Kaum Ibu Ciamis Minta AHY Perjuangkan Kesejahteraan Wanita
AHY ke Ciamis, Pedagang Es Doger Laris Manis
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Kedatangan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Kabupaten Ciamis, Selasa (20/3/2018) membuat sejumlah pedagang di kawasan Masjid Agung laris manis.
Kunjungan AHY itu sendiri dalam rangka ” Tour de Jabar.”
Salah satu pedagang Es Doger yang kerap berjualan di lahan parkir Masjid Agung Ciamis, Junaedi nampak kebanjiran pembeli, saat AHY singgah untuk Shalat Dzuhur Berjamaah.
” Alhamdulillah, kedatangan Mas Agus membawa berkah buat saya. Dagangan saya habis terjual,” sebut Junaedi.
Junaedi mengaku kaget, pasalnya banyak masyarakat berkumpul membawa bendera AHY di halaman Masjid Agung. Ternyata, mereka menyambut kedatangan AHY yang tengah melakukan silaturahmi dengan warga Tatar Galuh.
” Ya, awalnya saya reuwas (kaget) kang karena banyak masyarakat dari mulai ibu-ibu hingga pelajar berkumpul. Saya kewalahan melayani para pembeli,” ungkapnya.
Junaedi berharap, dengan kedatangan tokoh muda ganteng Demokrat ini bisa menampung aspirasi terutama untuk kesejahteraan masyarakat kecil.
Setelah bersembahyang di Masjid Agung, rombongan AHY langsung makan siang di Toserba Yogya Ciamis sembari bercengkrama dengan masyarakat.
(Riza M Irfansyah/Bam’s)
AHY Jadi Magnet Warga Kota Banjar
BANJAR, FOKUSjabar.co.id : Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa warga Kota Banjar Jawa Barat, Selasa (20/3/2018). Putra sulung SBY itu menjadi magnet warga Kota. Ribuan orang memadatai Rest Area Banjar Atas Kota Banjar.
Acara yang bertajuk AHY mendengar warga Kota Banjar itu juga dihadiri Calon Walikota Banjar Iman Barokah, banyak warga yang berebut selfi ada juga panggung hiburan dan kelapa muda gratis yang disajikan panitia.
Kota Banjar, Pangandaran dan Ciamis adalah daerah yang AHY, dalam AHY Tour The Jawa Barat bertajuk #AHYNgariungDiJabar.
Sedangkan di Ciamis Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis Sopwan Ismail AHY shalat dzuhur di Masjid Agung Ciamis dan berjalan kaki menuju Toserba
Yogya Ciamis dan ngopi dan makan siang bersama warga di foodcourt lantai dua. Warga bisa makan dan ngopi bareng AHY, karena Tour The Jawa Barat AHY ini adalah untuk menyapa masyarakat umum.
“AHY untuk semua, Partai Demokrat hanya memfasilitasi saja, makanya kita juga tidak akan
menonjolkan atribut partai, ini momentum AHY dengan masyarakat umum bukan dengan partai,”
kata Sofwan di Kantor DPC Partai Demokrat Ciamis, Minggu (18/3/2018).
Kendati tidak menang pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, namun nama AHY kemudian muncul pada bursa Cawapres 2019. Situasi Pilkada DKI 2017 yang menyita perhatian masyarakat se-Indonesia membuat nama AHY sudah cukup dikenal.
“AHY sudah punya modal popularitas. Saya yakin warga Ciamis juga sudah banyak tahu siapa AHY. Kunjungan AHY ke Ciamis ini akan menjadi nilai plus bagi warga Ciamis, khususnya menjadi penyemangat kader Demokrat untuk memenangkan seluruh agenda politik yang sedang dan akan berlangsung, Pilkada, Pileg dan Pilpres,” ujar Sopwan.
Sopwan mengatakan. figur AHY yang muda dan cakap ini akan mendapatkan tempat di hati pemilih generasi milenial. Terlebih generasi milenial yang akrab dengan media komunikasi dan teknologi digital. “Sosoknya (AHY) ini menjadi magnet bagi generasi milenial yang lahir antara tahun delapan puluhan sampai tahun dua ribuan.” katanya.
(DAR)
Terjadi Kasus Pencabulan, Penjabat Bupati Ciamis Prihatin
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Penjabat Bupati Ciamis, Dedi Mulyadi mengaku sangat prihatin atas kejadian pencabulan terhadap seorang siswi SMPN Sadananya yang dilakukan oleh oknum guru Agama.
” Tentu saya sangat prihatin dengan adanya kejadian tersebut,” katanya, Selasa (20/3/2018).
Dedi mengatakan, untuk sanksi sendiri pihaknya menyerahkanya kepada yang lebih berkopenten, Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
BACA JUGA:
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Nick Kuipers
“Untuk masalah sanksi saya serahkan ke badan yang menangani kepegawaian,” ucapnya.
Dedi melanjutkan, kendati pelaku bersalah tentunya saknsi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesalahanya.
“Kami tidak bisa langsung memecatnya, namun harus melalui proses yang dilalui berdasakan aturan yang berlaku,” ucapnya.
(Husen Maharaja/Bam’s)









