Jalan Sulanjana Bandung Dipadati Bobotoh
Satreskrim Polres Ciamis Masih Memburu Pelaku Pembuang Bayi
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuang bayi yang ditemukan warga di pinggir Jalan Raya Panjalu-Sukamantri beberapa waktu lalu.
“Sampai hari ini kami masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi itu,” kata Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto, Sabtu (17/3/2018).
Hendra mengatakan, kemungkinan pelaku bukan dari lingkungan setempat karena lokasi ditemukanya bayi persis di pinggir jalan raya.
“Bisa saja pelakunya orang luar yang sengaja membuang bayi di lokasi itu,” ucapnya.
Hendra melanjutkan, kendati pelaku pembuang bayi itu bisa orang luar daerah tersebut namun untuk bisa mengungkap kasus itu kini pihaknya sedang menggali informasi disekitar daerah dimana bayi ditemukan.
“Saat ini kami sedang berupaya mencari informasi perempuan yang dicurigai telah melahirkan namun bayinya tidak ada,” jelasnya.
(Husen Maharaja/Bam’s)
Dua Oknum Guru SMPN Sadananya Bisa Jadi Tersangka?
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Dua oknum guru SMPN Sadananya Kabupaten Ciamis, yang kini masih berstatus saksi dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang siswi, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi tersangka baru.
” Saat ini, kami baru menetapkan satu tersangka yaitu oknum guru agama, Abd pelaku pemerkosa,” kata Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, Sabtu (17/3/2018).
Menurut Hendra, kedua oknum guru N dan Y memang statusnya masih menjadi saksi. Pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keduanya.
“Saat ini kami masih mengorek keterangan dari sejumlah saksi dan korban untuk mengungkap kasus ini,” ucapnya.
Hendra melanjutkan, untuk saksi sendiri dalam peristiwa pencabulan tersebut yang telah diperiksa sampai saat ini ada 12 orang.
” Hingga saat ini saksi yang diperiksa sudah 12 orang,” ungkapnya.
(Husen Maharaja/Bam’s)
Sambangi Jawa Barat, AHY Nginap di Garut
GARUT, FOKUSJabar.id : Putra sulung Presiden ke-enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga selaku Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana melakukan blusukan ke Jawa Barat dan menginap di Kota Intan, pada 20-21 Maret 2018 mendatang.
Demikian diungkapkan Koordinator kunjungan AHY, Dadang Sudrajat yang juga Danton Satgas Rajawali. Menurutnya, kedatangan AHY ke Garut yakni mengunjungi Rumah Peradaban Garut.
” AHY akan melaksanakan serangkaian acara di Kabupaten Garut. Yang mana salah satunya akan bertemu dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama Garut, serta para aktivis,” katanya, Sabtu (17/3/2018).
Dadang menambahkan, AHY juga akan blusukan di pusat perbelanjaan Garut Plaza (GP). Bahkan, akan menyempatkan memotong rambut di salah satu pangkat rambut yang ada di GP.
Saat disinggung pengamanan, jawab Dadang, tidak ada pengamanan khusus yang dipersiapkan.
” Tidak ada pengamanan secara khusus pada kunjungan AHY kali ini,” pungkasnya.
(Andian/Bam’s)
Rumah Pengurus DPC Demokrat Garut Dilalap si-Jago Merah
GARUT, FOKUSJabar.id : Tempat tinggal milik pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut, Shanty Novianti yang berlokasi di Kampung Sukamukti, RT03/03, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan dilalap si-jago merah sekitar pukul 09.45 WIB, Kamis (15/3/2018) dua hari lalu.
Meski tak menelan korban jiwa, dalam hitungan menit api menghanguskan bagian atap rumah berlantai dua tersebut berikut seisi ruangan yang ada di lantai atas. Kerugian materi di perkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
BACA JUGA:
Sekolah Sungai Cimanuk Bakal Tanam 500 Pohon di Hari Bumi Sedunia
Shanty mengaku tidak mengetahui darimana sumber api berasal. Tiba-tiba api begitu cepat membesar dan menghanguskan atap rumah berikut seisi ruangan yang ada di lantai atas.
Menurut dia, lantai atas rumahnya hanya di pakai untuk menyimpan barang-barang. Artinya, sama sekali jarang di tempati.
“ Lantai atas hanya di pakai untuk menyimpan barang-barang saja,” sebut Shanty, Sabtu (17/3/2018).
Berdasarkan pantauan FOKUSJabar, hingga berita ini di tayangkan rumah tersebut belum di perbaiki.
Oleh Pemerintahan Desa setempat kejadian tersebut telah di laporkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut.
Agar air hujan tidak masuk ke dalam, bagian atap rumah di tutup menggunakan terpal. Meski begitu, tetap saja air masuk dan membanjiri seisi rumah lantai bawah.
(Andian/Bam’s)
Libur Akhir Pekan, Objek Wisata Cipanas Garut Diserbu Pengunjung
GARUT,FOKUSJabar.id: Kawasan penginapan dan objek wisata Cipanas, Kabupaten Garut libur pekan ini diserbu wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Mereka memadati objek wisata kebanggaan warga Kota Intan bersama keluarga hanya sekedar mengisi liburan dengan asik berendam.
Baca Juga: Polda Kalteng Amankan 59 Sak Pupuk Tanpa Dokumen
Salah satu pengunjung asal Jakarta, Refha mengatakan, dirinya bersama keluarga jauh dari Ibu Kota guna memanjakan diri berendam di Cipanas Garut.
” Saya bersama keluarga rekreasi berendam sekaligus menikmati panorama alam Cipanas Garut,” kata Refha kepada FOKUSJabar.id, Sabtu (17/3/2018).
Refha mengaku, sudah beberapa kali menginjakan kakinya di kawasan Cipanas Garut. Bahkan rencananya besok sebelum bertolak ke Jakarta akan menyempatkan diri ke objek wisata lainnya.
” Besok saya akan ke kawasan Darajat sebelum pulang ke Jakarta,” singkatnya.
Hal senada diungkapkan pengunjung asal Kecamatan Limbangan, Yuli. Dia datang guna berendam air panas.
” Saya kesini bersama keluarga guna mengisi liburan akhir pekan,” singkat Yuli.
(Andian/Bam’s)









