spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8207

Hasan Siapkan Pelatihan Usaha Tani

0
Pelatihan
Cagub Jabar TB Hasanuddin bersama para petani manggis di Purwakarta (foto IST)

PURWAKARTA, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Hasan) kembali menyapa masyarakat petani di Kabupaten Purwakarta. Di tengah kebun manggis, Hasan bertemu dengan para petani Manggis dari tiga kecamatan di Purwakarta, yakni Kiarapedes, Wanayasa dan Bojong.

Beralaskan tikar, Hasan duduk bersama 200 petani manggis untuk mendengarkan setiap aspirasi yang mereka sampaikan. Salah satunya, terkait perluasan pemasaran komoditas manggis melalui ekspor yang stabil.

Seorang petani manggis Cece menyampaikan bahwa ekspor manggis sebenarnya sudah dilakukan. Namun, kata dia, seringkali ekspor ditutup tanpa sebab yang jelas. Hal itu kata Cece, mengakibatkan ketidakstabilan harga manggis dan merugikan para petani.

BACA JUGA: Program Pelatihan Cabor di Korea Selatan Kembali Diundur

“Ekspornya masih belum pasti, kadang ditutup, akhirnya harga manggis murah, bahkan kadang dibuang karena busuk,” ungkap dia kepada Hasan di Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Rabu (9/5/2018).

Cece menambahkan, buah manggis bisa diolah menjadi panganan lain seperti manisan. Namun, ketiadaan modal membuat para petani hanya bisa pasrah dengan harga jual manggis yang rendah. Dia berharap kehadiran Hasan di tengah masyarakat petani manggis mampu memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Dari harga manggis Rp5 ribu per kilogram, kalau ekspor ditutup bisa jadi Rp2 ribu, akhirnya petani merugi. Kami berharap melalui Kang Hasan itu tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Hasan meyakinkan para petani manggis untuk menjaga kestabilan ekspor dan mempermudah aksesnya dengan menjadikan pemerintah sebagai investor.

Hasan pun akan mengoptimalkan peran koperasi untuk membantu permodalan bagi para petani mengembangkann usah pengolahan manggis. Sehingga, kata dia, para petani mempunyai pegangan selain mengandalkan ekspor Manggis.

“Harus ada koperasi dan investor dari dalam negeri yakni pemerintah untuk kemudian di ekspor. Selalu ada jalan untuk bisa mengangkat harkat drajat dan kesejahteraan petani,” kata dia.

Tidak hanya itu, Hasan pun menyiapkan program khusus untuk para petani, yakni Jabar Seubeuh. Dia menjelaskan, Jabar Seubeuh akan menyediakan program modal untuk petani tanpa agunan melalui Bumdes atau Kelompok Tani. Selain itu, para petani akan diberikan pelatihan usaha kelompok tani yang bisa memproduksi produk turunan dari hasil tani.

“Jadi melalui pelatihan itu, petani tidak khawatir manggis nya mau diapakan, kita olah lagi menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis,” kata dia.

(LIN)

Asisten Pelatih Persib Belum Pasti Latih PSM U-19

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Mantan asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setyawan mengaku belum resmi menangani PSM Makasar U-19, karena masih menjalin komunikasi dengan manajemen PSM Makassar.

Jose sapaan akrabnya menuturkan, sengaja datang langsung ke Makassar untuk mengunjungi keluarganya yang ada di Makassar, sekaligus melihat langsung tim PSM U-19.

“Belum, masih disuruh lihat dulu. Sekalian nengok keluarga di Makassar, belum resmi,” kata Herrie melalui pesan singkat, Rabu (9/5/2018).

Sebelumnya akun instagram @psm_makassar, dalam postingannya memperkenalkan pelatih anyar PSM Makassar U-19 dan sudah memimpin latihan di Stadion A. Matalatta Mattoanging, Rabu (9/5/18).

“Pelatih anyar PSM Makassar U-19, Herrie Setyawan yang akrab disapa Coach Jose @herriesetyawan04 sudah memimpin langsung latihan tim di Stadion A. Matalatta Mattoanging, Rabu (9/5/18),” tulisnya.

“Selamat bergabung Coach Jose, mari kita bawa sepak bola tanah kelahiran ta’ menjadi yang terbaik di negeri ini. Ewakooooo!,” tambahnya.

(Arif)

Sabil Sambut Baik Rencana Mario Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan tampil pada turnamen Piala Indonesia 2018, pada ajang tersebut pelatih Roberto Carlos Mario Gomez akan melakukan rotasi pemainnya.

Pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain di kompetisi Liga 1 2018 berpeluang tampil di turnamen tersebut, termasuk bagi stopper Maung Bandung M. Al Amin Syukur Fisabillah.

“Saya sih dapat bermain secara pribadi sangat senang lah yah buat nambah pengalaman,” kata pemain yang menggunakan nomor punggung 94 ini, Selasa (8/5/2018).

Pada babak penyisihan zona 6, Persib berada satu grup dengan beberapa klub dari Liga 3 dan akan menghadapi PSKC Cimahi. Menurutnya, bermain dengan tim dari level bawah akan membuat motivasi mereka berlipat, sehingga dia harus bekerja keras.

“Justru tim bawah itu semangatnya berkali lipat, pasti menggebu-gebu, jadi tetap kita harus kerja keras,” jelas Sabil.

(Arif)

Ulang Tahun ke-21 ini yang Diharapkan Billy di Persib

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Fulgansius Billy Paji Keraf berusia 21 tahun tepat hari ini (8/5/2018), pemain yang menggunakan nomor punggung 20 ini memiliki harapan besar dengan bertambahnya usia.

Salah satu harapan yang ingin diraihnya adalah memberikan gelar juara bagi tim kebanggaan Bobotoh. Pasalnya, pada musim pertamanya dia hanya mampu membawa Persib finish di peringkat bawah.

“Harapannya untuk tahun ini semoga musim ini diberikan hasil yang maksimal,” kata Billy seusai mengikuti program latihan di Lapangan Progresif, Kota Bandung, Selasa (8/5/2018).

Selain itu, Billy juga berharap bisa mendapatkan banyak kesempatan bermain, karena dari enam laga yang sudah dilakoni Maung Bandung, dia baru mendapat kesempatan bermain satu kali dengan durasi 20 menit.

“Berharap diberikan kesempatan bermain sama pelatih, dapat memberikan kado juara untuk Persib Bandung khususnya buat warga Bandung dan Bobotoh, memberikan hasil yang maksimal,” harapnya.

(Arif)

Ngopi Saraosna Volume 5 Dimeriahkan Band Padi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelaran akbar akan digelar di Gedung Sate, Bandung akhir pekan ini seiring dengan menghitung waktunya Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melepaskan jabatan.

Gelaran bertajuk ‘West Java Coffee and Art’ akan menghadirkan headliner grup band Padi dan artis Malaysia Sheila Madjid, ada pula mantan vokalis Payung Teduh lewat Pusakata dan sejumlah band lainnya.

Kabag Humas Setda Jabar Ade Sukalsah mengatakan bahwa kegiatan tersebut dikolaborasikan antara seluruh perangkat daerah di Pemprov Jabar dengan bjb itu akan digelar Jumat-Sabtu (11-12/5/2018) dilanjut Minggu (13/5/2018) oleh Bjb,” kata dia, Rabu (9/5/2018).

Selain menampilkan musisi papan atas, pihaknya pun akan menghadirkan sejumlah acara unggulan, yakni Ngopi Saraosna volume 5 yang sudah menjadi trademark Humas Jabar.

” Nanti ada bazaar juga, musik, hingga karnaval budaya yang melibatkan semja unsur kesenian di Jabar,” jelas Ade.

Acara ngopi sarasona akan menghadirkan 60 tenant kopi, yang dipadukan dengan kegiatan tea festival dari Dinas Perkebunan Jabar. Selain itu Disperindag Jabar akan melelang kopi dalam acara West Java Coffee.

“Akan ada peresmian command center juga, farewell dengan Pak Gubernur bersama sejumlah sister province. Kami minta pemakluman dari warga Kota Bandung mengingat jalan Diponegoro depan Gedung Sate akan dilakukan penutupan,” kata dia.

(LIN)

Elektabilitas dan Popularitas Deddy-Dedi Puncaki Survei Instrat

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menempati posisi teratas versi survei Indonesia Strategic Institute (Instrat).

Baik elektanilitas maupun popularitas, pasangan Deddy-Dedi unggul dari tiga pasangan lainnya.

“Jika hasil sebelumnya elektabilitas terringgi milik Ridwan Kamil, sekarang Instrat menempatkan Deddy-Dedi, ” kata Analis Inatrat Aidratunaim di Bandung, Rabu (9/5/2018).

Untuk elektabilitas, Deddy-Dedi menempati 40,5 persen disusul Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 29 persen, kemudian Sudrajat-Ahmad Syaikhu 7,7 persen dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 4,7 persen.

Untuk diketahui, Instrat melakukan survei dengan jumlah responden sebanyak 1800 di seluruh kabupaten kota dengan margin eror 2,31 persen.

“Survei ini dilakukan untuk mengetahui peta politik terkini setelah tiga bulan masa kampanye Pilgub Jabar. Jika sebelumnya elektabilitas masih dipegang Rindu, namun dengan jumlah responden yang belum memilih hampir 45,2 persen, sekarang 17,8 persen,” kata dia.

Menurut dia, hasil survei ini membuktikan bahwa jumlah pemilih yang sebelumnya dijadikan sample itu belum menentukan pilihan, saat ini melabuhkan pilihan terhadap pasangan nomor urut 4.

Dari sisi popularitas, Cagub Deddy Mizwar masih unggul dengan 90,1 persen, disusul Ridwan Kamil 80,7 persen, kemudian ada Cawagub Dedi Mulyadi 69,1 persen, dan Uu Rhuzanul Ulum 40,7 persen, Ahmad Syaikhu 36 persen,  Anton Charliyan 34,9 persen, TB Hasanudin 34,3 persen, dan Sudrajat 31,3 persen.

Kendati begitu, kata Sidrotun, tidak menutup kemungkinan bagi calon lain merebut suara di sisa waktu sebelum pencoblosan atau sekitat satu setengah bulan ke depan. Terlebih pada masyarakat yang belum menentukan pilihan di Pilgub Jabar.

“Ridwan Kamil masih bisa menambah tingkat elektabilitas dan popularitasnya, calon lainnya pun bisa,” kata dia.

Menurut dia, raihan positif yang sementara ini didapat pasangan Deddy-Dedi tidak terlepas dari sosok keduanya.

Dia menilai bahwa keduanya sudah lama ada di masyarakat, sehingga sosok mereka mudah diingat, dan peluang terpilihnya tinggi.

“Selain paslon,mesin partai dari Golkar dan Demokrat terbukti membuahkan tren positif,” tutur dia.

Sebaliknya, dia belum melihat hasil dari kinerja mesin partai dari PKS yang mengusung pasangan Asyik yang di Pilgub sebelumnya menjadi mesin partai paling efektif dalam memenangkan Aher dua periode.

“Jika melihat hasil survei, pasangan Asyik belum menunjukan efektivitas mesin partai pengusungnya, ” pungkas dia.

(LIN)

Bank bjb Dukung UMKM Kopi

0
Corsec bjb Hakim Putra Pratama

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank bjb Hakim Putratama mengatakan, potensi petani kopi sangat menjanjikan untuk menjadi nasabah.

Apalagi bisnis kopi nasional sedang berkembang pesat, seiring meningkatnya budaya konsumsi kopi yang mendorong menjamurnya coffee shop.

“Kami merangkul para petani kopi, salah satunya di Garut,” kata Hakim di Gedung Sate, Rabu (9/5/2018).

Dia menjelaskan bahwa petani kopi tergolong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sebagian besar belum bankable. Sehingga butuh dukungan dan pembinaan.

Karena itu, pihaknya melakukan pendampingan bisnis selama 6 bulan kepada petani agar terhindar dari cengkraman tengkulak.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Peroleh Bantuan 200 Paket Sembako dari BJB

“Kami beri edukasi para petani kopi yang sebelumnya hanya mengetahui kegiatan tanam dan menjualnya ke tengkulak. Diajarkan untuk menyimpan dana di rekening dan melakukan jual beli melalui rekening agar tercatat cash flow-nya. Kemudian setelah 6 bulan kami rangkul menjadi nasabah,” kata dia.

Menurut dia, dukungan terhadap pelaku UMKM sangat penting diberikan, terlebih itu menjadi tanggung jawab perbankan dan sesuai amanah dari Bank Indonesia. Bahkan sektor itu menjadi salah satu pilar bisnis bank bjb.

Sebagai contoh, pihaknya mendorong petani mangga gedong gincu dari Indramayu untuk terus naik kelas melalui pendampingan dan permodalan.

“Kami kawal para petani gedong gincu. Awalnya hanya modal puluhan juta, dan kini omzetnya meningkat pesat,” ucapnya.

Hakim mengatakan bahwa bank bjb siap menjadi mitra UMKM untuk tumbuh bersama hingga menjadi pengusaha besar.

Selain sektor pertanian, pihaknya pun membidik perikanan dan perkebunan.

“Dukungan terhadap UMKM merupakan program pemerintah yang tidak akan kami lupakan. Kami siap menjadi bank yang mendampingi, dan berjalan bersama mereka hingga menjadi besar,” tegas Hakim.

(LIN)