JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengklaim program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal menciptakan perputaran uang Rp223 trilyun per tahun di tingkat desa.
Selain itu, menurut Prabowo Subianto, keberadaan KDKMP memperkuat perekonomian rakyat.
BACA JUGA:
Prabowo Subianto Blak-blakan Soal Biodiesel B50
“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp223 trilyun tiap tahun,” kata presiden di kutip jawapos, Selasa (14/7/2026).
Prabowo Subianto menegaskan, KDKMP akan menjadi pusat layanan ekonomi desa. Termasuk sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang subsidi yang telah di tetapkan pemerintah.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah menargetkan penyaluran subsidi menjadi lebih tepat sasaran sekaligus menutup celah penyelewengan. Termasuk penyelundupan barang subsidi ke luar negeri.
“Semua barang subsidi harus di salurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya.
Presiden menyebut, KDKMP akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.
KDKMP juga akan di lengkapi toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa yang menyediakan obat-obatan dengan harga terjangkau, gudang serta gudang pendingin untuk membantu petani dan nelayan menyimpan hasil panen maupun hasil tangkapan.
KDKMP juga di rancang untuk memutus rantai tengkulak melalui sistem pembelian siaga (offtaker). Sehingga koperasi siap membeli hasil panen petani dan tangkapan nelayan dengan harga yang adil dan stabil.
BACA JUGA:
BPJS Kesehatan Umumkan Kinerja 2025, Aset Dana JKN Tembus Rp30 Triliun
Skema ini di harapkan dapat melindungi petani dan nelayan dari anjloknya harga akibat permainan pasar.
“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 trilyun di petani, peternak dan nelayan,” pungkas Prabowo Subianto.
(Bambang Fouristian)



