spot_imgspot_img
Sabtu 10 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Truk Bermuatan Kayu Terguling di Tanjakan Rajadesa Ciamis, Damkar Turun Tangan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Rancah sukses mengevakuasi satu unit truk Colt Diesel bernomor polisi Z 9860 TA milik Andri (23). Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan di Jalan Rajadesa-Rancah, tepatnya di Dusun Cibingbin, Desa/Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Peristiwa ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka. Pengemudi kendaraan hanya mengalami guncangan psikologis (shock) ringan, sementara kondisi fisik truk mengalami kerusakan penyok di beberapa bagian.

Baca Juga: PSGC Ciamis Takluk 0-4 dari Adhyaksa FC, Tren Positif Laskar Singacala Terhenti

Truk bermuatan kayu tersebut mengalami kecelakaan akibat tidak mampu melintasi jalur menanjak. Pengemudi terlambat mengoper posisi gigi persneling sehingga mesin kendaraan mendadak mati di tengah tanjakan.

Matinya mesin di lintasan menanjak membuat truk kehilangan kendali, meluncur deras ke arah bawah, dan akhirnya terguling menutup bahu jalan.

“Kejadian tergulingnya truk itu tadi sore sekitar pukul 15.30 WIB,” kata Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, Sabtu (10/10/2026).

Dugaan Muatan Kayu Melebihi Kapasitas

Trisyanto menguraikan bahwa laporan petugas di lapangan mengindikasikan truk membawa muatan kayu yang melebihi kapasitas kemampuan bak kendaraan.

“Saat memasuki tanjakan dengan bahu jalan miring tiba-tiba mesin mati,” ucapnya.

Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan dari kedua arah. Posisi badan truk yang melintang di tengah jalan serta tumpahan kayu yang berserakan memaksa pengguna jalan melintas secara bergantian satu arah.

Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Tim Damkar bersama warga setempat langsung bergerak cepat membersihkan tumpahan kayu serta menarik posisi truk ke tempat yang aman.

“Saat ini truk itu sudah berhasil dievakuasi dan arus kendaraan sudah normal lagi,” ungkap Trisyanto menutup keterangannya.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru