spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8140

Mulai Besok, Mobil Mepeling Nongkrong di Terminal Cicaheum dan Stasiun Kircon

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung akan menempatkan mobil Memberikan Pelayanan Keliling (Mepeling) di Terminal Cicaheum dan Stasiun Kiaracondong mulai Jumat (8/6/2018). Mobil tersebut disiapkan untuk perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP).

“Bagi masyarakat yang kebetulan mau berangkat mudik dan belum sempat perekaman, kita anjurkan melakukannya di sana,” kata Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W. Nuraeni, Kamis (7/6/2018).

Pemkot Bandung terus mendorong warganya untuk melakukan perekaman. Hal itu berkaitan dengan kebutuhan warga Kota Bandung untuk bisa berpartisipasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 27 Juni mendatang.

Popong menuturkan, selain perekaman, Disdukcapil Kota Bandung pun akan mensosialisasikan masalah kependudukan kepada para pemudik. Dengan demikian, para pemudik diharapkan paham tentang aturan kependudukan di Kota Bandung.

“Biasanya penduduk ke luar itu akan bawa orang masuk ke Kota Bandung. Kota ini bukan kota yang tertutup, siapa saja orang boleh masuk. Tetapi dengan persyaratan harus jelas tujuannya,” terangnya.

Pihaknya menyarankan, penduduk luar yang ingin datang ke Kota Bandung untuk memiliki tujuan yang jelas. Baik untuk meneruskan pendidikan, bekerja atau hanya sekadar liburan dan sebagainya.

“Datang ke Bandung harus jelas. Jika mau kerja, kemampuan apa yang dia punya serta tempat tinggalnya dimana. Bawalah saudara ataupun siapapun yang ingin ikut ke Kota Bandung itu mempunyai keahlian dan tujuan yang jelas,” tegasnya.

(Ageng/LIN)

Korban Kebakaran Dipastikan Tertangani

0
kebakaran
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pjs Wali Kota Bandung M Solihin memastikan sebanyak 38 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di Jalan Gedebage Selatan, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage memperoleh penanganan yang tepat. Kepastian itu diungkapkan Solihin saat dirinya mengunjungi posko korban, Kamis (7/6/2018).

“Setelah pemeriksaan, ditangani oleh Dinkes dan Dinsos serta aparat kecamatan. Korban sudah mendapatkan penanganan yang baik dan mereka pun sudah menginap di tempat yang layak,” kata Solihin di Bandung.

Tidak hanya mendapat penanganan dan penginapan yang baik, dia pun memastikan jika korban telah mendapat bantuan makanan dari berbagai sumber.

“Sisi penyedian makanan bisa tertangani. Bantuan sungguh luar biasa. Ini menunjukan kepedulian masyarakat Kota Bandung sangat tinggi,” kata dia.

Pihaknya pun akan terus memberikan solusi terbaik bagi para korban kebakaran. Setelah mengalirnya bantuan dari berbagai pihak mulai dari pakaian layak, sembako, uang serta hal lainnya, pihaknya akan berupaya mencari bantuan dari pihak lain.

“Insya Alloh, setelahnya bisa kita bantu kembali dari berbagai sumber daya dana baik dari APBD Pemprov, Pemkot, Baznas serta bantuan lainnya untuk keberlangsungan hidup korban. Kami mohon kesabarannya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kebakaran di Kampung Bedeng Buana Kuda, Gedebage Tengah, RT 4 RW 5, Kelurahan Cisaranten Kidul, Sabtu (2/6/2018) lalu menghanguskan sebanyak 25 rumah. Kini sebanyak 38 KK korban  ditampung di Posko sementaradi Kantor RW 05 Gedebage.

(Ageng/LIN)

Pjs Wali Kota Bandung: Kendaraan Dinas Dilarang Dipakai Mudik

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pjs Wali Kota Bandung M Solihin menegaskan bahwa ASN Pemkot Bandung dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk perjalanan mudik.  Hal tersebut sudah ditentukan melalui surat edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)

“Sudah ada surat edarannya. Kendaraan dinas tidak boleh dipergunakan untuk perjalanan mudik,” tegas Solihin di Bandung, Kamis (7/6/2018).

Untuk itu, Solihin menyarankan agar para ASN yang tidak memiliki kendaraan pribadi untuk menggunakan kendaraan rental. Sebab kata dia, kendaraan rental akan lebih nyaman dan sebagai pemudik tidak terlalu capek dalam perjalanan.

“Kalau tidak punya mobil, ya rental. Ada sopirnya dan kendaraan sudah tersedia. Kita tinggal duduk dan istirahat selama perjalanan,” terangnya.

Dengan gaji dan tunjangan yang telah diperoleh, para ASN bisa melakukan perjalanan mudik dan liburan. Termasuk untuk menyewa mobil rental.

“Gaji dan THR kan sudah dapat, gunakan itu aja. Bisa dipakai untuk liburan dan sewa mobil. Dengan mobil rental bisa menikmati masa liburan. Sehingga saat kembali bekerja sudah fresh,” tegasnya.

(Ageng/LIN)

Persib Diliburkan Mali Beri Kejutan untuk Istri

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung meliburkan aktivitas latihannya seusai menaklukkan PSMS Medan pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018).

Moment liburan ini dimanfaatkan oleh pemain belakang Persib Bojan Malisic (Mali) untuk pulang ke negaranya Serbia. Apalagi libur kali ini cukup panjang yakni dua pekan.

Mali ternyata merahasiakan kepulangannya dari sang istri, Tamara Malisic. Dikutip dari laman Persib, dia berangkat Rabu (6/6/2018) dari Bandara Soekarno Hatta dan hingga transit di Istanbul, Turki pukul 09.14 WIB, Mali mengaku belum memberitahu istri jika dirinya tengah dalam perjalanan pulang.

“Saya tidak bilang akan pulang ke Serbia. Yang dia tahu, sedang berada di Bandung bersama In-Kyun (Oh) dan Joni (Jonathan Bauman). Saya ingin kasih dia surprise,” kata Mali.

Mali dijadwalkan akan tiba di Serbia, tepatnya di Belgrade hari ini, Kamis (7/6/2018), setelah sebelumnya menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dari Indonesia menuju Serbia sekitar 18 jam.

“Saya sudah berada di Turki untuk transit. Dari Turki ke negara saya itu sangat dekat. Mungkin tidak sampai satu jam penerbangan,” jelasnya.

(Arif/LIN)

Mulai Diberi Kesempatan, Zola Siap Kerja Keras

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung Gian Zola muilai mendapat kesempatan bermain dari pelatih Roberto Carlos Mario Gomez dipertandingan kompetisi Liga 1 2018.

Zola mendapat kesempatan pada laga kandang menghadapi Bhayangkara FC di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung 31 Mei 2018 lalu dan saat berhadapan dengan tuan rumah PSMS Medan.

Pada debutnya itu, pemain asal Gedebage, Kota Bandung ini mendapat kesempatan bermain selama 19 menit. Sedangkan dipertandingan menghadapi PSMS, dia bermain selama tiga menit.

Zola mengatakan bahwa sebagai pemain, dirinya harus siap kapanpun dibutuhkan oleh tim, sehingga dirinya terus berusaha menampilkan permainan terbaiknya, baik di sesi latihan maupun saat mendapat kesempatan bermain.

“Selama ini, saya bekerja keras dalam latihan. Kesempatan bermain membuat saya lebih bersemangat dan termotivasi. Semoga saya kembali mendapat kesempatan,” kata Zola dikutip laman Persib, Kamis (7/6/2018).

Zola mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan jika diberi kesempatan kembali untuk bermain.

“Semoga saya bisa terus menjawab kepercayaan pelatih. Kembali kerja keras untuk mendapat kesempatan pertandingan berikutnya,” harapnya.

(Arif/LIN)

Aher Prabowo Kunci Kemenangan Asyik

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sosok Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menjadi salah satu kunci penentu kemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik).

Keberadaan Aher diprediksi akan menyumbang 20 persen suara untuk paslon Asyik, sehingga menjadi kekuatan dan pengaruh sangat besar bagi Asyik dari Gubernur dua periode itu.

Ketua tim pemenangan paslon Asyik Haru Suandharu mengatakan bahwa salah satu strategi Asyik, yakni melanjutkan dari program pemerintah Aher. Terlebih tim penyusun visi-misi Aher saat itu adalah orang yang sama dengan penyusun Asyik.

Dari program yang sama itu, pihaknya berharap pemilih Aher periode lalu bisa memilih Asyik.

“Kita menghitung 20 persen sumbangan dari Aher kepada Asyik. Kami berharap pengaruh Aher lebih besar lagi untuo pemilih,” kata Haru.

Begitupun pengaruh Prabowo Subianto yang diyakini mampu menyumbang 20 persen suara untuk Asyik di Pilgub Jabar 2018.

Apalagi 2014 silam, Jabar menjadi lumbung suara Prabowo.

“Paling tidak 20 persen suara Prabowo masuk ke Asyik, bahkan bisa lebih karena pak Prabowo itu sering jalan ke Jawa Barat,” jelas dia.

Dari dua sosok itu saja, kata Haru, sudah memberikan sumbangan 40 persen suara, belum lagi suara partai koalisi (Gerindra, PKS dan PAN) yang mencapai 27 persen, jika diakumulasikan, jumlah suara Asyik yang terhitung mencapai 67 persen.

“Dengan kekuatan ini kami optimistis akan memenangkan Pilgub Jabar. Tetapi kita tidak bisa diam, kita akan terus melanjutkan sosialisasi ke berbagai daerah di Jawa Barat,” tutur Haru.

Sementara itu Cagub Jabar Sudrajat mengatakan, Gubernur Jawa Barat dua periode dan ketua umum Gerindra Prabowo juga memiliki kekuatan suara yang luar biasa di Jawa Barat dan itu menjadi penambah percaya diri selama ini.

” Belum lagi hitungan basis koalisi partai yang sebenarnya paling besar dibanding koalisi lain,” kata Sudrajat.

Kendati begitu pihaknya tidak mau puas dengan hal itu, dia akan terus berjuang dan sosialisasi ke masyarakat. Apalagi target raihan suara harus besar.

” Kita menargetkan suara sebesar-besarnya, jadi kami terus berjalan ke berbagai daerah di Jawa Barat,” kata dia.

Sudrajat menambahkan, seluruh mesin partai, simpatisan dan relawan sudah berjalan maksimal. Mesin partai koalisi pun ada juga tambahan dari partai pendukung seperti PPP Dzan Farid, PBB dan yang terakhir bergabung ikut adalah partai Berkarya.

“Saya yakin dari partai Berkarya pengaruh Tomi Soeharto sangat besar,” jelas Sudrajat.

(LIN)

Jabar Terjamin, Hasanah Siap Perjuangkan Nasib Buruh

0
Ketua tim pemenangan Hasanah Abdy Yuhana bersama para buruh di Babakan Ciparay Bandung (foto ist)
Ketua tim pemenangan Hasanah Abdy Yuhana bersama para buruh di Babakan Ciparay Bandung (foto ist)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kesejahteraan buruh menjadi salah satu perhatian pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut 2 TB Hasanuddin – Anton Charliyan (Hasanah).

Hal itu cukup beralasan, terlebih buruh adalah masyarakat bawah yang menjadi penggerak ekonomi daerah, sehingga harus mendapat kehidupan layak dan sejahtera.

“Pasangan Hasanah sudah menyiapkan program terkait buruh dan ketenagakerjaan. Kami akan perjuangkan agar nasib para buruh ini sejahtera,” kata Ketua Tim Pemenangan Hasanah Abdy Yuhana saat bertemu buruh di Kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Kamis (7/6/2018).

Dalam kesempatan tersebut Abdy menyampaikan program-program unggulan Hasanah, seperti BogaGawe , Jabar Sebeuh , Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Reumpeug , Turkamling dan Jabarmolotot.com.

Abdy mengungkapkan bahwa Hasanah pun telah meluncurkan tiga kartu berbeda untuk mendukung program yang disiapkan. Dari tujuh program unggulan yang digulirkan, tiga di antaranya disosialisasikan dan diperkuat dengan bentuk nyata, yakni Boga Gawe, Jabar Cageur, dan Sakola Gratis.

“Ketiga program ini memiliki kartu yang fungsinya berbeda-beda, namun bertujuan mempermudah masyarakat. Misalnya, Boga Gawe bertujuan untuk memperkuat keahlian masyarakat agar mudah mendapatkan pekerjaan,” kata Abdy.

Dengan kartu BogaGawe , penduduk yang belum memiliki pekerjaan akan dilatih secara khusus, sehingga kesempatan bekerja bisa 75 sampai 100 persen. Kemudian yang sudah bekerja akan mendapat pelatihan khusus dan diberikan sertifikasi yang menunjukkan bahwa mereka profesional.

“Kartu Boga Gawe tidak hanya sekadar memberikan pekerjaan kepada masyarakat. Dengan pelatihan yang diberikan, diharapkan masyarakat bisa mandiri karena dilakukan di lingkungan mereka tinggal,” jelas dia.

Selain itu, Hasanah pun memprioritaskan kesehatan warga Jabar. Karena itu, digulirkan pula program Jabar Cageur yang fungsinya hampir mirip dengan BPJS Kesehatan. Program Jabar Cageur ini akan menjangkau hingga ke pelosok desa.

Nantinya, Puskesmas rujukan di setiap kecamatan akan ditingkatkan. Puskesmas yang ada diperbaiki, punya ruang rawat inap serta ambulan.

“Kita akan proaktif, sehingga seluruh masyarakat miliki kartu Jabar Cageur. Pemerintah Provinsi Jabar harus hadir untuk mewujudkan Jabar terjamin, terjamin sejahtera, terjamin tentram,” kata dia.

Kedatangan tim Hasanah disambut meriah oleh buruh pabrik yang mayoritas perempuan. Para buruh ini rata-rata berasal dari Sumedang, Majalengka, Cirebon dan Indramayu.

“Alhamdulillah, tadi kami menyampaikan program-program Hasanah, sambutannya sangat luar biasa. Tentunya ini menambah optimisme kami nanti di tanggal 27 Juni bakal memenangkan Pilgub Jabar,” ucap dia.

Sementara itu, Dirut PT Baru Dan Jaya Bambang Nurtanio mengungkapkan, sosialisasi pasangan Hasanah ini bertujuan agar para karyawan lebih mengenal calon gubernur yang berkontestasi pada Pilgub Jabar, sehingga tak membeli kucing dalam karung.

Secara pribadi, dirinya mengaku memiliki ikatan emosional dengan pasangan Hasanah. Apalagi TB Hasanuddin dan Anton Charliyan adalah orang Sunda asli.

“Semacam ada ikatan, dan secara hati, mereka lebih dekat dengan masyarakat. Mudah-mudahan nanti Hasanah terpilih dan bisa membangun Jabar lebih baik dan sejahtera,” kata Bambang.

Sebagai pengusaha, dirinya mendambakan keamanan dan kondusifitas, sehingga nyaman dalam menjalankan usahanya.

(LIN)