spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 112

Halau Abu Vulkanik, Armada Pemadam Kebakaran Basahi Jalan Utama dan Jalur Wisata Bandung

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung menyemprot sejumlah ruas jalan utama untuk mencegah debu, termasuk sisa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang telah mengendap, kembali beterbangan ke udara. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung membasahi sejumlah ruas jalan utama guna menahan endapan sisa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Langkah ini mencegah debu jalanan kembali melayang ke udara akibat lalu lintas kendaraan.

Petugas memprioritaskan penyemprotan pada jalur-jalur padat kendaraan serta wilayah yang sering para wisatawan lintasi.

Baca Juga: Bahaya Abu Vulkanik di Udara, Penumpang Gagal Terbang Naik Kereta dari Bandung

Kepala Diskarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiar, menegaskan bahwa timnya memfokuskan pembasahan pada area trotoar, dedaunan, hingga permukaan aspal.

“Kita melakukan penyemprotan di jalan-jalan yang traffic-nya cukup tinggi, termasuk juga kunjungan wisatawan yang masuk ke Kota Bandung itu yang menjadi prioritas kita,” kata Soni di Balai Kota Bandung, Senin (7/9/2026).

Daftar Ruas Jalan Bandung yang Menjadi Sasaran Penyemprotan

Penyemprotan tahap awal menyasar kawasan pusat kota dan jalur protokol utama. “Nah hari ini kita baru melakukan penyemprotan di Jalan Asia Afrika, sepanjang Asia Afrika sampai dengan Otista, lalu di Jalan Ir. H. Juanda,” katanya.

Petugas melanjutkan aksi pembasahan pada malam hari untuk menjangkau titik-titik padat lainnya:

  • Jalur Tengah: Ruas Jalan Supratman hingga area Jalan Diponegoro.
  • Jalur Pusat Pemerintahan: Wilayah sekitar Jalan Majapahit.
  • Jalur Wisata Belanja: Kawasan Jalan R.E. Martadinata (Riau).

Musim kemarau tidak menghalangi operasional petugas di lapangan. Soni memastikan pasokan air untuk armada penyemprotan masih sangat aman.

“Alhamdulillah, air cukup. Karena kita kalau ngambil dari hidran dan juga kolam-kolam retensi yang ada. Jadi itu sangat membantu,” ucapnya.

Soni menjelaskan bahwa langkah ini berfokus menempelkan endapan debu agar tidak naik kembali ke udara saat angin kencang atau kendaraan melintas.

“Ini kan penyemprotan itu debu-debu yang ada di permukaan biar tidak mengudara kembali. Jadi yang ada di dedaunan, pohon-pohon, termasuk trotoar, itu yang akan kita semprot. Sehingga debunya tidak naik lagi,” jelasnya.

(Yusuf Mugni)

Bahaya Abu Vulkanik di Udara, Penumpang Gagal Terbang Dialihkan Naik Kereta dari Bandung

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung masih belum diizinkan pada Senin (7/9/2026). Meski abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah tak terlihat di permukaan, potensi sebarannya di udara masih mengancam keselamatan penerbangan. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Otoritas penerbangan masih membekukan seluruh operasional penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Senin (7/9/2026). Meskipun abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak lagi terlihat di permukaan tanah, sebaran material di udara masih membahayakan keselamatan pesawat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa abu vulkanik masih berpotensi menyelimuti jalur penerbangan pada ketinggian 10.000 hingga 15.000 kaki atau sekitar 3 sampai 5 kilometer.

Baca Juga: 2.300 Penerbangan Terdampak Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

“Di Kota Bandung hari ini masih belum bisa diberi izin penerbangan. Karena walaupun di permukaan sudah tidak ada dan kita sudah lakukan penyemprotan, ternyata masih ada kemungkinan sebaran abu vulkanik di angkasa,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (7/9/2026).

Pihak pemerintah memprioritaskan aspek keselamatan penerbangan sebelum memutuskan untuk membuka kembali akses penerbangan dari dan menuju Bandung.

Ribuan Penumpang Beralih Mulai Gunakan Kereta Api

Penutupan jalur udara ini berdampak luas pada perjalanan para calon penumpang. Farhan mencatat banyak calon penumpang asal Jakarta yang gagal terbang menuju Surabaya, Yogyakarta, dan Solo akhirnya memilih opsi jalur darat.

Para penumpang memilih naik bus menuju Bandung, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api menuju wilayah Jawa bagian timur.

“Jadi banyak sekali kami lihat tadi penumpang dari Jakarta yang gagal terbang ke arah Surabaya, Jogja, dan Solo, mereka naik bus ke Bandung. Dari Bandung, mereka lalu naik kereta api ke arah timur semuanya,” jelasnya.

Pemkot Bandung dan Kemenhub Tambah Jam Operasional Kereta

Pemerintah Kota Bandung langsung melangkah cepat berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di stasiun.

Pemerintah menyepakati langkah penambahan armada dan jadwal keberangkatan kereta api, baik untuk rute menuju arah timur maupun barat.

“Untuk kompensasinya, sesuai dengan koordinasi kami dengan Kementerian Perhubungan, jadwal kereta api yang ke arah timur maupun ke arah barat ditambah sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Adat Nyangku Ciamis Digelar Meriah, Ribuan Warga Saksikan Arak-arakan Pusaka Prabu Borosngora

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Prosesi penyucian pedang peninggalan Prabu Borosngora

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ribuan warga memadati pelataran Pasanggrahan Desa dan Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Gelombang pengunjung terus mengalir sejak pagi hari menuju lokasi acara dengan sangat tertib.

Masyarakat berbondong-bondong menyambangi lokasi untuk menyaksikan prosesi Adat Nyangku. Pemerintah Desa Panjalu bersama Yayasan Borosngora menggelar ritual tahunan ini secara rutin.

Baca Juga: Bawaslu-Disdukcapil Ciamis Perkuat Pengawasan Data Pemilih

Warga lokal dari Ciamis mengaku sangat terpukau saat menyaksikan ritual legendaris tersebut. “Saya baru pertama kali menyaksikan acara Adat Nyangku ini sehingga sangat kagum,” kata Fauzan, warga Ciamis, Senin (7/9/2026).

Arak-arakan Pusaka Prabu Borosngora Menyeberangi Situ Lengkong

Rangkaian acara puncak penyucian benda pusaka peninggalan Prabu Borosngora bermula dari Bumi Alit. Panitia mengarak seluruh senjata pusaka menuju lokasi makam keramat di tengah Situ Lengkong.

Para pemangku adat membawa senjata-senjata pusaka tersebut menggunakan perahu khusus. Kemudian setibanya di makam Prabu Borosngora, para tokoh beserta warga menggelar tawasul dan doa bersama memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Seusai panitia memimpin doa, rombongan membawa kembali senjata pusaka menyeberangi danau menuju Lapangan Pasanggrahan. Di sinilah tim adat melangsungkan prosesi pembersihan atau penyucian pusaka secara terbuka sebelum memindahkannya kembali ke tempat penyimpanan Bumi Alit.

Salah satu pusaka utama yang menjalani prosesi penyucian adalah pedang pemberian Sayyidina Ali dari Makkah. Prabu Borosngora menerima pedang tersebut saat menyelesaikan masa belajar agama Islam di Tanah Suci.

Bupati Ciamis Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Budaya

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Tradisi Nyangku ini. Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan ritual adat ini sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) tingkat nasional.

“Kami sangat bangga bahwa adat Nyangku ini sudah menjadi warisan budaya tak benda,” ucapnya.

Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus merawat tradisi lokal ini. Kemajuan zaman tidak boleh mengikis akar budaya serta nilai-nilai luhur peninggalan para leluhur.

“Adat Nyangku ini wajib kita jaga dan lestarikan supaya bisa terus diwariskan kepada anak cucu kita kelak,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Kabar Baik Warga Situbatu Banjar, Denda Tunggakan Air dan Biaya Re-Opening Dibebaskan

0
BANJAR, FOKUSJabar.id
Caption: Loket pembayara bagi para pelanggan PDAM Tirta Anom (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Anom Kota Banjar menyalurkan program stimulus khusus bagi warga wilayah Situbatu, terutama wilayah Desa Binangun dan Desa Sukamukti. Pihak pengelola menghapus biaya pasang kembali (re-opening) sekaligus membebaskan denda tunggakan bagi para pelanggan yang saat ini berstatus non-aktif atau tersegel.

Direktur Perumda Tirta Anom Kota Banjar, E Fitrah Nurkamilah melalui Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang), Euis Tresna Ekayanti merancang kebijakan ini untuk memangkas beban masyarakat. Langkah ini sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan kembali jaringan air bersih resmi.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Pak Ogah di Banjar, Pelaku Peragakan 49 Adegan

“Melalui program keringanan ini, pelanggan berstatus non-aktif maupun tersegel tidak perlu memikirkan denda atau biaya pemasangan kembali. Pelanggan cukup menyelesaikan pembayaran tagihan rekening air utamanya saja,” ujar Euis, Senin (7/9/2026).

Syarat dan Cara Klaim Keringanan Tagihan Air

Masyarakat perlu memeperhatikan beberapa ketentuan utama sebelum mengurus pengaktifan kembali sambungan air bersih ini:

  • Masa Berlaku Program: Penawaran khusus ini beroperasi secara terbatas mulai 1 hingga 20 September 2026.
  • Cakupan Lokasi: Layanan ini memprioritaskan pelanggan wilayah Situbatu yang meliputi Desa Binangun dan Desa Sukamukti.
  • Bentuk Stimulus: Pengelola membebaskan biaya re-opening dan denda tunggakan. Pelanggan cukup membayar pokok tagihan air saja.

Pengelola Perumda Tirta Anom meminta masyarakat Desa Binangun dan Desa Sukamukti segera mengurus permohonan ini sebelum masa berlaku habis pada 20 September.

“Proses pengaktifan kembali dapat dilakukan langsung dengan mendatangi kantor pelayanan Perumda Tirta Anom terdekat,” pungkasnya.

(Agus Purwadi)

Rekonstruksi Pembunuhan Pak Ogah di Banjar, Pelaku Peragakan 49 Adegan

0
Banjar@fokusjabar.id
Rekontruksi pembunuhan pak ogah di Kota Banjar.(Istimewa)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pria paruh baya yang bekerja sebagai pengatur jalan atau pak ogah di kawasan Ciaren, Kelurahan Karangpanimbal, Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat.

Dalam reka adegan berlangsung, ada 49 adegan yang diperagakan dan terungkap fakta bahwa pelaku, S (45), telah merencanakan aksi kejinya secara matang kepada korban berinisial A (47). Senin (7/9/2026).

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, menjelaskan bahwa dari 49 adegan yang diperagakan, tergambar jelas unsur kesengajaan dan perencanaan dari pihak pelaku. 

Baca Juga: Bantuan 200 Becak Listrik untuk Kota Banjar Senilai Rp4,4 Miliar

Pelaku tidak serta-merta spontan menghabisi nyawa korban, melainkan melalui rangkaian tindakan yang menunjukkan niat jahat yang sudah terpikirkan sebelumnya.

“Dugaan pembunuhan berencana terungkap dalam rekonstruksi ini. Pelaku dengan sengaja mempersiapkan senjata tajam untuk melukai korban hingga meninggal dunia. Ini bukan sekadar pertengkaran spontan, ada jeda waktu di mana pelaku pulang ke rumah untuk mengambil pisau,” ujar Iptu Pramono saat ditemui di sela-sela rekonstruksi.

Motif di Balik Tragedi

Berdasarkan pemeriksaan mendalam, motif di balik tragedi ini ternyata bersumber dari luka hati lama. Pelaku S mengaku telah menyimpan dendam selama empat tahun terakhir.

Ia merasa kerap diolok-olok, direndahkan, dan di-bully oleh korban yang notabene adalah rekan seprofesinya sebagai pak ogah di kawasan tersebut. Rasa sakit hati yang terpendam itu akhirnya meledak pada Kamis (6/8/2026) malam, saat cekcok mulut terjadi di antara mereka di lokasi kejadian.

Emosi yang memuncak membuat pelaku memutuskan pulang ke rumah untuk mengambil sebilah pisau. Ia kembali mendatangi korban yang saat itu tengah berada di sebuah warung. Terjadilah perkelahian yang tidak seimbang.

Setelah berhasil menjatuhkan korban dengan pukulan, pelaku dengan brutal menusukkan pisau ke tubuh korban. Tak sampai di situ, pelaku juga menusukkan sebatang kayu ke bagian ulu hati korban hingga meregang nyawa di tempat.

Usai melancarkan aksi biadabnya, pelaku sempat melarikan diri ke luar kota, menghindari kejaran warga dan aparat kepolisian. Namun, upaya pelariannya tidak berlangsung lama.

Unit Reaksi Cepat

Berkat kerja cepat Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Banjar yang dibantu oleh informasi dari masyarakat, pelaku berhasil dibekuk di daerah Pasirkoja, Bandung, pada Jumat (7/8/2026) dini hari.

Yang mengejutkan, pelaku S tidak menunjukkan rasa penyesalan atas perbuatannya. Dalam pemeriksaan, ia justru mengaku puas karena dendamnya selama bertahun-tahun telah terbayar.

Baca Juga: Mobil Pickup Terbakar di Kota Banjar, Pengemudi Luka Berat

Sikap dingin pelaku ini semakin menguatkan dugaan polisi bahwa aksi tersebut didasari oleh niat jahat yang direncanakan.

Atas perbuatannya, terduga pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Pihak kepolisian menjerat pelaku dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau pidana mati.

“S dari pengakuannya mengaku puas dan tidak menyesal telah melakukan perbuatannya. Pelaku menilai korban kerap bertindak sewenang-wenang dan tidak mau berbagi,” pungkas Iptu Pramono Adi

(Budiana Martin)

Bawaslu-Disdukcapil Ciamis Perkuat Pengawasan Data Pemilih

0
data pemilih fokusjabar.id
Bawaslu dan Disdukcapil Ciamis Perkuat Pengawasan Data Pemilih

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis memperkuat sinergi dalam pengawasan dan pemutakhiran data pemilih, Senin (7/9/2026).

Penguatan kerja sama di tandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis, Jajang Miftahudin dan Kepala Disdukcapil, Yayan M Supyan.

BACA JUGA:

155 Warga Ciamis Terima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Kerja sama ini menjadi pedoman bagi kedua instansi dalam melaksanakan koordinasi, sinergi serta penguatan pengawasan terhadap data pemilih di Kabupaten Ciamis.

Melalui PKS, Bawaslu dan Disdukcapil berupaya meningkatkan kualitas pengawasan. Sehingga tersedia data pemilih yang akurat, mutakhir, komprehensif dan dapat di pertanggungjawabkan.

Selain itu, kerja sama di arahkan untuk memperkuat koordinasi dalam proses pemadanan dan validasi data yang berkaitan dengan data pemilih.

Selain itu, mencegah munculnya persoalan dalam penyusunan maupun pemutakhiran data pemilih.

BACA JUGA:

BKPRMI Ciamis Kenang Perjuangan Para Pendiri

Dalam pelaksanaannya, Bawaslu memiliki ruang untuk menyampaikan hasil temuan terkait data pemilih sebagai bagian dari pengawasan.

Sementara Disdukcapil dapat menerima informasi tersebut untuk kebutuhan pemutakhiran data penduduk.

data pemilih fokusjabar.id
Penandatangan PKS

Disdukcapil juga memiliki kewenangan meminta penjelasan kepada Bawaslu terkait penggunaan data penduduk serta menolak pemberian data di luar lingkup kerja sama atau berpotensi melanggar ketentuan kerahasiaan data penduduk.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan M Supyan mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam membangun koordinasi antarlembaga.

Terutama dalam memastikan pemanfaatan data kependudukan di lakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Yayan.

BACA JUGA: Air Tenang Saat Kemarau Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Dinkes Ciamis Ingatkan Bahaya DBD

Ia berharap, sinergi Bawaslu dan Disdukcapil dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Ciamis.

Dengan adanya PKS, kedua instansi berkomitmen menjalankan koordinasi sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing dengan tetap memperhatikan aspek keamanan serta kerahasiaan data kependudukan.

Kerja sama ini di harapkan menjadi salah satu langkah preventif untuk meminimalkan persoalan data dalam proses penyusunan dan pemutakhiran data pemilih.

(Mia)

Kalah 3-1 dari Persib Bandung, Ini Kata Pelatih PSM Makassar

0
Pelatih PSM Makassar fokusjabar.id
Pelatih PSM Makassar (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menyebut, melawan rim tuan rumah Persib Bandung yang merupakan sang juara tidak mudah bagi anak asuhnya.

Sehingga laga pekan perdana Super League 2026-2027 di Stadion Gelora bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026) malam anakasuhnya menelan kekalahan dengan skor 3-1.

BACA JUGA:

Persib Menang atas PSM, Uilliam Barros: Awal yang Bagus

Bagi Pelatih PSM Makassar, laga tersebut menjadi ujian berat. Mengingat Persib Bandung merupakan juara bertahan Super League.

Menurut Darije Kalezic, PSM Makassar sejatinya tampil solid di babak pertama dan unggul lebih dulu lewat gol cepat Kodai Tanaka menit ke-6.

Pertahanan rapat skuad Juku Eja sempat membuat barisan penyerang Maung Bandung frustrasi. Namun, peta kekuatan berubah seusai turun minum.

Keputusan pelatih Persib, Igor Tolic memasukkan Balsa Sekulic terbukti ampuh menambah daya gedor.

Pemain Persib terbukti memberondong gawang Hilmansyah dengan tiga gol melalui Patricio Matricardi menit 48, Balsa Sekulic menit 51, dan Uilliam Barros Pereira menit 82.

Darije Kalezic menilai, timnya kehilangan fokus dan lengah di awal babak kedua, hingga akhirnya harus di bayar mahal.

“Kami tidak setajam babak pertama saat keluar dari ruang ganti. Kami di hukum dua gol hanya dalam kurun lima menit,” kata Darije Kalezic di kutip jpnn.com.

BACA JUGA:

Remontada vs PSM, Pelatih Persib Terharu Sambutan Bobotoh

Meski menyayangkan proses gol pertama Persib yang lahir dari situasi sepak pojok, Darije Kalezic legawa menerima kekalahan.

Juru taktik asal Bosnia Herzegovian ini pun mendoakan kesuksesan Persib yang akan mengarungi jadwal kompetisi padat musim ini.

(Bambang Fouristian)