ini dekat dengan irigasi. Jadi kalau irigasinya masih banyak air, sumur ini berair,” katanya.

‎Warga lainnya, Sano (46) mengatakan, Dusun Kawarasan memang menjadi salah satu wilayah rawan krisis air bersih saat kemarau.

‎BACA JUGA:

Atraksi Gocek Bola di Akuarium Indonesia Pangandaran Pukau Pengunjung

‎“Setiap musim kemarau, warga di sini pasti kesulitan air bersih. Baru kemarau sekitar sebulan saja, warga sudah mulai mencari sumber air,” ucap Sano.

‎Ia berharap, pemerintah segera memberikan solusi jangka panjang agar persoalan kekurangan air bersih tidak terus berulang setiap tahun.

Hingga saat ini, warga masih bergantung pada sumur tua dan sumber air di sekitar irigasi untuk bertahan di tengah kemarau yang di perkirakan akan terus berlangsung beberapa bulan ke depan.

(Sajidin)

Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Pangandaran Tembus 425 Ribu

0
libur sekolah wisata pangandaran fokusjabar.id
Aktivitas wisatawan bermain air dan pantai barat Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Momentum libur sekolah membuat jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) melonjak.

‎Berdasarkan data retribusi hingga Minggu (12/7/2026) pukul 12.00 WIB, total wisatawan yang datang ke 6 destinasi utama mencapai 425.380 orang.

BACA JUGA:

Bukan Nonton Biasa, Piala Dunia 2026 Dirayakan di Dalam Akuarium Raksasa Pangandaran

‎Kepala Bidang Retribusi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, Bagus mengatakan, lonjakan paling tinggi terjadi saat akhir pekan.

‎“Kenaikan kunjungan sangat terasa sejak akhir Juni hingga awal Juli. Puncaknya terjadi pada Sabtu (4/7/2026) dengan jumlah 55.007 wisatawan dalam sehari,” kata Bagus, Minggu (12/7/2026).

‎Menurutnya, dari 6 objek wisata yang di data, Pantai Pangandaran masih menjadi primadona dengan total kunjungan 253.057 orang selama periode 25 Juni-12 Juli 2026.

Selanjutnya Pantai Batukaras dengan 79.244 orang, Karapyak 26.852 orang, Batu Hiu 25.891 orang, Green Canyon 22.216 orang, dan Pantai Madasari 18.120 orang.

‎Bagus mengatakan, jika di rinci per hari, Sabtu-Minggu selalu mencatatkan jumlah tertinggi.

Pada Sabtu 27 Juni 2026 tercatat 36.935 wisatawan, Minggu 28 Juni 29.012 wisatawan. Kemudian Sabtu 4 Juli 55.007 wisatawan dan Minggu 5 Juli 45.447 wisatawan.

‎Sementara untuk update Minggu 12 Juli 2026 pukul 00.00-12.00 WIB, tercatat 11.124 wisatawan berkunjung ke seluruh objek wisata.

‎Menurut Bagus, tingginya angka kunjungan dipengaruhi dua faktor utama, yakni libur sekolah dan berbagai event yang digelar di Pangandaran, termasuk atraksi bertema Piala Dunia 2026.

‎“Libur sekolah membuat keluarga banyak yang memilih Pangandaran sebagai destinasi. Ditambah ada event-event yang membuat wisatawan betah lebih lama,” jelasnya.

BACA JUGA:

PLN ULP Pangandaran Batalkan Pemadaman Terencana

‎Bagus memprediksi jumlah kunjungan masih akan terus bertambah hingga libur sekolah berakhir. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk memastikan pelayanan, kebersihan, dan keamanan tetap terjaga.

‎“Kami menghimbau wisatawan datang lebih awal, patuhi aturan, dan jaga kebersihan agar liburan nyaman,” pungkasnya.

(Sajidin)

Berikut 4 Tim Negara Lolos Semifinal Piala Dunia 2026

0
semifinal Piala Dunia 2026 fokusjabar.id
4 Tim semifinal Piala Dunia 2026

AMERIKA SERIKAT, FOKUSJabar.id: Argentina lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah membungkam harapan Swiss dengan skor 3-1 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026).

Laga Argentina versus Swiss berlangsung ketat. Duel kedua tim berakhir imbang 1-1 di waktu normal dan dilanjut ke babak tambahan.

BACA JUGA:

Pemkab Pangandaran Gelar Nobar Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, Gratis untuk Masyarakat

Argentina unggul lebih dulu lewat gol Alexis Mac Allister di menit ke-10. Mac Allister sukses menyundul umpan sepak pojok yang di lepaskan sang megabintang Lionel Messi.

Swiss menyamakan skor melalui Dan Ndoye di menit ke-67. Dia nerhasil menaklukkan Emiliano Martinez lewat tembakan dari sudut yang terbilang sempit.

Tim Argentina menjadi tim terakhir yang lolos ke semiifinal Piala Dunia 2026. Di mana sebelumnya, Inggris lolos setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1.

Norwegia unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup. Dia mencetak gol indah lewat tembakan kaki kiri. Bola sepakannya membentur tiang lalu masuk ke gawang.

Inggris kemudian menyamakan skor lewat Jude Bellingham yang berhasil masuk kotak penalti setelah menerima umpan Anthony Gordon.

Dia sukses menaklukkan penjaga gawang Norwegia, Orjan Nyland dari jarak dekat.

Pertandingan di lanjutkan ke babak extra time. Di momen ini, Bellingham bisa mencetak gol kedua dan membawa Inggris menang 2-1.

Sementara Spanyol dan Prancis sudah lebih dulu memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026. Kedua tim tersebut akan bentrok di babak semifinal.

Timnas Prancis lolos ke semifinal usai menaklukkan Maroko dengan skor 2-0.

Kedua goltersebut masing-masing di cetak Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Sedangkan Spanyol berhasil menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1. Gol pertama Spanyol di cetak Fabian Ruiz. Kemudian di samakan oleh Charles De Ketelaere.

BACA JUGA:

Bukan Nonton Biasa, Piala Dunia 2026 Dirayakan di Dalam Akuarium Raksasa Pangandaran

Dalam kondisi imbang, Mikel Merino menjadi penentu kemenangan lewat golnya di menit ke-88.

Mikel Merino mengulang momen gemilang di babak sebelumnya ketika Spanyol mengalahkan Portugal dengan skor 1-0 lewat gol yang ia cetak di masa injury time.

(Bambang Fouristian)

Latihan Perdana Persib Bandung, Ini Kata Adam Alis

0
adam alis persib bandung fokusjabar.id
Adam Alis (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Latihan perdana Persib Bandung di sambut antusias para pemain setelah libur kompetiasi. Salah satunya, Adam Alis.

Dia mengaku, sesi latihan tersebut menjadi momentum untuk bertemu kembali dengan rekan-rekan setim dan menjadi ajang adaptasi dengan sejumlah pemain baru.

BACA JUGA:

Persib Tunjuk Achmad Jufriyanto jadi Asisten Pelatih

“Alhamdulillah senang bisa kembali lagi setelah dua bulan kami liburan. Bisa bertemu teman-teman lama dan ada juga yang baru. Mudah-mudahan bisa lebih dekat lagi dengan pemain-pemain baru dan bisa cepat chemistry-nya ke depan,” kata Adam Alis.

Dia optimistis menatap musim depan yang di pastikan lebih padat dengan keikutsertaan di empat kompetisi sekaligus. Termasuk Liga 1, Piala Presiden dan AFC Champions League (ACL) Two.

Gelandang Persib ini menyebut, pergerakan transfer manajemen musim ini berhasil membangun kedalaman skuad yang sangat mumpuni.

Terlebih, kekuatan Pangeran Biru di prediksi masih akan bertambah karena komposisi pemain saat ini belum sepenuhnya lengkap.

“Saya lihat pemain-pemain baru juga banyak, kita punya kedalaman skuad yang luar biasa di musim ini. Mungkin masih banyak yang baru lagi yang akan datang,” katanya.

BACA JUGA:

Piala Presiden 2026: Persib Berpotensi Tampil dengan Skuad Muda

Adam berharap, komposisi skuad yang solid bisa membawa timkebanggaan Bobotoh meraih prestasi yang lebih tinggi di bandingkan musim sebelumnya.

“Mudah-mudahan musim ini menjadi yang terhebat,” pungkas Adam Alis.

(Bambang Fouristian)

PM Gatra Pertanyakan Pembangunan RSUD Limbangan

0
PM Gatra RSUD Limbangan fokusjabar.id
Kondisi bangunan RSUD Limbangan Kabupaten Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan pembangunan RSUD Limbangan yang hingga kini belum di fungsikan.

Bangunan utamanya telah berdiri dengan desain yang megah. Proyek tersebut terhenti pada tahap akhir. Alhasil, pembangunannya mangkrak.

BACA JUGA:

Ormas GAS Soroti Raker Disdik Garut di Luar Kantor

Kini kondisi bangunan RSUD Limbangan tidak terawat. Rumput dan semak liar tumbuh di area sekitar bangunan serta akses masuk tidak terpelihara.

Ketua Umum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen menyebut, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai status proyek strategis yang sangat di nantikan warga Garut Utara.

Menurut Dia, masyarakat tidak hanya butuh penjelasan mengenai keterlambatan pembangunan. Namun juga jaminan bahwa bangunan tersebut benar-benar aman sebelum di gunakan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan.

“RSUD adalah bangunan dengan tingkat risiko tinggi karena akan di gunakan untuk melayani masyarakat. Keselamatan pasien, tenaga kesehatan dan seluruh pengguna harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai rumah sakit di operasikan tanpa kepastian mengenai kelayakan struktur bangunannya,” ungkap Holil.

Oleh karena itu, PM Gatra meminta Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin segera menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat mengenai status terkini RSUD Limbangan.

“Apa kendala yang mengakibatkan pembangunan RSUD Limbangan mangkrak?,” tanya Holil, Minggu (12/7/2026).

Pihaknya mendesak di lakukan audit teknis independen terhadap bangunan RSUD Limbangan sebelum pembangunan di lanjutkan maupun sebelum rumah sakit di operasikan.

Audit tersebut mencakup pemeriksaan kondisi struktur bangunan, mutu beton, pondasi, kondisi tanah dasar (geoteknik), potensi penurunan tanah (settlement) serta seluruh aspek keselamatan konstruksi sesuai standar nasional.

Pihaknya mengusulkan agar pemeriksaan di lakukan oleh lembaga yang memiliki kompetensi tinggi di bidang rekayasa struktur dan geoteknik.

“Kami tidak menuduh telah terjadi kegagalan pondasi ataupun kegagalan struktur. Justru karena belum ada kepastian itulah kami minta di lakukan pengujian laboratorium secara independen. Dengan begitu, semua spekulasi di masyarakat dapat di jawab secara ilmiah dan objektif,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Pemkab Garut-Kemenkeu dan LMAN Jajaki Kerja Sama Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keamanan bangunan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah.

Sebagai salah satu proyek strategis pelayanan kesehatan di wilayah utara Kabupaten Garut, keberadaan RSUD Limbangan memiliki arti yang sangat penting.

Rumah sakit ini di harapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan, mempercepat penanganan pasien, mengurangi beban RSU dr. Slamet Garut serta menjadi infrastruktur kesehatan utama bagi masyarakat Garut Utara.

Holil menegaskan, permintaan audit independen bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu. Namun untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang telah di keluarkan menghasilkan bangunan yang aman, berkualitas dan siap melayani masyarakat.

“Masyarakat Garut Utara tidak butuh polemik. Namun butuh kepastian, transparansi, akuntabilitas dan percepatan penyelesaian RSUD Limbangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan konstruksi,” katanya.

“Jangan sampai rumah sakit yang di bangun dengan uang rakyat justru menimbulkan risiko bagi rakyat,” pungkas Holil Aksan Umarzen.

(Bambang Fouristian)