spot_imgspot_img
Jumat 22 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SMAN 1 Ciamis Buka Program Prestisius Sekolah Maung, Siap Cetak Generasi Unggul

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Ciamis bergerak cepat mengenalkan inovasi pendidikan teranyar di Jawa Barat. Pihak sekolah menggelar sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk menjaring talenta muda dalam program prestisius “Sekolah Maung” (Manusia Unggul) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (22/5/2026).

Agenda strategis ini mengumpulkan berbagai elemen kunci dunia pendidikan di tatar Galuh. Mulai dari koordinator SPMB, komite SMP negeri dan swasta dari seluruh komisariat, perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKS) MTs, komite, hingga pengawas MTs turut memadati ruang pertemuan.

Baca Juga: Sebut Edukasi Politik Cuma Seremonial, Ketua PMII Desak Parpol Ciamis Lakukan Transparansi

Pertemuan ini menjadi jembatan krusial untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme rekrutmen siswa baru pada program Sekolah Maung. Inovasi pendidikan ini merupakan program unggulan hasil gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, guna mencetak generasi berdaya saing tinggi.

Khusus Jalur Prestasi: SMAN 1 Ciamis Sediakan Kuota 384 Kursi

Dalam sesi pemaparan materi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Ciamis, Yeni Savitri Oktaviani, menegaskan bahwa skema rekrutmen Sekolah Maung sangat kontras dengan jalur SPMB reguler. Program ini menutup pintu bagi jalur zonasi dan murni hanya menyaring calon siswa melalui jalur prestasi.

“Kriteria utama yang kami cari adalah siswa-siswa berprestasi, dengan porsi penilaian terbesar berada pada aspek akademik,” papar Yeni Savitri Oktaviani.

Yeni menambahkan, panitia menerapkan sistem seleksi satu tahap yang langsung menyesuaikan dengan pilihan jalur peserta. Selain itu, calon siswa tidak perlu mengikuti tes khusus atau ujian tertulis tambahan untuk program ini.

Program Sekolah Maung membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi siswa SMP/MTs kelas IX yang aktif maupun para lulusan tahun sebelumnya (gap year) sepanjang memenuhi kriteria umum. Meskipun menerapkan kuota ketat, regulasi ini menjamin hak yang sama bagi siswa dari luar Kabupaten Ciamis, asalkan tercatat sebagai warga Jawa Barat. Khusus di SMAN 1 Ciamis, panitia mengunci kuota daya tampung Sekolah Maung sebanyak 384 siswa.

Tawarkan Integrasi Tiga Kurikulum dan Transparansi Sistem Digital

Di samping mematok standar seleksi berbasis prestasi, Sekolah Maung juga menjanjikan lompatan akademis lewat keunggulan internalnya. Program ini mengintegrasikan tiga kurikulum sekaligus dan menjalin kemitraan strategis dengan deretan perguruan tinggi ternama.

Untuk menjamin keadilan bagi seluruh pelamar, Staf Kurikulum SMAN 1 Ciamis, Rina Sri Maryana, memastikan bahwa semua proses penilaian bersandar pada sistem digitalasi penuh.

“Seluruh mekanisme penilaian menggunakan sistem digital untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif. Terlebih berlangsung secara transparan, dan bebas dari intervensi luar,” imbuh Rina Sri Maryana.

Selaras dengan hal itu, Pihak Sekolah, Rikky Dassiman, turut mendemonstrasikan teknis pendaftaran secara terperinci. Serta memandu alur sistem aplikasi di hadapan para peserta sosialisasi. Bagi para pelamar yang nantinya tereliminasi atau gugur dari Sekolah Maung, panitia memberikan kelonggaran untuk mendaftar kembali melalui jalur SPMB reguler.

Pihak SMAN 1 Ciamis tidak menampik, masa adaptasi menjadi tantangan terberat dalam implementasi program ini. Mengingat waktu persiapan bergulir relatif singkat. Kendati demikian, manajemen sekolah terus menggenjot kesiapan kompetensi guru serta mematangkan fasilitas penunjang guna menyukseskan tahun pertama peluncuran Sekolah Maung.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru