Jumat 2 Oktober 2020

Kapulaga, Tanaman Rempah Bernilai Ekonomi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kapulaga, salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang sering digunakan untuk campuran masakan dan jamu. Selain itu, hasil tanaman memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi apalagi ditengah pandemi Covid-19.

Tanaman kapulaga menjadi pilihan warga Pangandaran untuk dibudibayakan ditengah pandemi Covid-19. Salah satunya Aningsih, warga Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jabar.

“Menanam kapulaga ini dibutuhkan keuletan dan kesabaran. Dari luas kebun 150 bata, bisa menghasilkan uang hampir Rp8 juta atau setara dengan 200 kg dengan harga sekarang Rp40 ribu per kilogram,” ujar Aningsih saat ditemui dikebunnya, Selasa (15/9/2020).

Aningsih mengatakan, untuk menanam kapulaga sendiri tidak membutuhkan lahan yang luas. Cukup memanfaatkan lahan yang ada dan bisa menggunakan sistem tumpang sari dengan tanaman lainnya.

“Kebun saya pun diselingi pohon albasiah, cengkeh dan kelapa. Jadi kalau kapulaga murah atau tidak panen, masih bisa panen dari tanaman lainnya,” kata dia.

BACA JUGA: Masih Terapkan AKB, Kota Bandung Tak Batasi Wisatawan

Untuk mendapatkan hasil panen yang bagus, Aningsih mengatakan, tanaman rempah jenis ini tidak membutuh perawatan yang ekstra. Cukup dengan memotong rumput liar dan memberi pupuk.

“Mudah tidak mudah sih. Tapi kalau tekun, hasilnya lumayan,” Aningsih menambahkan.

Aningsih berharap, harga rempah-rempah bisa tetap stabil. Dia pun berharap, kaum millenial bisa mulai menanam tanaman rempah-rempah jenis ini.

“Tidak harus bingung cari kerja, apalagi sampai keluar Jawa. Tinggal ada kemauan saja untuk menggali atau memanfaatkan lahan yang kita punya,” kata dia.

 

(Agus/Ageng)

Artikel Lainnya

Mengenal Tanaman Janda Bolong, yang Harganya Fantastis

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tanaman Janda Bolong atau dalam bahasa latin...

2 Maling di Banjar Terekam CCTV

BANJAR,FOKUSJabar.id: Aksi dua maling kendaraan bermotor di Kota Banjar terekam CCTV Kantor CV. Qolbu Abadi yang berlokasi di Lingkungan Wargamulya, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja,...

Ratusan Pedagang Pasar Baru Buka Paksa Penutupan Jalan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ratusan pedagang Pasar Baru Trade Center melakukan aksi protes terhadap kebijakan buka tutup jalan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di depan Pasar...

Lagi, Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sesosok mayat perempuan ditemukan mengambang di Sungai Citanduy Parungselang, Kota Banjar, Jabar, Selasa (29/9/2020). Kapolsek Banjar AKP Rusdianto mengatakan bahwa jenazah ditemukan seorang warga...

Laga Persahabatan Persib Legend di Tasikmalaya Dibubarkan

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Laga persahabatan Persib Legend melawan Primas FC di Desa Sukarasa Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, Jabar Rabu (30/9/2020) dibubarkan aparat kepolisian dan TNI.  Polisi...

Kasus Korupsi APBDes Balokang Kota Banjar Dilimpahkan ke Kejari

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Balokang kota Banjar, Jabar segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri kota Banjar. Kasus korupsi tersebut adalah...

Tahun 1960-an Sarang Siluman Ular di Ciamis Kerap Dikunjungi Penggila Nomor Undian

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tahun 1960-an pemerintah melegalkan perjudian berupa Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB). Undian berhadiah tersebut dibentuk untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan sosial. Saat itu, konon tempat bersemayamnya...