spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8408

PCNU Kota Bekasi Dukung Deddy-Dedi di Pilgub Jabar

0

BEKASI,FOKUSJabar.id: Dukungan dari para ulama di Jawa Barat terhadap calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar terus mengalir.

Sepertihalnya dari Pengurus Cabang Nahdatul ulama (PC NU) Kota Bekasi yang siap mendung Cagub-Cawagub Jabar nomo 4 di Pilgub Jabar 2018.

Rois Syuriah PCNU Kota Bekasi Kyai Mir’an Syamsuri mengatakan bahwa keluarga besar NU Kota Bekaso siap memenangkan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar.

“Kita doakan Deddy Mizwar menang,” jelas dia.

Keluarga besar NU Kota Bekasi mendukung Deddy karena selama menjabat Wakil Gubernur Jabar kinerja Deddy sangat memuaskan. Deddy pun tidak asing lagi di mata mereka.

“Keluarga besar NU sudah sangat kenal dengan sosok Deddy Mizwar, selain orangnya agamis beliau kan juga orang Bekasi. Selama jadi Wagub pun kinerjanya bagus, punya program seribu Kobong, mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan,” kata dia.

Deddy Mizwar pun bersyukur mendapat sambutan luar biasa dari keluarga besar NU Kota Bekasi.

“Iya saya sangat bersyukur, ini adalah buah dari silaturahmi kita yang terus dijaga dengan baik,” tutur dia.

Deddy pun sangat berterimakasih kepada NU Kota Bekasi karena sudah memberikan dukungan dalam gelaran Pilgub Jabar 2018.

“Ada keinginan bersama-sama menyukseskan Pilgub, dan mendukung nomor urut Empat,” kata Deddy.

Dalam kesempatan tersebut Deddy Mizwar menyebut bahwa peran lembaga agama ini sangat penting bagi kekuatan Negara.

“Lembaga agama ini akan menjadi benteng pertahanan terakhir bagi NKRI,” tukasnya.

(LIN)

PSI Siap Menangkan Rindu di Pilgub Jabar

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi medukung pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) pada Pilkada Serentak 2018).

PSI siap memenangkan pasangan yang dianggap menentang aksi-aksi intoleransi dan anti korupsi itu.

Ketua Umum PSI Grace Natalie menyatakan hal tersebut pada acara deklarasi PSI untuk RINDU di kantor DPP PSI di Jakarta, Jumat, 2 Maret 2018.

Menurut dia, Indonesia akan lebih baik jika banyak orang kompeten, seperti Ridwan Kamil masuk ke sistem.

“Kang Emil sudah masuk radar PSI untuk didukung sejak 2 tahun lalu. Proses pengambilan keputusan terjadi 2 minggu lalu melalui rapat dengan DPW PSI Jabar yang dihadiri Kang Emil bersama timnya di Bandung. Di situlah kami sepakat mendukung Kang Emil,” kata Grace Natalie.

Alasan PSI memilih Emil, kata Grace, selain kinerja dan prestasinya dalam memimpin Bandung, Emil pun dianggap memiliki komitmen yang sama dengan PSI, yakni anti korupsi dan konsern pada pemberantasan korupsi.

Indonesia sangat membutuhkan para kepala daerah yang kaya dengan ide dan kreativitas.

“Kita ingin apa yang sudah dibuat di Bandung bisa dilebarkan, sehingga Jabar menjadi provinsi paling keren dan juara,” kata Grace.

Sementara itu Ketua DPW PSI Jabar Iwan Koswara menegaskan bahwa partainya siap memenangkan Rindu karena memiliki basis anggota millenial sampai kecamatan.

“Kita akan kuatkan kampanye di darat dan udara, karena kaum millenial sangat akrab dengan gadget-nya. Kita juga punya program Risol atau  Rindu solidaritas untuk menaikkan elektabilitas Rindu di daerah,” ucap dia.

Mendapat dukungan tersebut, Cagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil berterimakasih dan mengapresiasi dukungan dari PSI.

Program Rindu dan PSI ternyata banyak beririsan, seperti anti intoleransi dan anti korupsi.

“Saya orang profesional yang terjun di politik praktis dan semangatnya setiap hari ingin membawa perubahan,” kata Emil.

Di Jabar, menurut dia, kebetulan pemilihnya mendekati 50 persen. Saat PSI bergabung, maka sebenarnya urusan 50 persen ini akan sangat luar biasa.

“Kita juga bisa membantu PSI dalam sosialisasi program- programnya sehingga kerjasama ini sifatnya simbiosis mutualisma,” jelas dia.

(LIN)

Patung Soekarno di Meksiko, Pertama di Luar Negeri

0
Rencana Patung Bung Karno di Kota Meksiko, Meksiko (tanpa base belakang). (Foto: Ist/KBRI Mexico City)

MEKSIKO, FOKUSJabar.id: Patung Presiden Pertama RI Soekarno akan segera berdiri di Ibu Kota Meksiko, Amerika Selatan. Rencana yang telah digodok sejak awal 2016 akan segera terwujud pada Mei 2018.

“Kemarin di KBRI Mexico City saya menyaksikan penandatangan kontrak antara KBRI Mexico dengan pematungnya, Edysa Ponzanelli, pematung Meksiko. Direncanakan patungnya selesai pada April dan Mei 2018 akan diresmikan oleh Menko PMK dan Mendikbud di Mexico City,” kata Nadjamuddin Ramly, Direktur Warisan dan Diplomasi Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, seperti dilansir CNN, Jumat (2/3/2018).

Menurut Duta Besar RI untuk Meksiko, Yusra Khan, rencana untuk mendirikan patung Proklamator RI tersebut diusulkan saat dia dan pelaksana fungsi sosial dan budaya KBRI Meksiko mengadakan lawatan kehormatan kepada Gubernur Kota Meksiko saat itu, Miguel Angel Mancera sekitar Juni 2016.

“Mancera setuju karena melihat latar belakang Presiden Soekarno. Mereka paham dan mengerti tentang Indonesia dan presiden pertama RI,” kata Dubes Yusra, Kamis (1/3/2018).

Viral, Video Majikan Aniaya TKI di Hong Kong

0
ilustrasi (web)

HONG KONG,FOKUSJabar.id: Video Seorang majikan di Hong Kong menampar dan mengancam untuk membunuh pekerja rumah tangganya asal Indonesia dalam tayangan Facebook Live beredar viral.

Video tersebut pertama kali disiarkan oleh Time News Internastional. Menurut kabar yang dilansir South China Morning Post, polisi akhirnya menangkap nenek berusia 79 tahun di Wong Tai Sin tersebut dengan tuduhan penyerangan dan intimidasi kriminal, Kamis (1/3/2018) waktu setempat.

Dalam video, pekerja asal Indonesia yang tidak disebut namanya itu berulang kali mengucapkan “Astagfirullahalazim, Ya, Allah, ya Allah aku dikaploki (ditampar). Aku ra terimo dikaploki (aku tidak terima ditampar),” kata pekerja Indonesia itu, seperti dikutip CNN.

Adapun si majikan terdengar bicara dalam bahasa Kanton China: “Kenapa kamu tidak bicara bahasa Cina? kenapa kamu bicara bahasa lain? Saya tidak mengerti.” kata si majikan sambil terus menampar pembantunya.

BACA JUGA:

Lobi Politik Golkar-PAN Garut Santai tapi Serius

Dalam video, baik TKI maupun majikan tidak teridentifikasi namanya. Namun insiden tersebut terjadi pada tengah malam 28 Februari 2018.

Video tersebut ditonton lebih dari 800 ribu kali. Sejumlah netizen menyatakan simpati, namun ada pula yang menyatakan bahwa sebaiknya si TKI diam saja supaya majikannya tidak bertambah marah.

(Agung)

Satpol PP Amankan Sepuluh Pasangan Non Muhrim di Kamar Kosan

0
Satpol PP Amankan Sepuluh Pasangan Non Muhrim Dari Teman Kosan. (FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis amankan sepuluh pasangan bukan muhrimnya yang kedapatan sedang barada dalam kamar.

“Tadi malam sampai subuh dini hari kami telah mengamankan sepuluh pasangan bukan muhrim,” kata Kasi Dal Ops Satpol PP Kabupaten Ciamis Yudi Brata, Jumat (2/3/2018)

Yudi mengatakan, dalam oprasi yang digelar Satpol PP bersama POM-TNI dan kepolisian Polres Ciamis tersebut selain berhasil menjaring sepuluh pasangan bukan muhrim yang diduga akan melakukan perbuatan mesum juga berhasil menjaring anak jalanan.

“Lima orang anak jalanan kami amankan karena keberadaan mereka bisa mengganggu ketertiban,” ucapnya.

Yudi melanjutkan, setelah diamankan pihak Satpol PP langsung memeriksa mereka untuk dimintai keterangan.

“Yang kami amankan semuanya muka baru sehingga kami berikan pembinaan agar mereka tidak melakukan perbutanya lagi,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/LIN) 

Ke Pasar Babelan, Deddy Mizwar Telusuri Lapak Pedagang

0

BEKASI, FOKUSJabar.id: Hari kedua kampanye di Bekasi, Cagub Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar kembali blusukan di pasar, Jumat (2/1/2018).

Kali ini, aktor kawakan itu menyapa warga dan pedagang di Pasar Babelan, Kabupaten Bekasi dan disambut hangat.

Kondisi pasar yang becek tidak menyurutkan langkah Deddy untuk menyapa satu per satu warga di pasar itu.

Cuaca panas di kawasan tersebut pun sukses membuat keringat Deddy Mizwar membasahi kemeja putihnya.

Kendati begitu, Deddy tak menghiraukannya, justru dia tutupi keringatnya dengan lambaian tangan dan senyum lebar yang ditebar kepada warga.

Guyonan-guyonan kecil pun sempat dilontarkan Deddy hingga membuat warga tertawa terbahak-bahak. Tak lupa, Deddy mengingatkan warga untuk ikut serta memberikan hak pilihnya dan memilih pasangan nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di hari Pencoblosan Pilgub Jabar 2018, 27 Juni 2018 mendatang.

“Jangan lupa nyoblos, inget, ikan gabus ikan sepat, paling bagus nomor 4,” kata Deddy yang disambut tawa dan tepuk tangan warga pasar.

Langkah Deddy yang memilih berkampanye di pasar sepertinya memang efektif. Terbukti, sejak menginjakkan kaki di Pasar Babelan, warga menyemut mendekat ke arah Jenderal Naganonar itu.

Bahkan, warga rela mengantre untuk sekedar berswafoto. Suasana serupa pun terjadi saat Deddy blusukan di pasar-pasar lainnya.

Berdasarkan pantauan, hampir tak ada warga Pasar Babelan yang tidak mengenal Deddy Mizwar. Mereka umumnya lebih akrab menyebut suami Giselawati Mizwar itu dengan sebutan Bang Jack.

Salah seorang warga mengungkapkan, tak lama sebelum Deddy Mizwar berkunjung ke Pasar Babelan, cagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil pun berkunjung ke pasar tersebut.

“Kemarin juga ada tuh bang, siapa tuh, Kamil (Ridwan Kamil) gitu ya? Cuma ramean Bang Jack, rame banget dah Bang Jack ini,” kata Maryati, pedagang Pasar Babelan.

Sebelumnya, Deddy Mizwar optimistis bahwa Bekasi akan menjadi lumbung suara bagi pasangan Deddy-Dedi. Bahkan, Deddy yakin, Deddy-Dedi akan menang mutlak dengan raihan suara hingga 70 persen.

“Insya Allah 70 persen lah di Bekasi. Semua, kabupaten dan kota (Bekasi),” tegas Deddy di Pasar Baru, Kota Bekasi, Kamis (1/2/2018).

Setelah menyapa warga Pasar Babelan, Deddy Mizwar dan rombongan melanjutkan perjalanannya untuk kembali bertemu dengan warga Kabupaten Bekasi.

Deddy menemui warga di kediaman salah satu tokoh masyarakat Taruma Jaya, Alm H Muharom.

(LIN)

RUPST Bank Jabar Banten Setujui Pembagian Deviden Rp 875,58 M

0

BANDUNG,FOKUSjabar.id: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT bank bjb menyetujui pembagian dividen sebesar 55 persen dari laba bersih tahun 2017 atau sebesar Rp 875,58 miliar (Rp 90,3 per lembar saham).

Direktur Utama bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, pada 2017 bank pembangunan daerah tersebut membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 2,05 triliun dengan penguatan kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) menjadi 1,51 persen dibanding tahun lalu 1,69 persen.

“Faktor utama yang menjadi penyumbang laba bersih bank BJB berasal dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh sebesar 3,52 persen (y-o-y),” ujar Ahmad Irfan, Kamis (1/3/2018). Ahmad Irfan menjelaskan, penetapan dividen pay out ratio ini seiring dengan kinerja perusahaan positif dan tingginya rasio kecukupan modal. Besaran dividen tersebut telah memerhatikan kebutuhan perseroan.

BACA JUGA:

Lobi Politik Golkar-PAN Garut Santai tapi Serius

Bank BJB Terbitkan Obligasi dengan Target Dana Rp 4,5 Triliun Kepada pemegang saham, Ahmad Irfan melaporkan capaian kinerja pada 2017. Aset perseroan bank BJB di 2017 tembus menjadi Rp 114,98 triliun dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 102,32 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun 2017 meningkat 11 persen menjadi Rp 81,61 triliun. Sedangkan total kredit yang sudah disalurkan hingga akhir 2017 mencapai Rp 76,4 triliun atau naik 11,14 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Dari semua segmen kredit yang dimiliki, segmen kredit konsumer tercatat tumbuh sebesar 6,46 persen menjadi Rp 47,1 triliun (y-o-y). Selain itu, segmen komersial juga tumbuh signifikan sebesar 25,19 persen menjadi Rp 13,6 triliun,” tuturnya. Mengenai penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), Obligasi Berkelanjutan bank BJB Tahap 1 2017 senilai Rp 1,5 triliun dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan tahap 1 2017 senilai Rp 1 triliun atau totalnya Rp 2,5 triliun.

“Sisanya sebesar Rp 301,15 miliar, rencananya akan digunakan untuk ekspansi kredit 2018,” ungkapnya. Ketika ditanya tentang penyertaan modal, Ahmad Irfan menjelaskan, penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemegang saham lainnya akan dilakukan pada semester 2-2018.