spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8206

Hadapi Persipura, Pelatih Persib Instruksikan Pemainnya Kerja Keras

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan berhadapan dengan pemuncak klasemen Liga 1 2018 Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, pertandingan kali ini menjadi tantangan bagi timnya, sehingga pada laga nanti anak asuhnya harus bekerja lebih keras.

“Ya ini laga yang penting bagi kami, karena Persipura juga tim yang kuat dan menghuni posisi pertama klasemen di Super League,” kata pelatih berusia 61 tahun ini, Kamis (10/5/2018).

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

Meski berat, namun Gomez tetap optimistis, terlebih para pemain Persib dalam kondisi bugar.

Selain itu, pada pertandingan pekan kedepalan Liga 1 2018, Persib akan kembali diperkuat pemainnya yang sebelumnya absen. Sehingga, Maung Bandung akan turun dengan kekuatan terbaiknya.

(Arif/LIN)

Jabar Raih Juara Umum di Kejurnas Judo Kartika Cup 2018

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG,FOKUSJabar.id : ‎Sebanyak delapan medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu berhasil diraih atlet-atlet judo Jabar pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup XI tahun 2018 di GOR Dempo, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, yang berakhir Minggu (6/5/2018) lalu. Dengan raihan tersebut, tim Judo Jabar tampil sebagai juara di kategori kadet dan junior.

Delapan medali emas bagi Jabar disumbangkan Tedi Hartono di kelas -60 kg junior putra, Hari Lubis di kelas -66 kg junior putra, Andi Sonyata di kelas -50 kg kadet putra, Putra Suta di kelas -55 kg kadet putra. Kemudian  Aksal Muhammad di kelas -60 kg kadet putra, Muhammad Fachry di kelas -81 kg kadet putra, Meylani Tripuji di kelas -48 kg junior putri, dan Tati Puji di kelas -70 kg junior putri. Raihan medali Jabar terpaut tipis dari DKI Jakarta yang hanya mengoleksi tujuh medali emas.

“Ini pencapaian yang di luar prediksi, apalagi waktu latihan dan anggaran kita terbatas. Selain itu, banyak atlet-atlet potensial yang tidak ikut karena ‎sedang berlatih di Korea Selatan melalui program KONI Jabar. Kita datang tanpa target muluk-muluk dan lebih kepada menambah pengalaman bertanding para atlet, tapi ternyata ini di luar dugaan. Mereka mampu tampil dengan sangat baik,” kata Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jabar Arnold Silalahi saat ditemui di komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (10/5/2018).

Menurut dia, keberhasilan para atlet Judo Jabar itu membuktikan bahwa proses pembinaan yang dilakukan setiap daerah di Jabar cukup berhasil. Tidak hanya itu, prestasi yang diraih pun memperlihatkan bahwa Jabar memiliki sejumlah atlet potensial muda untuk masa depan.

(Ageng/LIN)

Sebanyak 120 Atlet Ikuti 2S Squash Junior Jabar Open 2018

0
2S Squash
Ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebanyak 120 atlet squash mengikuti kejuaraan squash ‘2S Squash Junior Jabar Open 2018’ di Siliwangi Squash, Jalan Lombok Kota Bandung, Kamis-Minggu (10-13/5/2018).

Kejuaraan squash yang menjadi agenda rutin Siliwangi Squash Club (SSC) ini pun menjadi ajang seleksi untuk pembentukan tim Indonesia di ajang Asian School Games 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, akhir Juli 2018.

Ketua Panitia 2S Squash Junior Jabar Open 2018 Daud Achmad menuturkan, atlet yang mengikuti kejuaraan tahun ini berasal dari lima provinsi di Indonesia, sembilan pengcab PSI Kota/Kabupaten di Jabar, dan klub squash‎ di Indonesia. Tahun ini atlet dari luar negeri batal ikut berlaga karena berbagai kendala.

“Tahun lalu, ada sekitar lima negara yang ikut. Tapi‎ tahun ini, mereka dipastikan tidak ikut karena jadwal penyelenggaraan yang bentrok dengan kegiatan di negara mereka masing-masing. Seperti Malaysia yang bentrok dengan penyelenggaraan Pemilu dan kejuaraan nasional mereka di Penang, serta Singapura bentrok dengan ujian sekolah di negaranya,” kata Daud saat ditemui di sela kejuaraan, Kamis (10/5/2018).

Baca Juga : Nikita Mirzani Dipanggil Pengadilan Negeri Jaksel

Selain atlet asal luar negeri yang batal ikut serta, atlet yang dikirim oleh setiap kontingen pun mengalami penurunan. Begitupun dengan jumlah provinsi yang ikut.

Keterbatasan dukungan anggaran menjadi salah satu alasan pengurus squash di beberapa provinsi mengurangi atlet yang dikirim untuk mengikuti kejuaraan 2s Squash. Salah satunya juara bertahan tahun lalu, Kaltim yang tidak mengirimkan atlet secara full tim karena anggaran yang tersedot pada persiapan Pilkada di provinsinya.

“Jadi ada penurunan jumlah peserta pada kejuaraan edisi tahun ini yang diikuti 120 atlet. Kalau tahun lalu mencapai sekitar 150 atlet yang ikut serta,” tambahnya.

Meski demikian, kejuaraan kali ini tidak hanya menjadi ajang uji coba pembinaan atlet squash yang dilakukan pengcab kota/kabupaten di Jabar atau provinsi. Kejuaraan tahun ini menjadi salah satu ajang seleksi untuk pembentukan tim squash Indonesia yang akan dikirimkan ke ajang Asian School Games 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, akhir Juli 2018.

(Ageng/LIN)

Bantu Kebijakan Ekonomi Kreatif, Berkaf Sosialisasikan Bisma

0
konferensi pers Berkaf (foto Ageng)
konferensi pers Berkaf (foto Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Badan Ekonomi Kreatif (Berkaf ) sosialisasikan Bisma (Berkaf Information System and Mobile Application kepada pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung. Sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan Bisma Goes to Get Member (Bigger) Bandung di Hotel Aryaduta, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (10/5/2018). Acara sosialisasi dihadiri ratusan pelaku ekonomi kreatif.

‎Wakil Kepala Berkaf Ricky Joseph Pesik mengungkapkan bahwa Bisma adalah platform unggulan bagi pelaku kreatif untuk mendaftarkan diri ke database resmi Berkaf. Pendaftaran bisa dilakukan melalui database resmi Berkaf  di https://bisma.bekraf.go.id/.

“Saat ini yang sudah bergabung dan terdaftar di Bisma ada sekitar 13 ribu pelaku ekonomi kreatif. Kita berharap ada komunikasi dua arah antara pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor dengan Berkaf, sehingga memudahkan pemerintah menangkap masalah dan menerima saran terkait industri kreatif,” kata Ricky saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jalan Aceh Kota Bandung.

Dengan terjalinnya komunikasi tersebut, diharapkan bisa dihasilkan pemetaan akurat untuk membantu formulasi kebijakan ekonomi kreatif dan menciptakan ekonomi kreatif yang kondusif. Tidak hanya itu, dengan terdaftar di Bisma, para pelaku ekonomi kreatif pun akan lebih mudah mendapat kesempatan untuk difasilitasi dan didukung Berkaf dalam mengembangkan usahanya.

“Dari hasil survei khusus ekonomi kreatif oleh BPS dan Berkaf tahun 2016, produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat Rp922,59 trilyun atau meningkat 4,59 persen dari tahun sebelumnya. Dan jumlah unit usaha ekonomi kreatif berdasarkan hasil sensus ekonomi 2016 untuk KBLI Ekonomi Kreatif sebanyak 8.203.826 usaha,” kata dia.

Adapun kegiatan Bigger yang digelar di Bandung, ditujukan agar menjadi wadah berjejaring bagi para stakeholder ekonomi kreatif. Terlebih dari  sekitar 126.184 pelaku kreatif di Kota Bandung, sebanyak 88.524 usaha bergerak di subsektor kuliner, lalu 23.550 usaha di subsektor fesyen, dan 7.986 usaha di subsektor kriya.

‎”Ini sangat potensial bagi pengembangan ekonomi kreatif. Berkaf pun akan terus berupaya berkoordinasi dan memfasilitasi terjadinya kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif,” kata dia.

(Ageng/LIN)

Aher: Kehadiran SMSI Jabar Harus Jadi Filter Berita Hoax

0
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus SMSI Jabar, Kamis (10/5/2018) di Gedung Negara Pakuan (Foto LIN)
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus SMSI Jabar, Kamis (10/5/2018) di Gedung Negara Pakuan (Foto LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat. Menurut dia, kehadiran SMSI harus tetap mengedepankan fungsi kontrol dan memberikan informasi fakta bagi masyarakat.

“SMSI harus menjadi organisasi media yang menyemangati masyarakat serta menjadi filter informasi yang layak dengan narasumber kredibel,” kata Aher seusai menghadiri pelantikan pengurus SMSI Jabar di Gedung Negara Pakuan, Kamis (10/5/2018).

Kehadiran SMSI, kata dia, harus menjadi penyaring dari berita-berita bohong (Hoax) yang kini mulai marak di media sosial. Dengan kata lain, SMSI punya tanggung jawab sebagai klarifikator yang mengklarifikasi berita-berita tidak berdasar.

Lebih lanjut Aher berharap, SMSI tetap pada fungsi wartawan, yakni memberikan informasi yang memiliki kekuatan fakta media. Fakta yang lahir dari narasumber yang relevan. Terlebih berita yang diinginkan masyarakat tidak hanya cepat, tetapi harus berupa informasi yang benar dan berimbang.

“Ini (SMSI) kekuatan besar yang bisa dimanfaatkan untuk membangun narasi besar demi kemajuan Indonesia yang lebih cepat. Apalagi saat ini negeri kita termasuk kategori yang sangat cepat menduduki posisi Midle up Income,” kata dia.

(LIN)

Kepengurusan SMSI Jabar Resmi Dilantik

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat Periode 2017-2022 dilantik, Kamis (10/5/2018).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Pusat Auri Jaya di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata no 1, Kota Bandung.

Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah (Andi) mengatakan bahwa SMSI adalah wadah organisasi pemilik media siber atau dalam jaring (Daring) di Indonesia.

Perkembangan teknologi saat ini sangat cepat dan membawa perubahan sendiri bagi perilaku dalam mencari informasi.

“Saat ini di Jabar ada 60 media online yang tergabung di SMSI Jabar. Hingga saat ini kami masih mendata media siber di Jabar melalui korwil yang dibentuk,” kata Andi.

Dia berharap SMSI bisa membawa karya jurnalistik sebagaimana mestinya.

Untuk diketahui, pelantikan pengurus SMSI Jabar dihadiri langsung Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan jajaran Muspida Provinsi Jabar.

Berikut kepengurusan SMSI Jabar:

Dewan Penasehat: Ketua Hilman Hidayat; Sekretaris Anjar Asmara; Anggota Boedi Azwar (Anggota).

Ketua SMSI Jabar Hardiyansyah; Ketua Bidang Organisasi: Asep Budianto; Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama: Briliant Awal; Sekretaris: Ahmad Syukri; Bendahara: Mohamad Kustandi; Seksi Pendataan dan Verifikasi: Herri Gunawan; Seksi Pengembangan Daerah: Sandi Ferdian; Seksi Literasi Media: Asep Budi Heryanto dan Seksi Komunikasi: Solihin.

(LIN)

Tempat Sejarah Bisa Dijadikan Daya Tarik Wisata

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis yang juga Rektor Universitas Galuh (Unigal) Ciamis Yat Rospia Brata  akan memporitaskan tempat-tempat sejarah yang bisa menjadi daya tarik wisatawan datang ke Kabupaten Ciamis.

Menurut Yat Rospia, cagar budaya dan tempat-tempat situs kebudayaan yang ada di Kabupaten Ciamis banyak tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

“Karena banyaknya tempat yang merupakan situs budaya maka hal itu perlu diinvetarisir agar kekayaan budaya itu bisa digali potensinya,” katanya. Saat menghadiri acara adat “Ngikis” bertempat di Situs Apun Pager Gunung ( Prabu Singaperbangsa III ) Desa Mekarmukti Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Rabu (9/5/2018)

Yat Rospia mengatakan, untuk menggali potensi yang ada di setiap situs budaya tersebut maka tugas Dewan kebudayaan bersama-sama unsur pemerintahan terkait melakukan kajian sejarah maupun potensi yang bisa menjadi ciri khas dari daerah itu yang bisa menjadi daya tarik wisatawan datang ke Kabupaten Ciamis.

Untuk Situs Bojong Salawe yang harus dijadikan ikonya adalah pontrangan lanjut Yat Rospia, sedangka untuk di Desa Mekarmukti yang hari Rabu (9/5/2018) ini menggelar ritual adat “NGIKIS” Pipiti ( Wadah makanan yang dibuat dari anyaman bambu ) yang bisa menjadi ikonya.

“Untuk Situs Gunung Susuru di Desa Kertabumi akan kami proritaskan pembangunan pagar ditepi tebing agar keselamatan pengunjung lebih terjamin,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)