spot_imgspot_img
Kamis 13 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8197

Bandara Kertajati Majalengka Menginspirasi Kulonprogo

0
ilustrasi (web)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id : Proyek Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, menuai pujian dari Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bandara Kertajati dinilai bisa menjadi percontohan, baik dari segi pelaksana pembangunan, pembiayaan sampai cara mengatasi dampak sosial yang terjadi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kulonprogo Rudiyatno disela-sela studi banding ke Pemerintah Kabupaten Majalengka ihwal pembangunan Bandara Kertajati, Kamis 1 Maret 2018. Rombongan tersebut diterima Asisten Pemerintahan Kabupaten Majalengka Aeron Randi serta jajaran dan Direktur Umum dan Keuangan PT BIJB Muhamad Singgih.

“BIJB ini luar biasa. Ini PT baru tapi bisa melaksanakan pembangunan bandara secara terstruktur lancar dan efisiensi biaya. Ini inspirasi kami Pemerintah Kulonprogo untuk bisa mengambil beberapa manfaat yang diperoleh dari PT BIJB ini,” kata Rudiyatno.

Kulonprogo sendiri saat ini tengah membangun bandara baru yakni, New Yogyakarta International Airport (NYIP) yang dilakukan PT Angkasa Pura (AP) I. Gejolak sosial dialami Pemkab Kulonprogo ketika tengah dalam pembebasan lahan. Permasalahan serupa juga sempat dialami Bandara Kertajati dengan warga sekitar proyek dua tahun lalu saat proses pembebasan lahan.

Namun ekses tersebut bisa diminimalisir dengan beberapa pendekatan persuasif sehingga pembangunan Bandara Kertajati saat ini sudah mencapai 88 persen dan diproyeksikan beroperasi pertengahan 2018.

“Saya kira (Bandara di Kulonprogo) pendekatan persuasifnya masih harus ditingkatkan. Kemudian harus kita selalu berikan informasi bahwa kehadiran bandara itu bisa selalu memberikan manfaat,” sebut Rudiyatno.

“Jadi kalau pemikiran yang kemarin harus kita rubah mindsetnya. Kita sampaikan ini dampaknya multiplier effect dengan keberadaan bandara itu sebenarnya,” tambahnya.

Dari pola pembiayaan dia juga cukup terkejut sebab nilai investasi pembangunan bandara bertaraf internasional hanya menelan Rp 2,6 triliun. Sedangkan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIP) saja untuk kebutuhan ganti rugi menelan biaya sekitar Rp4,13 triliun. “Ini luar biasa. Karena baru mengeluarkan dana Rp 2,6 triliun. Padahal pembangunan fisik bandara sudah hampir jadi,” ungkapnya.

Muhamad Singgih mengakui, permasalahan yang dialami saat memulai pembangunan Bandara Kertajati sendiri tidak jauh berbeda dengan Bandara di Kulonprogo. Terkait masalah kemasyakaratan sebenarnya itu bisa diatasi dengan treatment khusus, salah satu komitmen yang dilakukan PT BIJB yakni menyerap ketenagakerjaan warga sekitar bandara.

Diketahui, hampir separuh kebutuhan tenaga Aviation Security (Avsec) yang diserap Bandara Kertajati memberdayakan warga sekitar. Perekrutan tersebut dilakukan bertahap sampai pengoperasian bandara nanti.

“Yang pasti hubungan dekat PT BIJB dengan stakeholder dan cara berkomunikasi dengan masyarakat. Koordinasi bagaimana tenaga kerja lokal. PT BIJB memberikan suatu batasan penyerapan tenaga lokal, lalu kerjasama lintas instansi di mana PDAM Majalengka menjadi sumber air agar ada kesamaan dengan pemerintah setempat,” ujarnya.

“Permasalahannya sebenarnya sama akhirnya kita bisa mencetak dialog baik,” lanjut Singgih.

Proses pembanguan fisik Bandara Kertajati yang dimulai Desember 2015 saat ini sudah menyentuh angka 89 persen per 25 Februari. Dari tiga paket pengerjaan untuk sisi darat dimana PT BIJB menjadi pelaksana pembangunan, hanya tinggal area terminal yang masih belum selesai 100 persen. Sedangkan untuk penunjang operasional bandara berupa incenerator, meteorologi, grand water tank, jalan kawasan, sub station dan perangkat keamanan kebakaran bandara sudah mencapai 93,7 persen.

Sedangkan untuk sisi udara, dimana Kementrian Perhubungan menjadi penanggung jawab pembangunan sudah 100 persen. Pengerjaan meliputi runway dengan panjang 2.500 meter, taxi way, apron dan Air Trafic Control (ATC).

(DH)

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, bank bjb bekerja sama dengan Bank Sampoerna

0
Ilustrasi

JAKARTA, Fokusjabar.com : bank bjb bersama PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) bersinergi dalam pemberian dan pengelolaan pinjaman pada UMKM. Dalam hal ini bank bjb berkomitmen untuk mendukung pembiayaan ke UMKM yang dilakukan oleh Bank Sampoerna.

Perjanjian kerja sama ini dilakukan antara Agus Gunawan sebagai Direktur Mikro bank bjb dengan Ong Tek Tjan sebagai Direktur UKM, Pendanaan, Financial Institutions & Jaringan Kantor Bank Sampoerna. Serah terima akta perjanjian kerja sama ini disaksikan antara lain, Direktur Utama Bank Sampoerna, Ali Rukmijah, Arief Setyahadi (Pimpinan Divisi Kredit UMKM bank bjb), dan Henky Suryaputra (Chief Financial Officer Bank Sampoerna). Acara ini dilaksanakan di lantai 3 Sampoerna Strategic Square – North Tower, Jakarta.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kedua Bank dalam upaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, khususnya pengusaha UMKM. Kerjsama ini diharapkan kian memperkokoh peran dan fungsi masing-masing Bank dalam upaya menyejahterakan masyarakat Indonesia”, ungkap Agus Gunawan.

Sementara itu Ali Rukmijah mengatakan “Kerja sama ini merupakan awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara Bank Sampoerna dengan bank bjb. Kami berterima kasih pada bank bjb yang secara nyata membantu pelaksanaan misi Bank Sampoerna mendukung masyarakat di sektor UMKM.”

Ong Tek Tjan juga menjelaskan bahwa kerja sama antara bank bjb dan Bank Sampoerna mencakup penyediaan pendanaan dan pengelolaan pinjaman yang disalurkan. Sehingga Bank Sampoerna dapat menyalurkan lebih banyak pinjaman kepada sektor UMKM.

Pada tahun 2017 kredit yang disalurkan oleh divisi UMKM bank bjb tumbuh sebesar 21%. Sedangkan secara bank-wide, komposisi kredit UMKM dibandingkan dengan total kredit bank bjb adalah 17,1% atau di atas ketentuan Bank Indonesia di mana tahun 2017 komposisi kredit UMKM perbankan minimal adalah 15%.

Pada kurun waktu yang sama, kredit ke sektor UMKM yang disalurkan Bank Sampoerna tumbuh sebesar 23%. Kredit ke sektor UMKM ini membentuk 77,9% dari keseluruhan pinjaman yang disalurkan per akhir 2017.

Agus Gunawan menambahkan bahwa wujud komitmen bank bjb dalam mewujudkan visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia salah satu caranya adalah menjalin kemitraan dengan Bank Sampoerna. Selain itu adanya kesamaan fokus bisnis seperti pembiayaan bagi usaha mikro kecil dan menengah serta keinginan untuk memberdayakan masyarakat.

(HW)

Hindari Berteduh ‎di Bawah Pohon saat Hujan Deras, Ini Pesan Diskar PB Kota Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung ‎mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras.

Hal tersebut seiring dengan banyaknya kejadian pohon tumbang yang terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Bandung.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung, Sihar Sitinjak menuturkan, ‎Jumat (2/3/2018) sekitar pukul 14.00-15.30 WIB, terdapat tiga kejadian pohon tumbang yang ditangani tim rescue Diskar PB Kota Bandung.

Yakni di depan Factory outlet Heritage, Jalan LLRE Martadinata (Riau), di dekar pasar Sadar Serang, Jalan Sadang Serang dan di area SDN 008 Moch Toha, Jalan Moch Toha.

” Untuk menanggulangi pohon tumbang di tiga lokasi tersebut, kita menurunkan dua unit rescue ditambah unsur bantuan dari DPKP3,” ujar Sihar melalui sambungan telpon, Jumat (2/3/2018)‎.

‎Dari tiga kejadian tersebut, kejadian pohon tumbang di depan factory outlet Heritage menjadi yang terbesar. ‎Pohon tumbang tersebut menimpa dua unit mobil hingga mengalami kerusakan di bagian depan.

” Untuk menangani kejadian pohon tumbang di Jalan Riau tersebut, kita menurunkan satu regu rescue yang berjumlah lima orang. Kita pun harus menggunakan chainshaw‎ karena ukuran batang pohon yang besar. Kalau untuk korban, tidak ada korban hanya penumpang mobil mengalami shock,” terangnya.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan DPKP3 untuk mengantisipasi pohon yang rawan tumbang. Personel kita yang sudah terlatih pun siap meluncur ke lapangan jika terjadi kejadian bencana pohon tumbang.

(ageng/bam’s)

Gomez Belum Agendakan Uji Coba Tambahan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung baru saja melakoni pertandingan uji coba menghadapi Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Kamis (1/3/2018) kemarin. Maung Bandung pun berhasil meraih kemenangan telak 6-0.

Seusai pertandingan, Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku belum mempersiapkan agenda uji coba lagi. Namun, kemungkinan besar akan kembali beruji coba, karena kick off Liga 1 2018 dikabarkan kembali mundur.

Gomez menambahkan, jika ada pertandingan uji coba lagi, pihaknya ingin anak asuhnya mendapatkan lawan yang berasal dari kasta tertinggi. Karena, sebelumnya Maaung Bandung hanya bermain dengan klub Liga 2 dan 3.

“Tergantung, jika super league mulai tanggal 10 Maret tidak ada lagi uji coba. Kalau liga tidak dimulai tanggal 10, mungkin kita akan cari uji coba lainnya dari Liga 1,” kata pelatih asal Argentina ini.

Persib sendiri sepulang dari Serang, meliburkan aktivitas latihannya selama satu hari. Rencanannya, tim kebanggaan Bobotoh ini akan berlatih kembali Sabtu (3/3/2018) besok.

(Arif/Bam’s)

Guru Ngaji Asal Ciamis Ini Mengaku Dianiaya Makhluk Halus

0
Guru Ngaji di Ciamis Mengaku Dianiaya Mahluk Gaib. (FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Rian Riana, guru ngaji warga Dusun Marongmong, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis mengaku, yang menganiaya dirinya adalah makhluk halus.

” Malam itu, saat pulang dari Masjid ada yang menganiaya. Rasanya seperti disetrum dan dipukuli,” ungkap Rian kepada sejumlah wartawan, di Kantor Desa Darmacaang, Jumat (2/3/2018).

Menurut dia, hasil visum yang dilakukan di RSUD Ciamis tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan seperti lazimnya orang yang habis dipukuli.

” Hasil pemeriksaan medis di sekujur tubuh saya tidak ada bekas luka akibat penganiayaan. Maka kejadian itu saya simpulkan karena ulah makhkuk halus,” beber Rian.

Atas dasar itu, dirinya berencana mencabut laporan penganiayaan tersebut.

” Ya, saya akan mencabut laporan penganiayaan tersebut,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto mengatkan, untuk memastikan kebenaran dari peristiwa dugaan penganiayaan yang menimpa guru ngaji tersebut, pihaknya akan melakukan gelar perkara.

” Kami akan kumpulkan bukti-bukti. Dengan begitu, permasalahan tersebut dapat diketahui penyebabnya,” singkat Hendra.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Kabappelitbangda Kota Tasikmalaya: Menuju Smart City Perlu Dukungan Semua Pihak

0
Tarlan (fokusjabar - Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Program Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menuju pelayanan berbasis aplikasi digital smart city untuk implementasinya perlu dukungan semua pihak.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tasikmalaya, Tarlan mengatakan, smart city menjadi dasar Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan sistem teknologi digital Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

” Kita siap mewujudkan pelayanan berbasis smart city. Dengan begitu, penyelenggaraan pemerintahan dan layanan kepada masyarakat bisa lebih cepat serta lebih murah,” tekad Tarlan, Jumat (2/3/2018).

Selain lebih murah dan cepat, pelayanan berbasis teknologi digital juga mewujudkan sistem penyelenggaraan yang transparan dan akuntabel.

” Insya Allah, dengan kesiapan SDM dan anggaran yang ada target menuju smart city akan terwujud dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Menurut Tarlan, smart city sebuah keniscayaan dan tuntutan perkembangan dunia teknologi yang merupakan kebutuhan.

” Untuk mewujudkannya, tentu saja butuh dukungan dari semua pihak,” ungkap dia.

Program smart city yang digagas Pemkot Tasikmalaya sebuah terobosan yang baik dalam rangka pengembangan daerah dan keterbukaan informasi publik.

” Daerah maju dan berkembang jika pelayanan publik didukung aplikasi teknologi digital sesuai dengan tuntutan jaman now,” pungkasnya.

(Seda/Bam’s)

Pengangkatan Plt Tiga Direktur PDAM Kisruh, DPRD Garut Layangkan Nota Pimpinan ke Pj Bupati

0
(dok FOKUSJabar.co.id)

GARUT, FOKUSJabar.id : Ketua DPRD Garut, Ade Ginanjar mengaku sudah melayangkan nota pimpinan ke Pj Bupati, Koesmayadi Tatang Padmadinata terkait kisruh pengangkatan tiga Plt Direktur di tubuh PDAM Tirta Intan.

Ade menilai, pengangkatan tiga Plt Direktur melanggar Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Menteri (Permen).

” Pengangkatan tersebut cacat hukum karena melanggar Perda No6 tahun 2010 dan Permen,” kata Ade, Jumat (2/3/2018).

Menurut dia, isi nota pimpinan tersebut salah satunya, Pj Bupati Garut harus segera mencabut kembali Surat Perintah (SP) pengangkatan Plt tiga Direktur PDAM Tirta Intan.

” Pj Bupati Garut harus segera mencabut SP pengangkatan tiga Plt Direktur PDAM,” tegasnya.

Tahun 2016 lalu lanjut Ade, DPRD Garut sudah membuat catatan strategis. Diantaranya, Pemkab Garut harus segera merubah status tipe PDAM Tirta Intan dari tipe D menjadi Tipe C. Namun dalam prosesnya, Pemda terlebih dulu harus mengajukan revisi Perda No6 tahun 2010 tentang struktural PDAM pada DRPD yang disesuaikan dengan PP 54 tahun 2017.

” Dalam nota pimpinan tersebut sudah ada poin untuk mengajukan revisi Perda. Hanya saja, apakah ada kemauan dari pihak Pemkab untuk mengusulkan Perda tersebut untuk direvisi atau tidak,” sebutnya.

Calon Bupati petahana dalam pengangkatan Plt tiga Direktur dilakukan dengan mengeluarkan Perbup yang seharusnya disesuaikan dengan Perda yang ada.

” Kami dengan tegas menyarankan pada Pj Bupati untuk segera mencabut SP ketiga Direktur tersebut dan dikembalikan kesemula,” pungkas Ade.

(Andian/Bam’s)