BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tim Dosen Telkom University (Tel-U) turun langsung menyambangi MA Al-Jawami untuk menggembleng kemampuan komunikasi para siswa. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para akademisi ini menggelar pelatihan bertajuk “Personal Branding dan Public Speaking bagi Siswa MA Al-Jawami”, Selasa (30/6/2026).
Langkah nyata ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mencetak generasi muda yang cakap digital. Pelatihan ini memegang peranan penting untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam membangun citra diri yang positif serta mengasah keberanian berbicara di depan umum.
Baca Juga: PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, dr. Imam Siap Turunkan Tim Medis Terbaik untuk Liga 2
Bukan Sekadar Ingin Viral, Ini Makna Personal Branding Sesungguhnya
Narasumber utama pelatihan, Slamet Parsono, menekankan bahwa setiap siswa wajib memiliki wadah untuk menunjukkan potensi dan keunggulan diri secara bertanggung jawab. Terlebih, era ledakan media sosial saat ini menuntut integritas yang tinggi dari setiap pemilik akun.
Parsono meluruskan salah kaprah remaja zaman sekarang yang mengidentikkan citra diri dengan popularitas semu.
“Banyak orang mengira personal branding itu tentang bagaimana menjadi terkenal. Lebih dari itu, poin utamanya adalah bagaimana lingkungan mengenal kita karena kompetensi dan nilai positif yang kita miliki. Perpaduan citra diri yang kuat dan kecakapan berbicara akan membantu siswa membangun kepercayaan publik,” jelas Parsono.
Ia menambahkan, proses membangun persepsi positif ini wajib bersandar pada empat pilar utama: kompetensi, karakter, integritas, dan konsistensi perilaku sehari-hari.
Bongkar Rahasia Atasi Demam Panggung dan Optimalkan Bahasa Tubuh
Selain menyuapi siswa dengan teori citra diri, tim dosen Tel-U juga membekali peserta dengan teknik dasar mendominasi panggung (public speaking). Parsono membongkar trik taktis mulai dari membangun rasa percaya diri, mengusir kecemasan saat menatap audiens, hingga menyusun materi presentasi yang memikat.
Para siswa juga belajar langsung cara mengoptimalkan komunikasi non-verbal, seperti:
- Menjaga kontak mata (eye contact) dengan audiens.
- Mengatur intonasi dan artikulasi suara agar tidak monoton.
- Memaksimalkan gerakan bahasa tubuh (gesture) yang natural.
- Menerapkan teknik menghentak saat membuka dan menutup presentasi.
Demi mendongkrak pemahaman peserta, panitia merancang acara secara interaktif lewat simulasi dan praktik langsung. Setiap siswa mendapatkan kesempatan emas untuk berpidato singkat di depan forum.
Sesi ini menjadi ajang uji nyali dan kemampuan menyampaikan gagasan, di mana narasumber langsung memberikan umpan balik (feedback) konstruktif sebagai bahan evaluasi personal. Sinergi antara kampus Tel-U dan MA Al-Jawami ini harapannya melahirkan pemimpin masa depan yang adaptif dan mahir berkomunikasi.
(LIN)



