CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pedagang di Pasar Manis Ciamis mengaku belum mendapatkan pasokan minyak goreng bersubsidi (MinyaKita) dari Bulog selaku distributor resmi.
Padahal menurut pengakuan para pedagang, mereka merupakan pedagang yang tercatat sebagai Rumah Pangan Kita (RPK) mitra Bulog melalui mekanisme aturan yang berlaku.
BACA JUGA:
Sikapi Kebijakan Akun Medsos Anak, PGRI Ciamis Soroti Dampak Negatif Konten dari Kalangan Dewasa
Pedagang di Pasar Manis Ciamis, Heni mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan pasokan MinyaKita. Padahal sudah beberapakali mengajukan ke pihak Bulog.
“Saya ini salah satu pedagang yang telah melengkapi persyaratan sebagai mitra Bulog untuk bisa mendapat pasokan MinyaKita,” ungkapnya.
Heni mengaku, setelah melengkapi persyaratan menjadi mitra Bulog baru satu kali mendapatkannya.Yakni, sebelum hari raya Idulfitri 1447 H.
“Sejak itu sampai sekarang saya tidak pernah mendapat pasokan lagi. Namun di kios yang lain terlihat mereka mendapat pasokan,” ucapnya.
Heni berharap, Bulog jangan tebang pilih dalam penyaluran MinyaKita.
“Kalau memang ada pasokan, ya harus sama dong,” tegas Heni.
Pedagang lainnya, Yani dan Iing mengaku hal yang sama. Pasokan MinyaKita untuk para pedagang yang menjadi mitra Bulog saat ini memang tidak ada.
Berdasarkan informasi, pihak produsen masih fokus menyalurkan bantuan kepada warga yang berdaya beli rendah.
“Biasanya kios kami mendapatkan pengiriman 50 karton. Namun saat ini belum ada kiriman,” jelas Yani.
BACA JUGA:
Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Kementan RI 2026
Iing menambahkan, biasanya distributor melakukan pengiriman ke kiosnya setiap hari Senin. Namun sekarang belum ada pemberitahuan yang jelas.
“Biasanya kalau mau ada kiriman, pihak distributor meminta transfer uang untuk pembelian. Dan setelah itu baru barang datang,” ungkapnya.
Kepala UPTD Pasar Manis Ciamis, Dana Sudiana menjelaskan, MinyaKita bukan terjadi kelangkaan. Namun pihak produsen masih memasok kebutuhan untuk program pemerintah. Yakni warga berdaya beli rendah.
“Menurut Bulog, produsen MinyaKita masih menyalurkan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdaya beli rendah,” singkat Dana.
(Husen Maharaja)



