TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Burhanudin Muslim terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya periode 2026-2029 pada Musyawarah Daerah (Musda) XVI yang di selenggarakan di Pendopo Baru, Bojongkoneng Singaparna, Kamis (23/4/2026) malam.
Pada perhelatan Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya, dari jumlah total 155, Burhanudin Muslim meraih 124 suara dan Ijang Hilman Mubarok dengan raihan 23 suara dan 3 abstain.
“Ini adalah sebuah amanah yang harus di jaga, dan tentunya saya mengucapkan terimakasih kepada para PK KNPI, OKP yang telah memberikan kepercayaan,” ungkap Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya terpilih, Burhanudin Muslim, Jumat (24/4/2026).
Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Dorong Reformasi Layanan Perumdam Tirta Sukapura
Selain itu, Burhanudin Muslim juga menyampaikan terimakasih kepada panitia Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya yang tidak mengenal lelah demi sebuah kesuksesan acara.
“Terimakasih kepada panitia Musda XVI, SC (Steering Comittee-red) juga OC (Organizing Comittee-red). Tidak lupa Juga kepada para senior yang telah ikut membantu berpikir untuk kesuksesan seluruh pemuda Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya.
Burhanudun melanjutkan, setelah terpilih jadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya. Selanjutnya akan menyusun kepengurusan bersama tim formatur.
“Menyusun kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya periode 2026-2029. Selanjutnya melangkah bersama menyatukan energi bersama seluruh DPK KNPI se-Kabupaten Tasikmalaya juga OKP,” tuturnya.
Sebagai mitra kritis dan strategis bagi Pemerintah Daerah, kata Burhanudin, KNPI juga harus menjadi solutif dalam mengentaskan masalah sosial.
Baca Juga: Kementan Setujui Usulan Infrastruktur Pertanian Tasikmalaya
“Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, dan terimakasih atas kepecayaan yang telah di berikan,” ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, saat membuka acara mengatakan, bahwa Musda KNPI bukan sekadar ajang ganti pengurus atau kegiatan tiga tahunan.
”Musda KNPI adalah ruang strategis. Ini wadah konsolidasi untuk menjawab tantangan zaman. Dan kami tidak butuh organisasi yang hanya jago seremonial,” tegasnya.
(Nanang Yudi)


