spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8157

Kehilangan Beberapa Pemain Penampilan Persib Tidak Maksimal

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Bhayangkara FC berhsil meraih kemenangan tandang setelah menumbangkan Persib Bandung dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (31/5/2018) malam.

Pada laga tersebut Persib tanpa diperkut beberapa pemain seperti Ezehciel N’douassel, Supardi Nasir yang mendapat akumulasi kartu. Selain itu, Victor Igbonefo dan Febri Hariyadi memperkuat Timnas U-23, serta Indra Mustafa yang bergabung dengan Timnas U-19.

Menurut pelatih Persib, Mario Gomez absennya beberapa pemain sangat mempengaruhi penampilan timnya, walaupun pada laga pekan-12 ini dia sudah berupaya memasang pemin lain untuk menggantikn peran penggawa yang absen.

“Kita tahu lima pemain kita gak bisa main. Karena pertama lima pemain itu selalu bermain, tapi kita coba untuk menempatkan opsi lain untuk menempatkan pemain lain bermain,” kata Gomez seusai laga.

“Mungkin terkadang pemain bermain bagus kadang bermain tidak bagus, tapi ini ok memang kita kehilangan beberapa pemain, tapi kita masih punya pemain lain di tim ini,” ucapnya.

Timnya bermain tidak seusai harapan, namun menurutnya hasil tersebut merupakan kesalahannya. Sehingga, pihaknya akan membenahi pasukannya agar bisa tampil maksimal dilaga selanjutnya.

“Tapi hari ini tim tidak bermain begitu baik, jika ingin menyalahkan salahkan saya karena saya pelatihnya,” jelasnya.

(Arif)

Gomez : Mohon Maaf Bobotoh

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kekalahan perdana di kandang yang didapat Persib Bandung dari Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (31/5/2018) malam, membuat pelatih Persib Mario Gomez merasa bersalah.

Pelatih berusia 61 tahun ini menyampaikan permohonan maaf kepada Bobotoh terutama yang datang langsung ke Stadion, karena gagal mempersembahkan poin. Padahal, Maung Bandung bermain di kandang.

“Saya ingin minta maaf kepada Bobotoh yang sudah datang ke sini, hari ini kami tidak bisa memberikan apa-apa, tidak bisa memberikan tiga poin atau satu poin,” kata Gomez seusai pertandingan.

Pelatih yang mengantarkan Johor Darul Ta’zim meraih gelar juara Piala AFC 2015 tidak ingin larut dalam kekecewaan dan akan langsung fokus mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi PSMS Medan di Stadion Teladang, Medan, Selasa (5/6/2018).

“Tapi sekarang kita akan bersiap untuk pertandingan selanjutnya,” jelas pelatih asal Argentina ini.

(Arif)

Persib Akan Datangkan Pemain Anyar

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez akan mencari pemain untuk diturunkan di putaran kedua liga.

Hal itu akan dilakukan Gomez menyusul kurang maksimalnya pemain yang diturunkan pada laga Persib kontra Bhayangkara FC di GBLA, Kamis (31/5) malam.

Mulai dari Billy yang diturunkan mengganti peran Febry Hariyadi, hingga beberapa pemain yang mengganti Ezechiel, Igbonefo, Supardi dinilai tidak sesuai harapan.

“Saya memberikan peluang, tapi kadang pemain bisa bermain baik atau tidak,” kata Gomez.

Gomez menyebut bahwa mereka bermain kurang maksimal.

“Mungkin sekarang kami akan melihat, setelah Juni, mungkin akan mencari pemain lain untuk melanjutkan musim ini,” jelas Gomez.

(Arif/LIN)

Kalah Perdana di Kandang, Gomez: Ini Salah Saya

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tren positif Persib Bandung di kandang dipatahkan Bhayangkara FC dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (31/5/2018) malam.

Kekalahan tersebut didapat tim berjuluk Maung Bandung setelah striker asing Persib Jonathan Bauman melakukan gol bunuh diri di menit 55.

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez mengakui bahwa di laga kemarin timnya tampil tidak sesuai harapan. Meski begitu, Gomez menyebut kekalahan itu sebagai kesalahannya.

BACA JUGA:

Kota Baru Parahyangan Segera Buka Pasar Tradisional Standar Internasional

“Kami tidak bermain baik kali ini, kami kalah, ini kesalahan saya karena saya menempatkan Persib kalah,” kata pelatih berusia 61 tahun ini seusai laga.

Gomez mengaku banyak mendapat pelajaran dari pertandingan tersebut, sehingga pihaknya bisa membenahi kekurangan yang ada sebelum menghadapi laga lainny kontra PSMS Medan, Selasa (5/6/2018).

“Saya coba memainkan pemain lain tapi ok, sekarang kami harus belajar dari pertandingan ini dan bersiap untuk pertandingan lainnya hari Selasa nanti,” jelasnya.

(Arif/LIN)

Pemprov Jabar Bebaskan BBNKB dan Denda PKB Juli-Agustus Ini

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Para pemilik kendaraan bermotor di Jawa Barat bisa menikmati program ‘Bebas BBNKB ke-2 dan Denda PKB’ pada saat pembayaran pajak di Kantor Samsat.

Kebijakan Gubernur Jabar ini akan berlaku mulai tanggal 1 Juli hingga  31 Agustus 2018.

Program ini diluncurkan berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 973/147-Bapenda, tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, program tersebut diluncurkan setelah melihat banyak pihak yang melakukan jual beli kendaraan, namun banyak pula yang belum melakukan balik nama kepemilikan.

“Banyak yang jual beli kendaraan dan boleh jadi belum balik nama. Soalnya ketika balik nama harus pakai biaya pajak banyak. Alahasil nggak balik nama. Ini untuk mengindentifikasi kendaraan milik siapa menjadi sulit. Maka dari itu kita bebaskan biayanya,” kata Aher di Kantor Samsat Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta No.528 Bandung,  kemarin.

Pembebasan BBNKB Ke-2 dan denda PKB ini pun ditujukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terlebih sektor pajak kendaraan adalah penyumbang terbesar PAD di Provinsi Jawa Barat. Untuk penyelenggaraan tahun ini, Aher menargetkan angka Rp 750 milyar.

Untuk diketahui, program tersebut berlaku bagi pemilik kendaraan roda dua maupun empat di seluruh Jawa Barat.

“Kita punya pengalaman pada tahun 2016, menyelenggarakan program serupa selama tiga bulan dan lampauan pendapatannya mencapai Rp900 milyar. Makanya kita buka periode ke dua ini,” ungkap Aher.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Dadang Suharto menjelaskan, pembebasan BBNKB ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan proses balik nama kendaraan bermotor penyerahan kedua dan seterusnya di wilayah Jawa Barat.

Untuk pembebasan denda PKB, diberikan kepada seluruh masyarakat yang melakukan proses pembayaran pajak tahunan kecuali untuk kendaraan bermotor baru.

“Itu dibebaskan khusus untuk kendaraan kedua, tetapi untuk PKB dibebaskan dendanya saja jadi pokoknya tetap bayar,” katanya.

Adapun syarat dan tata cara sebagai berikut:

Syarat :
1. BPKB (asli dan fotokopi)
2. STNK (asli dan fotokopi)
3. Cek Fisik Kendaraan (bisa dilakukan cek fisik bantuan di kantor Samsat terdekat)
4. Kwitansi Jual Beli (materai 6000)
5. KTP pemilik daerah yang akan dituju (asli dan fotokopi)
6. (Untuk badan hukum ): Salinan akte pendirian + 1 lembar foto copy, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai cukup & ditanda tangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan.

Untuk intansi pemerintah ( termasuk BUMN & BUMD ) : surat tugas atau surat kuasa bermaterai cukup & ditanda tangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap intansi yang bersangkutan.

Tata Cara :
1. Kendaraan dihadirkan ke Samsat Induk tempat kendaraan terdaftar untuk melakukan Cek Fisik (gesek nomor rangka+mesin).
2. Menuju gudang arsip untuk mengambil berkas kendaraan.
3. Menuju Bagian Loket Mutasi (menyerahkan BPKB+KTP daerah yang dituju beserta fotokopi).
4. Menunggu Berkas keluar dengan waktu tertentu. (mendapat surat jalan sementara).
5. Kebagian Fiskal. Mendapatkan berkas mutasi keluar.
6. Setelah Berkas keluar, Lapor ke samsat daerah tujuan. (menyerahkan berkas-berkas yang diterima ke bagian mutasi).
7. Kendaraan dihadirkan ke Samsat Induk tujuan untuk melakukan Cek Fisik (gesek nomor rangka+mesin).
8. Kembali ke samsat daerah tujuan (menyerahkan berkas-berkas dan mendapat surat jalan sementara).
9. Menunggu STNK + Plat Nomor.
10. Kembali ke samsat induk tujuan untuk mengambil STNK + Plat Nomor baru.
11. Menunggu BPKB yang di-update dengan waktu tertentu.
12. Mengambil BPKB yang telah di Update.
13. Selesai.

Selain kegiatan peluncuran program pembebasan tersebut, pada acara yang sama, dirangkaikan pula dengan kegiatan Groundbreaking Pembangunan Masjid, Gedung Arsip, dan Taman Interaktif di Komplek Bapenda Jabar.

(LIN)

Momen 1 Juni, Hasan Ajak Masyarakat Perkokoh Pancasila

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pancasila adalah ideologi yang menjadi dasar negara Indonesia. Namun, akhir-akhir ini ada kelompok atau golongan tertentu yang ingin menghancurkan Pancasila melalui faham radikal, menimbulkan kekacauan dan intoleransi di Nusantara.

Demikian diungkapkan Cagub Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) di Bandung, Jumat (1/6/2018).

Hasan menyampaikan bahwa di tengah rongrongan kelompok tertentu terhadap ideologi Pancasila, peringatan lahirnya Pancasila harus dimanfaatkan sebagai momentum memperkokoh lima dasar pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

” Tanggal 1 Juni adalah momentum untuk mengembalikan spirit kebangsaan dan kenegaraan berdasarkan Pancasila,” tegas Hasan.

Hasan pun menegasjan bahwa seluruh elemen masyarakat dan aparatur negara harus bersatu melawan faham yang berpotensi menghancurkan keutuhan NKRI.

Menurut dia, Pancasila sudah mencakup seluruh aspek kehidupan bernegara yang berketuyanan, keadipan serta cinta terhadap sesama.

“Faham yang bertentangan dengan pancasila harus kita lawan, dan itu tanggung jawab kita semua sebagai rakyat Indonesia,” tegas Hasan.

Lebih lanjut Hasan mengajak masyarakat turut memantau pergerakan faham yang bertolak belakang Pancasila yang menyebar di masyarakat, melalui kerjasama dengan aparat keamanan.

“Kalau ada faham radikal atau semacamanya laporkan, itu pentingnya agar Pancasila tetap terjaga, negara tetap aman dan tentram,” jelas dia.

(LIN)

bank bjb Raih Platinum pada Penghargaan IHCA 2018

0

JAKARTA, FOKUSJabar.id : Prestasi membanggakan kembali diraih bank bjb di skala nasional. Kali ini, bank bjb berhasil merebut penghargaan Platinum dalam ajang Indonesia Human Capital Award (IHCA) IV tahun 2018 untuk kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

IHCA 2018 merupakan ajang pemberian penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review. Acara apresiasi bagi perusahaan-perusahaan terbaik ini, digelar di Gedung Auditorium Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta Selatan, pada Rabu 30 Mei 2018 lalu.

Penghargaan kepada bank bjb diberikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, diterima Pimpinan Divisi Human Capital bank bjb Dadan Yonanda, dan Pimpinan Grup Hubungan Masyarakat Divisi Corporate Secretary bank bjb Sonny Permana.

Penghargaan pada bidang human capital ini didasarkan pada 10 aspek penilaian, meliputi struktur organisasi, hubungan industri, teknologi, sistem pelatihan pegawai, proses rekrutmen, arsitektur dan strategi human capital, performa, serta prestasi bisnis.

bank bjb menilai, apresiasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen dan sumber daya manusia (SDM) di dalamnya. Peningkatan SDM bank bjb terus dilakukan sejak BPD ini melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2010. Berkat kerja keras semua karyawan dan jajaran direksi, saat ini bank bjb menjadi 12 bank terbesar di Indonesia.

Penghargaan itu sejalan dengan usaha bank bjb meningkatkan kualitas dan kapabilitas SDM. Targetnya, menjadi perusahaan yang menjunjung tinggi profesionalisme sejalan tujuan IHCA mendorong human capital index secara global.

(HW)