spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8196

Soal Bom Surabaya, FKUB Jabar Pinta Aparat Ungkap Dalangnya

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat meminta aparat yang berwenang segera mengungkap dalang dibalik bom bunuh diri di tiga Gereja Surabaya. Tindakan tersebut merupakan tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan.

“Kami meminta aparat segera dapat mengungkap siapa dalang dibalik kejadian ini dan segera dihukum dengan hukuman yang seberat-beratnya atau dihukum mati,” kata pengurus FKUB Jabar, Raffani Achyar melalui aplikasi pesan singkat, Minggu (12/5) malam.

Menurut dia, kejadian tersebut telah mengusik rasa kerukunan dan harmoni kehidupan antar umat beragama. Masyarakat diimbau jangan mudah terprovokasi dan tetap waspada.

“Kepada masyarakat diminta waspada dan segera melapor kepada aparat bila melihat hal-hal yang mencurigakan,”ucapnya.

Raffani pun mengatakan turut berbela sungkawa atas terjadinya peristiwa yang banyak memakan korban. Kejadian itu, lanjut ia jangan sampai terjadi di kota-kota lainnya dan peran aparat dapat dimaksimalkan untuk meminimalisir terulangnya kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalam kepads keluarga korban, semoga mendapat kesabaran dan ketabahan,”pungkasnya.

(Budi/Bam’s)

Legislator NasDem: Terorisme Musuh Bangsa Indonesia

0
ilustrasi (web)

GARUT, FOKUSJabar.id : Bangsa Indonesia kembali berduka dengan adanya teror bom bunuh diri di Jawa Timur yang menewaskan puluhan orang.

Legislator Partai Nasional Demokrat (NasDem) Garut, Yusep Mulyana menyebut, terorisme adalah musuh bangsa Indonesia saat ini.

” Terorisme adalah musuh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Yusep kepada FOKUSJabar.id, Senin (14/5/2018).

Ditambahkan Yusep, teror bom bunuh diri adalah tindakan bodoh yang dilakukan seseorang. Mengingat selain dilarang oleh semua agama juga banyak menelan korban tewas yang tak berdosa.

” Kini masyarakat dibuat resah dengan kondisi sekarang dan kami mengutuk keras tindakan terorisme,” imbuh politisi besutan Surya Palloh.

Diterangkannya, pihaknya mendorong aparat penegak hukum guna menindak tegas terorisme sekaligus menghukum seberat-beratnya.

” Terorisme harus diberantas. Diperlukan peran aktif semua kalangan. Masyarakat pun harus ikut terlibat dengan memberikan informasi akurat,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Warga Indragiri Belum Percaya Siska Ditangkap Densus 88

0
foto : Husen Fokus

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah dan sejumlah masyarakat Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis tidak percaya atas penangkapan Siska (21) warga Dusun Legok 1 Desa Indragiri oleh polisi.

Siska diamankan karena diduga akan menyerang Brimob di masjid Mako Brimob.

“Kabar penangkapan Siska oleh Polisi memang sudah sampai ke kami,” kata Sekdes Indragiri Asep Muslih kepada FOKUSJabar.co.i,  Minggu (13/5/2018).

Asep mengaku masih tidak percaya atas penangkapan itu, terlebih selama tinggal di desa itu, Siska tidak menunjukkan gelagat aneh.

“Saat ada aparat memperlihatkan kartu tanda penduduk atas nama Siska kami membenarkan bahwa anak itu warga Desa Indragiri. Bahkan bapaknya merupakan perangkat desa juga,” kata dia.

Kendati begitu, Asep mengakui bahwa Siska jarang pulang kampung, aparat desa pun tidak mengetahui kesehariannya.

“Sejak lulus SMP, Siska sudah jarang pulang ke rumah, karena ngekos di dekat sekolah. Jarak rumah ke sekolahnya cukup jauh. Dan setelah kuliah di UPI Bandung, Siska jarang pulang,” jelas dia.

Asep menambahkan, prilaku Siska sejak kecil memang agak pendiam, tetapi memang cerda, sehingga mendapat beasiswa.

“Anaknya memang cerdas namun sedikit pendiam dan kurang berinteraksi dengan warga,” ungkap dia

(Husen Maharaja/LIN)

Dokter Persib Pantau Kondisi Pemain Setelah Lawan Persipura

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kondisi pemain Persib Bandung dalam kondisi bugar seusai pertandingan menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Meski begitu, dokter tim Persib, Rafi Ghani akan memantau kondisi Dedi Kusnandar yang mengalami benturan dengan pemain Persipura.

“Kondisi pemain terakhir bagus. Tapi tadi ada yang sedikit kena benturan di kaki kanannya, Dedi kusnandar,” kata Rafi seusai laga. Jadi dari pada dipaksakan lebih baik digantikan dengan Hariono, diobservasi dulu sehari ini, mudah-mudahan tidak apa-apa,” ucap Rafi.

Selain Dedi, Rafi masih memantau kondisi penjaga gawang Persib, Muhammad Natshir yang berbenturan di bagian pipinya.

“Deden tadi ada benturan di daerah pipi, saya lihat memang ada benjolan di dalamnya saya observasi, mudah-mudahan dalam 24 jam ini tidak ada apa-apa,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Menang Atas Persipura, Kapten Persib: Masya Allah

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kembali mengamankan poin penuh pada pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 setelah menaklukkan Perispura Jayapura 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018) malam.

Kapten tim Persib, Supardi Nasir mengaku bersyukur karena hasil tersebut membuat motivasi dan kepercayaan diri pemain semakin bertambah untuk mengarungi Liga 1 2018.

“Satu kata, Masya Allah, Semua pemain masuk ke ruang ganti tersenyum semua,” kata Supardi.

Pemain yang menggunakan nomor punggung 22 ini menambahkan, kemenangan tersebut hasil kerja keras seluruh pemain. Sehingga tren positif di kandang bisa dipertahankan.

” Di samping kita menang, semua pemain mau kerja. Insya Allah, dapat hasil maksimal, itu yang penting,” ucapnya.

(Arif/Bam’s)

Gubernur Jabar Kutuk Teror Bom Surabaya

0
Gubernur Aher saat acara Harmoni Budaya Jawa Sunda, Jumat (11/5/18). Pada acara tersebut hadir pula Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo). (HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

Menurut dia, agama apapun tak pernah ajarkan terorisme dan radikalisme. Karenanya, atas nama pemerintah dan masyarakat Jawa Barat menyesalkan, menyayangkan, sekaligus tak pernah setuju dengan tindakan terorisme.

” Kami mengutuk keras terorisme oleh siapapun, atas alasan apapun, kapanpun kejadiannya serta apapun targetnya,” katanya di Gedung Sate.

Saat ditanya langkah atas peristiwa tersebut, Aher menyebut, pihaknya akan meningkatkan konsolidasi dengan unsur pimpinan lainnya sebagai tindak antisipatif pascaserangan bom Surabaya.

Menurut dia, tindak koordinasi tercakup dalam peningkatan keamanan dan deteksi dini potensi radikalisme di wilayahnya.

” Ini jadi pelajaran di Jabar. Kami akan tingkatkan konsolidasi dengan Kapolda, Pangdam hingga MUI. Kami kawal agar tak ada kejadian radikalisme dan terorisme serupa di Jawa Barat,” ucap Aher.

Aher menambahkan, tindak seperti bom bunuh diri di Surabaya menyalahi agama, norma sosial, hingga undang-undang. Seluruhnya tindaknya salah dan menjadi tidak relevan jika dikaitkan dengan agama tertentu.

“Jangan dihubungkan dengan agama apapun. Boleh jadi pelaku mengaku ada kaitan dengan agama tapi sesungguhnya tak ada hubungan dengan agama apapun yang dianut. Hanya pemahaman sempit agama si pelaku saja,” sambungnya.

(Bam’s)

Direktur PT PBB Komentari Sanksi dari PT LIB

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono menanggapi sanksi denda Rp120 juta yang dijatuhkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada tim Maung Bandung karena terjadi pelanggaran.

Pelanggaran terjadi pada pertandingan perdana Liga 1, saat Persib menjamu PS TIRA, 26 Maret 2018 dan laga tandang kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, 1 April 2018.

Dari dua laga tersebut, sebanyak enam kali pelanggaran regulasi dilakukan Persib.

” Ya itu saya gak tahu masih saya cek dulu, ada ambulans apa enggak. Masih saya cek dulu (aturannya),” kata Teddy.

Selain itu, pihaknya juga akan terus mengingatkan staf pelatih untuk bisa tepat waktu saat memasuki lapangan. Dengan brgitu, tidak kembali terulang pelanggaran serupa.

“Memang kalau jadwalnya 15 (menit), seharusnya 15 menit keluar. Tadi saya sudah ingetin ke tim pelatih, sering banget kita dipanggil-panggil, makanya saya sudah ingetin,” ucapnya.

(Arif/Bam’s)