spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8137

Larangan WNI ke Israel Ditunda Hingga 26 Juni

0
ilustrasi (web)

ISRAEL, FOKUSJabar.id: Pemerintah Israel mendunda larangan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berkukunjung ke negaranya termasuk wilayah yerusalem. larangan tersebut diundur sampai 26 juni yang sebelumnya berlaku 6 Juni. Namun para pejabat pariwisata Israel mendesak pencabutan larangan secara permanen.

Industri pariwisata memperingatkan ‘konsekuensi finansial yang tidak dapat diterima’ akibat pembalasan Israel atas moratorium visa yang diberlakukan Indonesia sebagai protes atas pembunuhan warga Palestina di Jalur Gaza.

keputusan Israel untuk membalas langkah Indonesia menangguhkan pemberian visa bagi warganya, yang diumumkan akhir Mei lalu, dianggap membahayakan industri pariwisata negeri itu. Setiap tahunnya rata-rata 30 ribu umat Kristen Indonesia berziarah ke Israel, dengan rata-rata tinggal selama lima hari.

Larangan bagi WNI tersebut sedianya berlaku Sabtu (6/6/2018) lalu, namun diundur pemberlakuannya hingga 26 Juni. Kebijakan itu membuat 2,200 WNI yang akan berkunjung dalam beberapa pekan mendatang tidak harus membatalkan perjalanannya, tulis The Marker.

Yossi Fatael, Kepala Asosiasi Operator Wisata Israel menyambut penundaan tersebut, namun menegaskan larangan bagi WNI itu harus sepenuhnya dicabut.

“Kami menyerukan kepada Kementerian Luar Negeri untuk mempertimbangkan kembali kebijakan itu, yang dianggap tidak proporsional, berlebihan dan berbahaya bagi institusi Kristen oleh rekan-rekan kami di seluruh dunia,” kata Fatael, seperti dilansir CNN.

(Agung/DAR)

Mudik, Citilink Buka Penerbangan Kertajati

0
mudik
(HUMAS JABAR)

MAJALENGKA, FOKUSjabar.co.id: Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia mengawali musim mudik Lebaran 2018 dengan melakukan penerbangan perdana, rute Surabaya – BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) Kertajati, Majalengka, pada Jumat 8 Juni 2018. Penerbangan Surabaya – Kertajati, dengan nomor QG 9820 dari Bandara Juanda lepas landas pukul 05.00 WIB dan tiba di BIJB Kertajati pada pukul 06.15 WIB.
‎
Sedangkan rute sebaliknya Kertajati – Surabaya dengan nomor penerbangan GQ 9821 berangkat pukul 07.25 WIB dan kembali di kota pahlawan pukul 08.55 WIB.

Pendaratan perdana pesawat komersil di Kertajati ini disertai seremoni water salute. Selanjutnya sekitar 130 penumpang yang tiba di terminal Kertajati disambut pengalungan bunga oleh pihak PT BIJB, PT Angkasa Pura II, dan Citilink Indonesia.
‎‎‎
“Penerbangan perdana ini merupakan bagian dari penerbangan extra flight dalam mengakomodir penumpang yang hendak melakukan perjalanan mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H di kampung halaman masing-masing,” kata Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo, Jumat 8 Juni 2018. Dalam menyambut musim liburan Idul Fitri 2018, Citilink Indonesia sendiri mempersiapkan 392 extra flight dengan kapasitas 70.560 penumpang ke berbagai tujuan di 12 rute di Indonesia termasuk Kertajati.

Khusus untuk rute Kertajati waktu penerbangan dari maskapai anak perusahaan Garuda Indonesia ini nantinya akan berlaku ‎‎secara reguler karena Citilink Indonesia akan mulai melakukan penerbangan setiap harinya dengan jam keberangkatan dan kedatangan yang sama.

Juliandra melanjutkan, ‎Kehadiran Citilink Indonesia di bandara baru BIJB Kertajati yang baru saja diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dimaksudkan untuk memberikan pilihan destinasi. Ini juga untuk mempermudah akses transportasi udara bagi penumpang yang tinggal di Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah bagian Barat selama musim mudik lebaran. ‎

“Citilink Indonesia melihat prospek pertumbuhan penumpang dari dan menuju BIJB Kertajati sangat positif, sehingga memungkinkan untuk melakukan penerbangan reguler,” tambahnya.

Dengan penerbangan dari dan menuju Kertajati, Citilink Indonesia juga berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi setempat, mengingat pemerintah juga mengharapkan dapat menjadi titik pertumbuhan ekonomi yang segera memicu sentra-sentra ekonomi di daerah sekitarnya.

Direktur PT Bandarudara Internasional Jawa Barat Virda Dimas Ekaputra menyambut baik Citilink Indonesia yang bisa menjadi maskapai pertama dengan membuka rute menuju bandara berkode KJT ini. Sejak diresmikan pada 24 Mei 2018 lalu sejumlah maskapai memang sudah menyampaikan ketertarikannya untuk bisa melayani penerbangan dari Kertajati ini. Namun pada hari ini Citilink menunjukan keseriusan dengan melakukan penerbangan bersejarahnya.

“Citilink ini adalah airlines pertama yang bisa membuka rute Surabaya ke Kertajati dan juga rute sebaliknya. Ini adalah hari bersejarah juga. Karena akhirnya ada penerbangan dari Kertajati. Tentu kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Citilink,” kata Virda.

Virda berharap, selain destinasi Surabaya, Citilink juga bisa segera melayani masyarakat ke daerah lainnya di Indonesia. Sebab diawal pengoperasian bandara ini minimal bisa melayani lima rute penerbangan domestik ke beberapa tujuan dominan di Tanah Air.

Lima rute itu yakni Kertajati – Medan, Kertajati – Denpasar, Kertajati Banjarmasin atau Kertajati Balikpapan. “Rute itulah yang kita harapkan bisa dipenuhi juga oleh Citilink. Bahkan katanya bisa delapan rute. Ini agar wilayah-wilayah dominan tersebut bisa terakomodir dari segi transportasi berbasis udara,” ujar Virda.

Selain itu Virda menyampaikan, dibukanya penerbangan oleh Citilink bisa menjadi triger maskapai lainnya. Pasalnya bandara ini ditahun awal beroperasi menargetkan bisa melayani 2,7 juta penumpang pada 2018 ini. Untuk memenuhinya, penyedian jasa penerbangan lainnya diharapkan bisa segera melayani penerbangan dari Kertajati. Apalagi pelayanan penerbangan Haji 2018 diproyeksikan bisa dilayani dari Bandara yang memiliki ikon merak ini.
‎
Dia menyebutkan, Lion Air dan Garuda Indonesia sudah menyatakan minat untuk beroperasi di Bandara Kertajati.‎ “Ketertarikan maskapai lainnya sudah banyak. Dengan adanya penerbangan awal Citilink, saya yakin maskapai lainnya bisa juga segera beroperasi di Bandara Kertajati,” imbuh Virda.

Direkutur Operasional dan Teknik Angkasa Pura II Djoko Murjatmojo mengatakan, untuk menambah antusias warga terbang dari Kertajati, pihaknya sudah menyediakan cashback Rp 10 juta disetiap satu penerbangan maskapainya selama musim mudik Lebaran tahun ini. “Jadi disetiap satu penerbangan kita siapkan Rp 10 juta untuk keseluruhan ini,” tandasnya.

(HUMAS BIJB/HUMAS JABAR)

Dispora Jabar Tingkatkan Pelatih Selam

0
dispora
Pelatihan Pelatih Selam tingkat Jabar 2018. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id:  (DIspora) Sebanyak 54 pelatih cabang olahraga selam mendapatkan pelatihan dari para pakar kepelatihan pada Kegiatan Peningkatan Mutu Tenaga Keolahragaan melalui Pelatihan Pelatih Selam. Kegiatan sendiridiinisiasi Seksi Tenaga dan Organisasi Olahraga Prestasi pada Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Isola Resort, Jalan Setiabudi Kota Bandung, 5-8 Juni 2018.

Kepala Seksi Tenaga dan Organisasi Olahraga Prestasi pada Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Jabar, Asep Sutrisna mengatakan, pelatih cabang olahraga selam yang mengikuti kegiatan pelatihan merupakan utusan dari kota dan kabupaten di Jabar. Selain itu, terdapat pelatih yang berasal dari klub-klub olahraga selam di Jabar.

“Untuk pemateri, kita hadirkan para pakar cabang olahraga selam dan kepelatihan. Baik dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI), Pengprov POSSI Jabar, dan pakar kepelatihan olahraga dari FPOK UPI,” ujar Asep saat ditemui usai pelaksanaan pelatihan di Isola Resort, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Jumat (8/6/2018).

Gelaran pelatihan sendiri, lanjut Asep, sangat disambut baik dengan antusias yang tinggi oleh kepengurusan POSSI. Pasalnya, kegiatan pelatihan bagi pelatih cabang olahraga selam sangat jarang dilakukan. Tidak hanya di Jabar, namun juga di Indonesia.

“Sebenarnya kalau pelatih olahraga selam ini sudah cukup banyak namun dari sisi kuantitas maupun kualitas masih perlu ditambah dan ditingkatkan. Tak hanya itu, sebaran pelatih di kota dan kabupaten pun belum merata karena dari sosialisasi dan penyebaran cabang olahraga ini pun masih kurang,” terangnya.

Dengan pemberian pelatihan bagi pelatih selam ini, pihaknya berharap bisa ikut mensosialisasikan cabang olahraga selam sekaligus mengembangkannya di daerah masing-masing. Dengan demikian, cabang olahraga selam semakin diminati dan semkin banyak atlet selam yang hadir dari semua kota dan kabupaten di Jabar.

“Pelatihan ini diharapkan untuk meningkatkan kualitas pelatih selam untuk menunjang prestasi olahraga ini di PON XX. Pasalnya, di PON XIX tahun 2016 lalu, Jabar hanya meraih satu medali emas dari cabang olahraga selam dari total 22 medali emas yang diperebutkan. Untuk sumber daya atlet sendiri, Jabar sebenarnya memiliki cukup banyak hanya butuh peningkatan di sisi pembinaan yang secara tidak langsung harus ada sumber daya pelatih yang baik pula. Atlet yang baik itu, berbanding lurus dengan pelatih yang baik juga,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Adik Bungsu Ratu Belanda Diduga Bunuh Diri

0
ratu belanda
ilustrasi (web)

BELANDA, FOKUSJabar.id: Ines Zorreguieta, adik bungsu Ratu Belanda Maxima ditemukan tewas di apartemennya di Ibu Kota Buenos Aires, Argentina, Kamis (7/6/2018) waktu setempat. Sejumlah media lokal di Argentina dan Belanda mengabarkan perempuan 33 tahun itu diduga tewas karena bunuh diri. Juru bicara pemerintah Belanda juga mengonfirmasi hal serupa kepada NOS TV.

Zorreguieta dikenal dekat dengan sang kakak, Ratu Maxima. Zorreguieta bahkan menjadi pengiring pengantin saat sang kakak menikah dengan Raja Willem-Alexander pada 2002 lalu.

Zorreguieta, psikolog yang pernah bekerja sebagai peneliti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Panama juga dikenal sebagai gitaris berbakat.

Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Belanda Maxima dikabarkan langsung bertolak ke Argentina untuk menghadiri acara pemakaman.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengungkapkan belasungkawa terkait kabar duka ini.

“Kematian mendadak dari adik perempuan Ratu Maxima merupakan kabar yang sangat mengejutkan. Inia dalah berita yang sangat sedih serta memilukan hingga hampir tak dapat dimengerti bagi mereka yang ditinggalkan,” kata Rutte seperti dilansir CNN, Jumat (8/6/2018).

“Segenap hati dan pikiran kami turut bersama Ratu dan keluarganya. Saya berharap mereka semua diberikan kekuatan untuk menghadapi kabar duka ini,” tambahnya.

(Agung/DAR)

Inilah Titik Rawan Mudik Jalur Selatan Banjar

0
mudik
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Kapolres Banjar, AKBP Matrius mengimbau para pemudik yang melintas wilayah jalur Selatan Kota Banjar agar berhati-hati. Pasalnya, di beberapa titik rawan kecelakaan dan bencana.

“Titik rawan kecelakaan itu meliputi jalur yang merupakan di wilayah tepung kerta, karena kondisi jalannya yang berliku dan curam dan berpotensi rawan longsor, ” ucap dia, Jum’at (08/06/2018).

Selain jalur Selatan arus pulang kampung, Banjar pun merupakan jalur menuju wisata Pangandaran.

Titik rawan lainnya berada di jalan pertigaan perapatan alun-alun Banjar sebagai pusat keramaian yang dilintasi pengendara.

“Untuk jalur mudik yang rawan longsor akan disiagakan alat berat, sehingga kalau terjadi longsor bisa segera diatasi tanpa harus menunggu lama. Dengan begitu maka tidak akan menimbulkan antrian kendaraan yang panjang. “

(Boip/Bam’s)

Kabupaten Jabar Terpilih untuk Pengembangan

0
kabupaten
(HUMAS JABAR)

INDRAMAYU, FOKUSJabar.id: (Kabupaten) Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan program Kewirausahaan Tani dan Digitalisasi Sistem Pertanian di lokasi Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) Kabupaten Indramayu.

Wirausaha Tani dan Digitalisasi Sistem Pertanian tersebut dikembangkan dalam bentuk sebuah perseroan, yaitu PT Mitra BUMDes Bersama (MBB). PT MBB di bawah pembinaan perusahaan-perusahaan BUMN. Sembilan Kabupaten di Jabar pun dipilih untuk pengembangan program ini sebagai perintis kawasan kewirausahaan pertanian.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan kehidupan petani tidak bisa dilakukan sendiri oleh petani. Perlu ada kelompok atau korporasi yang menanganinya.

“Tidak bisa lagi petani berjalan sendiri-sendiri, dan petani harus diorganisir. Untuk bisa berkompetisi kelompok petani harus menjadi kelompok dalam jumlah yang besar,” ungkap Jokowi.

“Saya memiliki kepercayaan kalau corporate bisa melalukan pekerjaaan besar, petani juga bisa melakukan pekerjaan besar,” lanjutnya.

PT MBB ini berdiri agar petani tidak hanya bisa menjual padi dalam bentuk gabah saja. Namun, melalui perseroan ini petani bisa menjualnya hingga telah menjadi beras dalam packaging yang baik.

“Ini yang harus diubah. Gabah nanti harus dijualnya ke MBB dan nanti dalam bentuk beras bisa langsung dijual. Keuntungannya akan lebih besar,” tutur Jokowi.

“Kalau petani bisa berjualan beras, baru di situlah petani bisa memiliki kesejahteraan yang baik,” tambahnya.

Jokowi pun akan memantau perkembangan PT MBB Sliyeg selama enam bulan ke depan. Apabila perusahaan berhasil, akan menjadi contoh pengembangan usaha tani dan sistem digitalisasi pertanian di Indonesia.

“Ini (PT MBB Sliyeg) contoh bersama yang akan saya liat enam bulan ke depan. Kalau ini berjalan baik akan kita lakukan di seluruh pertanian di Indonesia,” tukasnya.

Saham PT MBB Sliyeg 51 persen akan dikuasai oleh Mitra Bumdes Nusantara (MBN) yang merupakan anak perusahaan dari tujuh BUMN, yaitu Perum Bulog, Danareksa, PPI, PIHC, RNI, PTPN III, dan Pertamina Retail.

Sementara 49 persen sisanya dimiliki oleh Perkumpulan Gapoktan Bersama, terdiri dari 14 Gapoktan dan Perkumpulan Bumdes Bersama terdiri dari Bumdes dari 14 Desa.

Sedangkan pembagian hasil usaha tidak mencerminkan porsi saham tersebut. Melainkan 80% untuk perkumpulan Gapoktan dan Bumdes dan 20% untuk PT MBN.

Keterlibatan BUMN dalam MBB adalah untuk mendukung manajemen profesional dan teknologi informasi digital. Sehingga diharapkan pengelolaan MBB lebih profesional dan governance.

Ekosistem kewirausahaan pertanian yang dibentuk dengan sinergi BUMN ini, didasari oleh digitalisasi sistem pertanian yang dikembangkan oleh PT Telkom melalui aplikasi Logistik Tani (Logtan). Aplikasi ini mengintegrasikan semua proses bisnis pertanian dari masa pra tanam – tanam – panen – hingga pascapanen.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno berharap dengan adanya PT MBB ini bisa membantu petani lebih mandiri dan memiliki daya saing, serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Ada sembilan kabupaten di Jawa Barat yang menjadi lokasi pengembangan program kewirausahaan tani dan digitalisasi sistem pertanian ini. Diantaranya, Kabupaten Indramayu, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Majalengka, dan Kabupaten Tasikmalaya.

PT MBB sendiri memiliki fasilitas seperti mesin pengering padi yang dapat mengeringkan gabah kering panen, sebanyak 30 ton dalam satu siklus pengeringan selama 16-18 jam. Selain itu, ada juga gudang beras yang berkapasitas sampai 500 ton, serta sarana gedung perkantoran dan sarana pendukung lainnya.

Data potensi tani di Kecataman Sliyeg sendiri ada sebanyak 7.009 orang. Dari jumlah ini telah diserahkan kartu tani kepada 2.993 petani dan 1.958 petani diantaranya telah menerima Kredit Usaha Rakyat.

“Diharapkan seluruh kebutuhan tanam petani dapat terpenuhi dengan baik, berikut jaminan biaya hidup sampai dengan musim panen,” kata Rini dalam sambutannya

Rini menambahkan, terwujudnya kewirausahaan pertanian di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu ini hasil kolaborasi antara BUMN bersama Pemerintah Daerah, dan Kementerian terkait, yaitu dengan Gubernur Jawa Barat, Bupati Indramayu, Menteri Pertanian, serta Menteri Desa, Pembangunan dan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Harapan kami program kewirausahaan pertanian ini dapat terwujud sebagai program yang dapat ikut memajukan dan menyejahterakan petani,” tutur Rini.

“Kami juga meyakini program ini dapat suistainable, karena salah satu perwujudan dari peran BUMN sebagai agen pembangunan,” pungkasnya.

(Bam’s)

bjb Kembalikan Dana Bergulir Tahap II KCR

0
bjb
Sepanjang 2017, bjb Raih Banyak Penghargaan (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bank BJB mengembalikan dana bergulir tahap II Kredit Cinta Rakyat (KCR) ke Pemprov Jawa Barat sebesar Rp50 milyar.

Sebelumnya, pihaknya sudah mengembalikan dana tahap I sebesar Rp165 milyar pada Desember 2016.

Adapun tahap III akan berakhir pada Desember 2018 sebesar Rp20 milyar, tahap IV pada September 2019, dan tahap V pada November 2020 sebesar Rp50 milyar.

Senior Vice President Divisi Corporate Secretary bank bjb Hakim Putratama mengatakan, sudah bekerja sama dengan Pemprov Jabar mengucurkan program pembiayaan KCR sejak 2011.

“Penyaluran KCR dilaksanakan melalui lima tahapan dengan total Rp385 milyar,” kata Hakim di Gedung Sate Bandung, Jumat (8/6/2018).

Keberhasilan program KCR tidak lepas dari kerja sama yang sangat baik antara Pemprov Jabar, DPRD, dan yang telah bersama-sama memonitor dan mengevaluasi implementasi program.

Hakim berharap program tersebut terus berlanjut l, mengingat sangat bermanfaat bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jabar.

Hingga akhir Maret 2018, penyerapan dana KCR di Jabar mencapai Rp557 milyar yang diberikan kepada 16.403 pelaku UMKM.

BACA JUGA: RUPS Tahunan, bjb Sebar Dividen Rp925.04 M

“Adapun penyerapan tenaga kerja mencapai 37.832 orang,” ungkap dia.

Adapun langkah strategi lain yang dilakukan, lalah satunya proses  pelatihan dan pendampingan melalui program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT). Sehingga permodalan yang diterima menjadi tepat guna dan berujung pada kesejahteraan UMKM.

“Keberhasilan program ini tak lepas dari
kerjasama yang sangat baik antara Pemprov Jabar, DPRD dan yang telah bersama-sama memonitor dan evaluasi terkait implementasi
program.

Merujuk pada besarnya manfaat program ini terhadap UMKM  Jabar
diharapkan ke depan program tersebut  tetap dapat berjalan,” jelas dia.

(LIN)