spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 114

Harhubnas Jabar “Merenah Ngumbara” Digelar di Pangandaran

0
Harhubnas pangandaran fokusjabar.id
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kabupaten Pangandaran menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat Jawa Barat (Jabar).

‎Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Merenah Ngumbara” yang bermakna nyaman bepergian dan nyaman menggunakan transportasi umum.

‎BACA JUGA:

Warga Pangandaran Laporkan Partikel Diduga Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

‎Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah mengatakan, tema tersebut menjadi pesan penting untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman dan efisien.

‎“Merenah berarti nyaman, baik dan tepat memberikan bahwa angkutan umum bisa aman dan efisien,” kata Ghaniyy di temui di kantornya, Senin (7/9/2026).

‎Menurutnya, Harhubnas 2026 tidak hanya menjadi seremoni. Tetapi juga momentum membangun kebanggaan sekaligus semangat bersama dalam meningkatkan sektor perhubungan di Jawa Barat.

‎Pangandaran di pilih sebagai tuan rumah karena memiliki potensi konektivitas transportasi yang cukup lengkap. Mulai dari transportasi darat, laut dan perairan, angkutan sungai serta ASDP hingga transportasi udara.

‎“Di Kabupaten Pangandaran ini memiliki potensi konektivitas. Yakni, perhubungan darat, laut dan perairan, sungai, ASDP serta ada perhubungan udara,” ujarnya.

‎Ghaniyy menyebut, peringatan Harhubnas juga akan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan hingga komunitas transportasi.

‎Sejumlah komunitas transportasi akan di libatkan. Di antaranya, komunitas truk dan organisasi angkutan darat (Organda).

‎BACA JUGA:

Pengalaman Pertama Bocah 8 Tahun Naik Helikopter di Pangandaran AirShow 2026

‎Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan di isi dengan bakti sosial yang menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut salah satunya akan di pusatkan di kawasan Bandara Nusawiru.

‎Menurut Ghaniyy, keberadaan Bandara Nusawiru merupakan salah satu potensi konektivitas yang dapat mendukung aktivitas pariwisata maupun mobilitas masyarakat.

‎‎Dia menambahkan, tema “Merenah Ngumbara” juga memiliki tagline “Ngaronjatkeun modal share, nguatkeun mobilitas Jawa Barat.”

‎Pesan tersebut di harapkan dapat mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum sekaligus memperkuat mobilitas masyarakat di Jawa Barat.

‎“Jadi itu yang menjadi momentum di Hari Perhubungan Nasional ini,” ucap Ghaniyy.

‎Rangkaian Harhubnas tingkat Jawa Barat di Pangandaran akan berlangsung selama dua hari (17-18 September 2026).

Pada 17 September, kegiatan di awali dengan agenda harmonisasi atau kekerabatan.

(Sajidin)

Warga Pangandaran Laporkan Partikel Diduga Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

0
abu vulkanik pangandaran fokusjabar.id
Penampakan Partikel Diduga Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Sejumlah warga Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) melaporkan adanya partikel halus yang di duga merupakan sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau,Senin (7/9/2026).

‎Dadang Herdiawan, warga Pangandaran mengaku merasakan kepulan abu vulkanik saat melakukan perjalanan dari Pamarican, Ciamis menuju Pangandaran.

‎BACA JUGA:

KKP Turun Tangan Usut Dugaan 6 SHM di Harim Laut Pantai Madasari Pangandaran

‎”Di sepanjang jalan terasa ada debu halus. Pas kena lampu kendaraan kelihatan beterbangan,” ujarnya.

‎Menanggapi laporan tersebut, Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi mengimbau masyarakat tetap waspada dan menyiapkan masker untuk mengantisipasi dampak terhadap pernapasan.

‎Menurutnya, hingga Senin siang belum ada laporan pasti mengenai abu vulkanik yang sudah mencapai wilayah Pangandaran.

‎”Untuk Pangandaran sementara belum banyak laporan adanya abu vulkanik,” ujar Dodo.

Dia menyebut, baru ada satu laporan dari warga yang mengaku melihat material menyerupai abu pada dedaunan. Namun, kondisi tersebut belum dapat di pastikan sebagai abu vulkanik dari Anak Krakatau.

‎”Memang ada satu warga yang saya terima laporannya. Katanya terlihat di dedaunan. Tapi sekarang kan musim kemarau, jadi memang selalu berdebu,” katanya.

‎Dodo memperkirakan jika abu vulkanik bergerak ke wilayah selatan Jawa Barat, penyebarannya kemungkinan hanya mencapai kawasan Ciamis.

‎BACA JUGA:

Karhutla di Ciganjeng Pangandaran Mencapai 10 Hektare

‎Kondisi angin di Pangandaran yang cukup kencang di nilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arah sebaran abu.

‎”Untuk abu vulkanik kemungkinan hanya sampai ke wilayah Ciamis. Karena di Pangandaran anginnya kan kencang. Kalau ke Pangandaran belum, karena belum banyak laporan juga,” ucap Dodo.

‎Meski demikian, BPBD tetap meminta masyarakat tidak mengabaikan potensi risiko.

‎”Takutnya sampai ke sini dan berdampak ke pernapasan. Kan bahaya, jadi disiapkan untuk pakai masker,” ujarnya.

‎Selain itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiagakan Puskesmas dan stok obat-obatan. Dinas Pendidikan juga diminta mengkaji opsi Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ jika paparan abu memburuk.

(Sajidin)

Fespin ke-13, Payung Geulis Kota Tasikmalaya Tampil Mempesona di Taman Balekambang Solo

0
Fespin ke-13 fokusjabar.id
Ketua Dekranasda dr. Elvira Kamarrow Putri bersama pengurus dan pimpinan Bjb Tasikmalaya Fina Petrina serta para kepala Dinas, foto bersama di stand Festival Payung Indonesia di Solo (ist Dekranasda)

SOLO, FOKUSJabar.id: Ribuan payung karya kreatif nan trampil dari berbagai daerah di seluruh Indonesia tampil mempesona di gelaran bergensi Festival Payung Indonesia (Fespin) ke-13 tahun 2026.

Event skala global dengan kehadiran sejumlah negara tersebut berlangsung di Taman Balekambang, Solo Jawa Tengah (Jateng) 4 hingga 6 September 2026.

BACA JUGA:

Pangandaran AirShow Bakal Digelar Setiap Tahun, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya Support

Acara Fespin ke-13 mengusung tema”Catra Padi-Sepayung Dewi Sri.”

Lebih dari 40 Kota dan Kabupaten se-Indonesia membawa karya kreatif Payung. Termasuk Kota Tasikmalaya membawa karya kreatif lokal yakni Payung Geulis.

Bukan hanya peserta dari dalam negeri yang berpartisipasi, sejumlah delegasi dari luar negeri (Thailand, Jepang, Polandia, Mongolia India, Korea Selatan dan Pakistan) ikut andil untuk menyemarakkan Fespin ke-13 di Solo yang di juluki Kota Budaya.

Keikutsertaan Kota Tasikmalaya di festival tersebut menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya mengikutsertakan produk kriya ikonik Payung Geulis.

Payung di ketahui selama ini sebagai alat untuk melindungi diri dari hujan dan panas. Kini di festival payung Indonesia di hadirkan sebagai ajang seni budaya sekaligus gelaran demi merawat budaya karya Nusantara.

Fespin ke-13 di ikuti lebih dari 5.000 payung kreasi dengan melibatkan sekitar 3.000 seniman dan artis dari 150 grup pegiat seni di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:

44 Hafizh Diwisuda, Program OHAN Hafizh Tasikmalaya Beri Jalan ke Sekolah hingga Kuliah

Keikutsertaan Payung Geulis Tasikmalaya di inisiasi Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Deddy Mulyana, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Sofyan Jaenal Mutaqin.

Selain itu di dukung penuh pimpinan bank bjb Tasikmalaya, Fina Petrina Ahmad yang ikut serta membersamai Ketua Dekranasda ke Solo.

Fespin agenda tahunan yang mempertemukan berbagai produk-produk industri kreatif yang berbasis seni dan budaya.

Acara tersebut pertama kali di gagas Heru Prasetya melalui lembaga kebudayaan yang ia dirikan dengan nama Mataya Art & Heritage.

Penyelenggaraan festival ini di kolaborasikan dengan Kementerian Pariwisata melalui Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Kemenpar RI.

Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya, Elvira Kamarrow Putri mengungkapkan, keikutsertaannya dalam ajang festival bergensi nasional sebagai bentuk dukungan dan apresiasi untuk kemajuan dan pengembangan industri kreatif sebagai kekayaan daerah.

Ia menuturkan, Kota Tasikmalaya merupakan satu-satunya dari Jawa Barat yang ikut andil dalam festival payung Indonesia di Taman Balekambang Solo.

“Kami hadirkan produk kreatif Payung Geulis yang menjadi ciri khas, dan telah di kenal di seluruh Indonesia. Kita menjadi pusat perhatian ribuan tamu saat tampil dalam festival,” ungkapnya, Senin (7/9/2026).

Ia mengatakan, event terbesar itu pun menjadi ajang untuk memperkenalkan produk-produk kreatif daerah. Karenanya, Dekranasda Kota Tasikmalaya pun memboyong produk kreatif ke Balekambang Solo untuk di pamerkan.

BACA JUGA:

Wali Kota Tasikmalaya Datangi Rumah Duka Korban Penganiayaan, Minta Patroli Malam Diperketat

“Bukan hanya Payung Geulis yang di bawa, sejumlah produk kreatif unggulan Tasikmalaya juga di bawa. Mulai dari kebaya bordir, batik bordir, daster bordir, produk rajutan kriya mendong, tarumpah hingga aksesori dari kayu olahan,” tuturnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam festival payung Indonesia sebagai upaya Dekranasda Kota Tasikmalaya untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan potensi kriya daerah. Dengan begitu semakin di kenal masyarakat luas.

“Ini momentum yang bagus bagi kita untuk bisa memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk kreatif lokal daerah ke masyarakat luas agar mampu naik kelas dan bisa tembus pasar global,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, produk-produk kriya hasil karya para pengrajin di Kota Tasikmalaya memiliki kualitas yang bagus, berciri khas, unik dan mempesona serta sesuai dengan trend kekinian.

“Ini kesempatan strategis kita untuk memperkuat dan memperluas jejaring pemasaran serta promosi produk kriya ke pasar nasional maupun internasional sekaligus mengenalkan budaya kearifan lokal yang menjadi identitas Kota Tasikmalaya,” paparnya.

BACA JUGA:

Deden Khairul Rizal Fadli Pimpin GEKRAFS Kota Tasikmalaya, Bidik Perda Ekonomi Kreatif

Dia mengaku bangga dan percaya diri menampilkan produk-produk Kriya Kota Tasikmalaya.

Pihaknya juga mengapresiasi Disporabudpar dan Diskoperindag Kota Tasikmalaya yang terus konsisten dalam mengembangkan dan mempromosikan produk-produk kreatif asli daerah.

“Terima kasih kepada Dinas terkait. Termasuk bank bjb yang terus berkolaborasi dalam mengembangkan industri kreatif lokal daerah sebagai potensi ekonomi masyarakat.”

“Insyaallah Kami akan melaunching kriya baru yakni Payung Kreasi Geulis di hari jadi ke-25 Kota Tasikmalaya di bulan Oktober 2026,” pungkasnya.

(Seda)

1.600 Atlet Ramaikan WJSC 2026 di Garut, Perenang Muda Ini Pecahkan Rekor 10 Tahun

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
(FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus Provinsi (Pengprov) Aquatik Indonesia Jawa Barat terus membangun ekosistem serta pembinaan berjenjang bagi para perenang muda. Guna mewujudkan hal tersebut, mereka menggelar kejuaraan bertajuk West Java Swimming Championship (WJSC) ‘Age Groups & Beginners’.

Kolam Renang Aquatik Talagabodas di Kompleks Olahraga Adiwidjaja, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, menjadi tuan rumah untuk seri kedua ini. Sebelumnya, panitia sukses menyelenggarakan seri perdana di Kolam Renang UPI Kota Bandung. Sebanyak 1.600 atlet dari berbagai perkumpulan dan Pengcab Aquatik se-Jawa Barat memadati ajang seri kedua pada tahun 2026 ini.

Baca Juga: RSOP Ciamis Serahkan Yamaha MX King untuk Dukung Atlet IMI Hadapi Porprov Jabar 2026

“Proses regenerasi atlet menjadi suatu keharusan untuk menjaga sekaligus meningkatkan prestasi renang Jabar. Kami berupaya memfasilitasi itu melalui sebuah kejuaraan yang secara konsisten kami gelar,” kata Ketua Umum Pengprov Aquatik Indonesia Jabar, Verdia Yosef, di Bandung, Senin (7/9/2026).

Perenang Garut Patahkan Rekor yang Bertahan 10 Tahun

Pelaksanaan seri perdana di Kota Bandung terbukti mendongkrak kualitas para perenang muda. Atlet asal Garut, Aidhan Muhammad Al Fhatturahman dari klub Junior Aquatiq Sport, mencetak rekor baru untuk nomor 50 meter dan 100 meter gaya kupu-kupu Kelompok Usia (KU) II Putra. Pencapaian Aidhan bahkan berhasil mematahkan rekor lama yang bertahan lebih dari satu dekade.

“Ini yang kami harapkan dari pelaksanaan kejuaraan. Tidak hanya dari sisi kuantitas tapi juga kualitas atlet meningkat,” tegas Yosef.

Pembagian Kategori Kategori Usia dan Pemula

Ketua Pelaksana WJSC sekaligus Sekretaris Umum Aquatik Jabar, Vera Ariesa, menjelaskan bahwa kejuaraan ini membuka lima kategori kelompok usia dan tiga kategori kelompok pemula.

Kategori kelompok usia meliputi:

  • KU IV: Usia 10–11 tahun
  • KU III: Usia 12–13 tahun
  • KU II: Usia 14–15 tahun
  • KU I: Usia 16–18 tahun
  • Senior: Usia 18 tahun ke atas

Sementara itu, kategori pemula mempertandingkan:

  • U-9: Usia di bawah 9 tahun
  • U-8: Usia 8 tahun
  • U-7: Usia 7 tahun

“Dari pelaksanaan kejuaraan ini kita berharap lahir atlet-atlet renang potensial baru yang akan menjadi andalan Jabar di berbagai even dan multieven nasional kedepan,” tutur Vera.

(Ageng)

RSOP Ciamis Serahkan Yamaha MX King untuk Dukung Atlet IMI Hadapi Porprov Jabar 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id:
RSOP Ciamis Serahkan Yamaha MX King untuk Dukung Atlet IMI Hadapi Porprov Jabar 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dukungan terhadap kontingen olahraga Kabupaten Ciamis menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 terus mengalir. Guna memperkuat persiapan atlet, Rumah Sakit Orthopaedi (RSOP) Ciamis menyerahkan satu unit sepeda motor Yamaha MX King kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Ciamis.

Pemilik RSOP Ciamis, dr. Iman, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua IMI Kabupaten Ciamis, Teten Primajaya, di halaman RSOP Ciamis. Senin (7/9/2026). Penandatanganan berita acara serta penyerahan kunci kendaraan menandai dimulainya kolaborasi tersebut.

Baca Juga: Air Tenang Saat Kemarau Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Dinkes Ciamis Ingatkan Bahaya DBD

“Olahraga di manapun berada, tanpa peran serta masyarakat tidak akan berjalan. Karena itu, kita harus mulai mengkoneksikan antara pengusaha dengan insan olahraga dan membangun kolaborasi dalam bentuk kontribusi,” ujar dr. Iman.

Bawa Motor dari Jawa Tengah Demi Standar Kompetisi

Dr. Iman mendatangkan unit Yamaha MX King tersebut khusus dari Jawa Tengah karena ketersediaannya yang cukup langka di Jawa Barat. Langkah ini menjadi wujud kepedulian dunia usaha dalam menyediakan sarana olahraga yang mumpuni bagi para atlet lokal.

“Jangka pendek dari apa yang saya lakukan ini adalah sebuah kepedulian. Olahraga membutuhkan sarana yang mumpuni. Tanpa sarana yang mumpuni, tentu akan sulit mencapai prestasi,” kata dr. Iman.

Selain dukungan armada balap, RSOP Ciamis juga menyiagakan fasilitas pemeriksaan kesehatan serta penanganan medis bagi para atlet yang mengalami cedera selama masa persiapan hingga pertandingan.

“Untuk atletnya sendiri, selain diberikan fasilitas motor, kita juga siap mendampingi dari sisi kesehatan. Kalau ada apa-apa, seperti kecelakaan dan sebagainya, tidak usah ragu untuk datang ke RSOP,” tambahnya.

Sesuai Regulasi 150 cc, IMI Ciamis Targetkan Medali Emas

Ketua IMI Ciamis, Teten Primajaya, menyambut hangat bantuan tersebut. Menurutnya, sepeda motor spesifikasi 150 cc tersebut sudah sesuai dengan regulasi resmi Porprov Jabar 2026.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan tambahan satu unit motor Yamaha MX King. Motor ini sesuai dengan regulasi yang sudah ada untuk pertandingan Porprov nanti, yaitu menggunakan Yamaha MX King 150 cc,” kata Teten.

Teten optimistis fasilitas baru ini menambah amunisi dan motivasi atlet untuk meraih medali emas. Saat ini, tim IMI Ciamis telah mengamankan tiket Porprov usai lolos Babak Kualifikasi (BK).

Dua Nomor Unggulan dan Atlet Berprestasi Internasional

IMI Ciamis menurunkan 10 atlet terbaik yang menjalankan latihan rutin setiap Selasa dan Kamis di Lapangan Stadion Atletik Linggabwana Ciamis. Skuad ini terbagi menjadi dua nomor utama:

  • Road Race: 5 atlet
  • Grass Track: 5 atlet

Sejumlah nama besar memperkuat kontingen Ciamis, antara lain Andi Bengis (Juara Kejurnas Kelas Pemula) di nomor grass track, serta Deksa (Juara Umum Thailand Talent Cup) di nomor road race.

“Semua kita unggulkan untuk medali emas. Mudah-mudahan dengan fasilitas yang mumpuni, kita bisa maksimal meraih kemenangan tersebut,” pungkas Teten.

(Mia)

Abu Vulkanik Tebal, Dedi Mulyadi Perintahkan Sekolah di Jabar Terapkan PJJ dan Faskes Diminta Full Siaga

0
legok nangka
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)

BANDUNG,FOKUSjabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada daerah yang terpapar sebaran abu vulkanik tingkat tinggi. Kebijakan ini menyasar sekolah-sekolah di wilayah terdampak demi menekan risiko gangguan kesehatan pada anak-anak.

Melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tertanggal 6 September 2026, Pemprov Jabar meminta para kepala sekolah untuk menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka serta seluruh aktivitas luar ruangan jika kualitas udara mulai memburuk.

Baca Juga: 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Sebut Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

“PJJ diberlakukan dengan tujuan melindungi peserta didik dan warga satuan pendidikan,” ujar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Faskes Siaga Full dan Perlindungan Prioritas Kelompok Rentan

Selain meliburkan aktivitas fisik di sekolah, Pemprov Jabar menyiagakan posko pengungsian, puskesmas, serta rumah sakit di seluruh wilayah terdampak. Petugas kesehatan akan memprioritaskan penanganan pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan pekerja lapangan.

“Saya instruksikan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, pulse oximeter, obat-obatan, masker/respirator, dan Alat Pelindung Diri (APD) di fasilitas kesehatan,” tegas Dedi, Minggu (6/9/2026).

KDM juga meminta petugas kesehatan menjalankan pemantauan harian terhadap potensi lonjakan penyakit pernapasan, iritasi mata, maupun gangguan kulit akibat abu vulkanik.

Pantau Udara dan Sapu Bersih Abu di Jalanan

Dinas Lingkungan Hidup Jabar menggandeng BMKG dan BPBD untuk memantau kadar partikel berbahaya PM2,5 serta PM10 secara berkala. Sementara itu, tim kebersihan daerah menyemprot dan menyapu ruas jalan umum menggunakan metode basah agar partikel abu tidak terbang kembali ke udara serta mengganggu keselamatan berlalu lintas.

“Saya memerintahkan seluruh Kepala Perangkat Daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, menyampaikan informasi berdasarkan sumber resmi, serta segera melaporkan peningkatan kasus kesehatan,” jelas Dedi.

Imbauan Penting untuk Masyarakat: Tetap Tenang dan Waspada

Gubernur Jabar meminta warga tidak panik dan hanya memercayai informasi resmi dari instansi pemerintah. Masyarakat perlu menerapkan langkah perlindungan mandiri berikut saat beraktivitas:

Batasi Aktivitas: Tetap berada di dalam rumah jika tidak memiliki urusan mendesak.

Pakai Masker dan Kacamata: Gunakan masker jenis KN95 yang menutup hidung dan mulut dengan rapat, serta kacamata saat terpaksa keluar rumah.

Basahi Abu Saat Membersihkan: Percikkan air pada tumpukan abu sebelum menyapunya agar debu tidak terhirup.

Amankan Makanan dan Air: Tutup rapat wadah penampungan air minum dan tempat penyimpanan makanan.

Bilas Diri dan Periksa Kesehatan: Segera mandi setelah terkena paparan abu. Jika mengalami sesak napas atau iritasi mata, segera kunjungi Puskesmas terdekat.

(Humas Jabar)

8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Sebut Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

0
MAJALENGKA, FOKUSJabar.id
Bandara Kertajati Majalengka

MAJELENGKA,FOKUSJabar.id: Penutupan delapan bandara akibat letusan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memicu pengalihan rute penerbangan nasional. Menanggapi kondisi darurat ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka untuk menampung pendaratan maupun keberangkatan pesawat alihan.

Untuk memastikan kenyamanan para pengguna jasa penerbangan, pria yang akrab menyapa publik dengan inisial KDM ini mengerahkan jajaran staf Pemerintah Provinsi Jawa Barat langsung ke lapangan. Para petugas akan menyiagakan bantuan serta kebutuhan dasar penumpang, khususnya kelompok rentan seperti bayi dan orang tua.

Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Bandung Ditutup, Farhan Siapkan Mitigasi

“Saya minta seluruh jajaran untuk turun langsung ke Kertajati menyambut penumpang yang akan berangkat dan tiba di Kertajati,” tegas KDM pada Senin (7/9/2026).

Mantan Bupati Purwakarta tersebut berharap seluruh aktivitas operasional maskapai di Bandara Kertajati dapat berlangsung dengan aman dan nyaman tanpa hambatan berarti.

Hasil Paper Test Buktikan Kertajati Bebas Abu Vulkanik

Kementerian Perhubungan menetapkan Bandara Kertajati sebagai lokasi pendaratan darurat setelah melakukan pemeriksaan teknis. Tim penguji mengonfirmasi bahwa area Bandara Kertajati sepenuhnya aman dari sebaran abu vulkanik berdasarkan hasil paper test di lokasi.

Daftar 8 Bandara yang Menghentikan Operasional

Erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa otoritas penerbangan menghentikan sementara operasional di delapan titik simpul transportasi udara berikut:

  • Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
  • Bandara Budiarto (Curug)
  • Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)
  • Bandara Taufik Kiemas (Pesisir Barat)
  • Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam)

Petugas imbau para calon penumpang untuk terus memantau pembaruan status penerbangan dari masing-masing maskapai selama periode tanggap darurat bencana ini.

(Humas Jabar/Irfansyah)