spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 99

Gali Personal Branding, Tel-U Latih Public Speaking Siswa MA Al-Jawami

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Slamet Parsono dalam PKM

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tim Dosen Telkom University (Tel-U) turun langsung menyambangi MA Al-Jawami untuk menggembleng kemampuan komunikasi para siswa. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para akademisi ini menggelar pelatihan bertajuk “Personal Branding dan Public Speaking bagi Siswa MA Al-Jawami”, Selasa (30/6/2026).

Langkah nyata ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mencetak generasi muda yang cakap digital. Pelatihan ini memegang peranan penting untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam membangun citra diri yang positif serta mengasah keberanian berbicara di depan umum.

Baca Juga: PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, dr. Imam Siap Turunkan Tim Medis Terbaik untuk Liga 2

Bukan Sekadar Ingin Viral, Ini Makna Personal Branding Sesungguhnya

Narasumber utama pelatihan, Slamet Parsono, menekankan bahwa setiap siswa wajib memiliki wadah untuk menunjukkan potensi dan keunggulan diri secara bertanggung jawab. Terlebih, era ledakan media sosial saat ini menuntut integritas yang tinggi dari setiap pemilik akun.

Parsono meluruskan salah kaprah remaja zaman sekarang yang mengidentikkan citra diri dengan popularitas semu.

“Banyak orang mengira personal branding itu tentang bagaimana menjadi terkenal. Lebih dari itu, poin utamanya adalah bagaimana lingkungan mengenal kita karena kompetensi dan nilai positif yang kita miliki. Perpaduan citra diri yang kuat dan kecakapan berbicara akan membantu siswa membangun kepercayaan publik,” jelas Parsono.

Ia menambahkan, proses membangun persepsi positif ini wajib bersandar pada empat pilar utama: kompetensi, karakter, integritas, dan konsistensi perilaku sehari-hari.

Bongkar Rahasia Atasi Demam Panggung dan Optimalkan Bahasa Tubuh

Selain menyuapi siswa dengan teori citra diri, tim dosen Tel-U juga membekali peserta dengan teknik dasar mendominasi panggung (public speaking). Parsono membongkar trik taktis mulai dari membangun rasa percaya diri, mengusir kecemasan saat menatap audiens, hingga menyusun materi presentasi yang memikat.

Para siswa juga belajar langsung cara mengoptimalkan komunikasi non-verbal, seperti:

  • Menjaga kontak mata (eye contact) dengan audiens.
  • Mengatur intonasi dan artikulasi suara agar tidak monoton.
  • Memaksimalkan gerakan bahasa tubuh (gesture) yang natural.
  • Menerapkan teknik menghentak saat membuka dan menutup presentasi.

Demi mendongkrak pemahaman peserta, panitia merancang acara secara interaktif lewat simulasi dan praktik langsung. Setiap siswa mendapatkan kesempatan emas untuk berpidato singkat di depan forum.

Sesi ini menjadi ajang uji nyali dan kemampuan menyampaikan gagasan, di mana narasumber langsung memberikan umpan balik (feedback) konstruktif sebagai bahan evaluasi personal. Sinergi antara kampus Tel-U dan MA Al-Jawami ini harapannya melahirkan pemimpin masa depan yang adaptif dan mahir berkomunikasi.

(LIN)

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Ciamis Tegaskan Polri Harus Hadir untuk Masyarakat

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Polres Ciamis Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Pengabdian untuk Masyarakat Jadi Prioritas

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dengan penuh khidmat di halaman Mapolres Ciamis, Rabu (1/7/2026). Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, memimpin langsung upacara sakral tersebut selaku inspektur upacara.

Perayaan seabad kurang dua dekade berdirinya Korps Bhayangkara ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Agenda penting daerah ini turut menghadirkan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Bhayangkari, pimpinan instansi vertikal, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Ciamis Beri Penghargaan kepada Empat Organisasi Wartawan

Ukuran Keberhasilan Polri: Beri Rasa Aman dan Manfaat Nyata

Saat membacakan pidato resmi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), AKBP Hidayatullah menekankan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri wajib berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Polisi harus mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional.

“Tema Hari Bhayangkara tahun ini mengandung makna seluruh perjalanan pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan luhur, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri, maka tugas pokok kepolisian telah terlaksana dengan baik,” tegas Hidayatullah.

Ia juga mengingatkan jajarannya bahwa tantangan keamanan ke depan akan jauh lebih kompleks. Lonjakan kejahatan siber (cybercrime), dinamika geopolitik global, hingga kejahatan transnasional menuntut setiap personel Korps Baju Cokelat bertransformasi menjadi polisi yang prediktif, responsif, dan adaptif.

Tugas Baru: Kawal Makan Bergizi Gratis Hingga Berantas Judi Online

Selain mengurus masalah kriminalitas murni, Kapolres Ciamis menjabarkan peran krusial baru bagi anggotanya dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah pusat.

Polri memikul tanggung jawab besar untuk mengamankan dan mengawal kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperkuat ketahanan pangan daerah, memberantas peredaran narkoba, hingga memutus mata rantai judi online yang sedang marak di tengah masyarakat.

Untuk menghadapi misi besar tersebut, Kapolres menitipkan lima arahan penting kepada seluruh jajaran Polres Ciamis:

  • Reformasi Internal: Memperkuat reformasi kelembagaan agar lebih solid.
  • Profesionalisme: Meningkatkan profesionalisme kerja dalam setiap penanganan kasus.
  • Kapasitas SDM: Mengembangkan kualitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) Polri.
  • Adaptasi Strategis: Meningkatkan kemampuan organisasi menghadapi perubahan zaman.
  • Legitimitasi Publik: Merawat dan menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat.

Hidayatullah mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset terbesar institusi. Oleh karena itu, ia meminta anggotanya memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kritik membangun dari warga.

(Mia)

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Ciamis Beri Penghargaan kepada Empat Organisasi Wartawan

0
Ciamis, FOKUSjabar.id
Ketfot: Apresiasi Mitra Informasi, Polres Ciamis Anugerahkan Penghargaan kepada Ketua PWI Ciamis, Anthika Asmara

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis memanfaatkan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 untuk mempererat hubungan kemitraan dengan insan pers. Pihak kepolisian menyerahkan penghargaan khusus kepada empat organisasi profesi wartawan yang selama ini aktif menjaga kondusivitas daerah melalui penyebaran informasi akurat.

Acara penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Ciamis, Rabu (1/7/2026). Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menyerahkan langsung trofi apresiasi tersebut kepada perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya, Ikatan Wartawan Online (IWO) Ciamis, serta Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI).

Baca Juga: PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, dr. Imam Siap Turunkan Tim Medis Terbaik untuk Liga 2

Prosesi ini turut mengundang perhatian dari Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat setempat.

Bentuk Pengakuan Sah Sesuai Peraturan Kapolri

AKBP Hidayatullah menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini mengacu pada landasan hukum resmi, yaitu Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pemberian Penghargaan di Lingkungan Polri. Aturan ini memfasilitasi kepolisian untuk mengapresiasi mitra strategis yang memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran tugas penegakan hukum.

“Selain organisasi profesi wartawan, Polres Ciamis juga memberikan penghargaan kepada personel Polri berprestasi, anggota yang memasuki masa purnabakti, serta kepala desa yang aktif bersinergi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap AKBP Hidayatullah.

Pihak kepolisian memandang media sebagai elemen krusial dalam mengedukasi publik. Sekaligus menangkal hoaks yang berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Kehormatan Besar Bagi Seluruh Insan Pers Ciamis

Merespons apresiasi tersebut, Ketua PWI Ciamis Anthika Asmara menyampaikan rasa syukur mendalam atas kepercayaan besar dari institusi kepolisian. Anthika menilai penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan nyata terhadap profesi jurnalis yang bekerja secara independen dan berimbang.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi seluruh insan pers di Kabupaten Ciamis. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Ciamis beserta jajaran yang telah memberikan apresiasi kepada organisasi profesi wartawan sebagai mitra strategis Polri,” ujar Anthika.

Anthika menambahkan, komunikasi yang terbuka dan saling menghormati tupoksi masing-masing selama ini menjadi modal kuat dalam membangun kepercayaan publik.

Ia berharap penghargaan ini memicu motivasi baru bagi seluruh jurnalis Tatar Galuh untuk terus merawat profesionalisme dan menjaga kode etik. Serta memproduksi karya jurnalistik yang mendidik masyarakat demi menjaga kondusivitas daerah.

(Mia)

PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, dr. Imam Siap Turunkan Tim Medis Terbaik untuk Liga 2

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Pemilik sekaligus Pendiri Rumah Sakit Orthopaedi (RSOP) Ciamis serta Owner Kaffe DOI, dr. H. Iman Solichin

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dunia sepak bola Priangan Timur resmi mengukir sejarah baru. PSGC Ciamis kini menyandang status sebagai Tim Satelit Persib Bandung setelah manajemen kedua belah pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama jangka panjang di RSOP Kabupaten Ciamis, Rabu (1/7/2026).

Kolaborasi strategis ini mengakhiri kepanikan manajemen Laskar Galuh dalam memenuhi standar tinggi kompetisi Liga 2, terutama setelah mendapatkan suntikan dana segar senilai Rp7,5 miliar dari donatur besar, dr. H. Iman Solichin (dr. Imam).

Baca Juga: Regulasi Liga 2 Wajibkan 8 Pemain U-21, Persib Siap Orbitkan Talenta Lokal Ciamis di PSGC

Penanganan Ortopedi Jadi Kunci Lahirnya Atlet Berkarakter

Sebagai Pemilik sekaligus Pendiri Rumah Sakit Orthopaedi (RSOP) Ciamis serta Owner Kaffe DOI, dr. H. Iman Solichin membawa visi besar untuk menyelaraskan dunia medis dan olahraga. Menurutnya, jaminan layanan ortopedi yang prima menjadi bagian krusial dalam menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan.

Melalui fasilitas medis modern, dr. Imam ingin membentuk atlet yang berkarakter, memiliki fisik prima, serta memahami kondisi tubuh mereka sendiri secara mendalam. Pemahaman ini sangat penting agar para pemain mampu memaksimalkan potensi diri dalam setiap pertandingan tanpa bayang-bayang cedera parah.

“Seorang pemain sepak bola membutuhkan penanganan cedera yang sangat cepat. Ini yang saya tawarkan sejak awal untuk PSGC Ciamis. Kami ingin dunia ortopedi mengawal langsung proses terciptanya prestasi para pemain profesional,” ujar dr. Imam.

Siapkan Tim Medis Khusus dan Sentuhan Psikologis Lapangan

Lebih lanjut, dr. Imam yang sangat memahami aspek psikologis dan emosional manusia berencana menerjunkan tim medis khusus untuk mendampingi Laskar Galuh di Liga 2. Ia ingin mengemas atmosfer pertandingan menjadi lebih menarik dan segar, termasuk menyiapkan staf pendukung visual di pinggir lapangan demi mendongkrak mentalitas tim.

“Saya seorang dokter yang memahami betul masalah psikologis. Bagaimana kita harus mengelola emosi dan membangun atmosfer tim. Saya akan mengirimkan tim medis terbaik beserta staf pendukung yang representatif untuk mendampingi setiap laga PSGC Ciamis. Jika ada yang melayangkan protes, biar saya yang menghadapinya langsung,” tegas dr. Imam.

Sinergi antara manajemen profesional Persib Bandung, kekuatan finansial baru, serta jaminan medis mutakhir dari RSOP Ciamis kini membuat PSGC Ciamis menjelma sebagai kekuatan baru yang sangat siap mengarungi ketatnya persaingan Liga 2.

(IrfansyahRiza)

Regulasi Liga 2 Wajibkan 8 Pemain U-21, Persib Siap Orbitkan Talenta Lokal Ciamis di PSGC

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya, Ketua Balad Galuh Ciamis Dian Ghozin dan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Manajemen Persib Bandung membawa misi ganda dalam mengelola PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk mengarungi kompetisi Liga 2. Selain mengejar prestasi makro, Pangeran Biru berkomitmen penuh memberikan ruang dan panggung bagi talenta-talenta lokal asli Ciamis agar bisa unjuk gigi di level profesional.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi para pemain lokal potensial eks skuad Liga 3 kemarin untuk naik kelas. Namun, mereka wajib melewati proses seleksi ketat guna memenuhi standar tinggi kompetisi Liga 2.

Baca Juga: Persib Agendakan Laga Persahabatan Akbar Melawan PSGC di Stadion Galuh

Maksimalkan Aturan Pemain Muda dan Kuota Home Ground Player

Adhitia mengungkapkan bahwa komitmen Persib dalam mengorbitkan pemain lokal Ciamis ini selaras dan mendapat dukungan penuh dari regulasi resmi kompetisi Liga 2.

“Regulasi Liga 2 mewajibkan setiap tim mendaftarkan minimal 8 pemain di bawah usia 21 tahun (Under-21) dalam squad list. Selain itu, 2 pemain muda wajib bermain penuh selama 2×45 menit pada setiap pertandingan,” jelas Adhitia mengenai aturan ketat kompetisi.

Lebih menarik lagi, regulasi juga menginstruksikan bahwa sebagian dari pemain muda tersebut harus berstatus home ground player atau pemain asli binaan daerah setempat. Atas dasar itulah, begitu tim kepelatihan baru PSGC terbentuk, agenda pertama manajemen adalah menggelar trial dan seleksi pemain lokal.

Saat ini, manajemen Persib bahkan sudah mengantongi sekitar 3 hingga 4 nama pemain potensial PSGC dari kompetisi Liga 3 musim lalu. Pihak manajemen akan memanggil nama-nama tersebut untuk mengikuti proses seleksi awal.

Target Prestasi Tinggi dan Siasat Aturan Tim Satelit

Mengenai target pencapaian PSGC Ciamis di Liga 2, Adhitia menegaskan tim harus tetap mengusung mental juara. Terlebih membidik tiket promosi ke Liga 1. Meskipun demikian, ia tidak menampik adanya benturan regulasi global mengenai status tim satelit.

Secara aturan sepak bola profesional, dua klub yang memiliki kepemilikan atau afiliasi manajemen yang sama tidak boleh berkompetisi dalam satu kasta liga yang sama. Artinya, jika Persib berada di Liga 1, maka PSGC Ciamis harus tetap bertahan di Liga 2 meskipun berhasil menjuarai kompetisi.

“Yang paling penting, tim ini harus berkompetisi secara maksimal terlebih dahulu. Sebab, ketika tim bermain maksimal, bakat-bakat terbaik dari pemain muda akan terlihat jelas. Dari sana, mereka bisa naik ke Persib Bandung,” tambah Adhitia.

Peluang Sistem Transfer Bebas Kapan Saja

Adhitia juga membeberkan adanya rencana implementasi aturan baru dari operator liga mengenai fleksibilitas perpindahan pemain. Khusus untuk tim satelit seperti di Eropa.

Jika selama ini perpindahan pemain hanya bisa terjadi pada jendela transfer resmi (Juli-Agustus dan Januari-Februari), aturan baru tim satelit nantinya memungkinkan pemain Persib dan PSGC Ciamis bertukar posisi kapan saja sesuai kebutuhan darurat tim utama maupun tim satelit.

Demi menjaga keseimbangan performa dan mengarahkan mental para pemain muda Ciamis di lapangan, Persib juga berencana menyisipkan beberapa pemain senior berpengalaman ke dalam skuad Laskar Galuh untuk musim depan.

(IrfansyahRiza)

Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

0
Bupati Garut pengabdian Polri fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati Garut bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanatnya, mengapresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA:

30 H Sawah Kekeringan, Petani Desa Cibunar Garut Gagal Panen

“Saya apresiasi serta ucapan terima kasih atas kerja keras, pengabdian dan pengorbanan yang telah saudara-saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” kata Bupati saat membacakan amanat Presiden Prabowo Subianto di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (1/7/2026).

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Tema tersebut menegaskan, pengabdian Polri berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan tugas sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

Presiden Republik Indonesia juga menegaskan, tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks.

Selain menghadapi berbagai bentuk kejahatan yang terus berkembang, Polri juga di tuntut memperkuat reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui amanat tersebut, Presiden memberikan arahan kepada seluruh jajaran Polri untuk memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas SDM dalam menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks.

Selain itu, meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi dinamika lingkungan strategis serta memperkuat legitimasi institusi Polri di tengah masyarakat.

BACA JUGA:

Budi Rahadian: HUT ke-80 Bhayangkara jadi Titik Penguatan Profesionalisme Polri

Presiden berpesan agar setiap personel Polri menjadikan pengabdian sebagai insan Bhayangkara sebagai panggilan mulia untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

Bupati Garut mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten dan Polres Garut dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif.

(Bambang Fouristian)

Persib Agendakan Laga Persahabatan Akbar Melawan PSGC di Stadion Galuh

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan dalam konferensi Pers PSGC menjadi Tim Satelit Persib di RSOP Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Manajemen Persib Bandung langsung merancang agenda besar setelah meresmikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit mereka. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjanjikan sebuah laga persahabatan akbar antara Persib Bandung melawan PSGC Ciamis yang akan mengambil tempat di Stadion Galuh, Ciamis.

Penandatanganan MOu kerjasama berlangsung di RSOP Ciamis, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Persib Resmi Jadikan PSGC Ciamis Tim Satelit, Akademi hingga Pemain Akan Disinergikan

Adhitia menegaskan bahwa keputusan menunjuk Laskar Galuh sebagai tim satelit murni berlandaskan ikatan emosional yang sangat kuat antarkedua belah pihak.

Manajemen Pangeran Biru sangat memahami bahwa basis pendukung setia PSGC Ciamis memiliki irisan hingga 100 persen dengan Bobotoh Persib.

Segera Umumkan Pelatih Baru Sebelum Kick-Off Liga 2

Sebagai langkah awal sebelum genderang kompetisi Liga 2 bertalu, manajemen Persib berkomitmen untuk segera mengumumkan jajaran tim kepelatihan baru yang akan menakhodai PSGC Ciamis. Paralel dengan persiapan teknis tersebut, manajemen juga mematangkan rencana duel persahabatan kedua tim demi menghibur masyarakat Ciamis.

Adhitia pun menitipkan pesan penting kepada seluruh pencinta sepak bola di Priangan Timur saat menyaksikan laga bertajuk persaudaraan tersebut nanti.

“Kami akan menggelar laga persahabatan di Stadion Galuh. Saya hanya meminta tolong kepada warga Ciamis dan Bobotoh untuk menonton dengan tertib dari atas tribun, jangan ada yang berada di pinggir lapangan. Kita tunjukkan ke tingkat nasional bahwa Bandung dan Ciamis tos ngahiji (sudah bersatu),” pungkas Adhitia.

Melalui laga ini, kedua manajemen ingin mengirimkan pesan kuat ke panggung sepak bola nasional bahwa kolaborasi ini tidak hanya menyatukan aspek pengelolaan klub, melainkan juga menyatukan semangat seluruh suporter di Jawa Barat.

(IrfansyahRiza)