spot_imgspot_img
Minggu 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BRT dan Angkot Listrik Langkah Pemkot Bandung Benahi Transportasi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) menandai tahun 2026 sebagai periode penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur.

Fokus utama di arahkan pada pembenahan sektor transportasi publik yang di nilai masih membutuhkan peningkatan kualitas layanan.

BACA JUGA:

Pemkot Bandung Siapkan AI dan Perketat Kinerja Petugas Kebersihan

Langkah ini di wujudkan melalui rencana pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) serta program peremajaan angkutan kota (angkot) dengan teknologi berbasis listrik.

Kedua program tersebut di harapkan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Bandung dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern, efisien dan ramah lingkungan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, sektor infrastruktur dan transportasi menjadi prioritas utama pemerintah pada tahun ini.

Kebijakan tersebut di dasarkan pada hasil evaluasi kinerja yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kedua sektor tersebut masih belum optimal.

“Tahun ini adalah tahun infrastruktur. Kita akan melakukan perbaikan di hampir seluruh ruas jalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi publik,” ujarnya.

Sebagai bagian dari langkah strategis, Pemkot Bandung tengah mempersiapkan pengembangan layanan BRT. Program ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Khususnya Kementerian Perhubungan, sehingga di harapkan dapat berjalan optimal.

Keberadaan BRT nantinya di proyeksikan menjadi tulang punggung transportasi massal di Kota Bandung. Sistem ini di rancang untuk memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan mampu menjangkau berbagai wilayah secara efektif.

BACA JUGA:

Konferensi Asia Afrika, Peran Vital Kota Bandung dalam Sejarah Diplomasi Internasional

“Untuk BRT, kami mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ini akan menjadi solusi transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi,” katanya.

Selain pengembangan BRT, Pemkot Bandung juga berencana melakukan peremajaan angkot secara bertahap. Transformasi ini akan mengarah pada penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari inovasi di sektor transportasi.

Langkah tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan angkutan umum. Namun juga mendukung pengurangan emisi serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih.

“Angkot akan kita dorong beralih ke sistem listrik. Ini bagian dari transformasi transportasi yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Di sisi lain, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi fokus utama. Pemerintah akan mempercepat pembenahan berbagai ruas jalan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar mobilitas warga.

Meski di hadapkan pada sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, pemerintah kota tetap optimistis seluruh program dapat di realisasikan secara bertahap.

“Kita sadar ada banyak tantangan, tetapi yang penting pekerjaan berjalan dan bisa di rasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Bandung berharap kualitas layanan transportasi publik dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, konektivitas yang lebih baik juga di yakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah dalam membangun sistem transportasi yang modern, terintegrasi dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bandung.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru