spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8178

Imbauan Ditjen Perbendaharaan untuk Pengusaha

0
Treasury Award yang digelar Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jabar. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Didyk Choiroel menghimbau pengusaha khususnya di Jawa Barat (Jabar) agar tidak terpengaruh oleh satuan kerja (Satker) yang nakal meminta “pelicin” pencairan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal tersebut diungkapkan Didyk menyusul adanya survey yang menyatakan, pengusaha-pengusaha yang berhubungan dengan birokrasi mengeluhkan pencairan dana APBN yang masih ada biaya.

“Himbauan kepada pengusaha, jangan sampai mereka itu dikibuli, maaf saja. Jadi kalau ada Satker yang nakal misalnya meminta pelicin yaitu setor itu gak bener. Itu uang APBN, tanpa biaya,” kata Diky beberapa waktu lalu di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jabar.

Dia menegaskan, bukan saja tidak ada biaya untuk personilnya, tapi dari sistemnya sendiri sudah tidak memungkin adanya biaya pencairan dana.

“Makanya itu harus dipangkas apakah terjadinya isu itu ada di tengah gitu ya antara pengusaha dengan pihak Satkernya atau pihak yang lain yang mengambil keuntungan,” ujarnya.

Menurutnya, semua proses dalam pembiayaan pembangunan yang dikerjasamakan dengan pengusaha sudah ada SOP, sistem, serta ada sumber daya manusia yang punya kompetensi.

“Kita menekankan lagi tidak ada pungutan tidak ada biaya dan memang diharpakan mereka, para pengusaha, juga tidak memiliki niat untuk melakukan itu,” pungkasnya.

(Ibenk)

Gomez Nilai Timnya Siap Hadapi PSM

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan perdana di bulan Ramadan 1439 H menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, anak asuhnya sejauh ini dalam kondisi siap untuk menghadapi PSM Makassar. Apalagi sebelumnya Maung Bandung sudah menggelar latihan sore dan malam hari.

“Saya rasa kami siap, karena semua tim juga main 8.30 dan juga kadang-kadang kita akan latihan 8.30,” kata Gomez seusai memimpin latihan anak asuhnya, Sabtu (19/5/2018) malam.

Selama Ramadan, Persib memiliki beberapa pertandingan dengan jeda laga yang cukup pendek. Melakoni jadwal padat di bulan Puasa bukan masalah bagi Gomez, karena pihaknya sudah mengantisipasi.

“Karena ini bagus bagi pemain kami (latihan malam), karena mereka akan main jam 8.30 jadi tidak masalah dan kami juga siap untuk main Rabu, Minggu, Rabu, Minggu, it’s oke,” jelas pelatih asal Argentina ini.

(Arif)

Komunitas Awardee LPDP UPI Berbagi dengan Anak Asuhan

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Awardee LPDP UPI Kelurahan 4.0 berbagi kebahagiaan dengan anak asuh panti asuhan Harapan Muhammadiyah. Kegiatan yang digelar syarat dengan makna tersebut berlangsung meriah. Ini terlihat dari keceriaan anak asuh sumringah saat mengikuti setiap rangkaian acara.

Ketua Awardee LPDP UPI Satrio Aji Pramono menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang telah direncanakan. Dengan moment bulan Ramadhan bulan penuh keberkahan ini, komunitas Awardee LPDP UPI ingin berbagai keceriaan dan kebahagiaan bersama anak-anak di panti asuhan.

“Berpuasa di bulan ramadhan merupakan kebijakan utama, bukan beribadah secara pribadi saja melainkan beribadah secara social. Termasuk dengan adik-adik di panti asuhan ini, berharap bisa menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya, Minggu (20/05/2018).

Hal Senada diungkapkan Ketua Devisi P2M Rahma Temarwut. Ia mengatakan bahwa di dunia ini hanya ada dua peran manusia dalam hidup, yaitu peran yang besar dan peran yang kecil. Rahma sendiri memilih untuk mengambil peran besar.

“Maksudnya adalah untuk menjadi bagian yang besar bukan berarti harus menjadi orang yang terkenal, namun mengambil peran besar dan memberikan manfaat bagi yang membutuhkan,” terang dia.

Kegiatan yang diisi dengan lomba-lomba on the spot seperti hafalan surat-surat pendek dalam Al-Qur’an dan serta Dreams Wall yakni mengajak anak panti untuk menulis mimpi-mimpinya pada keertas yang disediakan Panitia, tentu ini mendapat tanggapan baik dari anak asuh sendiri. Mereka berharap, berbagi kebahagiaan ini tidak hanya selesai di bulan ramadhan saja, melainkan setiap hari. Karena bagi mereka dengan bersilaturahmi dengan sesama merupakan suatu kebahagiaan yang sangat besar.

“Kami berharap jalinan silaturahmi ini tetap terjaga dengan baik. Dan atas kebaikan kakak-kakak dari LPDP UPI kami ucapkan terima kasih, ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai anak-anak di panti asuhan,” terang Arini Noviana.

(Boip)

PON di NAD Akan Percepat Prestasi Olahraga

0
PON
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024  dipastikan akan digelar di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Dua provinsi itu ditetapkan sebagi tuan rumah pada Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Pusat di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (24/4/2018) lalu.

Pada Musornaslub KONI Pusat tersebut, Aceh dan Sumut berhasil mendapatkan 24 suara dari total 34 suara KONI Provinsi mengalahkan dua kandidat lain. Yakni Provinsi Bali dan NTB yang meraih delapan suara dan Kalimantan Selatan yang meraih dua suara.

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengaku sangat mengapresiasi penetapan Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah bersama PON XXI pada tahun 2024 mendatang. Sesuai dengan tujuan digelarnya PON, dipilihnya dua provinsi sebagai tuan rumah diharapkan semakin mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalau nanti tahun 2020 di Papua, maka tahun 2024 digelar di Aceh dan Sumut. Kita pun harus tahu Sabang di Provinsi Aceh sebagai kota yang berada di ujung barat Indonesia. Ini pun jadi upaya bagaimana komunitas olahraga dari semua provinsi dalam menjiwai Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI,” ujar Ahmad saat dihubungi melalui telepon selularnya, Minggu (20/5/2018).

Sebagai provinsi yang berada di ujung barat Indonesia, Aceh harus menjadi bagian dari pembangunan keolahragaan nasional. Dan dalam pembangunan keolahragaan di negeri Serambi Mekah tersebut, Provinsi Sumatera Utara menjadi bagian integral yang tidak bisa dipisahkan.

“Aceh dan Sumut itu menjadi satu paket sebagai bagian integral pengembangan dan pembangunan keolahragaan di Indonesia. Jabar melihatnya seperti itu, dan itu pun diamini juga oleh provinsi lain,” terangnya.

Dengan terpilihnya Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah bersama PON, menjadi titik balik bagi percepatan pembangunan keolahraga di Indonesia. Pasalnya, dengan menggelar PON di dua provinsi atau lebih, maka pertumbuhan olahraga di setiap provinsi di Indonesia akan makin pesat.

“PON empat tahun satu kali, kalau hanya digelar di satu provinsi saja kapan pemerataan pembangunan keolahragaan bisa dilakukan,” tuturnya.

Ahmad mengatakan, penetapan tuan rumah PON di dua provinsi atau lebih pun akan mendorong pada peningkatan prestasi olahraga nasional. Dengan semakin banyaknya sarana prasarana olahraga di setiap wilayah di Indonesia, akan menumbuhkan kutub-kutub pembinaan olahraga di setiap provinsi.

“Olahraga itu bisa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat karena ketersediaan sarana prasarana yang memadai. Dengan demikian, maka pemerintah pusat pun bisa menetapkan sentra-sentra pembinaan cabang olahraga unggulan di setiap provinsi sehingga tak lagi terpusat di ibukota,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Kartu SakolaGratis Jamin Rakyat Jabar Sekolah Gratis

0

BEKASI, FOKUSJabar. co. id: Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan bahwa rata-rata tingkat pendidkan di Jawa Barat hanya setara dengan kelas 2 SMP, dan terhitung masih rendah.

Salah satu penyebabnya adalah biaya pendidikan yang mahal, dan rendahnya tingkat perekonomian masyarakat.

Demikian disampaikan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Hasan) saat menyapa warga Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (20/5/2018).

Hasan pun bertekad akan menggratiskan biaya sekolah negeri hingga tingkat SMA melalui Kartu Sakolagratis.

Kartu tersebut, kata Hasan, akan menjamin peserta didik untuk mengenyam pendidikan yang layak, tanpa harus dibayangi biaya yang menyulitkan.

“Dengan kartu ini, anak-anak nendapat pendidikan gratis khususnya di SMA yang menjadi tanggung jawab provinsi. Kami jamin dan kami tanggung,” kata dia.

Tidak hanya itu, Hasan pun akan mengawasi sekolah negeri yang nantinya masih memungut biaya di luar ketentuan.

Hal itu penting agar masyarakat merasakan pelayanan pendidikan gratis yang sebenarnya.

“Jangan sampai sekolah gratis, tapi gratis bohongan, masih diminta biaya ini dan itu,” tegas dia.

Sementara untuk sekolah swasta dan pondok pesantren, pasangan Hasanah ini akan memberikan bantuan berupa pembangunan infrastruktur untuk menunjang perkembangan sekolah tersebut.

Selain itu, pondok pesantren di Jawa Barat pun akan diberikan dana Rp1 trilyun per tahun untuk kemajuan pendidikan pesantren, juga akan digunakan sebagai insentif bagi para Ulama, Guru Ngaji, hingga Marbot Masjid.

“Pendidikan Swasta kita bantu sarananya, kita akan lakukan setapak demi setapak, sementara perkembangan pesantren juga terus kita dorong untuk mencetak generasi Islam unggul,” tuturnya.

Feti Farida Purba, salah satu warga yang hadir menilai bahwa program yang disampaikan Hasan akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat, jika terealisasi dengan baik.

Menurut dia, selain Sakolagratis, program Bogagawe dan JabarCageur yang disusung Hasanah pun terbilang inovatif dan menjawab persoalan yang dihadapi rakyat Jawa Barat.

“Belum ada program kaya begini, terutama Sekolah Gratis, Bogagawe dan Kesehatan (JabarCageur), itu tidak bisa dipisahakan dan tiga-tiganya paling Mantep,” kata dia.

(LIN)

Persiapan Menghadapi PSM, Tim Persib Latihan Malam

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung terus mempersiapkan diri untuk melakoni pertandingan perdana di bulan Ramadan 1439 H menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Salah satu persiapan yang dilakukan tim Maung Bandung yakni, menggelar latihan pada malam hari pukul 20.30 WIB di Stadion GBLA, Sabtu (19/5/2018) malam.

Latihan malam sengaja digelar untuk adaptasi menjelang laga. Pasalnya, pertandingan menghadapi PSM dan laga lainnya di kompetisi Liga 1 2018 akan berlangsung pada pukul 20.30 WIB atau seusai berbuka puasa.

“Latihan 8.30 (malam) waktu yang sama untuk kita bertanding melawan Makassar,” kata pelatih berusia 61 seusai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion GBLA.

Sementara itu, PSM sudah merasakan atmosfer pertandingan di bulan Ramadan, setelah menghadapi Borneo FC pada laga kandang yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (19/5/2018).

(Arif)

Pemain Persipura Disanksi, Gomez : Saya Rasa Bagus

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menilai positif langkah Komite Disiplin (Komdis) memberikan sanksi kepada pemain Persipura Jayapura, Abdoulaye Youssouf Maiga.

Pemain yang sempat memperkuat Sriwijaya FC ini mendapatkan sanksi larangan bermain sebanyak empat pertandingan di kompetisi Liga 1 2018 dan denda sebesar Rp20 juta. Dia dinyatakan bersalah karena telah menyikut pemain belakang Persib, Bojan Malisic.

” Saya rasa bagus, karena kami ingat punya masalah pada Supardi, saat melawan tim lain tapi it’s oke, karena sanksi dari federasi itu bagus karena mereka tahu ada sesuatu terjadi,” kata Gomez.

Pelatih berusia 61 tahun ini menambahkan, sanksi tersebut harus diambil oleh Komdis agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Karena, sangat membahayakan dan bisa mencederai.

“Saya rasa bagus, bukan hanya satu tim tapi semua karena semua kini tahu harus hati-hati karena mereka bisa denda pemain, itu bagus saya suka,” tegas mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini.

(Arif/Bam’s)