spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8222

Berhenti Jadi Gubernur, Aher Tak Akan Post Power Syndrome

0
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama istri, Netty Heryawan. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat dua periode Ahmad Heryawan (Aher) akan menyelesaikan tugasnya tepat pada tanggal 23 Juni 2018 mendatang. Aher mengatakan, dirinya tidak akan mengalami gejala pasca kekuasaan, Post Power Syndrome. Dia mengaku siap melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Insyaalloh saya bukan termasuk orang yang merasa kekuasaan itu segalanya sehingga takut jiga kehilangannya, tidak akan mengalami post power syndrome,” kata Aher usai melaksanakan upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (2/5/2018).

Bahkan, dia sudah mempersiapkan mau jadi apa nanti setelah jabatan Gubernur Jawa Baratnya selesai. Mulai dari berkarir di pemerintahan sampai menjadi seorang petani sidat, sudah dia pikirkan.

“Berkarir di pemerintahan siap, ke sekolah atau kampus siap, jadi petani bisa. Bertani mangga gedong gincu atau beternak sidat bisa,” katanya.

Dia juga mengaku sudah membawa sebagian barang-barang yang ada di Rumah Dinasnya ke rumah pribadinya yang ada di Bandung.

“Apapun yang terjadi apapun tugas berikutnya, itu sudah siap. Saya juga tetap tinggal di Bandung seusai jadi gubernur,” kata Aher.

(Ibenk/DAR)

Puluhan Ribu Pelajar SD di Kota Tasik Siap Hadapi UASBN

0
Puluhan Ribu Siswa SD, Kamis Besok siap hadapi UASBN. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Sebanyak 10.650 pelajar SD di Kota Tasikmalaya,  Kamis (03/05) bakal mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) yang akan berlangsung dari tanggal 03 s/d 05 Mei 2018. Pelaksanaan ujian dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

”Kita pastikan seluruh siswa-siswi SD siap menghadapi UASBN try out dan bimbingan lainnya sehingga kita berharap siswa-siswi bisa menjaga soal-soal ujian dengan lancar dan betul,” kata Kasi Kurikulum Dan Kelembagaan SD pada Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dedi Suryadi   Rabu (02/05/18).

Dedi menjelaskan, untuk jumlah soal dari masing-masing mata pelajaran yang di UASBN kan jumlahnya berbeda tetapi untuk soal essay jumlahnya sama”Bahasa Indonesia soalnya 45, terdiri dari pilihan ganda 40 soal, essay 5 soal, Matematika soalnya 35, terdiri dari 30 pilihan ganda dan 5 essay, sedangkan IPA soalnya 40, terdiri dari 35 pilihan ganda dan 5 essay,”tuturnya.

Ditambahkan, adapun jumlah SD penyelenggara UASBN tahun ini sebanyak 219 SD yang terdiri dari SD Negeri 189 dan SD swasta sebanyak 20 sekolah”pendistribusian soal-soal saat ini sudah mulai dilakukan, soal UASBN ini kan dari pusat sehingga persiapan sejak hari sudah kita lakukan agar pada saat hari pelaksanaannya besok kamis sudah siap semua dan tidak ada kendala baik soal maupun tempat ujian,”ujar Dedi.

Dedi pun menuturkan, tahun lalu tingkat kelulusan UASBN siswa SD di Kota Tasikmalaya mencapai 100 persen, untuk itu kita pun berharap kelulusan tahun sekarang bisa mencapai 100 persen juga”muda-mudahan tingkat kelulusan tahun ini sama 100 persen.

(Seda/DAR)

Perpisahan SMKN 2 Ciamis Multi Culture

0
SMKN 2 Ciamis
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 464 Siswa dari 6 jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan, Permesinan, Komputer Jaringan, Teknik Gambar Bangunan, Teknik Furnitur dan Kontruksi Beton SMKN 2 Kabupaten Ciamis ,elepas masa pendidiikanya dengan moment perpisahan yang dikemas engan nuansa multi culture di Gedung Islamic Center Kabupaten Ciamis, Rabu (2/5/2018)

Ketua Panitia Pelaksana Perpisahan SMKN 2 Kabupaten Ciamis Agung mengatakan, perpisahan kali ini semua siswa berpartisipasi dengan menampilkan beragam kesenian dari mulai tradisional hingga modern.

BACA JUGA: SMKN 2 Ciamis Bagikan Ratusan Masker untuk Warga Sekitar

” Kita kema dengan nuansa multi Culture, namun dominan dengan adat sunda, dengan arak – arakan sisingaan yang mengangkat siswa lulusan terbaik jurusan TKJ M Irfan, diiringin lantunan rampak gendan dan angklung yang diiringi musik tradisi dan modern,” ungkapnya.

Agung menjelaskan, pelepasan para siswa kali ini dilakukan dengan prosesi adat sebagai simbol mereka telah menerima pembelajaran dan siap mengarungi jenjang yang lebih tingg yakni perguruan tinggi maupun langsung berhadapan dengan kerja nyata dilapangan.

” Prosesi pelulusan dikemas dengan perwakilan para siswa yang meminta restu kepada pa Kepala SMKN 2 Ciamis Asep Agus dilanjut petuah Kepsek kepada para siswa yang lulus,” ungkapnya.

(Riza M Irfansyah)

Ini Daftar Pemain Persib yang Dibawa ke Madura

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung mempersiapkan sebanyak 18 pemainnya untuk menghadapi Madura United pada laga tandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (4/5/2018).

Pada laga tandang menghadapi Madura United, nama Fulgensius Billy Paji Keraf diikutsertakan, sebelumnya ke Palembang dan Malang Billy tidak masuk dafar pemain yang disiapkan.

Selain itu, pada pertandingan kali ini Ezechiel N’douassel tidak dibawa, karena mengalami cedera di bagian paha kanannya.

Berikut daftar pemain yang berangkat ke Madura :

Penjaga Gawang : Muhammad Natshir Fadhil Mahbbuby, I Made Wirawan Belakang : Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Henhen Herdiana, M. Al Amin Syukur F, Indra Mustafa, Tony Sucipto, Ardi Idrus.

Gelandang : Ghozali Siregar, Oh In-Kyun, Dedi Kusnandar, Hariono, Eka Ramdani.

Penyerang : Atep, Airlangga, Jonathan Jesus Bauman, Billy Paji Keraf.

(Arif)

Pemprov Jabar Dukung Penegakan Hukum Bidang Penataan Ruang

0
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa. (FOKUSJabar/Ibenk)
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung upaya Kementerian ATR/BPN bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam penanganan penegakan hukum bidang penataan ruang di Jabar.
Kegiatan itu diawali melalui sebuah rapat kordinasi (rakor) yang digelar di Kota Bandung, Rabu (2/5/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa mengatakan bahwa rakor yang digelar itu untuk membahas permasalahan terkait pengendalian dan penertiban pemanfaatan ruang di Kawasan Bandung Utara (KBU), Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dan Kawasan Bogor – Puncak-Cianjur (Bopuncur).

Selain itu isu mengenai alih fungsi lahan pertanian dan kawasan hutan, eksploitasi air tanah serta dampaknya yang menyebabkan bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Jabar, sehingga diperlukan upaya pengendalian dan penegakan hukum khususnya di bidang penataan ruang.

Menurut dia, kebijakan penataan tata ruang sudah diatur melalui Undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.

Dengan lahirnya undang-undang penataan ruang dan turunannya berupa rencana tata ruang, adalah upaya penting dalam menertibkan penyelenggaraan penataan ruang di Indonesia yang diwujudkan melalui beberapa aspek penting.

Sejumlah aspek itu, diantaranya pengendalian pemanfaatan ruang  yang dilaksanakan secara sistematik melalui penetapan peraturan zonasi, perizinan, pemberian insentif, disinsentif, dan sanksi.

“Undang-undang ini sudah sejalan dengan semakin kritisnya kondisi lingkungan di Indonesia. Terlebih akhir-akhir ini banyak sekali bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya Jabar.  Salah satu penyebabnya adalah pelanggaran tata ruang,” tegas Iwa.

Pesatnya perkembangan kawasan perkotaan pun selain memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi, ternyata berakibat pada timbulnya permasalahan lingkungan.

Persoalan banjir pada umumnya berhubungan erat dengan berkembangnya kawasan perkotaan yang diikuti peningkatan jumlah penduduk, aktivitas hingga kebutuhan lahan.

Karena keterbatasan lahan di perkotaan, alhasil, alih fungsi dsri daerah konservasi dan ruang terbuka hijau pun dijadikan pemukiman penduduk.

Akibatnya, daerah resapan air semakin sempit, dan terjadi peningkatan aliran permukaan hingga erosi yang berdampak pada pendangkalan atau penyempitan sungai.

Akibatnya air meluap dan memicu terjadinya banjir, sepertihalnya banjir yang terjadi di wilayah Daerah Aliran Sungai (Das) Citarum.

Tidak hanya itu, si kawasan Bopunjur yang secara geografis merupakan daerah hulu pun telah terjadi banyak penyimpangan, seperti banyaknya bangunan villa, hotel, hingga rumah penduduk di kawasan yang seharusnya lahan konservasi air dan tanah.

Di sana terjadi penyimpangan pemanfaatan lahan baik pada daerah hulu maupun hilir di wilayah Bopunjur. Hal itu tidak terlepas dari adanya tuntutan kepentingan sektor ekonomi yang mengabaikan faktor lingkungan.

“Saat ini upaya pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang telah dilakukan oleh pemprov. Salah satunya dengan perbaikan dan penertiban melalui  optimalisasi peran penyidik pegawai negeri sipil (ppns) penataan ruang, dan program peningkatan pengawasan dan pengendalian ruang di tingkat provinsi sampai dengan kabupaten/kota,” jelas dia.

Apalagi, kata Iwa, memasuki era pengendalian pemanfaatan ruang dan penguasaan tanah, maka diperlukan sinergi dengan berbagai pihak terutama terkait penegakan hukum di bidang penataan ruang.

“Melalui rakor ini, upaya penegakan hukum bidang penataan ruang di Provinsi  Jabar akan semakin efektif dan lebih berhasil, sekaligus memberi efek jera terhadap pelanggaran itu,” tegas dia.

(LIN)

Jelang Revolusi Industri 4.0, Pendidikan Tinggi Berbasis Riset Sangat Dibutuhkan

0
(FOKUSJabar/ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: ‎Peran pendidikan menjelang era revolusi industri 4.0 menjadi sangat penting terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Demikian diungkapkan Penjabat Wali Kota Bandung M Solihin pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Rabu (2/5/2018).

Dia menuturkan bahwa menjelang era revolusi industri 4.0, pendidikan tinggi berbasis riset harus mampu mendorong semakin terbukanua pengetahuan dalam meningkatkan kesejahteraan manusia.

Menurut dia, revolusi industri 4.0 telah mengubah paradigma masyarakat dunia, sehingga menuntut peningkatan inovasi di segala bidang.

“Berbagai teknologi untuk menggantikan peran manusia di bidang industri makin bermunculan, dan itu menjadi tantangan bagi manusia saat ini untuk bisa beradaptasi,” kata dia.

Dia menegaskan bahwa kekuatan perguruan tinggi berada pada riset yang mendapatkan pengakuan internasional, terutama untuk jenjang S3.

“Dengan riset yang diakui internasional, itu bisa menjaga marwah pendidikan tinggi di Indonesia‎ dari sisi kualitas dan integritas. Pendidikan tidak semata-mata meraih gelar, tapi harus ada ilmunya yang aplikatif dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas dia.

Di sisi lain, tugas pemerintah yakni menyediakan pintu selebar-lebarnya agar lebih banyak masyarakat yang mengenyam pendidikan tinggi.

Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin kompetitif untuk menjawab kebutuhan zaman.

“Pemerintah pun terus mengoptimalkan hal tersebut melalui berbagai program. Salah satunya program Pendidikan Jarak Jauh dengan pembangunan universitas siber untuk pembelajaran dalam jaringan (daring),” kata dia.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia baru mencapai 31,5 persen. Dengan pembelajaran secara konvensional, peningkatan APK pun hanya bekisar di angka 0,5 persen per tahun.

“Tapi dengan terobosan PJJ, APK pendidikan tinggi diharapkan bisa cepat naik hingga 40 persen di tahun 2022-2023, dengan catatan itu bisa diakses semua masyarakat dengan mudah,” tegas dia.

(Ageng/LIN)

Bertemu Rizieq di Makkah, Asyik Tambah Semangat di Pilgub Jabar

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) bertemu ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Makkah.

Pertemuan tersebut diketahui melalui video yang beredar di kalangan wartawan.

Dalam video itu terlihat Rizieq Shihab yang mengenakan baju putih duduk diapit Sudrajat yang juga mengenakan baju berwarna sama. Sedangkan Syaikhu tampak memakai kemeja dengan setelan jas hitam.

“Malam hari ini, saya bersama keluarga di Makkah Al Mukaromah sangat berbahagia, saya kedatangan tamu para habaib, para ulama para kyai dari berbagai daerah,” katanya dalam video.

“Dan di samping saya juga Alhamdulillah ada Pak Sudrajat Calon Gubernur Jawa Barat, dan Pak Ahmad Syaikhu, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat,” lanjutnya.

Selain calon gubernur, dalam video itu pun Rizieq menyebut ada Lutfi Bamala Calon Bupati Purwakarta dan Udin Calon Bupati Kuningan.

Di video berdurasi 3,49 menit itu Rizieq mengumumkan dan mengundang kegiatan doa bersama yang rencananya digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor pada Sabtu (5/5/2018) mendatang.

Acara tersebut salah satu tujuannya adalah berdoa agar Indonesia mendapat pemimpin yang baik pada Pilpres tahun depan.

Dalam kesempatan itu pun Rizieq berpesan kepada Sudrajat-Syaikhu untuk berkomitmen menjadi pemimpin yang baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Paslon Gubernur Asyik itu bertolak ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah dari 30 April hingga 5 Mei.

Saat dikonfirmasi, ketua tim pemenangan Sudrajat-Syaikhu Haru Suandharu menyebut bahwa pertemuan itu tidak dijadwalkan sebelumnya.

“Mereka (Sudrajat-Syaikhu) pergi umroh dijadwalkan sudah lama. Bertemu dengan beliau (Rizieq Shihab) kebetulan,” kata Haru.

Kendati begitu, Haru menyambut baik pesan bernada dukungan dari Rizieq Shihab kepada Sudrajat-Syaikhu. Haru yakin hal itu bisa membuat paslon yang diusungnya semakin semangat dalam bersaing di kontestasi Pilgub Jabar.

“Ada testimoni (dari Rizieq Shihab) sifatnya baik. Mudah-mudahan bisa semangat. Poin penting yang harus dicatat adalah mereka (Sudrajat-Syaikhu) ke Makkah untuk ibadah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Media Asyik Machroni Kusuma membenarkan pertemuan antara Rizieq Shihab dan paslon Asyik. Menurut dia, pertemuan itu terjadi Selasa (1/5/2018) setelah menjalankan Salat Isya. Namun, Roni enggan menyebut di mana pertemuan itu terjadi.

“Berdasarkan keterangan dari Kang Ajat (Sudrajat), pertemuannya sangat hangat dengan suguhan teh dan kue-kue kecil,” ungkap Roni.

Kaitannya dengan dampak pertemuan tersebut terhadap suksesi Asyik di Pilgub Jabar 2018, Roni menyebut bahwa pertemuan itu berdampak positif, termasuk menambah semangat pasangan Asyik untuk memenangi Pilgub Jabar 2018.

Roni pun tidak khawatir pertemuan tersebut dimanfaatkan pihak kompetitor untuk menjatuhkan pasangan Asyik, menyusul banyaknya anggapan yang kerap mengait-ngaitkan sosok Rizieq Shihab dengan Pilkada DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Saya tidak berpikiran negatif, tapi mungkin saja itu bisa terjadi (dimanfaatkan pihak kompetitor), pertemuan ini bisa saja digoreng. Tapi saya pikir masyarakat Jabar sudah pintar, prinsipnya, lanskap Jabar ini lebih solid, apalagi soal politik identitasnya,” jelas dia.

(LIN)