spot_img
Senin 26 Februari 2024
spot_img
More

    Dukung Digitalisasi UMKM, JNE Hadirkan Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Purwakarta

    PURWAKARTA,FOKUSJabar.id: Di era digital, teknologi tak hanya digunakan untuk memperoleh informasi atau sebagai media komunikasi jarak jauh saja. Lebih dari itu, pegiat bisnis saat ini memanfaatkannya sebagai sarana pemasaran digital yang dapat menjadi sumber profit utama dalam perekonomian.

    Hal ini diterapkan UMKM Purwakarta untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya dan menjadi topik dalam acara ‘JNE Ngajak Online, Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Purwakarta’. Kegiatan yang diinisiasi JNE ini pun dihadiri lebih dari 150 UMKM setempat.

    Branch Manager JNE Purwakarta, Iwan Ridwan mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka ulang tahun Purwakarta ke-191 tahun. Mengusung tema Optimalisasi Bisnis lewat Digital Branding, JNE sebagai perusahaan di bidang logistik dan jasa pengiriman terus berupaya untuk mendukung aktivitas UMKM di Purwakarta melalui berbagai layanan. Seperti adanya gratis ongkos kirim, pelatihan yang rutin digelar oleh JNE seperti Ngajak Online Kota Purwakarta, hingga potongan harga ongkos kirim.

    BACA JUGA: PB Porprov XIV Jabar Berharap Komitmen KBB Sebagai Tuan Rumah

    Selain itu, JNE juga mengadakan layanan pergudangan atau e-fulfillment bagi konsumen yang membutuhkan ruang menyimpan produk hingga sampai di tangan pelanggan. Hal ini menjadi dukungan nyata JNE untuk mendorong produktivitas UMKM setempat.

    “Ada dua narasumber yang hadir pada acara kali ini yakni pegiat UMKM, Rendi Yuliansyah selaku Owner ZAI Muslim Wear dan Nabil selaku Owner Shahama,” kata Iwan.

    Rendi mengatakan, bisnis ZAI Muslim dirintis sejak tahun 2019. Kondisi pandemi menjadi titik balik bagi bisnisnya untuk aktif di kanal digital.

    Bergerak di bidang fesyen muslim dengan fokus produk gamis wanita, ZAI Muslim Wear menggencarkan berbagai strategi. Diantaranya berkolaborasi dengan menggaet berbagai artis di media sosial.

    “Kami pun menekankan pentingnya pembuatan konten untuk pemasaran media sosial. Kami rutin membuat konten yang menarik, mengikuti tren yang viral di publik untuk meningkatkan brand awareness,” kata Rendi.

    Apa yang dilakukan Rendi sejalan dengan upaya Nabil selaku Owner Shahama yang hingga saat ini aktif menggunakan jasa influencer untuk memperluas pasar bisnisnya. “Melalui media sosial, pelaku bisnis dapat mendongkrak penjualan dengan memaksimalkan pembuatan konten maupun berkolaborasi dengan pihak lain seperti influencer,” Nabil menambahkan.

    Untuk memenangkan ketatnya persaingan UMKM di era ini, kedua narasumber yang hadir sepakat jika diferensiasi produk penting untuk digalakkan. Memberikan ciri khas pada produk, kata Nabil, bisa dimulai dari desain produk maupun layanan yang diberikan.

    “Ini akan membuat penjual menjadi lebih percaya diri dengan produk sendiri. Dengan diferensiasi, memasarkan produk pun akan lebih mudah dan lebih diingat di benak konsumen,” kata Nabil.

    Purwakarta merupakan kota ke-30 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online. Pada tahun 2021, acara serupa telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Purwakarta, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Kediri.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img