spot_img
Jumat 12 Agustus 2022
spot_img
More

    Bocor 30 Persen, Kawasan Parkir di Kota Banjar Harus Dibenahi

    BANJAR,FOKUSJabar.id: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Banjar, Jawa Barat menyoroti temuan kebocoran retribusi parkir di wilayahnya. Pasalnya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Parkir mencapai 30 persen.

    Ketua HMI Cabang Kota Banjar, Budi Nugeraha meminta agar Dinas Perhubungan bisa mengelola parkir secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. 

    Selama ini, Budi menilai parkir di Kota Banjar dikelola dengan asal-asalan sehingga pendapatan sektor parkir ini tidak mencapai angka yang ditargetkan. 

    BACA JUGA: Kebocoran Retribusi Parkir Kota Banjar Mencapai 30 Persen

    Tahun lalu, target sektor parkir di Kota Banjar itu Rp 700 juta dan diturunkan menjadi Rp. 545.805.000 juta lantaran pandemi Covid-19. 

    “Dari target itu hanya terealisasi sekitar 89,30 persen saja, padahal targetan awalnya itu sudah diturunkan, kemudian saat ini ditemukan kebocoran bahkan 30 persen dari 101 titik parkir, itu kan sangat disayangkan,” kata Budi kepada wartawan. Selasa (2/8/2022). 

    Dengan adanya kebocoran tersebut dikatakan budi tentunya akan menghambat pada capaian pendapatan asli daerah dari sektor parkir sehingga para petugas yang menarik retribusi nya harus bekerja optimal. 

    Selain itu, Budi meminta agar lahan parkir di Kota Banjar ini ditata dengan baik supaya tidak terkesan semrawut, salah satu contohnya parkir di area pasar. 

    “Disana sudah jelas tidak ada lahan parkir yang ideal kemudian ditambah tidak enak dengan pemandangan angkutan umum yang ngetem di sana, ko petugas dishub membiarkannya, itu kan bukan ranahnya angkutan kota untuk ngetem,” kata dia. 

    Kendati demikian, Budi menegaskan agar pengelolaan parkir ini segera diatasi oleh Pemerintah Kota Banjar. Sehingga masyarakat itu bisa merasakan nyaman, aman saat memarkirkan kendaraanya. 

    “Apalagi dengan dikelola baik itu akan meningkatkan PAD Kota Banjar itu sendiri,” ujarnya. 

    Sebelumnya diberitakan menurut, Kepala Bidang Sarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Banjar, Azhar Mansoer mengaku menemukan adanya indikasi juru parkir yang tidak sesuai dalam menyerahkan setoran retribusinya. 

    Adapun dalih dari juru parkir tersebut lantaran pandemi covid-19 serta faktor cuaca belakangan ini yang kurang baik. 

    Azhar menyebutkan indikasi yang tidak sesuai tersebut yakni ditemukan adanya kebocoran retribusi parkir hingga 30 persen dari 101 titik. 

    “Kebocoran retribusi ini ditemukan sekitar 20 sampai 30 persen,” katanya.

    Selain kebocoran, Azhar juga mengatakan pihaknya menemukan indikasi lain di lapangan saat dirinya bersama petugas lain melakukan uji petik sektor parkir.

    BACA JUGA: Relokasi PKL Di Jalan Hamara Efendi Kota Banjar Tidak Disosialisasikan Ke Pedagang

    “Banyak ditemukan juru parkir yang tidak memiliki surat tugas, kartu anggota, padahal itu wajib dimiliki sebagai petugas resmi saat bertugas,” kata dia. 

    Sementara itu untuk diketahui jumlah juru parkir di Kota Banjar ada sebanyak 277 petugas parkir resmi yang tersebar di semua titik parkir yang legalkan Pemerintah. 

    Adapun kawasan parkir yang tercatat Dinas Perhubungan Kota Banjar yakni di sepanjang 

    Jalan berikut:

    – Jalan Brigjen M Isya S.H

    – Jalan Siliwangi

    – Jalan Letjen Suwarto

    – Jalan Husen Kartasasmita

    – Jalan Didi Kartasasmita

    – Jalan Kewedanaan

    – Jalan Sudiro W

    – Jalan Tentara Pelajar

    – Jalan BKR

    – Jalan Jendral Hoegeng

    – Jalan Dokter Sudarsono

    – Jalan R Hamara Effendi

    – Jalan Kehutanan

    – Jalan Pataruman

    – Jalan Buntu

    – Jalan di Komplek Pasar Banjar

    – Jalan di Komplek Pasar Bojongkantong

    – Jalan di Komplek Pasar Langensari

    – Jalan di Komplek Alun-alun Langensari

    Kemudian Fasilitas parkir umum di luar ruang milik jalan sebagai berikut:

    1. Aria Parkie BLUD RSU 
    2. Komplek Sport Center 
    3. Komplek Masjid Pusdai 
    4. Komplek wisata Situ Leutik

    Sedangkan untuk target parkir Dishub Kota Banjar tahun ini menargetkan sebesar Rp. 770 juta dan baru terealisasi hingga bulan ini sekitar 38,56 persen. 

    (Budiana Martin/Anthika Asmara) 

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img