spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 113

Kalah 3-1 dari Persib Bandung, Ini Kata Pelatih PSM Makassar

0
Pelatih PSM Makassar fokusjabar.id
Pelatih PSM Makassar (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menyebut, melawan rim tuan rumah Persib Bandung yang merupakan sang juara tidak mudah bagi anak asuhnya.

Sehingga laga pekan perdana Super League 2026-2027 di Stadion Gelora bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026) malam anakasuhnya menelan kekalahan dengan skor 3-1.

BACA JUGA:

Persib Menang atas PSM, Uilliam Barros: Awal yang Bagus

Bagi Pelatih PSM Makassar, laga tersebut menjadi ujian berat. Mengingat Persib Bandung merupakan juara bertahan Super League.

Menurut Darije Kalezic, PSM Makassar sejatinya tampil solid di babak pertama dan unggul lebih dulu lewat gol cepat Kodai Tanaka menit ke-6.

Pertahanan rapat skuad Juku Eja sempat membuat barisan penyerang Maung Bandung frustrasi. Namun, peta kekuatan berubah seusai turun minum.

Keputusan pelatih Persib, Igor Tolic memasukkan Balsa Sekulic terbukti ampuh menambah daya gedor.

Pemain Persib terbukti memberondong gawang Hilmansyah dengan tiga gol melalui Patricio Matricardi menit 48, Balsa Sekulic menit 51, dan Uilliam Barros Pereira menit 82.

Darije Kalezic menilai, timnya kehilangan fokus dan lengah di awal babak kedua, hingga akhirnya harus di bayar mahal.

“Kami tidak setajam babak pertama saat keluar dari ruang ganti. Kami di hukum dua gol hanya dalam kurun lima menit,” kata Darije Kalezic di kutip jpnn.com.

BACA JUGA:

Remontada vs PSM, Pelatih Persib Terharu Sambutan Bobotoh

Meski menyayangkan proses gol pertama Persib yang lahir dari situasi sepak pojok, Darije Kalezic legawa menerima kekalahan.

Juru taktik asal Bosnia Herzegovian ini pun mendoakan kesuksesan Persib yang akan mengarungi jadwal kompetisi padat musim ini.

(Bambang Fouristian)

Patricio Matricardi Player of the Match Persib vs PSM Makassar

0
Patricio Matricardi fokusjabar.id
Patricio Matricardi (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bek Persib Bandung, Patricio Matricardi di nobatkan sebagai Player of the Match pada pertandingan perdana Super League 2026/2027 kontra PSM Makassar.

Dia menyebut, penghargaan individu bukanlah hal terpenting. Ia justru memberikan apresiasi kepada Bobotoh yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:

Remontada vs PSM, Pelatih Persib Terharu Sambutan Bobotoh

“Saya apresiasi kepada Bobotoh yang memberikan dukungan sepanjang pertandingan,” ungkap Patricio Matricardi.

Laga kemenangan Persib dengan skor 3-1 di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (6/8/2026) malam.

Matricardi tidak hanya tampil solid di lini belakang, tetapi juga menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan Maung Bandung.

Pemain asal Argentina tersebut mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-48 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Thom Haye.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Persib yang sempat tertekan dan tertinggal 0-1 mampu membalikkan keadaan pada babak kedua.

Tiga menit setelah gol Matricardi, Balsa Sekulic membawa berbalik unggul 2-1. Uilliam Barros kemudian memastikan kemenangan Pangeran Biru melalui golnya pada menit ke-82.

BACA JUGA:

Jelang Persib vs PSM, Ribuan Bobotoh Mulai Padati GBLA

“Terima kasih atas dukungan hari ini. Saya sangat senang dengan gol bersama tim, memenangkan laga pertama di musim ini, dan kami terus berusaha menatap laga di depan. Kami memiliki perjalanan yang panjang dan kami membutuhkan kalian (Bobotoh),” kata Matricardi.

Dia menyadari, kemenangan pada pertandingan pembuka menjadi modal penting bagi perjalanan di Super League musim ini.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kompetisi baru saja di mulai. Karena itu, dukungan Bobotoh di nilai akan menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang Maung Bandung.

(Bambang Fouristian)

Bantuan 200 Becak Listrik untuk Kota Banjar Senilai Rp4,4 Miliar

0
Banjar@fokusjabar.id
Sebanyak 200 becak listrik diserahkan pada pengayuh becak di Kota Banjar. (fokusjabar.id/Agus Purwadi)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada para pengayuh becak di Kota Banjar. Sebagai bentuk bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bantuan unit becak listrik produksi PT Pindad tersebut diserahkan secara simbolis melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Bekerja sama dengan DPC Partai Gerindra Kota Banjar dan Pemerintah Kota Banjar di BCH, Senin (7/9/2026). 

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan. Menjelaskan bahwa penyaluran ini berasal dari bantuan pribadi Presiden dan bukan berasal dari dana APBN.

Baca Juga: Mobil Pickup Terbakar di Kota Banjar, Pengemudi Luka Berat

Program bantuan ini ditargetkan mencapai 25.000 unit di seluruh Indonesia hingga tahun 2026. Dengan penyaluran tahap awal diprioritaskan untuk wilayah Pulau Jawa.

“Hingga saat ini sudah terdistribusi sekitar 10.000 unit di Pulau Jawa. Kota Banjar menjadi salah satu daerah penerima kuota terbanyak pada tahap pertama ini, yaitu sebanyak 200 unit. Nilai total bantuan untuk 200 unit di Kota Banjar. Ini mencapai Rp4,4 miliar, di mana harga per unitnya sekitar Rp22 juta,” ujar Firman. 

Firman memaparkan, becak listrik ini beroperasi menggunakan baterai yang membutuhkan waktu pengisian daya (charging) selama 2 jam. Untuk jarak tempuh hingga 40 kilometer.

Setara Dua Orang Penumpang

Kapasitas muat maksimal kendaraan ini dirancang hingga 150 kilogram atau setara dua orang penumpang. Penerima bantuan juga mendapatkan fasilitas garansi unit serta layanan servis dan pergantian suku cadang selama satu tahun. Yang ditangani oleh tim teknisi khusus. 

Untuk menunjang operasional harian, Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan PLN. Akan menyiapkan fasilitas terminal pengisian daya listrik (charging station) secara gratis.

Selain di stasiun pengisian daya khusus, pemilik becak juga dapat melakukan pengisian daya secara mandiri di rumah masing-masing. Terkait kriteria penerima manfaat, bantuan ini ditujukan bagi pengayuh becak yang terdata oleh Pemda. Dengan prioritas batas usia tertentu seperti kelompok usia 55 tahun ke atas. 

Pihak YGSN dan Pemkot Banjar menegaskan bahwa seluruh unit bantuan dilarang keras untuk diperjualbelikan, digadaikan, direntalkan, atau dipindahtangankan.

“Ini adalah amanah untuk membantu pencari nafkah keluarga. Jika ada pelanggaran terkait aturan pemindahtanganan, nanti ada regulasi serta pengawasan dari Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian,” tegas Firman.

Untuk Usia lanjut

Wali Kota Banjar Sudarsono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas perhatian Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan warga Kota Banjar. Khususnya para pengayuh becak usia lanjut.

Bantuan teknologi ramah lingkungan ini diharapkan mampu mengurangi beban fisik para pekerja tangguh di jalan raya.

“Ini bukan sekadar modernisasi alat transportasi, tetapi wujud nyata kepedulian untuk meringankan beban fisik saudara-saudara kita. Yang sudah lanjut usia agar tetap produktif mencari nafkah secara mandiri,” kata Sudarsono. 

Baca Juga: Tina Wiryawati Dorong Laskar Gerindra jadi Penghubung Aspirasi Warga

Lebih lanjut, Wali Kota Banjar mengungkapkan gagasan agar pemanfaatan becak listrik ini tidak hanya terbatas pada pengangkut penumpang.

Tetapi juga dikembangkan untuk mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seperti pedagang keliling, serta penunjang transportasi di kawasan wisata daerah.

Pemkot Banjar bersama Dishub dan Satlantas Polres Banjar juga akan melakukan pendampingan serta pemantauan. Terkait ketertiban lalu lintas dan aturan penggunaan jalan bagi para pengemudi becak listrik.

(Agus Purwadi)

Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

0
Bupati garut abu vulkanik fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menyoroti sejumlah isu krusial. Mulai dari dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga penyerahan penghargaan perlombaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Syakur menanggapi erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada kualitas udara. Karena itu, Dia mengimbau para pegawai dan masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan dan memakai masker jika di perlukan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Optimalisasi PAD Pariwisata

“Kita harus tetap jaga kesehatan,” ucapnya saat Apel Gabungan ASN di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (7/9/2026).

Selain masalah erupsi, Bupati Garut menyampaikan keprihatinannya atas peningkatan kasus karhutla. Dia mengimbau agar masyarakat tidak memicu potensi kebakaran. Seperti membuang puntung rokok sembarangan di area vegetasi kering.

“Karhutla karena dahan kering, pohon kering atau juga mungkin orang buang rokok sembarangan. Jadi saya ingatkan untuk jaga lingkungan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Garut menyerahkan secara langsung penghargaan kepada ASN yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang perlombaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan KPU

Syakur mengapresiasi keikutsertaan para ASN dan menekankan bahwa kegiatan olahraga tersebut bukan sekadar ajang kompetisi. Melainkan sarana mempererat silaturahmi serta menjaga kebugaran di tengah kesibukan melayani masyarakat.

“Tentu saja bagi kami ini adalah salah satu event atau media di mana kita saling bersilaturahmi, bersama-sama mengingatkan tentang pentingnya kebugaran, menjaga kesehatan bagi kita semua,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Kereta Api Banjar-Cijulang Pangandaran Aktif Kembali?

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Ilustrasi by web

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Rencana reaktivasi jalur kereta api Banjar-Cijulang kembali mencuat. Jalur peninggalan zaman Belanda itu didorong segera dikaji dan direalisasikan untuk memperkuat konektivitas serta ekonomi di Jawa Barat.

‎Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, mengatakan isu reaktivasi jalur tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rapat pimpinan Kepala Dinas Perhubungan se-Jawa Barat.

‎Menurutnya, jalur kereta Banjar-Cijulang memiliki nilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menopang perekonomian Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Harhubnas Jabar “Merenah Ngumbata” Digelar di Pangandaran

‎“Ini juga menjadi dorongan Pemerintah Jawa Barat bagaimana kita bisa mengaktifkan kembali kereta api dari Banjar ke Cijulang,” kata Ghaniyy saat ditemui, Senin (7/9/2026).

‎Ghaniyy menyebut reaktivasi bukan hanya untuk menghidupkan kembali moda transportasi lama, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan potensi ekonomi daerah.

‎Ia mencontohkan, Pangandaran memiliki sejumlah komoditas pertanian dan perkebunan yang potensial untuk dipasarkan ke luar negeri. Salah satunya kapulaga yang saat ini sudah diekspor ke China.

‎“Jadi ada beberapa komoditas pertanian, komoditas perkebunan yang berada di Kabupaten Pangandaran yang secara potensial saat ini ada beberapa komoditas yang memang ekspor ke China seperti kapulaga,” ujarnya.

‎Dengan adanya jalur kereta api, distribusi komoditas dari Pangandaran ke luar daerah maupun pelabuhan bisa lebih efisien. Jalur ini juga dapat mendukung mobilitas masyarakat.

‎Ghaniyy menjelaskan, wacana menghidupkan kembali jalur Banjar-Cijulang sebenarnya bukan hal baru. Sekitar setahun lalu, sejumlah kementerian sudah turun langsung meninjau.

‎Di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Bappenas, serta Kementerian Perhubungan. Sejumlah bangunan peninggalan juga telah ditinjau, termasuk Jembatan Cikacepit dan Terowongan Wilhelmina.

‎“Memang secara sejarah, tahun 80 itu ketika gunung meletus, jalan rel kereta api ini amblas,” ucapnya.

Sejarah, Potensi Konektivitas

‎Karena memiliki nilai sejarah dan potensi konektivitas, ia menilai wacana ini perlu terus didorong.

‎Ia berharap Pemprov Jabar bersama Pemkab Pangandaran segera berkomunikasi dengan pemerintah pusat.

‎“Mudah-mudahan secepatnya Pemerintah Jawa Barat, dalam hal ini Pak Dedi Mulyadi, untuk bisa mendorong ke Bappenas. Ibu Bupati juga bisa berkomunikasi lebih lanjut kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk bisa mempercepat, mengakselerasi moda transportasi kereta api,” katanya.

Baca Juga: Warga Pangandaran Laporkan Partikel Diduga Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

‎Meski demikian, Ghaniyy menegaskan hingga saat ini belum ada kepastian kapan reaktivasi jalur kereta api Banjar-Cijulang akan dilakukan.

‎Realisasi proyek tersebut membutuhkan dorongan dari berbagai pihak karena menyangkut kewenangan dan penganggaran pemerintah pusat.

‎“Memang sifatnya harus tetap didorong. Mengapa? Karena memang kalau dilihat dari struktur anggaran itu kewenangan pemerintah pusat,” pungkasnya.

(Sajidin)

2.300 Penerbangan Terdampak Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

0
Bandung@fokusjabar.id
Empat bandara masih ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Empat bandara masih ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Penutupan ini berdampak terhadap 2.300 penerbangan dan 268.539 penumpang.

Keempat bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Bandara Husein Sastranegara Bandung, dan Bandara Radin Inten II Lampung.

Status Aerodrome Closed diberlakukan hingga estimasi pukul 18.00 WIB. Penutupan dilakukan demi keselamatan penerbangan sesuai Notice to Airmen (NOTAM) dari AirNav Indonesia.

Baca Juga: Abu Vulkanik Tebal, Dedi Mulyadi Perintahkan Sekolah di Jabar Terapkan PJJ dan Faskes Diminta Full Siaga

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan penanganan penumpang terdampak terus dilakukan. Melalui Service Recovery Activation (SRA) hingga bandara dinyatakan kembali dibuka.

Layanan tambahan yang diberikan antara lain makanan dan minuman ringan. Penyediaan area khusus di terminal, serta asistensi staf bandara bagi penumpang terdampak.

“Penanganan penumpang terus kami lakukan hingga bandara dinyatakan kembali dibuka. Selain di 4 bandara terdampak abu vulkanik, SRA diterapkan juga di bandara-bandara yang memiliki penerbangan menuju bandara terdampak. Disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing bandara,” kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim Senin (7/9/2026).

Sebagai bagian dari SRA, Bandara Soekarno-Hatta pada 6 September 2026 menyediakan pilihan moda transportasi bus gratis bagi penumpang terdampak.

Penutupan Sementara 4 Bandara

Bus gratis tersebut melayani sejumlah tujuan, yakni Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.

Berdasarkan data InJourney Airports, sejak 5 September hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB. Sebanyak 2.300 penerbangan terdampak akibat penutupan sementara empat bandara tersebut.

Jumlah penumpang terdampak mencapai 268.539 orang di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.

Baca Juga: Ahmad Bajuri Tanggapi Kader Partai Demokrat Pindah Haluan

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, tercatat 1.320 penerbangan terdampak dengan jumlah penumpang mencapai 173.474 orang.

InJourney Airports terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi abu vulkanik dan keselamatan operasional penerbangan.

Calon penumpang diimbau senantiasa memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui maskapai masing-masing.

(Yusuf Mugni)

Harhubnas Jabar “Merenah Ngumbara” Digelar di Pangandaran

0
Harhubnas pangandaran fokusjabar.id
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kabupaten Pangandaran menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat Jawa Barat (Jabar).

‎Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Merenah Ngumbara” yang bermakna nyaman bepergian dan nyaman menggunakan transportasi umum.

‎BACA JUGA:

Warga Pangandaran Laporkan Partikel Diduga Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

‎Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah mengatakan, tema tersebut menjadi pesan penting untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman dan efisien.

‎“Merenah berarti nyaman, baik dan tepat memberikan bahwa angkutan umum bisa aman dan efisien,” kata Ghaniyy di temui di kantornya, Senin (7/9/2026).

‎Menurutnya, Harhubnas 2026 tidak hanya menjadi seremoni. Tetapi juga momentum membangun kebanggaan sekaligus semangat bersama dalam meningkatkan sektor perhubungan di Jawa Barat.

‎Pangandaran di pilih sebagai tuan rumah karena memiliki potensi konektivitas transportasi yang cukup lengkap. Mulai dari transportasi darat, laut dan perairan, angkutan sungai serta ASDP hingga transportasi udara.

‎“Di Kabupaten Pangandaran ini memiliki potensi konektivitas. Yakni, perhubungan darat, laut dan perairan, sungai, ASDP serta ada perhubungan udara,” ujarnya.

‎Ghaniyy menyebut, peringatan Harhubnas juga akan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan hingga komunitas transportasi.

‎Sejumlah komunitas transportasi akan di libatkan. Di antaranya, komunitas truk dan organisasi angkutan darat (Organda).

‎BACA JUGA:

Pengalaman Pertama Bocah 8 Tahun Naik Helikopter di Pangandaran AirShow 2026

‎Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan di isi dengan bakti sosial yang menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut salah satunya akan di pusatkan di kawasan Bandara Nusawiru.

‎Menurut Ghaniyy, keberadaan Bandara Nusawiru merupakan salah satu potensi konektivitas yang dapat mendukung aktivitas pariwisata maupun mobilitas masyarakat.

‎‎Dia menambahkan, tema “Merenah Ngumbara” juga memiliki tagline “Ngaronjatkeun modal share, nguatkeun mobilitas Jawa Barat.”

‎Pesan tersebut di harapkan dapat mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum sekaligus memperkuat mobilitas masyarakat di Jawa Barat.

‎“Jadi itu yang menjadi momentum di Hari Perhubungan Nasional ini,” ucap Ghaniyy.

‎Rangkaian Harhubnas tingkat Jawa Barat di Pangandaran akan berlangsung selama dua hari (17-18 September 2026).

Pada 17 September, kegiatan di awali dengan agenda harmonisasi atau kekerabatan.

(Sajidin)