spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8338

Soal Kondisi Kim dan Igbonefo ini Kata Dokter Persib

0
Soal Kondisi Kim dan Igbonefo ini Kata Dokter Persib
Gelandang Persib Kim Jeffrey Kurniawan. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi PS TIRA pada pertandingan perdana Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (26/3/2018).

Pada petandingan perdana Liga 1 2018 ini, tim Maung Bandung kemungkinan tidak akan menurunkan Victor Igbonefo dan Kim Jeffrey Kurniawan, karena kondisinya belum bugar.

Igbonefo sendiri sebelumnya mengalami cedera lutut. “Dia (Victor) baru melakukan terapi, sekarang akan lihat satu dua Minggu kedepan. Jadi untuk pertandingan perdana tidak bisa memperkuat Persib,” kata Rafi, Jumat (23/3/2018).

Selain Igbonefo, Kim juga masih menjalankan program pemulihan setelah sebelumnya mengalami patah tulang fibula. Sejauh ini perkembangan sudah cukup bagus, walaupun pemulihannya mundur dari prediksi sebelumnya.

BACA JUGA: Umuh Pastikan Febri Tak Hengkang dari Persib

“Untuk Kim kita masih menunggu porses pembentukan tulang yang kerasnya, kemarin di minggu 14 setelah diperiksa memang ada keterlambatan di pembetukan tulangnya,” ucap Rafi.

(Arif/DH)

Selangkah Lagi Ardi Berkostum Persib

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sudah resmi mengikat Al Amin Syukur Fisabillah, yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi oleh pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez.

Setelah Sabil, pelatih asal Argentina ini memutuskan untuk merekomendasikan Ardi Idrus untuk direkrut kepada manajemen PT PBB, setelah sebelumnya diseleksi lima hari sejak Senin (19/3/2018).

Setelah mendapatkan kepastian lolos seleksi, Ardi mengaku bersyukur, karena peluangya untuk berostum Persib pada musim 2018 terbuka lebar.

“Tadi baru ada keputusan dari pelatih Gomez, dan Soler. Alhamdululillah sudah masuk sini, ya nanti tinggal tunggu aja mereka kontak manajemen secara finansial,” kata pemain yang berposisi sebagai bek sayap ini, Jumat (23/3/2018).

BACA JUGA: Kapten Persib Tunggu Kepastian Liga 1

Meski merasa senang, Ardi enggan cepat puas, karena menurutnya perjuangannya akan semakin berat. Karena akan bersaing dengan pemain senior Maung Bandung untuk mendapatkan posisi inti.

“Ya saya senang ya, saya pribadi bukan terlena tapi saya akan berusaha lagi, targtnya luar biasa dari pelatih, makanya saya harus terus kerja keras buat bantunya,” tegasnya.

(Arif/DH)

Kota Cimahi Resmi Membuka Akademi Persib

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Akademi Persib sudah berjalan lebih dari satu bulan, setelah sebelumya mengumumkan kerjasama dengan Akademi Inter Milan pada pertengahan Februari 2018.

Setelah resmi diperkenalkan pada pertengahan Februari, Akademi Persib resmi membuka cabangnya di Kota Cimahi pada Jumat (23/3/2018). Acara launchingini berlangsung di Lapangan Fanshop Mini Soccer, Kota Cimahi.

Hadirnya di kota Cimahi menurut General Manager (GM) Diklat Persib, Yoyo S Adiredja, merupakan bentuk pengembangan pembinaan pemain di luar Kota Bandung.

“Akademi Persib itu punya sasaran cukup luas, bukan hanya di Bandung dengan semangatnya mencari pemain terbaik di sekitar Bandung dan Jabar keseluruhan,” ucap Yoyo.

Sebelumnya, Banjar dan Majalengka sudah lebih dulu membuka Akademi Persib dan staf pelatihnya mendapatkan ilmu kepelatihan dari pelatih Akademi Inter Milan, Claudio Brambilla. Karena, kurikulum sama dengan Akademi Inter Milan.

BACA JUGA: Striker Persib Wander Luiz Rindu Bermain Sepak Bola

“Selanjutnya akan dibuka Cianjur. Tapi seiring dengan peresmian ada beberapa daerah yang langsung mengajukan datang ke Bandung yaitu Pangandaran, Tasikmalaya, Cirebon dan Kuningan. Kemungkinan dari awal pekan depan pelatih mereka ada dapat bimbingan dari Claudio Brambilla, bagaimana metode-metode dari Inter Milan,” jelasnya.

(Arif/DH)

Hasanah Yakin Menang di Cirebon

0

CIREBON, FOKUSJabar.id: Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin (Kang Hasan) menilai bahwa rekam jejak kader PDIP di Kota Cirebon cukup bagus.

Hal itu dibuktikan dengan terus berjayanya PDIP di Kota Cirebon dihampir setiap perhelatan demokrasi.

Calon Gubernur Jabar nomor urut 2 itu pun optimistis bahwa kerja keras para kadernya itu mampu meraih suara terbanyak untuk Hasanah di Kota Cirebon pada Pilgub Jabar 27 Juni 2018.

“Saya yakin dengan semangat kader PDIP di Cirebon ini, saya yakin menang,” tegas Hasan, Jumat (23/3/2018).

Lebih lanjut dia mengimbau agar kader PDIP Kota Cirebon tetap solid memperjuangkan kepentinyan rakyat, mempertahankan marwah partai serta menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah unggul berprestasi.

“Hubungan antar kader partai dan pemimpinnya di Kota Cirebon harus jauh lebih baik, gerakannya pun harus lebih massif. Sehingga trend nya terus meningkat dengan prestasi gemilang,” kata Hasan.

Dalam kesempatan itu, Hasan pun memaparkan 7 program unggulan yang akan digulirkan untuk membangun masyarakat dan daerah Jawa Barat.

Ketujuh program itu, yakni Bogagawe, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Rempeg, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Cirebon Edi Suripno mengatakan, para kader sudah dibagi tugas dan sektor pemenangan. Edi pun menyatakan kesiapannya memenangkan Hasanah dengan target raihan suara 40 hingga 45 persen.

“Dengan hadirnya seluruh struktur partai lebih dari seribu orang, menunjukan kesiapan kita untuk memenangkan Hasanah di Kota Cirebon,” tegas Edi.

(LIN)

Aher Lantik Bupati Subang

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id; Atas nama Presiden RI, Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melantik Ating Rusnatim sebagai Wakil Bupati Subang untuk sisa masa jabatan tahun 2013 – 2018, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (23/03/2018).

Seperti diketahui sejak dilantiknya Bupati Subang Imas Aryumningsih pada 8 juni 2017 lalu terjadi kekosongan jabatan di posisi Wakil Bupati. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Subang telah melaksanakan Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Subang telah menetapkan Ating Rusnatim sebagai Wabup terpilih yang dituangkan dalam keputusan DPRD.

Sesuai dengan peraturan Perundang-undangan dan untuk mendukung kelancaran pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Subang, Kementerian Dalam Negeri kemudian menetapkan pengesahan Wakil Bupati Subang yang tertuang dalam SK Kemendagri No 132.32-442 tahun 2018 tentang pengangkatan Ating Rusnatim.

Sebelumnya Bupati Imas Aryumningsih mengajukan cuti karena ikut kontestasi Pilkada Serentak 2018. Jabatan sementara diisi oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Subang Dadi Iskandar sejak tanggal 15 Februari 2018 lalu.

“Kan kemarin saat kekosongan langsung ditunjuk Pjs ya lalu saat Pjs berjalan ada pengajuan penetapan Wakil Bupati Subang definitif. Setelah kurang lebih sebulan Pjs bertugas SK Kemendagri nya keluar dan hari ini dilantik sehingga Pjs diganti oleh Wakil Bupati definitif sekaligus menjadi Plt Bupati. Ini sampai akhir masa jabatan dan terpilih Bupati baru hasil Pilkada serentak nanti sekitar september 2018,” kata Aher.

Aher mengamanatkan agar Ating Rusnatim mampu menjalankan tugas dengan penuh amanah, jujur dan mematuhi hukum yang berlaku khususnya tentang keuangan.

“Istiqomah dan jangan tergoda hal-hal yang menyimpang, kalau ini dijalani maka aman. Mudah-mudahan jadi penyejuk di sisa masa jabatan sampai September 2018,” ujarnya.

Aher menuturkan, Wabup Ating Rusnatim, akan menjalankan tugasnya sekaligus sebagai Plt Bupati. Karena itu Ia diberikan kewenangan sama dengan Bupati.

BACA JUGA: Gubernur Jabar: Ini Solusi Penanganan Banjir Kabupaten Subang

“Tetapi ada batasan-batasan ya, misalnya saat penandatanganan Perda itu kan harus seizin Kemendagri, mau mutasi atau rotasi juga harus seizin kemendagri, yang lain-lain sama,” tutur Aher.

Ditemui usai pelantikan, Wakil Bupati Ating Rusnatim di sisa masa jabatan ini bertekad akan meneruskan program pembangunan yang telah dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Subang.

“Saya meneruskan sisa masa jabatan, jadi sebetulnya tidak banyak selain kita meneruskan pembangunan yang telah direncanakan dan ditetapkan akan kita kawal dengan baik saya kira itu,” ujarnya.

Wabup Ating mengaku tidak ada beban sedikitpun dalam menjalankan amanah ini. Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak program pembangunan di Subang akan tercapai sesuai harapan masyarakat.

(DH)

Mulai 2018, BPNT Diverifikasi Per Enam Bulan Sekali

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Banyaknya permasalahan dalam data Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi KPM di Kota Tasikmalaya tahun lalu, menjadi bahan evaluasi Dinas Sosial Kota Tasikmalaya untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan data penerima BPNT untuk tahun ini.

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Hayat Tulloh Ansyori menyebutkan, masalah data penerima bantuan BPNT masih menjadi permasalahan Pemerintah Kota Tasikmalaya karena banyak data bantuan khusuanya KPM tidak valid sehingga menimbulkan permasalahan bagi para penerima”banyak penerima BPNT yang tidak tepat sasaran alias tidak sesuai dengan kriteria penerima yang diatur dalam keputusannya Pemerintah,”ungkap Hayat Jum’at (23/03).

Hayat memaparkan, berdasarkan data sampai alhir tahun 2017 lalu, jumlah penerima BPNT di Kota Tasikmalaya yang tidak tepat sasaran mencapai 20 persen”data yang tidak tepat sasaran ini seperti ada masyarakat yang mampu tapi mendapatkan BPNT, penerima ada yang dobel, ada yang sudah meninggal masih tercatat sebagai penerima termasuk KPM yang sudah pindah keluar daerah masih didata, ini perhatian kita untuk dilakukan perbaikan data,”jelasnya.

Dia menambahkan, mulai tahun ini pihaknya akan melakukan perbaikan dan penyempurnaan data penerima BPNT agar pelaksanaannya lebih valid dan tepat sasaran”kita akan terus melakukan validasi dan update data BPNT, akan diintensifkan per enam bulan sekali data penerima akan divalidasi dan diverifikasi agar lebih baik dan lebih tepat sasaran,”pungkasnya.

(Seda/DAR)

Masuk ke Asrama Puteri Anak Punk Nyaris Dibuli Santri di Ciamis

0
Petugas Sat Pol PP Ciamis mengamankan dua orang anak punk yang meresahkan di asrama puteri Pondok Pesantren Al-hasan. (Foto:Denihamdani/Fokusjabar.co.id)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dua orang anak jalanan yang mengaku dari komunitas punk nyaris dibuli santri Pondok Pesantren Al-Hasan Kabupaten Ciamis, Jumat (23/3/2018) petang. Pasalnya kedua anak itu tiba-tiba masuk ke asrama puteri Pondok Pesntren Al-Hasan dan mengundang keresahan santriwati.

Santriwati yang mengetahui keberadaan anak  itu menjerit lalu kedua anak itu lari dan dikejar santri putera. Mereka sudah terkepung dan nyaris dibuli  dengan pukulan. Untungnya petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Ciamis yang mendapat laporan dari pengurus pesantren lebih cepat tiba dan berhasil mengamankan keduanya.

“Mereka hampir dihujani pukulan sama santri di sana, untungnya kami sudah datang dan berhasil kami amankan. Menurut keterangan keduanya meresahkan karena tiba-tiba masuk asrama puteri, sehingga mengundang kemarahan warga santri lainnya terutama santri putera,” kata petugas Satpol PP saat Ciamis kepada Fokusjabar.id saat memeriksa kedua anak punk tersebut, di halaman Kantor Sat Pol PP Ciamis.

Kedua anak ini mengaku berasal dari Garut. Mereka sedang melintas di daerah Ciamis dan menunggu mobil tumpangan yang bisa mengantar mereka ke daerah Bandung untuk bergabung dengan anak-anak komunitas punk lainnya di daerah Majalaya Kabupaten Bandung.

BACA JUGA: Santri Harus Rapid Test Sebelum Masuk Pesantren di Ciamis

Mereka masuk ke Pesantren AL-Hasan dengan tujuan bersembunyi dari kejaran polisi. “Saya takut polisi, kata teman saya ada penertiban sama polisi. Terus lari ke pesantren saya gak tahu kalau itu asrama puteri, sumpah pak saya gak sengaja ke sana (asrama puteri),” kata Japra.

Petugas Sat Pol PP meminta mereka melepas bajunya dan memeriksan seluruh pakaiannya dikhwatirkan keduanya melakukan pencurian di asrama puteri saat bersembunyi. Kedua anak pyang diamankan diberi pembinaan agar mereka tidak lagi membuat keresahan di pinggir jalan di wilayah Kabupaten Ciamis.

(DH)