spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8201

Prabowo Minta Pendukung Asyik Bergerak ke Rumah rumah

0
Ketum Gerindra Prabowo Subianto Saat Berorasi di Kampanye Akbar Asyik di Monumen Perjuangan Jabar Bandung, Sabtu (12/5/2018) (Foto Ibenk)
Ketum Gerindra Prabowo Subianto Saat Berorasi di Kampanye Akbar Asyik di Monumen Perjuangan Jabar Bandung, Sabtu (12/5/2018) (Foto Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Syaikhu (Asyik) menggelar kampanye akbar dan dzikir bersama di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Dalam acara tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hadir bersama Wakil Ketua Gerindra Fadli Dzon dan Kader PKS Ahmad Heryawan (Aher). Dalam orasinya, Prabowo meminta agar semua pendukung Asyik bergerak mengampanyekan dari rumah ke rumah.

“Saya meminta bantuan saudara untuk bersama-sama Mayor Jenderal Sudrajat dan Ustadz Syaikhu menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Ketok rumah ke rumah masyarakat,” kata Prabowo.

Prabowo menilai bahwa Jabar sebagai daerah yang sangat berpengaruh bagi Pilpres 2019. Hasil Pilkada Serentak 2018 di Jabar akan menentukan Presiden Indonesia mendatang. Apa yang terjadi di Jabar akan memengaruhi kehidupan bangsa dan negara.

“Apa yang terjadi di Jawa Barat akan berpengaruah untuk Indonesia,” kata dia.

Di hadapan pendukung Asyik, Prabowo bercerita tentang pengalamannya saat masih menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pada saat itu, katanya, sebagian besar tugasnya bertempat di Jawa Barat. Selama bertugas di Jawa Barat dia melihat karakteristik orang Jawa Barat sangat ekonomis dan tegas. Dia mengibaratkan orang Jawa Barat itu sebagai Macan.

“Dalam pengabdian saya sebagai tentara sebagian besar bertugas di Jawa Barat. Saya pernah bertugas di Batalion Kujang 2. Saya juga pernah menjadi staf Brigade 17 berasal dari Siliwangi. Anak buah saya sebagian besar asal Jawa Barat,” ujarnya.

Ciri khas orang Sunda, kata dia, sangat menarik, ramah jika sedang berkumpul, sedang di kantor. Tapi kalau sudah di medan perang orang Sunda paling Ganas seperti Macan.

“Maka dari itu Siliwangi lambangnya Macan,” ucap Prabowo.

(Ibenk/LIN)

Lawan Persib di Bandung, Friska Womsiwor Tak Gentar

0
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persipura Jayapura akan melakoni laga tandang Liga 1 2018 menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, malam (12/5/2018).

Menjelang laga tersebut, gelandang Persipura Friska Womsiwor mengaku tak gentar menghadapi Persib, walaupun tim berjuluk Maung Bandung akan mendapat dukungan langsung dari ribuan Bobotoh.

“Kami siap melawan di pertandingan malam nanti, ” kata Friska.

Persib memiliki pemain berkualitas dan sektor sayap yang memiliki kecepatan. Menurut pemain berusia 23 tahun ini, lawan siapapun dia akan selalu berusaha menampilkan perminan terbaiknya.

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

“Sama saja. Semua pemain sama baiknya, tinggal bagaimana di lapangan kita lihat saja,” tegas pemain yang menggunakan nomor punggung 23 ini.

(Arif/LIN)

Prediksi Susunan Pemain Persib dan Persipura

0
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan melakoni laga kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Persipura Jayapura di Stadion GBLA, Kota Bandung, malam (12/5/2018).

Pada pertandingan kali ini Persib bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya, terlebih Ezehciel N’douassel yang sebelumnya absen karena mengalami cedera, kondisinya sudah pulih dan siap tempur.

Selain itu, Supardi Nasir dan Febri Hariyadi yang sebelumnya absen bisa diturunkan pada pertandingan pekan kedelapan ini.

Sebelumnya, Supardi absen karena mendapatkan hukuman larangan bermain empat laga dari Komdis PSSI. Sedangkan, Febri dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia yang sebelumnya berlaga di PSSI Anniversary Cup 2018.

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

Berikut prediksi susunan pemain Persib vs Persipura:

Persib: Muhammad Natshir, Supardi Natsir, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Dedi Kusnandar, Oh In Kyun, Ghozali Siregar, Febri Hariyadi, Ezechiel N Douassel dan Jonathan Bauman.

Persipura:

Dede Sulaiman, Abdoulaye Maiga, Yohanis Tjoe, Yustinus Pae, Boas Atuturi, Ian Kabes, Prisca Womsiwor, Muhammad Tahir, Boaz Solossa, Marcel Sacramento, Hilton Moreira.

(Arif/LIN)

Dzikir Akbar Asyik, Ribuan Pendukung Penuhi Monumen Perjuangan 

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat-Syaikhu (Asyik) menggelar dzikir akbar di Monumen Perjuangan Bandung, Sabtu (12/5/2018). Ribuan pendukung Asyik memadati seluruh lokasi acara.

Bahkan, Sudrajat dan Syaikhu sudah hadir di atas panggung bersama beberapa tokoh partai pengusungnya. Rencananya, acara dzikir akbar ini akan digelar sampai pukul 16.00 WIB.

“Puji syukur kita berdoa kepada Alloh, adanya dzikir akbar tentu karena kita ingin di Pilkada Serentak 2018 nanti melahirkan pemimpin yang diridhoi Alloh,” kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Hasbulloh Rahmad.

Menurut dia, Pemprov Jabar Jabar yang dipegang Ahmad Heryawan (Aher) sudah berhasil membangun infrastruktur sepanjang 2360 kilometer untuk Jalan Provinsi. Bahkan, lanjutnya, Aher adalah pemimpin pemerintah provinsi terbaik se-Indonesia.

“Maka untuk meneruskan Jawa Barat yang maju, yang mampu meneruskan dan mengartikulasikan kepemimpinan Aher adalah Asyik,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, Asyik mempunyai banyak program, selain Asyikpreneur, Pasangan Calon yang didukung oleh PAN itu juga punya program internet masuk ke seluruh desa di Jawa Barat.

“Petani kita nanti ya tidak akan ketipu lagi sama tengkulak. Nanti petani kita tahu harga-harga sayur yang sebenarnya karena mereka sudah melek internet,” pungkasnya.

(Ibenk/LIN)

LSM BAIS Fasilitasi Operasi Dua Kelamin

0
(Foto Andian/FOKUSJabar)

GARUT, FOKUSJabar.id : Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Indonesia Satu (BAIS) membantu proses operasi 2 kelamin, R (21) warga Kampung Naska RT001/007, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Demikian di ungkapkan Ketua DPP LSM BAIS, Asep Imam Susanto. Menurut dia, pihaknya membantu memfasilitasi operasi 2 kelamin tersebut.

BACA JUGA:

MinyaKita di Pasar Manis Ciamis Menghilang?

” Kami membantu seorang warga tidak mampu dalam operasi 2 kelamin,” kata Asep Imam kepada FOKUSJabar, melalui sambungan telpon, Sabtu (12/3/2018).

Di tambahkan Asep, pihaknya telah menghubungi pihak RSHS Bandung. Dan berdasarkan hasil Laboratorium bahwa R tersebut akan segera di operasi.

” Segala sesuatunya telah di urus dan tinggal menunggu jadwal operasinya,” imbuh Asep.

Disebutkan Asep, R akan dioperasi menjadi lelaki tulen dan menghilangkan jenis kelamin perempuan dan organ tubuh bagian dalam yang tidak berfungsi.

” Secara fisik mengarah ke wanita karena hormon payudaranya terus membesar. Namun R tidak mempunyai rahim,” terangnya.

Kronologisnya, lanjut dia, pihaknya mendapatkan informasi ketika sosialisasi Paslon Ahad Akur di Kecamatan Cibatu. Dimana Ketua Rayon LSM BAIS Cibatu, Apong Ayuningsih menemukan laporan dari masyarakat dan di tindaklanjuti sampai ke RSHS.

” Ini murni kerja BAIS dalam berbakti dan membantu masyarakat yang tidak mampu,” sebutnya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada Calon anggota DPR RI, Asep Achlan yang telah membantu dan memfasilitasi kendaraan. Dan kepada donatur yang akan membantu bisa langsung menghubungi ke keluarga R.

” Kami meminta doa kepada seluruh masyarakat Garut guna kelancaran dan keberhasilan operasi R,” pungkas Asep Imam.

(Andian/Bam’s)

Dihibur Wayang Golek, Warga Membuncah di West Java Coffee

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Malam pertama acara ‘West Java Coffe and Art’ yang digelar Pemprov Jabar di halaman Gedung Sate Bandung dimeriahkan pertunjukan Wayang Golek, Jumat (11/5/2018).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, Wayang Golek adalah karya seni luar biasa yang menggabungkan berbagai macam seni, mulai dari tari hingga cerita sejarah.

“Di muka bumi ini, datangnya dari Indonesia, ada sebuah karya seni yang menggabungkan berbagai karya sastra. Menggabungkan seni gerak, tari, kemudian seni gamelan, dan seni yang lainnya dengan menceritakan suatu sejarah,” kata Aher saat membuka pertunjukan wayang golek malam ini.

Ribuan warga Jabar memenuhi tempat penonton yang disediakan. Selain warga, Duta Besar Belgia untuk Indonesia pun ikut menyaksikan gelaran wayang golek dengan dalam Asep Sandy Kamawijaya itu.

Aher bercerita bahwa yang paling indah dari wayang golek selain dari seni tari dan gamelannya. Salah satu karakter wayangnya yang unik, yakni Sastra Jingga (Cepot) menjadi khas tersendiri untuk mengajak penonton tertawa lepas.

“Si Cepot dan gengnya itulah yang paling indah dan biasa membuat para penonton tertawa bahagia. Itulah Wayang Golek, karya seni yang tanpa batas ideologis semuanya dapat kita nikmati,” pungkas Aher.

(Ibenk/LIN)

Selewengkan Dana BOS Kepsek di Tasik Kena OTT Polisi

0
foto : Seda Fokus

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id :  Sangat keterlaluan kepala sekolah yang juga anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Tasikmalaya menyunat dana BOS. Tapi Kepolisian Resor Tasikmalaya melakukan operasi tangkap tangan terhadap salah seorang anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Tasikmalaya berinisial P beberapa waktu lalu. P dicokok polisi lantaran diduga ikut terlibat menyelewengkan dana bantuan operasional sekolah triwulan II Tahun Anggaran 2018.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Anton Sudjarwo mengatakan, P terjaring OTT pada Rabu (9/5/2018) lalu di kawasan Singaparna. Penangkapan terhadap P dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

“Kami dapatkan barang bukti awal terkait diduga adanya pemotongan dana BOS. Pertama kali ditemukan P membawa uang Rp145 juta dalam tas,” kata Anton kepada wartawan di Markas Polres Tasikmalaya, Jumat (11/5/2018) siang.

Setelah menangkap P, polisi lantas melakukan penggeledahan di kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah Pendidikan Kecamatan Salawu. Di tempat yang juga menjadi kantor P tersebut, polisi menemukan barang bukti tambahan berupa tas kedua berisi uang tunai senilai sekitar Rp659 juta.

Dari dua tas yang diamankan, polisi berhasil membawa barang bukti uang senilai Rp800 juta lebih. Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus tersebut dan mendapati jejak uang BOS yang telah berpindah tangan senilai lebih dari Rp200 juta. Jika ditotal, dana yang diduga diselewengkan dalam kasus ini mencapar Rp1,062 miliar.

“Ini satu UPTD di satu kecamatan. Anda bisa bayangkan kalau ini terjadi di seluruh UPTD. Tapi kami praduga tidak bersalah, kami fokus kepada UPTD Salawu dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan nanti hasil pengembangannya akan ada temuan,” kata Anton. (seda/dar)

Ka