spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8139

Tim Diliburkan, Gomez Pantau Anak Asuhnya dari Argentina

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez memberikan waktu kepada pemainnya untuk berlibur menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H.

Mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini memberikan jatah libur sekitar dua pekan kepada anak asuhnya setelah sebelumnya berhasil menaklukkan PSMS Medan pada pertandingan tandang Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018).

Gomez sendiri memanfaatkan liburan dua pekan untuk pulang ke negaranya Argentina. Meski begitu, pelatih berusia 61 tahun ini akan tetap memantau kondisi anak asuhnya.

Selain itu, sebelum meliburkan aktivitas tim, pelatih juga memberikan tugas kepada pemain untuk menjaga kebugaran, sehingga saat kembali berlatih kondisinya tidak terlalu menurun.

“Selama di sana, pasti saya terus bertanya kabar dan komunikasi dengan yang berada di Bandung. Untuk pemain, kita telah siapkan program khusus. Saya yakin, mereka semua pemain profesional dan sangat mengerti dengan pekerjaannya,” kata Gomez dikutip laman Persib, Kamis (7/6/2018).

“Tentunya saya sudah siap mengantisipasi menghadapi situasi seperti ini,” jelasnya.

(Arif/DAR)

75 Puskesmas dan 34 RS Siaga Selama Mudik Lebaran

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Menghadapi mudik Lebaran 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiagakan sebanyak 75 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan 34 Rumah Sakit. Dari 74 Puskesmas tersebut delapan Puskesmas siaga  24 jam.

“Kami juga menyiagakan sekitar 400 petugas kesehatan di posko titik mudik. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan di kota Bandung harus pastikan beroperasi 24 jam. Saya sangat mengapresiasi para petugas yang tak kenal lelah mengabdi pada masyarakat. Pelayanan petugas kesehatan ini merupakan pengorbanan kemanusiaan,” ujar Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jalan Citarum Kota Bandung, Kamis (7/6/2018).

Selama lebaran, lanjutnya, Pemkot Bandung pun tetap menyiagakan pelayanan Layad Rawat dengan 11 ambulance motor. Mereka akan bersiaga di delapan puskesmas 24 jam dan UPT Pelayanan Kesehatan Mobilitas (Yankesmob) di Kota Bandung.

Tim medis Layad Rawat ini akan mendatangi rumah pasien yang memerlukan bantuan. Warga tinggal menelepon ke 119 (bebas pulsa) dan nanti akan ada petugas yang menghubungkan pasien ke Puskesmas terdekat untuk langsung ditindaklanjuti.

“Saya optimis, petugas kesehatan Kota Bandung bisa melayani para pemudik dan masyarakat selama musim mudik. Terlebih, sejumlah pos kesehatan telah berdiri dengan sejumlah petugas siaga. Pos kesehatan yang sudah disiapkan terdiri dari Pos Kesehatan Dinkes, PMI, KKP (Kantor Pusat Pelabuhan), PT KAI, dan Jasa Marga. Kita telah berkoordinasi dan berjaga secara bergantian untuk persiapkan pengawalan kesehatan saat mudik nanti,” tuturnya.

Khusus untuk para pemudik, Solihin mengingatkan untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama dalam perjalanan. “Siapkan fisik yang prima sebelum mudik. Periksa kondisi kelayakan kendaraan, disiplin berlalulintas, dan istirahatkan jika terasa letih,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Ridwan Kamil Optimistis Raih 50 Persen di Kabupaten Sukabumi

0
Cagub Jabar Ridwan Kamil saat kampanye di Kabupaten Sukabumi (foto IST)
Cagub Jabar Ridwan Kamil saat kampanye di Kabupaten Sukabumi (foto IST)

PALABUHANRATU,FOKUSJabar.id: Kandidat Gubernur Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil (Emil) optimistis meraih 50 persen suara di Kabupaten Sukabumi. Demikian disampaikan Emil saat kampanye di Pelabuhan Ratu, Kamis (7/6/2018).

“Di 20 hari terakhir ini, pasangan Rindu bekerja maksimal di selatan Jabar. Karenanya kami terus mendatangi warga agar target 50 persen suara di Kabupaten Sukabumi tercapai,” kata Emil seusai menerima dukungan dari Federasi SPMI (Serikat Pekerja Maritim Indonesia) Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPC Federasi SPMI Kabupaten Sukabumi Ujang Supriyatin mendeklarasikan dukungannya kepada paslon Rindu untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018. Surat dukungan diserahkan langsung kepada Ridwan Kamil. Acara tersebut pun dihadiri tokoj pemekaran Jabar Bayu Isnandar.

Ujang menyebut bahwa SPMI memiliki 33 pimpinan unit kerja (PUK) yang tersebar di sembilan kecamatan pesisir Kabupaten Sukabumi. Pihaknya akan mengerahkan jaringan SPMI dari Ujung Genteh sampai Palabuhanratu untuk memenangkan Rindu.

Adapun alasan SPMI mendukung Rindu, karena Ridwan Kamil dianggap sosok pemimpin berprestasi, inovatif dan terbukti berhasil membangun Bandung. Pihaknya yakin jika Ridwan Kamil terpilih akan membawa perubahan bagi daerah, terutama wilayah maritim dalam hal infrastruktur.

Emil pun sangat bersyukur atas dukungan yang terus mengalir hingga mendekati hari pencoblosan.
Di hadapan puluhan perwakilan SPMI, dia berterimakasih atas dukungannya.

“Hasil survei Rindu terus naik, ini pilihan tepat, memberikan dukungan kepada paslon yang mendekati kemenangan,” kata Emil .

Saat ini, lanjut Emil, dia terus mendatangi wilayah-wilayah yang tingkat kesukaannya tinggi, tapi pengenalannya rendah. Kalau kesukaan tinggi, maka orang simpatik, tapi belum kenal.

“Jika Rindu semakin diperkenalkan, maka secara teori statistik akan menghasilkan elektabilitas, makanya saya tak berhenti bersilahturahmi dengan warga,” kata dia.

(LIN)

Hadapi Mudik dan Pilkada Serentak, Pemkot Bandung Waspada

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad mempertahankan situasi kondusif menghadapi dua agenda besar yakni Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Kota Bandung harus tetap aman dan tertib menjelang, selama, dan setelah hari pencoblosan Pilkada Serentak 2019 pada 27 Juni mendatang.

“Kita tidak boleh lengah karena masih ada orang yang tidak suka melihat Bandung kondusif. Karena itu, kita harus bisa menjaga terus keamanan dan ketertiban Kota Bandung,” ujar Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat Acara Diskusi Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) 2018 di Hotel Tebu, Jalan Martadinata Kota Bandung, Kamis (7/6/2018).

Solihin mengingatkan aparatur di wilayah mulai dari RT smpai kelurahan untuk terus mengingatkan warganya agar selalu waspada dan tidak teledor bila meninggalkan rumahnya saat mudik. “Ingat, dalam 1 bulan terakhir telah terjadi 5 kebakaran di Kota Bandung. Tolong aparat kecamatan berkoordinasi dengan RT dan RW mendata warga yang mudik,” tambahnya.

Terkait Pilkada Serentak, Solihin mengaku jika pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh pihak mulai dari RT, RW, hingga kecamatan. Semua pihak pun telah sepakat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing. Termasuk, dalam mengantisipasi hadirnya pendatang dari luar kota, salah satunya berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru.

“Sudah disiapkan untuk mendata pendatang. Disdukcapil (Dinas kependudukan dan Catatan Sipil) Kota Bandung harus mendata sebaik mungkin dan juga memberikan pelayanan terbaik pada pendatang. Apalagi dengan cuti bersama yang cukup panjang, besok (Jumat, 8/6/2018) jadi hari terakhir dan masuk lagi pada 21 Juni. Setelah itu, 6 hari kemudian kita akan mulai memilih pimpinan daerah kita yang baru,” tegasnya.

Selain menjadi kondusifitas, Pemkot Bandung pun bersiap mengantisipasi sejumlah hal yang bisa menimbulkan keresahan. Salah satunya kenaikan harga daging ayam, masalah transportasi mudik, hingga soal pendatang baru.

“Kita sudah berhasil stabilkan harga daging ayam hingga Rp33 ribu per kilogram. Harga-harga bahan pokok lain pun bisa ditekan berkat bantuan Bank Indonesia dengan Bazar Ramadan di Kiaracondong dan Operasi Pasar bantuan Pihak Pemerintah Provinsi,” terangnya.

Sementara untuk mudik Lebaran, Solihin memastikan Pemkot Bandung telah menyiagakan para petugas kesehatan di sejumlah titik. Mulai dari terminal, stasiun, dan bandara. Selain itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pun telah bersiaga melayani warga selama 24 jam.

“Berdasakan pengalaman dari tahun sebelumnya, penyebab kecelakaan terjadi karena kelalaian pemudik dalam menjaga kesehatan dan staminanya. Tahun ini, kita akan lebih siap dan preventif siaga untuk masyarakat dengan membuka pelayanan kesehatan dari H-7 hingga H+7 Lebaran,” pungkasnya.

(ageng/DAR)

Ini Dia Instansi Terbaik Dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu 2018

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat lewat Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Provinsi Jawa Barat kembali mengapresiasi Pemerintah Kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan urusan bidang Penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.

Penghargaan ini diberikan, khususnya terhadap pelayanan bagi perusahaan PMA/PMDN yang ada di daerah, sebagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan iklim investasi yang kondusif bagi para penanam modal dalam bentuk keamanan, kenyamanan dan pelayanan penanaman modal.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Jabar Eddy M Nasution yang mewakili Gubernur Jabar mengatakan apresiasi juga diberikan kepada perusahaan PMA/PMDN, yang diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan minat, serta kegairahan berinvestasi, peningkatan kepatuhan para penanam modal, yang dalam perkembangannya memberikan dampak makrosebagaimana tujuan yang diamanatkan oleh undang-undang 25 tahun 2007 tentang penanaman modal.

“Pelaksanaan kebijakan penanaman modal, sudah semestinya disesuaikan untuk menciptakan daya saing daerah, yang mendorong perekonomian nasional menuju ekonomi global, oleh karena itu, di butuhkan komitmen para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan sistem dan kemampuan, proses, serta layanan,” paparnya dalam sambutan resmi yang didapat Humas Jabar, Kamis (7/6/2018).

Untuk dapat bersaing secara global, keunggulan komparatif di ubah menjadi keunggulan kompetitif. Perusahan PMA dan Perusahaan PMDN di Jawa Barat akan bersaing dengan perusahaan skala global lainnya.

“Kita jadikan kegiatan pemberian penghargaan ini, sebagai langkah awal pembinaan yang berkelanjutan, sehingga diharapkan apa yang telah kita lakukan sampai dengan saat ini, sesuai dengan arah dan tujuan yang ingin dicapai, yaitu adanya peningkatan realisasi investasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya diharapkan kepada Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota dan Perusahaan PMA/PMDN yang menerima penghargaan untuk tidak cepat berpuas diri, melainkan selalu berinovasi meningkatkan kinerja dan lebih kompetitif dan menjadi kebanggaan bangsa dan Negara Indonesia.

“Kami ucapkan selamat kepada Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota dan perusahaan PMA/PMDN terbaik tingkat Jawa Barat Tahun 2018, semoga atas keberhasilan ini dapat memacu prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Pemprov menurutnya mengapresiasi Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota dan perusahaan PMA/PMDN yang belum mendapatkan kesempatan memperoleh peringkat terbaik. “Atas partisipasinya dalam kegiatan penilaian pemeringkatan tingkat Jawa Barat ini, semoga kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini dapat dipertahankan,” ujarnya.

Keputusan Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Jawa Barat memutuskan memberikan penghargaan berupa Piala dan Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Baratkepada Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota serta Perusahaan PMA/ PMDN Tingkat Jawa Barat 2018 yang mendapatkan predikat terbaik 1, 2 dan 3 Tahun 2018, serta Piagam Penghargaan bagi predikat peringkat 4 dan 5;

Predikat terbaik 2018 tersebut terdiri dari 5 (lima) Dinas PMPTSP Kabupaten dan 5 (lima) Dinas PMPTSP Kota, serta 5 (lima) Perusahaan PMA dan 5 (lima) Perusahaan PMDN, dengan rincian sebagai berikut:

A. Dinas PMPTSP Kabupaten Terbaik

1. Dinas PMPTSP Kabupaten Bogor;

2. Dinas PMPTSP Kabupaten Bandung;

3. Dinas PMPTSP Kabupaten Bekasi;

4. Dinas PMPTSP Kabupaten Kuningan;

5. Dinas PMPTSP Kabupaten Garut.

B. Dinas PMPTSP Kota Terbaik

1. Dinas PMPTSP Kota Bekasi;

2. Dinas PMPTSP Kota Bogor;

3. Dinas PMPTSP Kota Bandung;

4. Dinas PMPTSP Kota Cimahi;

5. Dinas PMPTSP Kota Banjar.

C. Perusahaan PMA Terbaik

1. PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia, PMA Jepang berlokasi di Kabupaten Purwakarta;

2. PT. Feng Tay Indonesia, PMA Taiwan berlokasi di Kabupaten Bandung;

3. PT. Arnotts Indonesia, PMA Amerika berlokasi di Kota Bekasi;

4. PT. Tirta Investama, PMA Perancis, berlokasi di Kabupaten Cianjur;

5. PT. Polyfin Canggih, PMA Singapura, berlokasi di Kabupaten Sumedang

D. Perusahaan PMDN Terbaik

1. PT. Bio Farma (Persero), berlokasi di Kota Bandung;

2. PT. Tirta Fresindo Jaya, berlokasi di Kabupaten Cianjur;

3. PT. Dahana (Persero), berlokasi di Kabupaten Subang;

4. PT. Chitose International, TBk., berlokasi di Kota Cimahi;

5. PT. Kino Indonesia, TBk., berlokasi di Kabupaten Sukabumi.

(HUMAS JABAR)

Paslon Pilkada Serentak 2018 Boleh Kampanye di Media Selama 14 Hari

0
Ketua Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat Harminus Koto. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kampanye atau iklan Paslon Pilkada Serentak 2018 Jawa Barat di media massa akan berlangsung selama 14 hari sampai hari tenang dan bakal dimulai besok.  Untuk mempersiapkan masalah itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat (Jabar) menggelar rapat koordinasi dan penandatanganan kesepakatan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), dan Komisi Informasi Publik (KIP) Jabar, Kamis (7/6/2018).

“Ini kan mau ada kampanye di media cetak, online, televisi, radio sudah dimulai besok jadi kami bersama komisi informasi, komisi penyiara KPU Jabar ini bersama-sama mengawasinya,” kata Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto

Menurut dia,  pihaknya sudah menyiapkan semuanya terkait periklanan di media massa ini. Kami pastikan setiap pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai dengan bentuk pelanggarannya. Dia mengatakan bahwa acara tersebut dilaksanakan untuk mempersiapkan Stakeholder terkait dengan pengawasan pemilu dalam menghadapi kampanye Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah di media massa.

Menurutnya, untuk Pilkada Serentak 2018 ini Paslon kepala daerah dilarang membuat iklan kampanye sendiri di media. Media kampanye akan dibuat dan diatur KPU.

“Agar ada kesetaraan dalam kampanye kan, dan tidak ada yang diistimewakan,” pungkasnya.

(Ibenk/DAR)

Kejar Target Perekaman e-KTP, Disdukcapil Tidak Libur

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung memastikan tetap akan memberikan pelayanan kependudukan bagi warga meski dalam kondisi cuti bersama Lebaran 2018. Disdukcapil Kota Bandung tetap akan membuka layanan pada tanggal 11-13 Juni 2018 selama setengah hari.

“Meski libur, selalu saja ada warga yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan. Karena itu, warga bisa tetap datang ke kantor kami untuk perekaman e-KTP, pembuatan akta kelahiran, atau akta kematian,” kata Sekretaris Disdukcapil Kota Bandung Uum Sumiati di Bandung, Kamis (7/6/2018).

Selain itu, Disdukcapil Kota Bandung pun akan menempatkan mobil Mepeling (Memberikan Pelayanan Keliling) di stasiun Kiaracondong dan Terminal Cicaheum dalam rangka operasi Simpatik. Keberadaan mobil Mepeling diharapkan mempermudah warga yang akan mudik pada tanggal 11-13 Juni dan belum merekam e-KTP.

Kebutuhan layanan kependudukan, salah satunya untuk mengejar target perekaman e-KTP menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan berlangsung 27 Juni 2018. Salah satu syarat pencoblosan adalah membawa e-KTP atau Surat Keterangan (Suket).

“Dan syarat untuk punya KTP atau Suket, ya harus perekaman dulu. Itu yang penting,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Uum, masih ada sebanyak 5.191 warga Kota Bandung yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun belum melakukan perekaman e-KTP. Mereka diduga tidak tinggal di Kota Bandung.

“Kami pun sudah minta bantuan ke kewilayahan dan sudah memberikan data by name by address yang belum merekam. Kami minta tolong untuk diimbau dan diundang untuk merekam e-KTP,” terangnya.

Selain di kantor Disdukcapil Kota Bandung, Jalan Ambon, perekaman e-KTP bisa dilakukan di kantor kecamatan dengan layanan dibuka sampai pukul 13.00 WIB. Selain itu, layanan perekaman e-KTP bisa dilakukan di Mall Festival Citylink pada hari yang sama dengan jam operasional mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

“Apapun upaya yang kami lakukan tidak akan berarti apa-apa kalau tidak ada kesadaran dan partisipasi masyarakat melakukan perekaman. Kami berharap warga bisa segera melakukan perekaman e-KTP sebelum Pilkada berlangsung. Kami pun akan membuka layanan perekaman e-KTP pada hari H pencoblosan meski itu tidak kita sarankan. Lebih baik dilakukan jauh-jauh hari daripada menumpuk di satu hari karena jumlahnya sangat banyak,” pungkasnya.

(Ageng/LIN)