spot_imgspot_img
Jumat 22 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kolaborasi PSGC dan Persib Bisa Jadi Titik Balik Sepak Bola Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kabar gembira berembus bagi masa depan sepak bola di Kabupaten Ciamis. Klub kebanggaan masyarakat Tatar Galuh, PSGC Ciamis, tengah menjajaki langkah strategis untuk menjadi klub mitra atau tim satelit dari raksasa Liga 1, Persib Bandung, guna mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, membocorkan langsung rencana besar tersebut saat memberikan keterangan pers di Pendopo Ciamis, Jumat (22/5/2026). Herdiat menilai kerja sama bilateral ini bukan sekadar urusan taktis di atas lapangan hijau, melainkan pintu gerbang pembinaan pemain muda yang lebih terarah di tatar Galuh.

“Insyaallah ada respons baik dari Persib. Bahkan ada rencana membuka akademi sepak bola di Ciamis,” ungkap Herdiat Sunarya.

Jika kedua belah pihak sepakat mengunci komitmen, kehadiran akademi bentukan Persib tersebut bakal menjadi kawah candradimuka krusial untuk mencetak talenta lokal Ciamis agar mampu menembus level profesional. Selama ini, minimnya wadah pembinaan berjenjang membuat banyak bakat muda potensial dari Ciamis luput dari radar pemandu bakat nasional.

Regulasi Ketat Liga 2: PSGC Ciamis Antisipasi Lewat Kolaborasi Finansial

Herdiat memaparkan bahwa potret kompetisi kasta kedua Indonesia saat ini sudah berubah total dan menuntut profesionalisme tinggi. Operator kompetisi kini mewajibkan setiap klub peserta Liga 2 mengantongi jaminan finansial atau dana deposit dalam jumlah tertentu. Regulasi ketat ini bertujuan menjamin kelancaran operasional tim, termasuk mencegah kasus tunggakan gaji pemain serta membiayai akomodasi pertandingan sepanjang musim.

Menyikapi tantangan modal yang berat tersebut, manajemen Laskar Galuh bergerak taktis dengan membuka keran kolaborasi bersama klub mapan sekelas Persib Bandung.

Kendati membuka diri untuk berkooperasi, manajemen PSGC Ciamis tetap melayangkan sejumlah syarat mutlak yang tidak bisa diganggu gugat oleh pihak manajemen Maung Bandung.

Aparat petinggi klub menegaskan bahwa heritase dan marwah sepak bola Ciamis harus tetap terjaga seutuhnya:

  1. Identitas nama PSGC Ciamis wajib tetap dipertahankan secara utuh dalam kompetisi.
  2. Stadion Galuh Ciamis harus tetap menjadi markas utama (homebase) tim selama mengarungi Liga 2.
  3. Manajemen Persib wajib menjamin keberlanjutan program pembinaan pemain muda lokal.

“Kami ingin nama PSGC tetap ada dan homebase tetap di Ciamis. Selain itu, pembinaan pemain muda juga harus berjalan,” tegas Herdiat.

Wacana duet manajerial antara Ciamis dan Bandung ini langsung menyedot perhatian besar dari kalangan suporter. Terlebih sorotan dari pencinta sepak bola di Tatar Galuh. Publik menaruh harapan tinggi agar kolaborasi bersama Persib mampu mengembalikan kejayaan PSGC Ciamis. Sekaligus mengatrol nama-nama pesepak bola lokal ke panggung kompetisi tertinggi tanah air.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru