spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8437

Kunjungi Situ Cisanti, Jokowi Akan Tanam 8 Ribu Pohon

0
Jokowi
Jokowi Tanam Pohon di Situ Cisanti (Web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Kamis (22/2/2018), berencana mengunjungi Situ Cisanti yang merupakan hulu sungai Citarum. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka normalisasi sungai Citarum yang diberi nama program Citarum Harum.

Menurut Densektor 1 Citarum Harum yang berlokasi di Situ Cisanti, Kolonel Yanto, Presiden Jokowi akan melakukan penanaman pohon. Setidaknya 8 ribu bibit pohon akan ditanam hari ini oleh Presiden Jokowi bersama warga setempat.

Baca Juga: Tips Berlayar di Labuan Bajo Dengan Kapal Pinisi

“8 ribu bibit pohon akan ditanam hari ini oleh 3 ribu masyarakat desa, terdiri dari siswa SMP, SMA, kelurahan/desa, dan juga TNI,” ungkap Yanto.

Adapun pohon yang akan ditaman terdiri dari pohon keras seperti rasamala puspa, manglid, mahoni, asoka, damar, dan suren.

“Kalau pohon produksi ada kopi, alpukat dan pala,” tuturnya.

Meski hari ini akan ada 8 ribu bibit pohon yang akan ditaman, Yanto mengaku jika pihaknya sudah menanam 10 ribu pohon. Sehingga, total tanaman yang ditanam mencapai 18 ribu pohon.

“Selain itu total ada 293 ribu bibit yang tergelar (sudah tertanam dan belum tertanam) dari target 125 juta pohon di hulu Citarum,” tukasnya.

(Vetra)

Masa Kampanye, Lembaga Penyiaran Harus Tetap Patuhi P3 SPS

0
Ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pada kampanye Pilkada Serentak 2018 ini, semua pasangan calon tidak bisa seenaknya melakukan kampanye di media elektronik. Saat ini,semua pasangan calon harus tunduk terhadap jadwal yang ditentukan KPU dalam melakukan kampanye di media elektronik.

Bahkan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada Rabu 14 Februari 2018 lalu, telah menerbitkan surat edaran yang langsung ditandatangani Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis. Surat edaran tersebut ditujukan bagi para penyelenggra televisi dan radio terkait teknis penyiaran selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

Komisioner KPID Jawa Barat Bidang Kelembagaan Edi Pramono menyebutkan, sebelum adanya aturan dari KPI Pusat dan KPU perihal kampanye, setiap lembaga penyiaran sudah harus tanduk terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) yang sudah ada. Menurutnya, ini menjadi pedoman bagi semua pelaku lembaga penyiaran baik radio maupun televisi yang harus ditaati baik di masa pilkada maupun bukan.

“Jadi pada dasarnya lembaga penyiaran itu sudah terikat dengan satu peraturan P3 SPS yang sudah dikeluarkan sejak lama, itu pasal 28 siapapun pemiliknya mereka harus menjaga jarak yang sama dengan partai-partai dan dilarang menyampaikan urusan pribadi, kelompok atau gologannya meskipun dia seorang pemilik,” ungkapnya melansir PRFM, Kamis (22/2/2018).

Di masa pilkada ini, Edi mengaku pihaknya melakukan pemantauan yang lebih ekstra kepada semua lembaga penyiaran. Hal ini dilakukan karena sudah ada perjanjian bersama antara KPI, KPU dan juga Bawaslu.

Jika ada pelanggaran yang dilakukan lembaga penyiaran dan pasangan calon selama masa Pilkada Serentak 2018 ini, Edi mengaku semua pihak yang mendapatkan sanksi dari masing-masing instansi terkait.

“Jika pelanggaran terjadi di lembaga penyiaran, maka lembaga penyiaran tersebut akan ditindak oleh KPI, sedangkan pasangan calon yang melakukan pelanggarannya akan ditindak oleh Bawaslu,” jelasnya.

(Vetra)

Satpol PP Tindak Tegas PKL Teras Cihampelas yang Nekat Berjualan di Bawah 

0
Satpol PP Tindak Tegas PKL Teras Cihampelas yang Nekat Berjualan di Bawah (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Meski sudah disediakan tempat berjualan di Teras Cihampelas,  ternyata masih banyak  pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di bawah. Demikian dikatakan Kabid Trantrib Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendi.

Menurut Taspen, alasan mereka turun dari Teras Cihampelas karena merasa jualannya kurang laku.

“Itu ada beberapa indikasi, ada yang di atas katanya karena tidak laku, pindah ke bawah,” kata Taspen.

Meksi demikian, Taspen mengaku tidak meberikan toleransi apapun. Pasalnya, setiap pelanggaran perda K3 harus ditindak oleh pihaknya.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

Persoalan PKL memang masih menjadi persoalan pelik di Kota Bandung. Bahkan, Satpol PP Kota Bandung terus menerus melakukan penertiban PKL di beberapa lokasi di Kota Bandung.

“Kalau penertiban itu kita setiap saat melakukan penertiban, kebetulan kemarin itu kita melakukan penertiban di Jalan Purnawarman, Cilaki, Diponegoro, Cihampelas, dan berakhir di Tegalega,” ungkapnya melansir PRFM, Kamis (22/2/2018).

(Vetra)

Rehabilitasi Citarum, Jokowi Akan Pantau 3 Bulan Sekali

0
presiden Joko Widodo
presiden Joko Widodo

KAB BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menanam pohon di area hulu sungai Citarum tepatnya di lahan milik PTPN, Desa Tarumajaya, Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis (22/2/2018). Penanaman pohon itu menjadi tanda dimulainya rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) Citarum.

Bersama Pangdam III/Siliwangi, Kapolda Jabar dan 3 ribu masyarakat desa tersebut ikut ambil bagian dalam penanaman 18 ribu bibit pohon dari total 293 ribu bibit.

Dalam kesempatan itu Jokowi mengatakan bahwa rehabilitasi Sungai Citarum dari hulu, tengah, hingga hilir adalah pekerjaan besar dan panjang, serta membutuhkan waktu penyelesaian hingga 7 tahun, sehingga sumber air Citarum bisa dirasakan manfaatnya oleh 28 juta warga Jabar dan DKI Jakarta.

“Sudah kita hitung, dan memang ini pekerjaan besar,” kata Jokowi.

Untuk memastikan rehabilitasi berjalan lancar, Presiden akan memantau langsung pengerjaan secara rutin setiap tiga sampai enam bulan sekali.

“Akan saya lihat secara rutin untuk memastikan bahwa program ini betul-betul berjalan. Saya lihat sudah mulai di sini diberikan lahan oleh PTPN 980 hektar untuk persemaian, untuk ditanami dan untuk relokasi, kemudian Perhutani juga memberikan lahannya yang kita harapkan segera bisa kita hijaukan kembali,” terangnya.

Menurut dia, rehabilitasi bukan hanya dilakukan di hulu sungai saja, tetapi harus terintegrasi di tengah hingga hilirnya seperti penanganan polusi dan limbah industri. Rehablilitasi ini dilakukan gotong royong melibatkan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten-kota.

Semuanya akan dikerjakan secara terintegrasi oleh pemerintah pusat, semua Kementerian yang terlibat, Provinsi, kabupaten-kota dan yang paling penting wilayah Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar semua dikerjakan secara gotong royong.

Usai melalukan penanaman, Presiden Jokowi beserta rombongan memantau kondisi situ Cisanti atau titik nol kilometer sungai Citarum. Dalam kesempatan itu Jokowi melakukan pelepasliaran dua ekor burung elang jawa secara simbolis. Dilanjutkan dengan berdialog bersama perwakilan warga yang tinggal di DAS Citarum di area bale sawala.

“Memang sudah lama sungai Citarum ini kurang kita urus tapi dengan mengucap Bismillah bulan Februari ini kita jadikan momentum untuk memulai kerja besar ini,” tekad Jokowi.

(LIN)

Polisi Ringkus 16 Pengedar dan Pengguna Narkoba

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Satuan Narkoba Polres Tasikmalaya Kota menciduk 16 pengedar dan pemakai Narkoba.

“Penangkapan ini dilakukan sejak Januari hingga Februari 2018. Kita berhasil ungkap 12 kasus,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha di Mapolresta Tasikmalaya, Rabu (21/2/2018).

Para pelaku biasa beroperasi di wilayah kota, seperti kawasan Cihideung, termasuk Kawalu.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

” Dari 16 pelaku, 6 di antaranya adalah pengedar, dan 10 lainnya pemakai,” kata Adi.

Selain meringkus para pelaku, polisi pun berhasil menyita sejumlah barang bukti, seperti ganja sebanyak 38,5 gram, 571 butir pil psikotropika, dan 5 gram sabu.

Saat ini mereka ditahan di Mapolresta Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mereka diancam penjara 4 tahun sesuai UU nomor 35 tahun 2009.

(Seda/LIN)

Kuota Pemain Muda Persib Sudah Terpenuhi

0
Persib Sambut Piala Indonesia fokusjabar.id
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tim peserta kompetisi Liga 1 2018 diwajibkan mendaftarkan sebanyak tujuh pemain U-23. Regulasi yang diterapkan untuk musim 2018 tidak menjadi masalah bagi tim Persib Bandung.

Asisten pelatih Persib Fernando Soler menuturkan, untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2018, tim kebanggaan bobotoh ini memiliki banyak pemain yang usianya di bawah 23 tahun.

Pemain U-23 yang saat ini bergabung dengan Maung Bandung, yakni Febri Hariyadi, Gian Zola, Henhen Herdiana, Agung, Fulgensius Billy Paji Keraf, Puja Abdilah, Indra Mustafa, Aqil Savik, dan Muchlis Hadi Ning.

“Untuk regulasi U-23, kalau tidak salah kita sudah cukup lebih dari itu,” kata Soler, Rabu (21/2/2018).

Pemain muda yang dimiliki Persib rata-rata memiliki pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional. Hanya Aqil dan Indra yang baru bergabung serta minim jam terbang di level senior.

(Arif/LIN)

Soal Pemain Anyar Persib, ini Kata Soler

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung terus membenahi kekurangannya sebelum tampil di kompetisi Liga 1 2018 Maret mendatang, salah satunya dengan penambahan pemain baru.

Skuad Maung Bandung saat ini masih membutuhkan tambahan pemain yang berposisi sebagai striker. Pasalnya, selama turnamen pra musim Piala Presiden 2018, lini depan Persib masih belum maksimal.

Asisten pelatih Persib, Fernando Soler menuturkan, pelatih Persib sudah memberikan nama kepada PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk direkrut.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

“Untuk pemain kita masih tunggu, Mario (Gomez) sudah kasih tahu sama orang (manajemen) kemarin dia (Mario) masih perlu striker, nanti keputusan dari manajemen,” kata Soler di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (21/2/2018).

Nama Jonthan Bauman sempat disebut-sebut sebagai pemain yang akan didatangkan. Namun sejauh ini belum ada kepastian. Meski begitu, pemain asal Argentina tersebut terus menjalin komunikasi dengan Gomez.

“Dia nama (Bauman), masih ada komunikasi dengan Mario,” ucap Soler.

(Arif/DH)