spot_img
Senin 19 April 2021
spot_img
spot_img

Ini Loh 10 Manfaat Lavender untuk Kesehatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Lavender (Lavendel atau Lavandula) merupakan genus tumbuhan berbunga dalam suku Lamiaceae  yang tersusun atas 25-30 spesies.

Levender berasal dari wilayah selatan Laut Tengah hingga Afrika tropis dan ke timur sampai India. Genus ini termasuk tumbuhan menahun, tumbuhan dari jenis rumput-rumputan, semak pendek dan semak kecil.

Tanaman ini juga tersebar di Kepulauan Canaria, Afrika Utara dan Timur, Eropa Selatan (terutama Prancis Selatan), Arabia dan India yang ditanam dan dikembangkan secara luas di iklim sedang sebagai tanaman hias, bahan kuliner dan ekstrak minyak esensial untuk keperluan komersial.

lavender fokusjabar.id
Ilustrasi (foto web)

Tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di daerah di luar daerah asalnya. Genus ini mencakup herba perenial tahunan atau berumur pendek dan perenial mirip semak, semak kerdil atau semak kecil.

BACA JUGA: 6 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan

Bentuk daun beragam. Beberapa spesies yang umumnya dibudidayakan berdaun sederhana. Lainnya pinnately toothed, atau pinnate, terkadang multiple pinnate and dissected.

Selain itu, bunga Lavender juga dianggap mampu mengusir nyamuk karena aromanya yang khas.

Berikut Manfaat lainnya untuk Kesehatan Anda: 

  1. Aromaterapi

Bunga tanaman ini paling sering digunakan sebagai aromaterapi karena wanginya yang khas. Aroma dari essential oil bunga ini diyakini dapat membantu meningkatkan suasana hati dan ketenangan.

Bunga tanaman ini juga dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan rasa sakit yang ringan.

lavender fokusjabar.id
Ilustrasi (foto web)

Sebuah studi dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan bahwa penggunaan lavender secara topikal dapat mengurangi keparahan kram menstruasi. 

  1. Membantu Sembuhkan Luka

Bunga tanaman ini dapat membantu menyembuhkan luka dan mengurangi rasa sakit karena ekstraknya mengandung linalyl asetat dan linalool yang merupakan komponen penting antiperadangan.

Adanya antioksidan dalam tanaman ini juga dapat berkontribusi dalam menyembuhkan luka. Selain itu, bunga ini juga mengandung polisakarida yang bisa membantu menyembuhkan penyakit radang.

Namun, jangan meneteskan Lavandula oil secara langsung pada luka terbuka. Sebaiknya, gunakan ketika luka sudah kering 

  1. Meringankan Gejala Emosional PMS

Ketika PMS, banyak wanita merasakan berbagai gejala. Salah satunya adalah emosi yang berubah-ubah.

Sebuah studi yang melibatkan 17 wanita berusia 20 tahunan dengan gejala PMS ringan hingga sedang menunjukkan bahwa menghirup aroma terapi Lavender dapat mengurangi gejala emosional yang terjadi saat pramenstruasi.

  1. Melawan Infeksi Jamur

Sebuah studi dalam 

Journal of Medicine Microbiology menemukan bahwa minyak bunga Lavandula efektif memerangi infeksi jamur.

Minyak tersebut memiliki efek antijamur dan bekerja dengan cara menghancurkan membran sel jamur.

Para peneliti juga menunjukkan jika minyak bunga ini dapat mematikan berbagai jenis jamur yang bisa menyebabkan penyakit kulit dan kuku.

Selain itu, ketika dioleskan pada kulit, minyak Lavandula juga menunjukan hasil positif dalam membantu mengatasi eksim, jerawat, sengatan matahari, dan ruam popok.

  1. Mengatasi Rambut Rontok

Bunga tanaman ini dapat membantu mengatasi kerontokan rambut. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini dapat meningkatkan pertumbuhan rambut hingga 44 persen setelah 7 bulan perawatan.

  1. Memperbaiki Kualitas Tidur

Insomnia menjadi masalah tidur yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Sebuah studi di British Association of Critical Nurse pada tahun 2017 menunjukkan bahwa minyak lavender dapat menjadi obat yang efektif dalam meningkatkan kualitas tidur bagi orang yang kesulitan tidur.

Sebelum tidur, teteskan minyak lavender pada bantal untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak. Pastikan tidak menelannya karena dapat berbahaya.

  1. Mengurangi Sensasi Kepanasan akibat Menopause

Hot flashes atau sensasi kepanasan adalah gejala umum menopause yang terjadi pada banyak wanita. Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi panas tiba-tiba di seluruh tubuh, membuat tubuh berkeringat, dan wajah memerah.

  1. Mengobati Diabetes

Kandungan antioksidan radikal yang dimiliki Lavender dipercaya bisa mengatasi masalah penyakit diabetes.

lavender fokusjabar.id
Ilustrasi (foto web)

Senyawa polifenol dari Lavandula dapat mencegah munculnya radikal bebas dan sel-sel yang akan menimbulkan penyakit berbahaya. Untuk itu, agar gula darah tetap stabil kamu bisa rutin mengonsumsi Teh Bunga Lavender.

  1. Imun Tubuh

Memiliki kandungan antijamur yang kuat terhadap strain jamur yang bertanggung jawab atas infeksi kulit dan kuku yang umum. Lavender memiliki sifat antibakteri dan antivirus, yang melindungi tubuh dari penyakit seperti TB, tipes dan difteri.

  1. Pencegah kanker

Antioksidan yang dimiliki oleh levender tak hanya bisa mengobati luka ringan tapi bisa juga mencegah munculnya radikal bebas dan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Jika rutin mengkonsumsi teh lavender atau minuman lainnya dipercaya kamu akan terhindar dari penyakit ganas ini.

Namun, dalam Journal of Chinese Medical Association menunjukkan bahwa menghirup aromaterapi lavender selama 20 menit setiap hari dapat membantu mengurangi keluhan tersebut.

Tak hanya sebagai tanaman, bunga lavender juga tersedia dalam bentuk minyak, suplemen, maupun teh. Namun di samping manfaatnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa penggunaan minyak lavender secara berulang dapat memicu terjadinya Ginekomastia.

Kondisi ini bisa menyebabkan membesarnya jaringan payudara pada anak laki-laki sebelum masa pubertas.

The National Institutes of Health (NIH) juga memperingatkan setiap orang untuk tidak menggabungkan lavender dengan obat-obatan untuk mengurangi tekanan darah atau yang menyebabkan rasa kantuk karena dapat menimbulkan interaksi obat.

Tanaman ini juga dianggap dapat memperlambat sistem saraf pusat sehingga dokter akan menyarankan pasien untuk berhenti menggunakan lavender 2 minggu sebelum operasi karena dikhawatirkan bisa berbahaya.

Sementara itu, keamanan Lavandula bagi ibu hamil atau menyusui belum diketahui secara pasti. Jadi, jika Anda ingin menggunakan produk olahan bunga ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk mendapat arahan yang tepat.

(Bambang Fouristian/berbagai sumber)

Artikel Lainnya

spot_img