spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8208

Keren! Perpisahan SMPN 1 Ciamis Bernuansa Adat Sunda

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : SMPN 1 Ciamis gelar acara perpisahan bernuansa adat Sunda. Sedikitnya 286 siswa memadati halaman sekolah, Rabu (9/5/2018).

Seluruh siswa dan para orangtua berbaur mengenakan seragam kebaya bernuansa tradisi adat sunda menyaksikan  prosesi adat kelulusan yang dilakukan perwakilan peserta didik dan Kepala SMPN 1 Ciamis.

Ketua OSIS SMPN 1 Ciamis, Ricky Putra Pangestu mengatakan, seremonial perpisahan menampilkan sejumlah penampilan seni dari siswa. Mulai dari Nasyid, Vokal Grup, Gening Kreasi hingga Upacara Adat.

” Seperti biasa kita gelar upacara seremony perpisahan bernuansa tradisi sunda. Semoga para senior yang telah lulus bisa lebih berprestasi dijenjang yang lebih tinggi,” ucap Rizky.

Sementara perwakilan siswa berprestasi, M Nurmualim (Zidan) mengaku bersyukur bisa melalui proses menimba ilmu dengan guru-guru yang luar biasa.

” Terima kasih guruku. Selebihnya kita akan melanjutkan mimpi dan cita-cita di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” singkat dia

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Dandim 0613 Ciamis Ajak Warga jadi Pendonor Darah

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kodam III/Siliwangi, Kodim 0613 Ciamis gelar donor darah di Aula Makodim setempat, Rabu (9/5/2018).

Sedikitnya 70 labu berhasil terkumpul dari para pendonor satuan TNI, Polres dan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Ciamis.

Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Reza Nurpatria mengatakan, donor darah merupakan salah satu program yang dijalankan.

” Kesadaran untuk mendonor darah sangat penting bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan labu darah. Karenanya, kedepanya program seperti ini akan terus dijalankan dengan bekerjasama dengan PMI Ciamis,” ucapnya disela-sela kegiatan.

Letkol Arm Reza mengaku, sebenarnya yang paling penting adalah kesadaran masyarakat sendiri untuk mendonorkan darahnya, pergi ke PMI secara rutin sesuai ketentuan.

” Jika untuk program kemanusiaan, kita akan siap mendukung untuk mensosialisasikannya pada masyarakat,” pungkasnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Jelang Ramadhan, Warga Mekarmukti Gelar Upacara “Ngikis”

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Warga masyarakat di Dusun Sembungjaya, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis mengikuti upacara adat ‘Ngikis’ (mengganti pagar) di Makam Kanduruan Apun Pager Gunung (Singaperbangsa III) Bupati Galuh Kertabumi V.

Ucpacara itu baru digelar kembali setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan karena sesuatu hal.

“Alhamdullilah berkat dorongan dan keinginan warga masyarakat,  upacara adat  ‘Ngikis’ di sini kembali diadakan menjelang bulan suci Ramadhan,” kata Ketua panitia upacara Ngikis Aip Saripudin, Rabu (9/5/2018).

Beberapa tahun ke belakang, upacara Ngikis tidak dilakukan karena ada kendala. Setelah ada restu dari tokoh agama, masyarakat dan pemerintah, akhirnya tahun ini upacara ‘Ngikis’ bisa digelar.

Upacara Ngikis adalah mengganti pagar bambu yang mengelilingi tempat disemayamkanya Prabu Singaperbangsa III sebelum tibanya bulan suci Ramadhan.

“Filosofi yang bisa diambil dalam kegiatan Ngikis ini, yakni sebagai Umat Islam harus bisa memagar diri dari perbuatan yang dilarang Agama dan negara,” kata dia.

(Husen Maharaja/LIN)

Blusukan ke Pasteur, Aries Dicurhati Ibu-ibu

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Belasan ibu rumah tangga dan sejumlah bapak-bapak nekad ‘mencegat’ calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna yang tengah blusukan di Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (8/5/2018).

Kendati begitu, pasangan dari Yossi Irianto itu tampak tidak terganggu sama sekali. Sebaliknya, sambil tersenyum Aries menyalami warga dengan senang hati dan memperkenalkan diri.

Warga yang mayoritas ibu rumah tangga itu curhat dan menyampaikan unek-unek mereka kepada pasangan nomor urut 2 itu.

Mereka curhat berbagai hal, mulai dari harga sembako yang terus naik, pendidikan, kesehatan, pembuatan KTP yang lama, sulitnya mencari lapangan pekerjaan bagi suami dan anak-anak mereka hingga mengeluhkan soal kemacetan lalu lintas dan banjir.

Seperti yang diungkapkan Heni (55), warga RT 04/1 Kelurahan Pasteur. Dia meminta Aries agar memudahkan layanan publik seperti pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

“Saya sudah setahun setengah bikin KTP Elektronik. Tapi sampai sekarang belum selesai-selesai,” kata Heni.

Hal senada pun diungkapkan Ny Ila (50). Warga RT 05/10 itu menyampaikan keluhan soal mahalnya biaya pendidikan. Dia meminta sekolah digratiskan jika pasangan Yossi-Aries terpilih jadi pemimpin Jabar.

Mendengar keluhan warga, Aries berjanji akan memperhatikan masukan dan keluhan itu. Menurut dia, apa yang menjadi keluhan ibu-ibu tersebut sudah ada dalam blueprint pembangunan Kota Bandung di bawah pasangan yang memiliki tagline Bandung Hebring tersebut.

“Apa yang disampaikan ibu-ibu tadi bukan hanya masalah ibu-ibu di sini saja, tapi ini masalah yang kita (warga Bandung) hadapi bersama. Kami sudah mengidentifikasi setiap persoalan dan menyiapkan solusinya. Jadi setiap masalah, kami sudah siapkan solusinya,” beber Aries.

Dia mencontohkan, jika pasangan Yossi-Aries terpilih maka pelayanan publik di Kota Bandung dijamin akan ringkas atau mudah, singkat dan murah. Dia berjanji akan membenahi pelayanan di kelurahan dan kecamatan yang masih belum baik.

“Sesuai motto kami, seluruh pelayanan kepada masyarakat harus ringkas dan cepat. Nggak ada ribet-ribet,” kata Aries.

Aries pun menjanjikan seluruh anak di Kota Bandung harus menikmati pendidikan gratis namun berkualitas. Dia menjamin seluruh anak di Bandung akan dibebaskan dari berbagai pungutan biaya yang selama ini kerap memberatkan para orangtua.

“Mulai SD hingga SMP akan benar-benar gratis. Nggak ada lagi pungutan seperti beli buku, beli seragam, beli LKS dan lainnya. Gratis di sini benar-benar gratis. Anak tinggal sekolah saja. Semua ditanggung Pemkot Bandung,” tutur dia.

Tidak hanya itu, Hebring pun telah menyiapkan berbagai program untuk menyelesaikan setiap persoalan di Kota Bandung, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga soal kesejahteraan masyarakat.

“Sudah jadi komitmen kami untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan dirasakan oleh seluruh warga Bandung. Doakan agar kami jadi pemimpin yang hebat dalam bekerja, amanah dan ringkas dalam pelayanan,” kata Aries.

(LIN)

Aher Raih Gelar Doktor Bidang Manajemen

0
Aher
Gubernur Jabar 2 periode Ahmad Heryawan (Aher)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) berhasil meraih gelar Doktor bidang Manajemen dari Universitas Padjajaran (Unpad) dengan predikat ‘cum laude’. Adapun penelitian yang dipilih yakni studi kasus bisnis pada aliran Sungai Citarum.

Aher mengaku cukup lama mengerjakan disertasi karena banyak tugas sebagai penyelenggara negara yang tidak bisa ditinggalkan.

“Cukup lama (2 tahun 3 bulan), tahun pertama soal materi artikulasi. Semester selanjutnya sudah harus pengajuan tiga bab,” kata Aher di Graha Sanusi Kampus Unpad Dipatiukur, Rabu (9/5/2018).

Aher akan terus belajar dengan landasan studi ilmiah. Hal itu penting, terlebih tidak boleh asal-asalan dalam membuat sebuah program agar bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ilmiah, kata dia, menuntut banyak membaca dan menambah informasi. Masyarakat pun didorong  akrab dengan literasi dan pengetahuan baru.

Artinya, dalam membuat program harus ada landasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Setelah itu baru bisa diproses.

“Saya sengaja memilih tema yang berkaitan dengan Sungai Citarum, ini sebagai bentuk kegalauan akibat pencemaran dan kerusakan lingkunhan yang tak kunjung usai,” kata dia.

Aher menyebut bahwa menyelesaikan masalah Citarum bukan hanya tugas Pemprov Jabar, tetapi semua pihak mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, Polri, TNI, serta pengusaha.

“Kalau tidak ada gerakan dari semua, sulit kita melakukannya. Karena itu harus dibangun kelembagaan khusus yang bisa berkoordinasi dengan seluruh stakeholder,” jelas dia.

Lebih lanjut Aher menilai pembentukan kelembagaan khusus, seperti Satgas percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum adalah tepat dan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018.

Dia percaya penanganan Citarum yang dipimpin Menko Kemaritiman akan semakin massif di 2019 mendatang.

“Dibentuk dalam kelembagaan yang soft.
Dengan cara ini Insya Alloh akan terlihat Citarum lebih baik,” pungkas Aher.

(LIN)

Sabil Sambut Baik Rencana Mario Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan tampil pada turnamen Piala Indonesia 2018. Pada ajang tersebut, pelatih Roberto Carlos Mario Gomez akan melakukan rotasi pemainnya.

Pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain di kompetisi Liga 1 2018 berpeluang tampil di turnamen tersebut. Termasuk bagi stopper Maung Bandung M. Al Amin Syukur Fisabillah.

” Saya sih dapat bermain secara pribadi sangat senang lah yah buat nambah pengalaman,” kata pemain yang menggunakan nomor punggung 94 ini.

Pada babak penyisihan zona 6, Persib berada satu grup dengan beberapa klub dari Liga 3 dan akan menghadapi PSKC Cimahi. Menurutnya, bermain dengan tim dari level bawah akan membuat motivasi mereka berlipat, sehingga dia harus bekerja keras.

“Justru tim bawah itu semangatnya berkali lipat, pasti menggebu-gebu, jadi tetap kita harus kerja keras,” jelas Sabil.

(Arif/Bam’s)

Akan Hadapi Jadwal Padat ini Kata Pelatih Persib

0
persela
Foto Web

 

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni jadwal padat pada Mei hingga awal Juni 2018, enam pertandingan akan dilalui oleh tim kebanggaan Bobotoh di laga kandang maupun tandang.

Selain pertandingan di Liga 1, tim Maung Bandung juga akan tampil di turnamen Piala Indonesia 2018. Sehingga jadwal pertandingan akan semakin padat.

Menurut pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez, jadwal pertandingan yang cukup padat menjadi tantangan besar bagi timnya. Karena, pemainnya dipastikan akan sedikit mengalami kelelahan.

Meski begitu, pelatih asal Argentina ini tidak bisa bisa berbuat banyak, apalagi jadwal tersebut sudah dipersiapkan oleh PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) selaku operator kompetisi.

Sehingga, pihaknya tidak ingin mempermasalahkan jadwal padat, dan akan fokus mempersiapkan timnya untuk menatap pertandingan tersebut.

“Ya saya tahu, enam pertandingan dan semua tim juga mengalami itu. Kita tidak bisa komplain, kita juga sudah bisa menurunkan Ezechiel, Febri, Supardi dan kami siap untuk enam pertandingan ini dan juga Piala Indonesia,” kata Gomez, Selasa (8/5/2018). (Arif)