spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8198

Ponpes Darussalam Gelar Festival Liwet

0
Ponpes
(FOKUSJabar/Riza Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Jelang Ramadhan 1439 H, Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Ciamis gelar Festival Liwet Nusantara. Kegiatan tersebut diikuti 32 kelompok santri di Gedung Nahdatul Ummah Darussalam Cijeunjing Ciamis, Sabtu (13/5/2018).

Ketua Panitia Festival Liwet Nusantara, Yogi Pratama mengatakan, ini merupakan tradisi Ponpes Darusalam ketika menjelang bulan Suci Ramadhan.

” Ini merupakan tradisi yang terus kita jaga, dengan kemasan kreativitas liwet para santri,” kata Yogi.

BACA JUGA: New Normal, PKB Garut Desak Pemerintah Serius Siapkan Skema Pendidikan di Ponpes

Yogi menerangkan, Nasi Liwet adalah salah satu identitas santri. Kemajuan zaman saat ini, banyak yang bisa di implementasikan dalam kemasan kreasi liwet sehingga menarik.

” Alhamdulillah, santri Darussalam mah mengikuti kemajuan zaman dengan tidak menghilangkan nilai filosofis dari proses pembuatan liwet itu sendiri yang mana menanamkan kerja sama, kesederhanaan dan rasa syukur kepada sang Maha kuasa,” ungkapnya.

Yogi menambahkan, Festival ini juga mencerminkan kesiapan para santri Darussalam dari segi ruhani santri dalam menghadapi bulan suci.

(Riza Irfansyah/Bam’s)

Ada Peran Bobotoh Dibalik Kemenangan Persib

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berhasil mempertahankan tren positif di kandang setelah menumbungkan Persipura Jayapura 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018) malam.

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, kemenangan yang diraih pasukannya merupakan hasil kerja keras seluruh pemainnya. Selain itu, peran Bobotoh juga sangat berpengaruh terhadap penampilan anak asuhnya.

Pertandingan pekan kedelapan ini dihadiri sekitar 32 ribu Bobotoh. Kehadiran mereka meningkatkan motivasi bermain pemain tim Maung Bandung semakin berlipat untuk mengamankan kemenangan.

“Dukungan Bobotoh stadion penuh mereka mendukung mereka senang,” kata pelatih asal Argentina ini seusai laga.

Gomez mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terbuai dengan kemenangan, karena masih banyak pertandingan yang harus dilalui tim Maung Bandung dan yang terdekat adalah menghadapi Persebaya Surabaya, 19 Mei mendatang.

“Tetapi selanjutnya kami akan menghadapi pertandingan penting lawan Persebaya,” tegas pelatih berusia 61 tahun ini.

(Arif/Bam’s)

Aher Minta Petugas Haji Jabar Perhatikan Juga Jamaah Mandiri

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memberikan pembekalan kepada para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Jawa Barat tahun 2018, di Asrama Haji Pondok Gede Bekasi, Minggu (13/05/2018).

Para Petugas tersebut berjumlah 1.043 orang, terdiri dari 575 orang petugas haji kloter, yakni TPHI (Tim Pembimbing Haji Indonesia), TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), dan PKHI (Petugas Kesehatan Haji Indonesia), dan sisanya adalah TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah), yang siap melayani para jemaah haji.

Aher menyebut bahwa keterlibatan

petugas haji merupakan andil besar terhadap suksesnya penyelenggaraan Ibadah haji yang ‘Mabrur’.

“Kita sampai hari ini menerima berbagai pujian dari berbagai negara lain, sistem penyelenggaraan haji terbaik adalah dari Indonesia,” ungkap Aher.

Maka, kata Aher, para petugas harus sterus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji.

“Kalau Indonesia terbaik, di antara Provinsi di Indonesia, Jawa Barat lah yang harus jadi yang terbaik,” harapnya.

Lebih lanjut Aher mengimbau agar para petugas turut memperhatikan jemaah haji mandiri di lapangan. Mereka adalah Jemaah yang mampu melaksanakan ibadah haji tanpa bergantung pada pihak/instansi tertentu.

Jamaah mandiri, kata Aher, seringkali terabaikan. Kadang mereka tidak kebagian kamar menginap, atau fasilitas lainnya. Maka, sebagai sesama umat, saudara se-agama, Gubernur meminta para petugas untuk tak pilih-pilih melayani sesama tamu Alloh SWT.

“Sesama tamu Alloh, tolong juga diperhatikan saudara kita,” ucap Aher.

(LIN)

Ketua DPRD Jabar Kecam Pelaku Bom Surabaya

0
Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyebut bahwa bom di Surabaya sangat meresahkan. Masyatakat ketakutan, begitupun masyarakat Jabar.

“Kita semua berkewajiban menjaga kebersamaan di antara kita. Kewaspadaan harus ditingkatkan,” kata Ineu di Bandung, Minggu (13/5/2018).

Ini menjadi keprihatinan bersama karena kejadian bom di Surabaya.

Pihaknya pun mengecam para pelaku bom tersebut. Dan turut berduka atas insiden tadi pagi.

BACA JUGA:

Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

Untuk diketahui, ledakan dahsyat terjadi di tiga gereja di wilayah Surabya, Jawa timur, Minggu (13/5/2018) pagi.

Adapun sejumlah gereja, yakni Gereja Santa Clara Jalan Ngagel Surabaya, GKI Diponegoro Surabaya dan GPPS Jalan Arjuna Surabaya.

Pada insiden itu dikabarkam sejumlah orang meninggal dan terluka.

(LIN)

Kominfo akan Tindak Penyebar Foto dan Video Bom Surabaya

0
ilustrasi (web)

FOKUSJabar.id: Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah menyelidiki penyebaran konten foto maupun video korban pengeboman gereja-gereja di Surabaya dan akan memburu pelaku penyebarannya.

“Kami tidak hanya take-down tapi juga cari pelakunya. Kan sudah jelas di KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) bahwa nggak boleh menyiarkan potongan tubuh manusia,” kata Dirjen APTIKA Semuel Abrijani, seperti dilansir CNN, Minggu (13/5/2018).

Di Indonesia belum ada hukum yang jelas untuk para penyebar konten jenazah baik itu karena kecelakaan, insiden bom, atau korban perang, meski kode jurnalistik menyatakan hal itu tak boleh dilakukan.

“Imbauan saya ya, ini kan kejadian tragis. Apakah etis membagikan gambar-gambar seperti itu di sosial media? Teroris itu senang kalau masyarakat merasa takut, jadi tidak perlulah menyebarkan foto-foto seperti itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Plt Humas Kominfo Noor Iza mengatakan bahwa Kominfo saat ini tengah memproses 42 video YouTube yang memuat gambar jenazah korban. Video-video itu menurut dia ditemukan sendiri oleh Kominfo dan laporan masyarakat.

“Kami proses. Yang menemukan dari Kominfo dan laporan dari yang lain,” kata Noor Iza.

(Agung/LIN)

Hasan: Bom Surabaya Tindakan Sangat Dzolim

0
bom

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mantan Pimpinan Komisi I DPR RI TB Hasanuddin (Hasan) menyampaika duka dan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa yang diduga bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Dia menilai bahwa tindakan biadab kelompok radikalisme itu sudah melampaui nalar kemanusiaan, dan seharusnya itu tidak terjadi di belahan dunia, termasuk di Indonesia.

“Menyerang, menghabisi nyawa manusia tak berdosa adalah tindakan sangat dzolim yang harus kita hentikan,” tegas Purnawirawan Jenderal TNI AD itu.

Aksi teroris itu, kata Hasan, adalah tindakan biadab yang ditujukan untuk menakuti masyarakat dan merongrong wibawa dan keutuhan NKRI.

BACA JUGA: Diduga Perakit Bom Medan, Kakak Beradik Ini Diamankan Polisi

Apalagi insiden itu terjadi tak lama setelah peristiwa di Mako Brimob. Karena itu hendaknya negara segera bertindak tegas dan memberangus kelompok-kelompok teror sampai ke akar-akarnya.

“Radikalisme yang melahirkan teror itu tidak boleh hidup di Bumi Indonesia,” tegas dia.

Negara harus menggunakan seluruh kekuatan dalam rangka menumpas aksi aksi teror itu.

Jenderal yang saat ini maju sebagai Cagub Jabar itu pun menyerukan agar masyarakat bersatu melawan ancaman teror yabg terus diproduksi kelompok-kelompok ekstrimis.

Sejatinya persoalan teror ini bukan hanya tugas pemerintah. Tapi seluruh komponen masyarakat pun harus melawan untuk kenyamanan dan ketertiban bersama.

Pemimpin, tokoh masyarakat di daerah, gubernur, bupati, camat, RT dan RW petlu membuat aksi nyata pencegahan.

Khususnya RT dan RW agar bekerjasama dengan aparat hukum mengidentifikasi kegiatan kegiatan kelompok radikal.

“Kita tidak boleh gentar. Ini bukan hanya tugas polisi. Kita harus bahu membahu melawan teror,” tegas dia.

(LIN)

Pengamat: Bom Surabaya Teroganisir

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Tidak lama berselang kejadian teror bom yang terjadi di tiga lokasi di Surabaya, Minggu (13/5/2018), Jagat Maya digegerkan dengan video dan foto tubuh korban yang terkena bom di tempat kejadian.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) angkat bicara menyikapi peristiwa pengeboman di tiga Gereja yang terjadi di Surabaya. KPI mengimbau kepada lembaga penyiaran, khususnya televisi, agar tetap menaati Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI 2012.

Pasal 23 SPS KPI menyebutkan larangan munculnya adegan kekerasan, termasuk menampilkan manusia atau potongan tubuh yang berdarah-darah, terpotong-potong dan atau kondisi yang mengenaskan akibat dari peristiwa kekerasan.

“KPI juga mengimbau lembaga penyiaran, televisi dan radio, untuk mengutip informasi dari narasumber yang terpercaya dan institusi yang berwenang,” kata Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis dalam lansiran Detik.com, Minggu (13/5/2018).

Yuliandre menjelaskan, lembaga penyiaran punya kewajiban menyiarkan berita yang akurat di tengah masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik dan regulasi penyiaran yang ada.

“Jangan sampai masyarakat menerima teror berulang, karena munculnya informasi dan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Yuliandre.

Selain itu mengingatkan pula, bahwa televisi dan radio harus menjadi perekat sosial antarmasyarakat, untuk menjaga situasi lebih kondusif.

(AS)